Buku
22 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Fua Pah
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Wilayah Pulau Timor bagian barat yang merupakan bagian dari Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dihuni oleh beberapa kelompok etnik. Suku bangsa dan bahasa Dawan merupakan kelompok suku terbesar yang mendiami daratan Timor Barat itu. Dalam buku berjudul “The Timor Problem” karya Ormeling, orang Dawan disebut sebagai “The Timorese Proper” atau Orang Timur Khusus . Kekhasan orang Dawan ini antara lain terlihat dari bentuk ragawinya yang merupakan percampuran antara unsur Melanesia dan Negrito. Karakteristik lain dari suku Dawan adalah demikian banyaknya ritus keagamaan ‘asli’ yang menandai setiap kegiatan hidup mereka. Salah satu tradisi ritus agraris yang masih hidup dan terus dikembangkan dalam masyarakat Dawan sampai sekarang ini adalah Tradisi Fua Pah , sebuah tradisi pemujaan roh yang dilaksanakan di tempat-tempat tertentu seperti di kebun-kebun, gunung-gunung dan bukit-bukit. Upacara Fua Pah merupakan sebuah tradisi pemujaan kepada Uis...

avatar
OSKM18_16318027_Nadisha Nanda Alifia
Gambar Entri
adat tu'u
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Setiap daerah memiliki tradisi budaya yang beraneka ragam. Salah satunya yang kali ini saya bahas adalah adat dari Kabupaten Rote Ndao yaitu  Tu'u. Selama beratus tahun, di Pulau Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur prosesi kematian dan pernikahan dilakukan dengan tu’u belis atau sumbangan bersyarat, yakni memberikan uang sejumlah 20 juta rupiah atau bahkan ratusan juta sebagai biaya kawin. Tentu saja hal ini adalah pesta pora dan bukan pesta biasa. Dalam ritual ini masyarakat minum dan makan daging selama berhari-hari. Puluhan hingga ratusan domba, babi, sapi, atau kuda juga disumbangkan untuk dikorbankan. Kemeriahan pesta adalah mutlak, tak peduli si kaya atau miskin karena kemeriahan tak mengenal status ekonomi bagi masyarakat Rote. Masalahnya adalah sumbangan bersyarat tersebut dicatat sebagai hutang. Nama penyumbang dan sumbangan disimpan rapi untuk pengembalian. Biasanya dicatat di buku oleh sang empunya hajatan dan juga dicatat masing-masing oleh set...

avatar
Oskm18_16718138_alifia
Gambar Entri
Kaba Tusi
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Kaba Tusi juga menjadi sebuah simbol kewibawaan yang diberikan Nai Ina-Ama Lasiolat. Kaba tusi dimaksudkan untuk memberi kekuatan kepada para ketua suku agar mempunyai wibawa, kuasa, resmi dari raja dalam menjalankan kuasa kepemimpinannya atas suku. Dalam ritual ini, para ketua suku diberi kekuatan atau beran, sehingga dalam menjalankan tugas kepemimpinan mereka dapat bertanggung jawab. Upacara Kaba Tusi dilakukan secara terbuka di hadapan masyarakat adat sehingga semua kalangan tahu bahwa seseorang telah diberi satu kuasa dan mandat untuk memimpin suku. Secara tradisi, Kaba Tusi dikukuhkan langsung oleh raja/Ina Ama Lasiolat atas restu dan berkat para leluhur. Mako’an (Imam adat) juga dilibatkan dalam prosesi ini. Para imam adat ini merupakan petugas dari Ina Ama untuk melaksanakan ritual pengukuhan. Peran seorang imam adat yakni memanjatkan doa dalam bentuk mantra kepada ‘kekuatan yang lebih tinggi’: Nai Lulik Waik–Nai Manas Waik. Ritual Kab...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tais Belu
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Menenun adalah pekerjaan, memakai adalah kehormatan   Jes A. Therik dalam bukunya Tenun Ikat dari Timur pernah menuliskan sepenggal puisi berjudul “Mengukur Tenun Nusa Tenggara Timur” dengan sajak yang begitu menggugah.   Bila kau datang berlabuh nun di tempat kami yang jauh Kau akan mendapatkan sambutan dalam kepolosan Mereka akan bersenang hati menunjukkan karya seni abadi Yang orang buta pun dapat merasa keangungannya yang luar biasa Kami tidak mengada - ada , tidak meniru semena - mena Kami tak dapat berpura - pura , tetapi dapat mengira - ngira Hanya kepada kawan , budaya ini akan kami turunkan Dan bukan kepada mereka , yang hanya merusak segala - galanya Demikianlah agar orang mengerti , apa sebenarnya citra kami Cita dan citra Nusa Tenggara Timur...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Veo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Veo adalah hewan kriptid asal pulau Rinca dan digambarkan oleh Carl Shuker dalam buku The Beasts That Hide from Man: Seeking the World’s Last Undiscovered Animals mirip Teringgiling tapi ukurannya sebesar kuda. Sumber: http://tentoinfo.blogspot.com/2011/12/10-profil-mahluk-mitologi-yang-populer.html

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Ritual Kaba Tusi
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Ritual adat  Kaba Tusi adalah prosesi pengukuhan para ketua suku oleh Nai Ina Ama Lasiolat (raja) sebagai pemangku adat tertinggi di wilayah adat  Fialaran, Kecamatan  Lasiolat,  kabupaten Belu, NTT. Kaba Tusi juga menjadi sebuah simbol kewibawaan yang diberikan Nai Ina-Ama Lasiolat . Kaba tusi dimaksudkan untuk memberi kekuatan kepada para ketua suku agar mempunyai wibawa, kuasa, resmi dari raja dalam menjalankan kuasa kepemimpinannya atas suku. Dalam ritual ini, para ketua suku diberi kekuatan atau beran , sehingga dalam menjalankan tugas kepemimpinan mereka dapat bertanggung jawab. Upacara Kaba Tusi dilakukan secara terbuka di hadapan masyarakat adat sehingga semua kalangan tahu bahwa seseorang telah diberi satu kuasa dan mandat untuk memimpin suku. Secara tradisi, Kaba Tusi dikukuhkan langsung oleh raja/Ina Ama Lasiolat atas restu dan berkat para leluhur.   Mako’an  (Imam adat) juga dilibatkan da...

avatar
Aze
Gambar Entri
Sundin Tongkeng
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Nama alat musik tiup ini berhubungan dengan bentuk serta ara memainkannya, yaitu seruas bambu atau buluh yang panjangnya kira-kira 30 cm. Buku salah satu ujung jari dari ruas bambu dibiarkan. Lubang suara berjumlah 6 buah dan bmbu berbuku. Sebagian lubang peniutp dililitkan searik daun tala. Cara memainkan alat musik ini seperti memainkan flute. Karena posisi meniup yang tegak itu orang Manggarai menyebutnya Tongkeng, sedangkan sunding adalah suling., sehingga alat musik ini disebut dengan nama Sunding Tongkeng. Alat musik ini bisanya digunakan pada waktu malam hari sewaktu menjaga babi hutan di kebun. Memainkan alat musik ini tidak ada pantsngan, keuali lagu memanggil roh halus yaitu Ratu Dita sumber :http://www.tradisikita.my.id/2014/02/19-alat-musik-tradisional-nusa-tenggara.html

avatar
Aze
Gambar Entri
Leva Nuang
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Penangkapan ikan Paus atau Leva nuang adalah tradisi warisan leluhur sejak ratusan tahun silam, dan berdasarkan informasi yang diperoleh, tradisi penangkapan ikan Paus ini sudah ada sejak Abad ke-6. Tradisi penangkapan ikan Paus oleh nelayan Lamalera adalah tradisi warisan yang masih dipertahankan. Tradisi ini dilakukan dengan ritual adat di mana masyarakat menganggap ikan Paus adalah kiriman dari leluhur. Penangkapan ikan Paus secara tradisional dilakukan dengan cara menombak/ menikam pada badan paus. Karena itu budaya perburuan ikan Paus dilakukan oleh laki-laki yang sudah dewasa, yang dianggap mempunyai kemampuan; dan biasanya setiap keluarga mewakilkan satu anggota keluarganya. Dr. Sonny Keraf mengatakan, budaya penangkapan ikan Paus (Leva nuang) di Lamalera adalah soal eksistensi orang Lamalera, yang merupakan satu kesatuan yang membentuk dan memberi makna yang menggambarkan: cara berada, cara hidup, karakter dan cara berpikir orang Lamalera. Apabila tidak ada penangkapan i...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Ela Ma
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Ela Ma khusus dilakukan ketika ada orangtua yang meninggal. Saat itu ketua suku akan membunyikan gong sebagai pengumuman bahwa ada yang telah meninggal. Anak laki-laki sulung atau yang menggantikannya kemudian akan pergi kepada paman mereka untuk meminta barang berupa kain pembungkus jenazah, hewan kurban, padi-padian dan berbagai macam makanan. Barangbarang yang diminta tersebut kemudian akan dipakai untuk acara pemakaman. Hewan kurban disembelih dan dimasak untuk disuguhkan pada acara setelahnya beserta makanan lain yang diminta. Keluarga dan para tetangga kemudian akan melaksanakan acara tumbuk padi dengan menyanyikan lagu-lagu ritual. Setelah pemakaman, anak laki-laki sulung bersama rombongan kemudian pergi kembali ke paman mereka, dan mengantarkan bagian dari salah satu hewan yang disembelih, satu buah bakul padi, alat memasak yang dipakai pada acara tersebut. Makna yang terkandung dalam upacara ini adalah untuk mempersiapkan anak laki-laki sulung untuk menggantikan orang t...

avatar
Sri sumarni