Kota Cirebon adalah salah satu kota di jawa barat yang memiliki nilai budaya yang sangat bersejarah, bukan hanya nilai budayanya saja, tetapi juga memiliki ciri khas makanan yang begitu beragam dan cita rasa yang begitu mengenang di lidah. Beberapa makanan khas Kota Cirebon diantara lain: Empal gentong,tahu gejrot,docang,mie koclok,nasi jamblang,nasi lengko. Dari berberapa makanan Khas Cirebon yang begitu beragam, nasi jamblang merupakan makanan khas Cirebon yang penjualannya belum menyebar luas ke kota-kota kecil maupun kota-kota besar di seluruh Indonesia, maka tidak banyak orang yang mengetahui tentang makanan khas Kota Cirebon ini. Nasi jamblang adalah makanan khas Kota Cirebon yang memiliki keunikan sendiri, yaitu makanan yang dimakan dengan alas daun jamblang. Makanan yang tersedia pada nasi jamblang sangat bervariasi seperti layaknya masakan rumah pada umumnya. Namun, tidak semua nasi jamblang memiliki rasa yang sama, dan setiap orang pun memiliki selera sendiri untuk mem...
KACAPI MANUNGGAL: PERSIAPAN DAN PELAKSANAANNYA Narasumber: Bapak Holid H.R. – Seniman Karawitan Sunda Berpengalaman tampil di TVRI Jawa Barat bersama Mang Koko Kacapi Manunggal adalah salah satu bagian dari seni Karawitan Sunda. Permainan Kacapi Manunggal bisa dikelompokkan sebagai jenis karawitan musik ataupun karawitan instrumental. Sesuai namanya, pertunjukkan Kacapi Manunggal dimainkan secara tunggal atau hanya satu orang saja. Cara memainkan ini berbeda dengan permainan kecapi di daerah lain yang memerlukan lebih dari satu orang. Menurut narasumber, dasar dari memainkan kecapi secara tunggal ini adalah dengan mengerti dan memahami empat jenis tangga nada atau disebut sebagai laras dalam Bahasa Sunda. Setiap jenis tangga nada tersebut memiliki warna suara yang menciptakan suasana musik yang berbeda. Keempat jenis laras tersebut adalah pélog, saléndro, madénda, dan – yang khas dan hanya ada dalam...
Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan budaya. Tidak akan habis jika mendengar kata budaya di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke terdapat berjuta-juta budaya namun belum tereksplor dengan baik itu dikategori lagu dan musik, makanan, seni beladiri, permainan, upacara adat, dan lain-lain. Dan yang menarik biasanya dalam kategori lagu dan musik contohnya Rajah. Apa dan seperti apa rajah itu? Mari kita kenal dan lestarikan bersama. Rajah merupakan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh juru kawih dan diiringi oleh musik kecapi dan suling yang tujuannya berdoa meminta perlindungan dan memanggil roh leluhur Sunda. Dalam memainkan rajah tidak bisa semabrangan melinkan terdapat aturan didalamnya. Tidak boleh merubah lirik lagu, irama lagu, dan musik lagu. Rajah ini juga merupakan sebuah ritual yang wajib dilaksanakan sebelum melaksanakan upacara adat di Tatar Sunda. Rajah terbagi menjadi dua yaitu Rajah Bubuka dan Rajah Pamunah. Rajah Bubuka adalah raja...
Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.Sebuah bukit yang kini telah menjadi nilai sejarah yang tinggi dan forklor yang erat di sana. Adapun forklor sendiri adalah istilah untuk cerita rakyat yang ditemukan di sana secara turun-temurun. Bukit ini didominasi oleh banyaknya pohon bambu dengan ketinggian bukit yang rendah, hanya 895 mdpl dengan curah hujan sekitar 300-1500 mm/tahun serta suhu rata-rata berkisar antara 22-30 derajat Celcius. Suasana yang cukup sejuk ini tentu bisa dinikmati oleh setiap orang yang menginginkan ketenangan jiwa dan raganya. Bukit Sadu awalnya hanyalah berupa hutan belantara yang terdapat 4 orang tokoh di dalamnya (empat sekawan),yang menjadi cikal bakal terciptanya sebuah desa. Mereka adalah perwakilan kerajaan Mataram yang melakukan pertapaan di puncak bukit Sadu dengan penguasaan energi yang tinggi dan handal serta mahir dalam ilmu bela diri. Selain itu, mereka memiliki tugas masing-masing yaitu sebagai juru damai, ahli pemerintahan...
Indonesia merupakan negara agraris, sebagian masyarakatnya bekerja sebagai petani. Begitu pula dengan masyarakat Pulau Jawa, tepatnya Sukabumi, Jawa Barat. Di Kabupaten Sukabumi, terdapat masyarakat Kasepuhan Pancer Pengawinan yang setiap tahunnya setelah panen mengadakan acara serah tahunan di pusat kampung adat. Masyarakat ini melakukan penghormatan padi karena mereka masih memegang teguh adat lama. Secara tradisi mereka mengaku sebagai keturunan para pejabat dan prajurit Keraton Pajajaran dalam barisan bertombak. Dalam ritual padi di daerah ini selalu diadakannya sebuah tarian yang dinamakan Tari Dogdog Lojor. Dogdog Lojor sendiri merupakan nama dari salah satu jenis angklung yang saat ini sudah jarang ditemukan. Dengan Instrumen utama Angklung Dogdog Lojor dan empat buah angklung yang masing - masing mempunyai nama Gonggong (angklung yang besar), Panembal, Kingking dan Inclok. Tiap instrumen ini dimainkan oleh seorang pemain sehingga semuanya berjumlah enam orang. ditambah d...
Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keberagaman yang tak terhitung dari ujung Sabang sampai Merauke. Baik itu dalam hal suku bangsa, bahasa, agama, kekayaan alam, bahkan kebudayaan. Kita dapat menemui ciri khas berbagai daerah. Sama halnya seperti kota Sukabumi, Jawa Barat, yang terkenal dengan minuman Es Pala-nya. http://kuliner.panduanwisata.id/files/2014/03/23-es-buah-pala.jpg Es Pala adalah salah satu minuman khas Sukabumi. Cara membuat minuman segar ini pun cukup mudah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengupas dan mengiris buah pala. Setelah diris, pala dimasukkan ke dalam panci berisi air, kemudian dididihkan di atas kompor selama kurang lebih 10 menit. Diusahakan pala jangan direbus terlalu lama, karena dapat mengurangi kelezatannya. Setelah 10 menit, angkatlah panci berisi pala dan letakkan di meja. Kemudian siapkan panci berisi air dan masukkan gula secukupnya. Lalu rebus campuran air dan gula tersebut di atas komp...
Nasi timbel adalah masakan sunda yang populer di Jawa Barat dan Banten.Makanan ini biasanya dibuat dari beras bagolo atau beras merah campuran yang dilipat dengan daun pisang.Isi lauk pauk dari Nasi Timbel adalah ayam goreng/ikan goreng,tahu,tempe,lalapan,sambal,ikan asin,dan terkadang disajikan dengan satu mangkok sayur asem.
Upacara Adat Masa Kehamilan 1. Upacara Mengandung Empat Bulan Dulu Masyarakat Jawa Barat apabila seorang perempuan baru mengandung 2 atau 3 bulan belum disebut hamil, masih disebut mengidam. Setelah lewat 3 bulan barulah disebut hamil. Upacara mengandung Tiga Bulan dan Lima Bulan dilakukan sebagai pemberitahuan kepada tetangga dan kerabat bahwa perempuan itu sudah betul-betul hamil. Namun sekarang kecenderungan orang-orang melaksanakan upacara pada saat kehamilan menginjank empat bulan, karena pada usia kehamilan empat bulan itulah saat ditiupkannya roh pada jabang bayi oleh Allah SWT. Biasanya pelaksanaan upacara Mengandung empat Bulan ini mengundang pengajian untuk membacakan do’a selamat, biasanya doa nurbuat dan doa lainnya agar bayinya mulus, sempurna, sehat, dan selamat. 2. Upacara Mengandung Tujuh Bulan/Tingkeban Upacara Tingkeban adalah upacara yang diselenggarakan pada saat seorang ibu mengandung 7 bulan. Hal itu dilaksanakan agar bayi yang di dalam kand...
Masjid Agung Sang Cipta Rasa atau yang dikenal sebagai Masjid Agung Cirebon yang berlokasi di dalam kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon (Jl. Jagasatu, Kesepuhan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45114 ) memiliki banyak keunikan dari segi arsitekturnya. Mulai dari bentuk kubah, bentu dan jumlah pintu, sampai ornamen-ornamen di dalamnya memiliki pesan khusus. Salah satu ornamen yang terdapat dalam Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah “ Saka Tatal” . Dalam bahasa Jawa kuno, ' Saka' berarti tiang dan ' Tatal' yang berarti serpihan. Jadi Saka Tatal adalah sebuah tiang yang dibentuk dari serpihan-serpihan kayu. Ornamen ini memiliki pesan moril yang tersirat di dalamnya. Serpihan-serpihan kayu yang disatukan menjadi sebuah satu-kesatuan tiang yang kokoh melambangkan persatuan atau pemersatu dari semua umat yang ada pada Cirebon pada masa itu. Mengingat bahwa Cirebon merupakan daerah yang dihuni oleh penduduk yang heterogen. Masjid ya...