Suatu hari, Sunan Kalijaga pergi menuju Kajene, Kuningan. Dalam perjalanannya, Sunan Kalijaga menyamar dengan berpakaian compang-camping sehingga tidak dikenali oleh penduduk. Begitu tiba di Kajene, Sunan Kalijaga langsung menuju kolam keramat Cigugur peninggalan Ki Gede Padara. Di sana ia beristirahat sambil makan siang dengan bekal yang dibawanya. Ketika makannya hampir selesai, tiba-tiba terdengar suara adzan duhur dari masjid terdekat. “Alhamdulillah, ternyata sudah masuk waktu sholat duhur,” gumam Sunan Kalijaga. Ketika itu, Sunan Kalijaga mengamati ikan sisa makannya yang hanya tinggal tulang dan durinya saja. Lalu dengan mengucapkan kalimat bismillahirohmanirrohim, Sunan Kalijaga melemparkan tulang dan duri ikan itu ke kolam keramat Ki Gede Padara. Dan… tiba-tiba keajaiban terjadi! Seketika itu juga, ikan yang tinggal tulang dan durinya tersebut berub...
Seandainya sebagian dinding istana Pulomas itu runtuh lalu masuk ke muara Cimanuk, niscaya bakal muncul areal pendulangan emas terbesar di seluruh jagat. Dengan runtuhnya dinding istana itu maka seisi muara bakal mengandung emas melebihi kandungan lumpur emas di sungai Musi, Kalimantan. Bahkan konon akan lebih besar dari hasil penambangan di Irianjaya. Sayangnya, dinding istana yang terbuat dari emas itu sangat kokoh, dan istana itupun adanya hanya di alam gaib Pulomas. Di alam manusia, Pulomas hanya berupa rawa-rawa yang bersisian dengan muara Laut Jawa, persisnya berada di Kampung Pulomas, Desa Centigi Sawah, Kecamatan Centigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Di atas rawa-rawa seluas puluhan hektare itu, menurut terawangan gaib, berdiri kompleks istana dengan bahan terbuat dari emas murni. Kerajaan dengan keraton sangat megah itu sampai saat ini dipimpin oleh sesosok raja jin sangat sakti bergelar Raden Werdinata, dengan...
Bercerita tentang Banjar maka tidak lepas dengan asal usul Desa Bulak atau sebaliknya, maka dari itu Banjar dan Desa Bulak ini selalu dikaitkan bersama seiring waktu berjalan membawa sejarah ini. Ok kali ini saya akan mengungkap sejarah Desa Bulak dan Banjar , Sekaligus Tanah kelahiran Saya tapi saya akan mengungkap dari segi sudut pandang “Buku Sejarah Indramayu dan Folklore Daerah Indramayu, hal: 311”. Banjar adalah nama tempat di daerah Bulak Kecamatan Jatibarang Kab. Indramayu. Banjar dikenal dengan nama Ki Buyut Banjar. Sampai sekarang terkenal dengan keranya. Berdasarkan cerita orang tua, asal usulnya adalah sebagai berikut.Pada jaman dahulu ada lima kerajaan yang berkuasa di sini, yaitu: Pagusten Pangeran Suryanegara (dari Cirebon) Pangeran Mangkunegara (adik Pangeran Suryanegara), yang bertempat tinggal di desa Sleman. Pangeran Kartanegara, bertempat...
Dari tinjauan kebahasaan, istilah munjung atau ngunjung memiliki arti mengunjungi, menghadiri atau dalam bahasa agama berziarah. Munjung secara bahasa berarti juga memuja atau melakukan persembahan. Istilah lain yang juga merupakan perkembangan makna dan memiliki arti sama adalah sedekah makam. Namun, bagi masyarakat Leuwimunding, Majalengka, istilah yang telah lazim penyelenggaraan ritual ini disebut munjung. Ritual munjung secara teknis dilakukan dengan melakukan ziarah ke makam para leluhur. Karena kondisi geografis pemakaman di desa ini memiliki lima area pemakaman, penyelenggaraan munjung dipusatkan di lima tempat tersebut. Istilah pemakaman di desa ini banyak juga yang menyebut maqbaroh, sebuah istilah serapan dari bahasa Arab yang memiliki arti sama dengan tempat kubur atau pemakaman. Kelima tempat itu adalah kompleks pemakaman Jagakerti, Cibatur, Caruy, Karamat, dan Pengkeur Masjid (di sebelah belakang masjid). Semua tempat yang men...
Ketuk Tilu adalah suatu tarian pergaulan dan sekaligus hiburan yang biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan, acara hiburan penutup kegiatan atau diselenggrakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Pemunculan tari ini di masyarakat tidak ada kaitannya dengan adat tertentu atau upacara sakral tertentu tapi murni sebagai pertunjukan hiburan dan pergaulan. Oleh karena itu tari ketuk tilu ini banyak disukai masyarakat terutama di pedesaan yang jarang kegiatan hiburan. Istilah ketuk tilu adalah berasal dari salah satu alat pengiringnya yaitu boning yang dipukul tigakali sebagai isyarat bagi alat instrument lainnya seperti ¿rebab, kendang besar dan kecil, goong¿ untuk memulai memainkan sebuah lagu atau hanya sekedar instrumentalia saja. Dilihat dari aspek pertunjukannya tari ketuk tilu terbagi ke dalam tiga bagian. Bagian pertama, sepengiring melantunkan irama gamelan, rebab dan kendang untuk menarik perhatian masyarakat. Pada bag...
Seorang putri muda yang elok, pernah berlayar jauh dilautan, memburu kekasih hatinya dari Cina ke Nusantara. Dia pernah meninggalkan kisah indah romantis sebagai istri ulama tinggi di Tanah Jawa, SUNAN GUNUNG JATI, yang menjadikannya NYI ONG TIEN dengan gelar PUTRI LARAS SUMANDING di Keraton Kasepuhan Kesultanan Pakungwati Cirebon sekitar 600 tahun yang silam. PUTRI LIE ONG TIEN - æå¤ç ATAU PUTRI TAN HONG TIEN NIO -éå¤çå¨ merupakan putri dari salah satu kaisar dari DINASTI MING . Kisah Cinta Putri Ong Tien telah melegenda sehingga masuk dalam lingkaran keluarga kesultanan Cirebon dan menjadi bagian penyebaran Islam di Jawa Barat. Sebelum Dinasti Ming berdiri, banyak pejabat tinggi muslim asal Arab dan Asia Tengah yang duduk di pemerintahan Dinasti Yuan, antara lain SAI DIAN CHI atau SAYIDINA SYAMSUDDIN...
Baju menengah Sunda terdiri dari baju bedahan putih, kain kebat batik, beuber, sandal tarumpah, ikat kepala sedangkan untuk wanita kain yg bercorak warna putih dan kain, selendang berwarna, asesoris lainnya. Biasanya baju adat ini dipakai untuk keluarga menengah dan harganya lunayan tinggi sehingga nyaman untuk dipakai
Patung Lele dan Kecapi, atau yang biasa disebut sebagai Tugu Lele, dicanangkan pada tahun 1995 saat Bupati Mochammad Djamhari, satu tahun sebelum Kabupaten Bekasi diresmikan menjadi Kota Bekasi. Tugu tersebut didirikan di Jalan Insinyur H. Juanda Blok A No.1, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat; Atau sebutan tempat yang lebih populernya Simpang Bulan-Bulan. Patung Lele ini disematkan buah kecapi pada tengah tugu tersebut sehingga secara resmi, penamaan kurang populer, disebut sebagai Patung Lele dan Kecapi. Akan tetapi, Tugu Lele hanya berdiri selama 7 tahun. Pada tahun 2002, Tugu Bekasi dibakar habis oleh sejumlah orang. Mengapa Tugu Lele Bekasi Dibakar Oleh Massa Organisasi Badan Kekeluargaan Masyarakat Bekasi (BKMB), dan beberapa orang Bekasi merasa bahwa patung tersebut tidak mencerminkan masyarakat Bekasi. Lele dipercaya sebagai hewan yang tamak. Ikan lele adalah pemakan segala yang rakus, bahkan memakan kotoran hewan lain, sehingga tak layak menjad...
Lengser merupakan suatu kesenian adat yang berasal dari tanah sunda. Lengser termasuk seni pertunjukan. Lengser bisa disebut upacara adat, karena lengser selalu ditampilkan hanya di saat-saat tertentu seperti pernikahan, perpisahan, dan berbagai acara resmi. Lengser terdiri dari penari dan pemain musik. Lengser diiringi dengan musik degung. Para penari pun terdiri dari berbagai peran, ada mbah lengser, nini lengser, pembawa payung, pembawa umbul-umbul, dan penari perempuan. Pertunjukkan lengser masih suka ditampilkan di berbagai acara resmi, namun akhir-akhir ini sudah mulai ditinggalkan karena dinilai tidak praktis dan ribet. Padahal lengser merupakan kesenian adat sunda yang sangat bagus dan merupakan budaya yang sudah sangat erat dengan masyarakat sunda. Setiap ada lengser pasti banyak masyarakat sekitar yang sekedar hanya ingin melihat serunya pertunjukan lengser. Mari budayakan lengser di setiap acara resmi, terutama apabila acara tersebut digelar di tanah sunda. Ap...