Pada suatu hari berangkatlah 7 (tujuh) orang wanita bersaudara ke laut untuk mencari ikan. Tiap-tiap orang membawa nere yaitu alat untuk menangkap ikan. Setibanya di laut Feto Ulun (anak perempuan sulung) dapat menangkap seekor belut besar dengan nere tetapi kemudian dilepaskannya kembali. Namun belut itu kemudian tertangkap kembali oleh Feto Ikun (anak perempuang yang bungsu) dan dimasukkan ke dalam keranjang kecil yang digantung di punggungnya. Keenam saudaranya sangat marah, karena Feto Ikun mengambil belut tersebut. Akan tetapi Feto Ikun tidak menghiraukannya. Belut itu dibawa ke rumah, dan diletakkan di dalam sebuah piring lalu ditutup. Piring itu disimpan di atas loteng rumah bagian depan. Keesokan harinya mereka pergi ke pesta yang diadakan oleh Liurai ( raja) di Taberek, kecuali Feto Ikun. Disana mereka menari tarian Likuran ( tarian rakyat Belu) sampai petang baru mereka berenam kembali ke istananya. Terlintas dalam pikiran Feto Ikun bahwa sekali kelak belut...