Saya ingin sedikit bercerita soal pengalaman saya dan teman-teman saat pertama kali berlatih memainkan gambang kromong. Awalnya hal ini tidak pernah terlantas di pikiran kami semua, bahkan kamipun tidak tahu sama sekali mengenai alat musik tradisional ini, padahal alat musik ini merupakan kesenian daerah saya dan beberapa teman yang lain. Saat SMP, saya dan teman-teman tergabung dalam suatu grup yang tertarik dengan seni, terutama seni musik. Lalu guru pembimbing kami mengatakan bahwa akan ada perlombaan musik tradisional yang akan dimulai pada tingkat kecamatan, kotamadya, provinsi, dan nasional. Karena itu lah beliau mengajak kami ke suatu tempat pelatihan khusus seni betawi yaitu Balai Latihan Kesenian Jakarta Barat (karena kami berdomisili di Jakarta Barat). Bukan hanya di JakBar, BLK ini terdapat di masing masing kota yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Di tempat itu lah kami benar-benar berlatih musik gambang kromong dari nâol. Awalnya memang kami sedikit r...
Yang awalnya niat kami mengikuti pelatihan musik tradisional gambang kromong hanya untuk keperluan sebuah perlombaan justru menjadi titik awal ketertarikan kami terhadap musik tradisional tersebut. Selesai perlombaan, kami tidak berhenti untuk terus berlatih dan memainkan lagu lagu betawi yang cukup asing di telinga kami. Hari demi hari kami berlatih, pihak Balai Latihan Kesenian (BLK) yang kini telah berganti nama menjadi Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Kota Jakarta Barat mulai membicarakan soal hasil dari pelatihan kami untuk ditunjukkan kepada masyarakat. Saya masih ingat sekali panggung pertama kami yaitu di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan di Jakarta Selatan. Kami ditawari untuk mengisi 2 buah lagu di acara yang memang rutin dilaksanakan di sebuah panggung disana setiap weekend. Beberapa dari kami merupakan pengalaman pertama untuk mengunjungi tempat tersebut. Sesampainya disana, tak kami duga akan disaksikan oleh banyak orang. Hal itu cu...
Yapong mula-mula diorbitkan dalam rangka mempersiapkan acara peringatan HUT Kota Jakarta ke-450 pada tahun 1977. Pada saat itu, Dinas Kebudayaan DKI menyiapkan sebuah pergelaran tari massal yang spektakuler dengan mempergelarkan cerita . perjuangan Pangeran Jayakarta. Pergelaran berbentuk sendratari ini dipercayakan penggarapannya kepada seniman Bagong Kussudiarjo. Untuk mempersiapkan pergelaran itu, Bagong mengadakan penelitian selama beberapa bulan mengenai kehidupan masyarakat Betawi melalui perpustakaan, film, slide maupun langsung pada masyarakat Betawi. Akhirnya pergelaran tari ini berhasil dipentaskan pada tanggal 20 dan 21 Juni 1977 di Balai Sidang Senayan. Pementasannya didukung 300 orang artis dan musikus. Tari Yapong merupakan suatu tari gembira dengan gerakan yang dinamis dan erotis. Dalam adegan tersebut dipertunjukkan suasana gembira menyambut kemenangan Pangeran Jayakarta. Adegan ini dinamai Yapong dan tidak mengandung arti apapun. Namun istilah Yapong ini lahir dari...
Lenong berkembang sejak akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20. Kesenian teatrikal tersebut mungkin merupakan adaptasi oleh masyarakat Betawi atas kesenian serupa seperti "komedi bangsawan" dan "teater stambul" yang sudah ada saat itu. Selain itu, Firman Muntaco, seniman Betawi, menyebutkan bahwa lenong berkembang dari proses teaterisasi musik gambang kromong dan sebagai tontonan sudah dikenal sejak tahun 1920-an. Lakon-lakon lenong berkembang dari lawakan-lawakan tanpa plot cerita yang dirangkai-rangkai hingga menjadi pertunjukan semalam suntuk dengan lakon panjang dan utuh. Pada mulanya kesenian ini dipertunjukkan dengan mengamen dari kampung ke kampung. Pertunjukan diadakan di udara terbuka tanpa panggung. Ketika pertunjukan berlangsung, salah seorang aktor atau aktris mengitari penonton sambil meminta sumbangan secara sukarela. Selanjutnya, lenong mulai dipertunjukkan atas permintaan pelanggan dalam acara-acara di panggung hajatan seperti resepsi pernikahan. Baru di awal keme...
Lenong merupakan salah satu bentuk teater peran di betawi yang mulai berkembang di akhir abad ke–19. Sebelumnya, masyarakat Betawi mengenal komedi stambul dan teater bangsawan. Komedi stambul dan teater ini dimainkan oleh bermacam suku bangsa dan menggunakan Bahasa melayu. Orang Betawi meniru pertunjukan itu. Hasil pertunjukan mereka kemudian disebut lenong. Musik pengiring lEnong adalah gambang kromomng, yang memperlihatkan pengaruh luar yang diembangkan ole masyarakat Cina Peranakan. Terutama dengan adanya instrument rebab beradawai dua yang terdiri dari tiga jenis : tehyan, kongahyan, dan sukong. Sebagaimana Gambang Kromong, lenong pun dimasa awal perumbuhannya berkembang karena dukungan masyarakat Cina Peranakan. Selain alat music gesek tersebut, lenong gambang kromong dilengkapi dengan alat musik yang diduga berasal dari Betawi, seperti gambang, kromong, kendang, gong, kempor, ningnong, dan kecrek. Dalam pertunjukkannya lenong menggunakan panggung berbentuk...
Tanjidor Tanjidor adalah salah satu grup musik tradisional Betawi yang sangat terkenal. Seni musik yang dimainkan secara berkelompok ini sangat banyak dipengaruhi oleh musik Eropa. Musik Tanjidor dikembangkan oleh masyarakat Betawi yang banyak tinggal di daerah Bekasi dan Karawang. Daerah ini memang berdekatan dengan Jakarta sehingga budaya Betawi, termasuk Tanjidor, juga sangat kental dalam kehidupan sosial budaya masyarakat setempat. Tanjidor merupakan ensambel musik yang namanya lahir pada masa penjajahan Hindia Belanda. Kata "tanjidor" berasal dari bahasa Portugis yaitu “tangedor” yang berarti "alat-alat musik berdawai". Dalam kenyataannya, kesenian “tangedor” di Portugis cukup berbeda dengan kesenian Tanjidor di masyarakat Betawi, meskipun sistem tangga nadanya sama-sama diatonik. Tanjidor yang dikembangkan masyarakat Betawi justru lebih didominasi oleh alat musik tiup. Alat-alat musik yang dimainkan dalam kesenian Tanjidor terdi...
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah , yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sebuah kebudayaan dalam perkembangannya menyangkut masyarakat dan pelestariannya, dapat berubah seiring berjalannya waktu. Kebudayaan akan berkembang jika masyarakat memperlakukan kebudayaan seperti barang berharga yang harus dijaga. Namun, kebudayaan yang hanya tertera dalam catatan sejarah lama kelamaan akan pudar bahkan hilang. Dulunya, masyarakat sangat cinta dengan kesenian yang merupakan salah satu kebudayaan warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia. Kesenian merupakan bagian dari budaya dan merupakan sarana yang digunakan untuk mengekspresikan rasa keindahan dari dalam jiwa manusia. Selain mengekspresikan rasa keindahan, kesenian juga...
Alat Musik khas Provinsi DKI Jakarta Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah ibu kota negara Republik Indonesia. Budaya Jakarta merupakan budaya mestizo, atau sebuah campuran budaya dari beragam etnis. Sejak zaman Belanda, Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang menarik pendatang dari dalam dan luar Nusantara. Suku-suku yang mendiami Jakarta antara lain, Jawa, Sunda, Minang, Batak, dan Bugis. Selain dari penduduk Nusantara, budaya Jakarta juga banyak menyerap dari budaya luar, seperti budaya Arab, Tiongkok, India, dan Portugis. Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta. Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni musik Tionghoa, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi musik Arab, orkes Samrah berasal dari Melayu, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab, dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an. Saat ini Suk...
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian keseharian Pria Betawi hanya terdiri dari atasan dan bawahan. Atasannya berupa baju koko atau sering disebut baju sadariah. Untuk bawahannya berupa celana komprang dengan ukuran nanggung, sarung yang digulung dan diikat dipinggang, serta sabuk hijau. Tidak lupa menggunakan peci merah. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html