Gangan keladi iwak haruan merupakan makanan khas dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Biasanya beberapa orang menyebut kuliner ini dengan sebutan gangan keruh. Nama lain dari menu ini adalah sayur keladi ikan gabus, dan menu ini sangat cocok disajikan dengan sambal dan nasi hangat. Tertarik mencoba? Berikut bahan-bahan yang kalian butuhkan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 1 buah jantung pisang 4 batang keladi 1 ikat kangkung 1 sdt asam jawa (encerkan dengan air) 1 gelas santan dari parutan kelapa 1 ekor ikan gabus 1 bks kecil santan kental instan (boleh tidak pakai) 2 batang serai / jika uk. besar 1 batang saja 1 ruas lengkuas, keprek secukupnya gula, garam secukupnya air Bumbu halus : 7 siung bawang merah 3 siung bawang putih 4 butir kemiri 1 cm kunyit 1/2 sdt terasi bakar Bahan tambahan :...
SEKILAS ======= Wadai Bingka, kerap masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya, wadai dalam bahasa Indonesia berarti kue. Wadai Bingka sendiri mempunyai banyak varian bentuk dan jenis, diantaranya: 1. Wadai Bingka Besar 2. Wadai Bingka Barandam 3. Wadai Bingka kecil pada tulisan kali ini kita akan mengupas tentan Wadai Bingka yang sering menjadi buah tangan bagi para pelancong, yakni Wadai Bingka Besar, sebenarnya Wadai Binka Besar ini nama aslinya adalah Wadai Bingka, penulis tambahkan kata "Besar" ini agar membedakan ciri dari macam-macam jenis wadai bingka. Biasanya wadai Bingka ini mempunya dua varian rasa, yaitu kentang dan tapai (tape), bentuknya pun lumayan besar. untuk membuat wadai bingka perlu ketelitian yang lebih, karena kalau tidak hati-hati kue ini akan menyusut hampir separo adonan. saat ini di Kalimantan Selatan khusunya Banjarmasin, wadai bingka sedikit sulit ditemukan pada hari-hari biasa, hanya sebagai kecil pedang kue saja...
Sekilas ======= Wadai Untuk Pisang begitu kerap masyarakat Banjar menyebutnya. sudah menjadi tradisi orang banjar ketika di pagi hari sebelum melakukan aktivitas mereka mengisi perut ala kadarnya, sebagian orang Banjar dengan melakukan saparan nasi kuning, tetapi tak sedikit pula mereka mengisi sarapan pagi dengan kue kue basah, diantara yang menjadi favorit orang Banjar adalah Wadai (kue) Untuk Pisang. selain Wadai Untuk Pisang, ada banyak varian jenis kue kue lainnya. Dimana Dapat di Temukan ====================== Untuk menikmati Wadai Untuk Pisang kalian dapat mendapatkan di pagi hari, hampir disepanjang jalan banyak orang berjulan kue, termasuk Wadai Untuk Pisang, waktunya dari selepas solat subuh jam 4.30 pagi sampai jam 8 pagi. biasanya diatas jam 8 pagi, kue-kue tersebut sudah habis diberondong para pemburu saparan pagi, jadi jangan sampai kehabisan yaa kalian. hahaha... Bahan-Bahan Membuat Wadai Untuk Pisang =================...
SEKILAS ======== Rimpi Pisang adalah salah satu kue khas orang Banjar, rasanya yang manis dan ciri khas buah pisangnya masih bisa dirasakan. salah satu jajanan yang menambah selara lidah yang lagi pait agar lidah kembali manis untuk menelan sesuatu. DIMANA DAPAT DITEMUKAN ========================= saat ini kue Rimpi Pisang sangat jarang ditemui di warung-warung kue biasa, kalian hanya akan menemukannya di toko oleh-oleh yang berada disemua kota di Kalimantan Selatan. CARA MEMBUAT RIMPI PISANG =========================== Sedia Buah pisang secukupnya. Kupas buah pisang tersebut dan di belah dua. Taruh pisang yang sudah dikupas ke alasnya,misal : menggunakan alas nyiru, tirai bambu, atau menggunakan alas yang lainya. Kemudian jemur pisang selama 2 hari,kalau sudah kering, balik pisang tersebut dan jemur lagi selama 2 hari. Kemungkinan besar, jika hari tidak panas Rimpi pisang akan kering selama 3 – 5 hari...
Kue khas dari Banjar ini juga selalu hadir di acara-acara penting seperti pernikahan atau syukaran. Amparan tatak terbuat dari tepung beras dan santan, kue ini rasanya mirip dengan kue pisang yang dibungkus dalam daun pisang. Bedanya amparan tatak ini dibuatnya dengan porsi besar. Bahan A : 1 lembar daun pandan ( dibuat simpul ) tepung beras 150 gr tepung sagu 75 gr 600 ml santan gula pasir 75 gr pisang kepok secukupnya ( kukus, dan potong memanjang ) garam 1/4 sendok teh Bahan B : 1 lembar daun pandan ( simpulkan ) 15 gr tepung sagu 75 gr tepung beras gula pasir 50 gr 300 ml santan garam 1/4 sendok teh Cara Membuat Kue Amparan Tatak Pisang : Campurkan semua bahan A dalam satu wadah kecuali santan, daun pandan dan pisang Rebus santan dan daun pandan diatas api sedang sampai mendidih dan harum, angkat dinginkan Tuang rebusan santan yang sudah dingi...
Gangan Haliling ini bersifat musiman. Karena jika tidak ada haliling, tidak bisa membiin gangannya. Musimnya ada ketika setelah dua bulan menanam padi di sawah. Disitu banyak haliling, diantara rumpun-rumpun padi. Bahannya terdiri dari: 1. Haliling 25 biji 2. Santan kelapa setengah biji 3. Bawang merah tiga biji 4. Daun pandan tiga lembar 5. garam sedikit Haliling tersebut dibersihkan dari lumut dan ekornyaa dipotong dan dibuang. Rebus santan kelapa dengan campuran irisan bawang merah, belahan daun pandan dan garam sedikit. Apabila sudah mendidih baru masukan haliling dan tunggu sampai medidih masak. Jadilah gangan haliling. Halilingnya menjadi lauk makan nasi. Mengeluarkan haliling dari rumahnya dengan cara mengecup dengan keras, sehingga berbunyi "cup". Makan nasi dengan iwak haliling termasuk makanan unik. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin.Lembaga Pendidikan Banua Lokasi penjual:...
Ikan Haruan atau ikan gabus termasuk ikan yang buas karena ia makan dengan menerkam mangsanya. Bentuk badannya panjang, seluruh badannya berwarna hitam dan bersisik. Dikatakan pnggang kaluk karena iwak haruan ini diabakar diatas bara api. Lebih dahulu dipirik (dihaluskan) rarampahan: 1. kaminting 2. laus 3. janar 4. jintan 5. bawang habang 6. bawang putih 7. garam sedikit Setelah iwak haruan itu dibersihkan, dibuang sisiknya, lalu perutnya dibelah memanjang badan. Ke dalam perutnya dimasukkan rarampahan yang sudah dihaluskan, lalu diikat dengan tali gadang pisang perutnyasupaya rarampahan tadi jangan tercecer. Iwak haruan tersebut terus dipanggang di bara api dengan dibolak balik supaya rata masaknya. Apabila sudah masak terbakar, itu dinamakan haruan panggang kaluk. Haruan panggang kaluk dinikmati dengan sambal lombok. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin:Lembaga Pendidikan Banua
Iwak atau ikan saluang adalah iwak kecil yang panjang badannya sekitar 4 sampai 5 cm dan besarnya 1/2 cm. Namun iwak ini sangat enak sebagai lauk untuk makan nasi. Sesuap nasi biasanya disertai 2 atau 3 ekor saluang masuk ke mulut. Memasak saluang sangat sederhana, hanya dengan rarampahangaram dan asam yang dioleskan oada saluang-saluang itu. Umumnya saluang disanga atau digoreng tapi bisa juga dipais atau dipepes dengan dibungkus dengan dau pisang, kemudian dibakar diatas bara api. Apabila dipais ditambahkan dengan bumbu bawang merah lombok merah, lombok hijau dan belimbing. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin:Lembaga Pendidikan Banua Lokasi penjual: Rumah Makan Kaganangan Alamat: Jl. Kelayan B, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70231
Bahan: ½ kg kepala udang Bumbu: 1 buah tomat, iris 1 buah cabai merah besar, iris 1 siung bawang putih, iris 2 siung bawang merah, iris Garam secukupnya Gula pasir secukupnya Kaldu ayam bubuk secukupnya Cara Membuat: Siapkan semua bahan dan bumbu yang digunakan untuk mengolahnya lalu cuci kepala udang sampai bersih Sisihkan terlebih dahulu untuk menumis bawang merah dan bawang putih bersama irisan tomat serta cabai merah besar. Aduk-aduk sampai layu lalu masukkan kepala udang bersama garam, gula pasir dan kaldu ayam bubuk secukupnya Aduk kembali lalu masak hingga udang matang. Angkat dan sajikan di mangkuk atau piring saji Hidangan kapala udang belimbing tunjuk siap dinikmati sumber: http://resepbunda.platechno.com/2016/01/resep-kapala-udang-belimbing-tunjuk.html