BAtu Badaon Kisah ini bermula di daerah Maluku Utara, tepatnya di daerahTobelo. Beratus tahun yang lalu di suatu rumah yang berdindingkan daun rumbia diamlah satu keluarga. Sang ayah seorang nelayan yang siang dan malam hidupnya di atas lautan, mempertaruhkan nyawa untuk menghidupkan anak istrinya. Sang ibu adalah wanita setia dan sangat bijaksana. Mereka memiliki dua orang anak. Yang sulung anak perempuan bernama O Bia Moloku. Kecantikannya melebihi kecantikan ibunya. Sedangkan adiknya yang laki-laki bernama O Bia Mokara. la ganteng, dan berperawakan mirip ayahnya. Pada suatu hari ayah mereka pergi melaut dan seperti biasa sebelum ayah mereka bertolak ke laut, tak lupa ditinggalkannya makanan dan telur ikan pepayana di rurnahya. Beberapa hari setelah kepergian ayahnya melaut, ibunya pergi ke kebun. Sebelum ibunya pergi ia berpesan kepada kedua anaknya. “Hai anak-anakku, jangan kamu makan telur ikan yang ditinggalkan ayahmu ini. Apabila kamu rnemakannya ak...
Orang Ternate mempunyai tradisi makan besar setelah usai shalat Jumat. Biasanya, dari masjid orang bergegas pulang untuk berkumpul makan siang bersama keluarga. Sebagian lagi beramai-ramai mendatangi warung-warung makan bersama teman-teman. Salah satu tradisi makan siang di hari Jumat adalah makan pupeda (di Maluku dan Papua disebut papeda) – yaitu sagu yang dimasak dengan air, bentuknya mirip seperti lem kanji. Pupeda umumnya disantap dengan ikan kuah soru. Yang dimasak untuk kuah soru biasanya adalah ikan asar (diasap dengan api gonofu alias sabut kelapa). Soru berarti asam. Kuahnya bening, dengan tone asam-pedas, serta aroma smokey dari ikan asar. Hmm, mengesankan. Di belakang Pasar Gamalama, ada beberapa warung pupeda yang populer bagi warga Ternate. Di warung-warung itu, selain kuah soru, juga tersedia berbagai lauk-pauk yang disediakan di meja. Begitu juga pupeda dan kasbi (singkong rebus), ubi rebus, dan pisang rebus – semuanya disediakan di meja. Para t...
Tari Pelangi Maluku Utara merupakan garapan kreasi yang diciptakan dari perpaduan tari tradisional Maluku Utara, yaitu tari soya-soya dan tari cakalele. Garapan kreasi ini menggambarkan kekayaan dan potensi yang dimiliki oleh Maluku Utara, baik dari segi kekayaan alam, seni, maupun kebudayaannya. Pengaruh tari soya-soya begitu kental dalam garapan kreasi ini. Tari soya-soya sendiri merupakan bentuk kesenian yang sudah diajarkan kepada seseorang ketika masih kecil. Pelajaran tentang tari soya-soya kemudian ditemukan lagi di sekolah dasar sebagai pelajaran muatan lokal yang ada dalam kurikulum pendidikan masyarakat Maluku. Keberadaan tari soya-soya begitu lekat dengan kebudayaan Maluku Utara. Tari ini sudah ada sejak kesultanan ternate. Sengaja diciptakan sebagai pengobar semangat prajurit yang kala itu harus berjuang mengusir penjajahan portugis. Secara umum, tidak ada pakem yang mengatur tentang berapa banyak jumlah penari dalam garapan kreasi ini, karenanya tarian ini bisa...
Orom Sasadu merupakan ritual mensyukuri hasil panen yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Jailolo. Orom Sasadu sendiri terdiri dari dua kata yaitu Orom dan Sasadu. Orom berarti makan dan Sasadu berarti rumah adat. Zaman dahulu ketika panen berlimpah, masyarakat Jailolo akan mengadakan pesta makan adat untuk merayakannya. Dulu Orom Sasadu dilakukan selama 9 hari 9 malam atau 7 hari 7 malam. Namun seiring berjalannya waktu, kini Orom Sasadu diadakan hanya 3 hari 3 malam atau bahkan kini hanya dilakukan selama satu malam. Keunikan dari ritual adat Orom Sasadu yaitu selama perayaan berlangsung peserta upacara tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk, makan secara terus menerus sambil bernyanyi dan menari, namun anehnya tidak pernah merasa kenyang dan m Dalam setahun biasanya ritual ini digelar sebanyak dua kali. Sajian khas yang ada dalam ritual Orom Sasadu adalah nasi kembar. Nasi kembar memiliki tampilan yang mirip dengan lontong. Dimasak dengan cara...
Ternate merupakan wilayah Provinsi Maluku Utara yang mempunyai banyak sekali keragaman. Tak hanya tentang budaya dan juga keseharian para penduduknya yang begitu unik, mengenai hal makanan kecil pun Ternate juga mempunyai banyak hal yang menarik. Salah satu makanan khas yang menjadi primadona di Ternate yaitu Biskuit Kenari. Ketika pertama kali mendengar tentang Biskuit Kenari, yang pertama terbayang adalah biskuit umum yang biasa dijual di toko-toko. Namun, ternyata Biskuit Kenari yang saya lihat sangatlah unik. Makanan kecil khas Ternate ini berbahan dasar roti tawar yang kemudian diberi irisan kenari di atasnya. Roti tawar yang sudah beroleskan kenari ini kemudian dipanggang ke dalam oven dan siap untuk dikemas. Proses pembuatan makanan kecil khas Ternate ini terlihat sederhana namun cukup rumit untuk dilakukan. Proses yang paling penting untuk dilakukan adalah pembuatan roti dan pemanggangannya. Biskuit kenari mengalami dua kali proses pemanggangan, yang pertama adalah k...
Sajian sayuran asal Maluku ini juga layak untuk Anda coba sebagai menu sehari-hari. Hidangan ini sangat tepat di jadikan sebagai menu makan siang yang cukup menyegarkan, bahan-bahannya juga segar, di tambah dengan bumbunya yang bercita rasa pedas. RESEP ULANG ULANG KHAS MALUKU Bahan Ulang Ulang : • 75 gr kacang panjang, iris tipis • 75 gr tauge, buang ekornya • 50 cc air jeruk nipis • 2 sendok makan gula pasir • 2 buah ketimun, iris tipis • 1 buah terung ungu, iris tipis • 1 buah parai muda, iris tipis, remas dengan garam • 1 genggam daun kemangi Bumbu Halus Ulang Ulang : • 50 gr kenari, sangrai • 7 buah cabai merah • 5 buah cabai rawit • 3 siung bawang merah • 2 sendok teh terasi goreng • 1 sendok teh garam Cara Membuat Ulang Ulang : 1. Campurkan bumbu yang dihaluskan, air jeruk nipis, dan gula pasir. Aduk rata. 2. Tambahkan ketimun, kacang panjang, t...
REPUBLIKA.CO.ID, LABUHA -- Jika berkesempatan datang ke Halmahera Selatan, jangan lupa mencicipi kuliner ikannya. Salah satunya kuliner ikan fufu yakni ikan asap cakalang. "Ikan asapnya dari ikan cakalang. Kalau orang Jakarta bilangnya ikan tongkol," kata Rahman (49), penjual ikan Fufu di Desa Tembal, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Ahad (28/10). Desa Tembal merupakan pusat produksi ikan asap di Halmahera Selatan. Sejumlah rumah produksi ikan fufu bertebaran di sana. Rahman mengaku banyak wisatawan yang membawa pulang ikan fufu sebagai oleh-oleh. Termasuk peserta turnamen mancing internasional "Widi International Fishing Tournament" (WIFT) 2017 yang telah menyelesaikan kegiatannya pada Ahad (29/10). Pengolahan ikan fufu relatif sederhana. Ikan hanya diasapi di bawah tungku persegi empat yang besar. Asapnya yang akan mematangkan daging ikannya. Cara Pengolahan: "Kalau mau setengah matang, ikan diasapi sekitar 2,5 jam," kata Rahman...
Di Jailolo, ketupat bukan penganan istimewa karena hadir setiap hari. Bedanya, bukan dari beras, namun ketupat di sini terbuat dari singkong. Berbeda dengan singkong goreng, ketupat singkong terasa lebih empuk dan tawar. Tentu saja ini adalah wujud dari kebiasaan warga setempat yang lebih sering mengonsumsi singkong ketimbang nasi. Seperti halnya pisang mulu bebe dan sagu bakar, ketupat singkong juga sering digunakan sebagai pendamping hidangan utama, seperti ikan bakar dan Gohu. Alamat & Kontak Penjual: Rumah Makan Gamalama Jl. Pahlawan Revolusi, Gamalama, Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara 0813-4000-0378 Sumber : https://plus.google.com/114564343468992635823/posts/4Cu2XbXP1Ud
Masyarakat Kampung Kalaodi, Kota Tidore, Maluku Utara, memiliki ritual ucap syukur nikmat alam dari Sang Kuasa usai panen. Tradisi ini disebut Paca Goya atau pesta pasca panen, mirip dengan Hari Raya Nyepi di Bali, semacam istirahat dari beragam aktivitas. Selama tiga hari masyarakat berhenti beraktivitas baik ke kebun atau pekerjaan lain. Mereka juga membersihkan tempat-tempat yang dianggap keramat seperti bukit dan gunung. Paca Goya jika ditarik ke pemahaman kekinian serupa upacara menjaga alam. Tradisi ini, diyakini memiliki kekuatan mistik berhubungan dengan alam, ritual masyarakat yang melalui para pemangku adat. Paca dalam bahasa Tidore bermakna ‘menyapu atau membersihkan’. Goya dari kata Goi berarti ‘sesekali berkunjunglah ke sana’. Atau bermakna tempat keramat dan sekali-kali harus dikunjungi. Upacara ini dipimpin sowohi atau pimpinan adat. Di Kalaodi, ada pemerintahan di bawah negara, ada pemangku adat yang dip...