Emping merupakan semacam cemilan ringan dari daerah Indonesia. Emping ini merupakan produk olahan dari buah melinjo. Rasa pahit yang merupakan citra rasa khas. Proses pembuatannya sangat sederhana juga. Cara Pembuatannya: 1. Menyangrai biji melinjo dengan pasir 2. Pisahkan melinjo dengan pasir dengan saringan 3. Tumbuk biji melinjo yang sudah dipisahkan 4. Jemur di bawah sinar matahari 5. Emping siap untuk dimakan
jenang khas jawa adalah jenis jajanan atau panganan khas jawa yang bentuknya menyerupai madu mongso dan dodol,rasanya lembut manis dan kenyal,mempunyai warna coklat karena adanya bahan pemanis yang berasal dari gula merah atau gula jawa asli.Hampir disetiap sudut daerah JAWA banyak dijual oleh-oleh khas jawa yaitu jenang khas jawa.Buat kalian yang rumahnya luar daerah jawa dan ingin mencicipi bagaimana rasanya jenang khas jawa dapat membuat sendiri di rumah Jenang khas jawa sendiri awalnya memiliki rasa original yaitu wijen gula merah,namun sekarang sudah mulai banyak yang membuat variasi rasa seperti rasa jahe,durian,nangka,wijen,susu,strowbery dan masih banyak lagi aneka rasa lainya. Jenang kas jawa juga sudah menjadi jajanan wajib yang harus ada di meja ruang tamu saat hari raya lebaran. Kebanyakan orang yang dari luar daerah jawa masih sulit untuk membedakan antara jenang dengan madu mongso, sedikit perbedaan yang terdapat pada jenang dan madu mongso adalah kalau jenan...
TRADISI MA’NENE, RITUAL GANTI PAKAIAN MAYAT DI TANA TORAJA Sudah sejak lama, Tana Toraja dikenal oleh masyarakat dengan tradisi dan ritual yang amat unik. Mulai dari makanan, bentuk bangunan, serta tradisi perayaan orang mati yang dikenal menghabiskan uang hingga 1 Milyar Rupiah. Nah, di artikel ini akan dibahas mengenai tradisi Ma’Nene,yaitu tradisi merawat dan mengganti pakaian mayat/jenazah. Ma’nene bisa mempunyai dua arti. Orang Toraja umumnya memahami nene atau nenek, sebagaimana lazimnya di tempat lain, sebagai orang tua dari orang tua kita atau orang yang sudah sepuh. Namun, di Tonga Riu, nene artinya mayat. Mau sudah berusia senja atau masih belia saat meninggal, panggilannya sama-sama nene. Dengan imbuhan ”ma” di depannya, Ma’nene bisa diartikan sebagai ”merawat mayat”. Trades Ma’Nene dilakukan masyarakat untuk menunjukan kehormatan dan kasih sayangnya. Tradisi dimul...
Batik adalah seni lukis menggunakan kain yang digambar dengan pola serta cara pembuatan khusus, yaitu dengan menuliskan ataupun menempelkan zat lilin atau malam pada kain. Kain-kain yang digambar dengan aneka motif unik dan khas itu kemudian dikreasikan dalam berbagai rupa dan fungsi, serta digunakan oleh masyarakat. Motif yang muncul pada kain tersebut dipengaruhi oleh ciri khas serta keyakinan di tiap daerah. Pekalongan menjadi salah satu produsen batik yang cukup dikenal. Kota Pekalongan memiliki julukan yang cukup nyentrik yaitu kota batik Pekalongan, hingga membuat kota tersebut masuk kedalam jaringan kota kreatif UNESCO dalam kategori crafts & folk art pada akhir tahun 2014 serta mempunyai city branding yaitu World’s City of Batik. Sesuai dengan namanya, batik pekalongan merupakan salah satu jenis batik yang dibuat oleh masyarakat Pekalongan. Sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Akibatnya, batik pekalon...
Kawih adalah lagu Sunda bebas, yang tidak terikat oleh suatu aturan, baik lagunya maupun liriknya. Tetapi meskipun demikian kawih adalah merupakan sebuah lagu yang mempunyai unsur seni, yaitu unsur seni musik dan seni sastra. Terdapat banyak contoh contoh kawih yang diciptakan oleh seorang komponis. Salah satunya adalah Kataragan Pahlawan. Kawih ini menceritakan bagaimana perjuangan seorang pahlawan untuk memerdekan bangsanya. Dalam kawih ini tersirat betapa hebatnya para pahlawan bangsa pada era penjajahan. Para pahlawan pantang pulang sebelum memerdekan Ibu Pertiwi. Kegigihan dan keberanian pahlawan juga menjadi modal dan tekat yang besar untuk mempersatukan nusantara. Karatagan Pahlawan (Pencipta: Koko Koswara) Teu honcewang sumurewang. Tekadna pahlawan bangsa. Cadu mundur pantrang mulang. Mun maksadna can laksana Berjuang keur lemah cai. Lari rabi tur tegang pati. Taya basa menta pamulang tarima. Rido keur korban merdeka Sumber: https://brainly.co.id/tugas/30100...
Gambang kromong adalah akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi. Ya, Betawi. Suku betawi memang identik dengan Jakarta, tapi secara penyebarannya suku Betawi sekarang dapat kita temui di sekitaran kota Tangerang, Bekasi, Depok, dan daerah pinggiran Jakarta. Terciptanya Gambang Kromong berawal dari tiga alat gesek Khas Cina. Yaitu Tehyan, Kongahyan, dan Shukong. Seiring berjalannya waktu dan adanya pengaruh dari budaya jawa dan sunda, maka alat kesenian Gambang Kromong bertambah jumlahnya seperti Kromong (kenong) dengan jumlah 10 buah yang terbuat dari plat besi atau perunggu, kecrek serta gendang. Tak hanya penambahan alatnya saja yang mengalami perubahan, irama musik gambang kromong berselendro Cina tak luput pula berubah seiring dengan adanya akulturasi dari suku Jawa, Sunda dan Timur Tengah. Kemudian merubah alunan musik Gambang kromong yang kita kenal sekarang sebagai musik Suku Betawi. Gambang Kromong kini digunakan untuk mengiring pengantin ditambah Tari Cokek Betaw...
Tanjung Pinang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau yang dihuni oleh 1,679,163 penduduk yang 111,730 di antaranya beragama Buddha. Oleh karena itu dapat dijumpai dengan mudah rumah-rumah ibadah para kaum Buddha atau yang biasa disebut dengan Vihara. Salah satunya yang kini mulai banyak dikunjungi wisatawan adalah Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Vihara ini selain merupakan tempat beribadah umat Buddha juga telah menjadi destinasi wisata religi di Kota Tanjung Pinang. Hal yang menarik perhatian para wisatawan adalah bahwa vihara ini memiliki 500 lebih patung Lohan yang masing-masing memiliki ekspresi wajah yang berbeda-beda dan tersusun berbaris rapi dengan warna yang seragam. Oleh karenanya, Vihara Ksitigarbha Bodhisattva ini biasa disebut dengan vihara 1000 wajah. Selain itu, saat memasuki kawasan ini terdapat sebuah gerbang besar yang menyerupai gerbang sebuah kota di negeri China pada zaman dahulu. Vihara ini juga memiliki 40 lebih patung dewa-dewa kepercayaan...
Tarian Mandau Talabang Tarian Mandau Talabang adalah tradisi Dayak dari Kalimantan Tengah. Mandau adalah senjata tradisi orang Dayak dan Talabang adalah perisai atau tameng. Panjang talabang sekitar 1-2 meter dengan lebar maksimal 50 centimeter. Terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. Mandau Talabang biasa dibawakan untuk acara penyambutan tamu atau sebagainya, bukan hanya tarian peperangan saja. Tarian ini bisa dibawakan oleh perempuan dan laki-laki biasanya 1-6 orang. Ada pekikan-pekikan menyeramkan diselimuti perasaan mistis menggambarkan kesakralan mandau atau talabang tersebut. Dua orang laki-laki memegang Mandau dan talabangnya sembari berpura-pura berkelahi dan ada empat perempuannya yang mengiringi lalu mengelilingi. Kemudian perempuan-perempuan tersebut menggerakkan tubuhnya dengan lembut membentuk formasi wajik. Kemudian mereka menggerakkan tangan secara lembut untuk gerakan tasai. Setelah itu bergerak sedikit agak keras untuk menunjukkan mereka perempua...
Kue Lompong merupakan jajanan tradisional khas Purworejo yang sekarang ini sudah sulit ditemukan. Memiliki warna hitam pekat dan mempunyai rasa dan tekstur menyerupai kue mochi membuat kue tradisional ini cukup unik. Warna hitam dari kue lompong berasal dari lumbu atau talas yang dilumatkan dan dicampur ke dalam adonan kue. Walaupun memiliki rasa yang menyerupai mochi, kue lompong cenderung bertekstur lebih kesat dan memiliki aroma khas dari bungkusan daun pisang yang sudah kering secara alami (kelaras). Kue ini sekilas berbentuk seperti ketupat persegi pada tampilan luarnya. Didalamnya berisi kacang tanah yang sudah dihaluskan sehingga menambah cita rasa gurih pada kue ini. Kue ini dapat bertahan hingga seminggu meskipun tidak menggunakan bahan pengawet. Berikut merupakan bahan dan cara membuat kue tradisional ini : Bahan – bahan : - Tepung ketan 200 gram - Gula merah secukupnya - Garam ¼ sendok teh - Air abu merang 2 sendok makan untuk pewarna hitam -...