Musik
3.317 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Payung
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Payung, adalah tarian kasih sayang yang ditarikan oleh pasangan muda mudi dengan payung, sang pria selalu melindungi kepala sang wanita, sebuah perlambangan perlindungan lelaki terhadap wanita. Sejarah Tari Payung pula tidak terlepas dari kebudayaan suku Minangkabau. dulunya tari ini adalah sebuah ritual yang cukup sering dilakukan di setiap acara adat suku suku seperti suku koto, bodi, piliang, dan caniago. Salah satu perlengkapan utama dalam tarian ini adalah payung dan selendang. Payung yang digunakan oleh pria menggambarkan sikap seorang pria yangmelindungi seorang gadis. Sementara makna selendang yang diikatkan kepada penari gadis ke leher pria pasangannya =merupakan lambang penerimaan cinta dan janji suci dalam kesetiaan. Musik yang digunakan dalam tari payung ini adalah hasil dari permainan alat musik tradisional. yang berupa rebana, akordeon, gendang, gamelan khas Melayu. Syair yang digunakan adalah syair khusus yang dinyanyikan yang berjudul "Babendi-bendi ke S...

avatar
Mraihandhai
Gambar Entri
ngiring pengantin
Ritual Ritual
Banten

Ngiring pengantin adalah suatu tradisi nenek moyang yang masih di laksanakan oleh masyarakat kota Cilegon, salah satunya adalah warga kecamatan Ciwandan. Ngiring pengantin bertujuan untuk keselamatan dan kelanggengan sepasang pengantin. Tradisi itu dilaksanakan pada saat malam resepsi pernikahan kedua mempelai. Ngiring pengantin bukanlah tarian untuk mengiring sepasang pengantin ke pelaminan, namun ngiring pengantin adalah tradisi untuk mengantar pengantin wanita. Proses ngiring pengantin dimulai saat malam resepsi pernikahan. Pengantin wanita diiringi oleh warga dengan berjalan kaki untuk menjemput pengantin pria di rumahnya. Jika rumah pengantin pria jauh, mempelai pria dapat di jemput di rumah saudara mempelai pria. Setelah mempelai wanita dan pria bertemu, mereka berjalan bersama dengan bergandengan tangan menuju rumah pengantin perempuan dan diiringi oleh alat musik tradisional, yaitu kendang. Sesampainya di rumah mempelai wanita, ada prosesi yalil atau buka tutup pintu. pr...

avatar
OSKM18_16618039_Widya ramadani
Gambar Entri
Budaya Pesta Pernikahan Betawi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Pesta resepsi pernikahan di Indonesia sangat beragam macamnya. Secara tidak langsung, ini menjadi salahsatu ajang untuk terus mempertahankan budaya Indonesia yang begitu kaya. Sayangnya, adat pesta pernikahan ini mulai luntur karena pengaruh asing. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas tentang berbagai budaya pesta pernikahan dari Betawi dengan harapan dapat membantu melestarikan budaya Betawi.   Pertama, ada Seni Sandiwara Lenong, sebuah seni pertunjukkan yang sangat terkenal. Dulu, seni sandiwara ini biasanya disampaikan dalam bahasa Melayu dengan dialek betawi, namun, sekarang banyak disampaikan dalam bahasa Indonesia. Skenario yang disampaikan mengandung pesan moral, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Nah, seni sandiwara ini dipentaskan sebagai hiburan hajatan malam resepsi pernikahan. Namun, sekarang, jarang sekali ditampilkan. Salahsatu faktornya adalah karena biayanya yang mahal dan perlu panggung yang cukup besar. Untuk t...

avatar
OSKM18_19718118_Fathima Azzahra
Gambar Entri
Tari Topeng Ireng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

          Tari Topeng Ireng berasal dari Dusun Tuk Songo pada tahun 1950-an oleh Bapak Ahmad Sujak. Tari Topeng Ireng dari Dusun Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah telah menyebar ke seluruh Kecamatan Borobudur. Penyebaran tari Topeng Ireng pada tahun 1990-an diikuti dengan perkembangan penyajian tari Topeng Ireng. Pada tahun 2008, tari Topeng Ireng berkembang ke Dusun Besaran, Desa Congkrang, Muntilan. Perkembangan tersebut, memunculkan grup tari Topeng Ireng Mahesa Jenar. Tari Topeng Ireng mengalami perkembangan hingga 4 periode, yaitu periode 1950-an, 1990-an, 2008 dan 2010. Kemunculan tari Topeng Ireng pertama pada periode tahun 1950-an masih dengan gerakan sederhana berupa langkah kaki, kostum yang sederhana berupa daun kelapa, dan musik menggunakan dodog, bende, serta jedhor. Pengembangan tari Topeng Ireng muncul pada periode tahun 1990-an dengan penyempurnaan gerakan, penambahan kostum dari kain...

avatar
OSKM18_16418302_AnthonyLim
Gambar Entri
Tari Topeng Ireng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

          Tari Topeng Ireng berasal dari Dusun Tuk Songo pada tahun 1950-an oleh Bapak Ahmad Sujak. Tari Topeng Ireng dari Dusun Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah telah menyebar ke seluruh Kecamatan Borobudur. Penyebaran tari Topeng Ireng pada tahun 1990-an diikuti dengan perkembangan penyajian tari Topeng Ireng. Pada tahun 2008, tari Topeng Ireng berkembang ke Dusun Besaran, Desa Congkrang, Muntilan. Perkembangan tersebut, memunculkan grup tari Topeng Ireng Mahesa Jenar. Tari Topeng Ireng mengalami perkembangan hingga 4 periode, yaitu periode 1950-an, 1990-an, 2008 dan 2010. Kemunculan tari Topeng Ireng pertama pada periode tahun 1950-an masih dengan gerakan sederhana berupa langkah kaki, kostum yang sederhana berupa daun kelapa, dan musik menggunakan dodog, bende, serta jedhor. Pengembangan tari Topeng Ireng muncul pada periode tahun 1990-an dengan penyempurnaan gerakan, penambahan kostum dari kain...

avatar
OSKM18_16418302_AnthonyLim
Gambar Entri
Legenda Misteri Pangeran Tawangulun Kerajaan Macan Putih di Gunung Raung Bondowoso
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Raung yang ukurannya selain besar, unik dan penuh dengan misteri, ternyata sangat berbeda dengan tipe gunung di jawa pada umumnya. Sementara keunikan dari Puncak Gunung Raung adalah kalderanya yang berbentuk elips sekitar 500 meter dalamnya, selalu berasap dan sering menyemburkan api dan terdapat kerucut setinggi kurang lebih 100 meter. Gunung Raung termasuk gunung tua dengan kaldera di puncaknya dan dikelilingi oleh banyak puncak kecil, yang menjadikan pemandangannya benar-benar menakjubkan. Jajaran pegunungan berapi di timur pulau jawa ini memiliki keindahan yang sangat unik. Gunung Raung sudah terlihat dari nama-nama pos pendakian yang ada, mulai dari Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Mayit dan Pondok Angin. Semua itu mempunyai sejarah tersendiri hingga dinamakan demikian. Pondok Sumur misalnya, katanya terdapat sebuah sumur yang biasa digunakan seorang pertapa sakti asal Gresik. Sumur dan pertapa itu dipercaya masih ada, hanya saja tak kasat mata. Di Pondok Sumur...

avatar
Oskm18_16818151_adinda
Gambar Entri
Cara Membuat Angklung
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Alat musik yang berkembang di Tatar Pasundan ini dibunyikan dengan cara digoyangkan untuk menghasilkan berbagai nada. Bahan baku utama untuk membuat angklung adalah bambu sehingga proses pembuatan angklung memerlukan waktu yang cukup banyak. Berikut adalah langkah - langkah pembuatan angklung : 1. Pemilihan Bambu Untuk membuat angklung tidak sembarang bambu bisa dipakai, hal tersebut akan berefek pada nada yang akan dihasilkan angklung nantinya. Bambu yang dipakai haruslah berumur minimal 4 tahun hingga 6 tahun. Dipotong dari 2 -3 jengkal dari permukaan tanah ketika musim kemarau agar bambu tidak memiliki kandungan air yang banyak. Lalu, disimpan kembali selama 1 minggu agar tidak memiliki kandungan air dalam bambu tersebut. Setelah seminggu, bambu dipotong dengan berbagai ukuran yang diperlukan. Kemudian, bambu disimpan selama 1 tahun untuk mencegah bambu dari hama. Proses ini bisa d...

avatar
OSKM_16118007_Kanda Damianputra
Gambar Entri
Asal Usul Sukadana
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Lampung

Asal Usul Sukadana   Di suatu desa yang berpenduduk, namun desa itu belum memiliki nama. Para tokoh masyarakat sudah sering mengadakan rapat mengenai nama desa tersebut, namun belum menemukan kesepakatan. Pertemuan untuk membahas nama desa adalah pertemuan khusus, artinya, tidak boleh ada orang yang masuk ke rapat tersebut kecuali tokoh masyarakat. Jika ada yang masuk, maka akan dikenakan sanksi. Pada suatu hari, terdapat seorang petani miskin bernama Ki Badaruddin dan istrinya bernama Cik Hamidah. Mereka memiliki seorang putra yang bernama Ki Agus Sulaiman. Ia adalah anak tunggal sehingga semua keinginannya dituruti. Ki Agus Sulaiman dibelikan sebuah gitar, rebana, dan suling. Dengan alat musiknya, Ki Agus Sulaiman bernyanyi layaknya seorang pengamen. Ki Agus Sulaiman pintar memainkan lagu dengan serius, tak heran kedatangannya dinanti-nanti. Namun, Ki Agus Sulaiman aadalah anak yang pemalas. Sehari-hari ia hanya bermain gitar dan jika mendapat uang atau makan...

avatar
OSKM18 16718443 Irfan
Gambar Entri
Seni Jaranan Khas Tulungagung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Salah satu seni pertunjukan khas dari daerah Tulungagung adalah jaranan. Jaranan yang ada di Tulungagung ada beberapa macam, yaitu jaranan sentherewe, jaranan safitri putro, jaranan kuda bhirawa. Seni pertunjukan ini sudah sangat populer di kalangan masyarakat Tulungagung. Biasanya jaranan ditampilkan pada saat perayaan hari - hari besar nasional maupun hari - hari sakral kejawen. Namun tidak menutup kemungkinan ditampilkan pada saat seseorang memiliki sebuah hajatan. Asal - usul jaranan ada dua versi. Versi yang pertama sebagai wujud semangat pada zaman dahulu pasukan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda, dan yang kedua sebagai bentuk perjuangan seorang kesatria bernama Prabu Klono Sewandono untuk mendapatkan seorang putri bernama Dewi Songgolangit. Dalam perjuanganya tersebut beliau memasuki hutan,dimana hutan tersebut berisi mahkluk halus berupa Prabu Celeng Srenggi, Prabu Condro Mowo, dan Prabu Singo Barong. Karena kesaktian sang kesatria seluruh angkara murka...

avatar
OSKM18_16618222_Firgina Safitri