Musik
3.317 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Tumbu Tuta
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Salah satu tradisi masyarakat warisan Bima adalah Ntumbu Tuta atau adu kepala. Tarian ini diiringi dengan musik tradisional. Tidak hanya pengunjung lokal yang takjub. Namun, tamu dari Jakarta. Bahkan, tim dokumentasi Kementerian Pariwisata, meminta prosesi dari awal, sebelum Ntumbu Tuta dilakukan. Ritual yang dilakukan, seperti memberikan air atau menyapi air yang sudah dibacakan doa pada bagian sensitif kepala. Bagi yang sudah diusap dan diajak terlibat bermain, harus beradu kepala. Jika tidak, maka akan mengalami gatal-gatal hingga sepekan, kecuali sang guru mengusapkan lagi air di kepalanya. Saat Ntumbu Tuta dilakukan, satu sama lain saling membenturkan kepala. Semua menari-nari diiringi musik tradisional. Setelah itu, dua orang menyiapkan diri mengadu kepala. Posisi menunduk dan memasang kuda-kuda sementara penari Ntumbu Tuta lainnya masih terus mengikuti irama musik, sampai ada aba-aba siap membenturkan kepalanya.  Usia pemain Ntumbu Tuta tidak dibatasi, s...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tradisi Ampa Fare
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Tradisi Ampa Fare atau mengamankan padi ke lumbung padi yang dikenal dengan Uma Lengge dan Jompa sebagai falsafah hidup agar kaum ibu berhemat dan menakar persediaan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga setahun ke depan. Acara diawali dengan prosesi tanam padi oleh beberapa ibu-ibu dengan gerakan tangan yang tertata rapi sembali mengikuti irama alunan musik sagele. Kemudian musim panen raya hingga beberapa pemuda memikul hasil panen yang melimpah. Tradisi ini dilakukan karena di Wawo hanya memanfaatkan lahan tadah hujan. Jika tanaman itu gagal panen maka akan kesulitan mendapatkan pangan. Ini juga dilakukan agar bahan pangan aman jika ada kebakaran atau pencurian. Dulu, jika seorang wanita boros maka dieksekusi secara budaya bahwa wanita itu tak layak dijadikan istri karena bersikap boros. Oleh karena itu pengambilan bahan pangan diatur dengan baik hingga bisa mencukupi pada panen berikutnya.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Gambo
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Barat

Gambo adalah salah satu jenis alat musik di daerah Bima.   Gambo adalah sebuah alat musik berdawai yang bentuknya seperti gitar yang tidak berlekuk. Dalam bahasa Bima, tidak ada konsonan pada akhir data. Oleh karena itu nama alat tersebut pada mulanya adalah  gambus,  oleh orang  Bima diucapkan  gambo.  Gambo termasuk alat musik golongan kordofon jenis lud.   Bahan pembuat  gambo  adalah kayu, kulit kambing, senar palstik. Caranya mula – mula dibentuk badanya, yang terdiri atas bagian kepala ( tuta), leher (wo – o), dan bagian perut yang berongga. Kemudian dipasang membran dari kulit kambing, senar dan alat penyetem. Bagian – bagian gambo adalah sebagai berikut; tuta ( kepala) panjangnya 170 mm. di kepala ini terdapat alat penyetem sebanyak 6 buah yang dalam bahasa Bima disebut  Wole.  Bagian kepala ini tebalnya 75 mm, Wo – o ( leher). Panjang leher 555 mm, lebar 46 mm, tebal 35 mm,  Kent...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Gua Ngerit
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada jaman dahulu, konon menurut yang empunya cerita, adalah seorang puteri yang cantik jelita, yang tinggal di tengah-tengah hutan belantara, di tepi sebuah sungai yang sangat jernih airnya. Sang putri rupawan itu, Putri Ngerit namanya. Konon kabarnya sang putri nan can­tik jelita ini berasal dari desa Pucung, daerah Kediri. Demikianlah kata sahibul hikayat, sang putri rupawan ini adalah putera seorang raja dari Kediri.   Sang putri mempunyai saudara berjumlah empat orang, di antara saudara-saudaranya, dia adalah satu-satunya putera raja Kediri yang dilahirkan sebagai seorang wanita. Sedangkan saudaranya yang lain ke­semuanya adalah pria.   Saudaranya yang sulung oleh sang ayahanda raja, dinobatkan menjadi raja yang akan menguasai tanah Jawa bagian utara. Saudaranya yang nomor dua dinobatkan menjadi raja yang menguasai tanah Jawa bagian sebelah timur. Sedangkan yang nomor tiga dinobatkan menjadi raja yang menguasai tanah Jawa bagian sebelah barat....

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tari Lopi Penge
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Lopi Penge mengisahkan hubungan asmara antara puteri raja Bima dengan putera mahkota Raja Gowa. Lopi adalah perahu atau biduk. Sedangkan Penge ibarat seseorang yang kangen dan rindu. Jadi Lopi penge adalah biduk yang selalu rindu.Gerakan tarian ini didominasi gerakan yang atraktif seperti sebuah biduk yang selalu ingin berlabuh.Tarian ini dimainkan oleh 7 orang penari perempuan dan 1 orang penari laki-laki. Enam orang penari perempuan adalah sebagai dayang-dayang Istana Bima. 1 orang yang berbaju merah sendirian adalah puteri Raja Bima. Sedangkan seorang lelaki dengan tombak dan membawa selendang adalah putera Raja Gowa. Tarian ini adalah tarian kreasi oleh Sanggar Seni Tolo Loa kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Jenis tarian ini adalah tari kreasi baru yang diangkat dari cerita zaman dulu. Pada saat itu untuk menyampaikan isi hati kepada seorang puteri, seorang lelaki harus menempuh dengan berbagai macam cara. Dalam sebuah cerita bahwa putera Raja Gowa (Makassar) menaruh cinta...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tradisi Kalei Bunti
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Kalei Bunti (usung pengantin) Pengantin yang di usung pun yakni pengantin perempuan. Budaya ini masih dilestarikan oleh warga Desa Bolo sampai sekarang.   Budaya Kalei Bunti ini sudah melekat dan tak bisa dipisahkan dari kehidupan warga masyarakat, khususnya di saat acara-acara pernikahan. Kalei Bunti ini ada di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima-NTB. Budaya yang menjadi palaksanaan rutin warga ketika ada hajatan pernikahan ini sangatlah menarik, selain melestarikan budaya yang sudah turun temurun, Kalei Bunti juga menjadi suatu nilai keairifan lokal yang patut dilestarikan.   Pelaksanaan acara ini diawali dengan pengantin perempuan akan diusung keliling desa, hingga berakhir di tempat kediaman pengantin itu sendiri.   Adapun tempat dilaksanakanya acara Kalei Bunti ini, yakni berlangsung di jalan raya dan dimulai sekitar jam 22:30 wita (malam) hingga selesai.   Sebelum dimulai, pihak keluarga  pe...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Mpa'a Ngge'e
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Mpa’a Ngge’e  terdiri dua kata, yaitu Mpa’a dan Ngge’e. Mpa’a berarti bermain, Ngge’e artinya “Tinggal”, dalam pengertian “Tempat Tinggal” dalam hal ini “Rumah”.Jadi Mpa’a Ngge’e adalah jenis dolanan yang meniru cara Ibu bersama Putri-putrinya dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti Mbako Ro Lowi (Memasak), atau sedang menyuguhkan hidangan untuk Orang tua dan keluarga. Sedangkan Kali Amba terdiri dari dua kata “Kali” dalam hal ini adalah “Bagai” atau ‘Seperti”, Amba berarti “Pasar”. Jadi Mpa’a Kali Amba berarti permainan yang bertemakan kegiatan jual beli seperti dipasar. Mpa’a Ngge’e dominan dimainkan oleh sekelompok anak-anak putri, kehadiran anak laki-laki terbatas jumlahnya. Usia pemain antara 6-12 tahun. Biasanya permainan ini dilakukan pada waktu senggang, dikala anak-anak beristirahat. Berlangsung di halaman rumah...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Ae Aena
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Permainan Rakyat Tradisional Bima-Dompu AE AENA mungkin sudah hilang dari telinga generasinya. Permainan ini kini telah digeser  berbagai jenis permainan dan game manca Negara yang saat ini menjamur di tanah air. Hingga tidak heran anak-anak dan generasi muda saat ini telah menjadi orang asing di tanahnya sendiri. Sebagai kenangan budaya, saya gambarkan permainan rakyat AE AE NA sebagai berikut : Ae-aena merupakan perpaduan Seni Gerak (Tari), percakapan atau Dialog (Teater) diiringi lagu Ae-aena. Pada masa lalu,permainan ini lazim dimainkan anak-anak pada waktu istirahat seusai belajar atau bekerja membantu orang tua guna menghibur hati yang gundah. Dimainkan oleh anak-anak usia antara 7-12 tahun, terdiri dari anak perempuan dan laki-laki. Lazimnya dimainkan dihalaman rumah dikala bulan purnama seusai belajar mengaji dan shalat. Ae-aena diangkat dari judul lagu”Ae-aena” yang mengiringi dolanan Ae-aena. Aena berarti Hasna, kata Na merupakan singkatan dar...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Arubana
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Barat

Alat musik ini mulai dikenal seiring masuknya Islam di Bima.   Masyarakat Bima  Dompu menyebutnya dengan  Arubana.  Rebana termasuk juga jenis musik  membranofon.  Rebana biasanya merupakan suatu musik orkestra yang semua peralatan musiknya adalah  rebana.  Hanya besar kecilnya saja yang membedakan nadanya. Orkestra rebana diperggunakan juga sebagai alat musik pengiring seperti Lombok,  Rebana  dipergunakan untuk  menggiringgi tari  Rudat.  Di Bima untuk mengiringi  Ziki(  zikir ) tari  hadrah,  di sumbawa untuk mengiringi  Lawas (  tembang Sumbawa), atau dalam bentuk musik orkestra seperti  sakeco, saketa  dan juga untuk mengiringi tarian kreasi baru. Bahan untuk membuat rebana yaitu terdiri atas kayu, kulit, rotan dan kawat. Masyarakat Bima Dompu membuat Arubana dengan  kayu nangka atau kayu jati. Kulit yang dipakai adalah kulit kambing. Rotan...

avatar
Arum Tunjung