Ini adalah obat kesuburan Dayak Lun Dayeh disebut Batu Tungu, diipercaya jika kikisan batu ini diseduh air panas dan diminum oleh wanita akan menambah kesuburan untuk dapat memperoleh anak. Batu ini kemungkinan berasal dari getah pohon tertentu yang sampai sekarang penulis masih belum ketahui. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/02/12/obat-obatan-dayak/
Obat Dayak Tagel (Murut): Untuk wanita yang baru saja melahirkan agar cepat sembuh dan cepat rapet. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/02/12/obat-obatan-dayak/
Obat ini termasuk cukup langka dan sukar dicari, konon salah satu manfaatnya ialah mengobati Thalasemia disamping masih banyak kegunaan laiinya. Sebenarnya masih banyak obat-obatan lain yang pernah dipakai dan berhasil menyembuhkan penyakit seperti kanker, stroke, kecanduan narkoba, menstabilkan orang yang terkena HIV, bahkan Wanita Dayak Punan jaman dahulu setelah melahirkan besoknya dapat kembali bekerja karena mereka menggunakan sejenis ramuan obat yang sampai sekarang juga masih menjadi rahasia. Penulis pernah ke hutan sebangau di Kalimantan Tengah – seorang peneliti Belanda menemukan jamur yang diyakini bisa menekan sel kanker, sayang penulis tidak sempat mendokumentasikan jenis jamur ini. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/02/12/obat-obatan-dayak/
Upacara adat Ufah adalah upacara pentahbisan bagi anak laki-laki Dayak Kayan yang berumur 6 bulan sampai dengan 1 tahun. Menurut tradisi Dayak Kayan pada zaman dahulu Ufah hanya berlaku bagi anak laki-laki tanpa memandang latar belakang keluarga atau keturunan di kalangan Dayak Kayan. Upacara adat Ufah dilaksanakan diluar lamin atau rumah panjang yaitu dibuatkan sebuah kemah yang didirikan secara sederhana diberi atap dengan daun pisang atau daun alang-alang dan dilakukan pada pagi hari sampa selesai yang lamanya tergantung dari jumlah anak laki-laki yang akan ditahbiskan. Pemimpin upcara Ufah ini adalah seorang kakek yang pada masa dahulu telah berjaya dalam medan peperangan melawan musuh, sedangkan anak laki-laki yang akan ditahbiskan adalah anak-anak yang telah dipilih dan layak untuk ditahbiskan dalam Upacara Ufah. Ritual Ufah ini bertujuan untuk mempersiapkan seorang pemimpin sejak usia dini agar pada saat menginjak umur dewasa dapat menjadi seorang pemimpin yang te...
R.A. Kartini merupakan salah satu tokoh nasional kebanggaan masyarakat Indonesia terlebih masyarakat kota Rembang. Hal tersebut karena di kota Rembang inilah dia memanfaatkan masa-masa akhir hayatnya untuk melanjutkan pemikiran-pemikiran segarnya mengenai kemajuan wanita Indonesia. Bangsa Indonesia, telah mengakuinya sebagai pahlawan emansipasi wanita. Untuk itulah Museum Kartini didirikan di Rembang khususnya bertempat di kompleks pendopo Kabupaten Rembang yang menyatu dengan rumah dinas Bupati Rembang di Jalan Gatot Subroto No. 8 Rembang. Museum Kartini menempati ruangan yang dulu pernah digunakan oleh Kartini dalam aktivtas menuliskan ide-ide dan buah pikirannya mengenai kemajuan bangsa Indonesia pada umumnya dan wanita pada khususnya. Tempat ini sekaligus juga merupakan tempat beliau melahirkan putra satu-satunya yaitu Raden Mas Susalit dan sebagai kamar pribadi hingga beliau wafat. Benda-benda yang menjadi koleksi museum beraneka macam khususnya benda-benda yang per...
Dahulu terdapat sebuah desa bernama Desa Sukoreno warganya hidup dengan makmur. Hasil bumi yang melimpah ruah membuat wargamya hidup dalam berkecukupan. Semua yang dibutuhkan tinggal memetik di kebun dan sawah sendiri. Sehingga setiap musom panen mereka mengadakan suatu acara semacam selamatan sebagai tanda syukur kepada Tuhan YME atas segala hasil bumi yang diberikan. Namun ketenangan itu berlangsung lama hingga sekawanan perampok bersenjata tak dikenal dating seminggu sekali dan bertindak semau mereka sendiri. Mereka menetapkan aturan bahwa setengah dari hasil pertanian dan perkebunan akan menjadi milik para perampok. Bagi mereka yang menentang, maka senapanlah ujung- ujungnya. “Pak, ayo pergi berunding dengan Pak Lurah untuk mengatasi kawanan perampok- perampok itu!” pinta seorang pemuda bernama Jaka Sambang pada bapaknya. “Buat apa kita susah – susah. Warga desa sudah pernah melawan, tapi tak ada hasilnya,”jawab bapaknya pasrah....
Pada zaman dahulu desa Kademangan Klindungan terkenal sebagai desa yang tenteram, pemandangannya sangat elok dan dikelilingi oleh hutan belantara. Suatu hari datanglah seorang wanita yang sangat cantik ke Kademangan Klindungan. Pakaian yang dipakai laksana puteri keraton, wanita itu adalah Endang Sukarni. Endang Sukarni merupakan salah seorang puteri kerajaan Mataram. Karena terjadi kekacauan di Mataram, akhirnya dia meninggalkan kerajaan. Dia menempuh perjalan yang sangat panjang dan melelahkan sampai kearah timur Pasuruan. Setelah sekian lama perjalanan, dia memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil melepas letih. Pada saat itu melintas seorang warga dihadapan Endang Sukarni. “ Di daerah manakah sekarang saya berada ? “ Tanya Endang Sukarni, sambil terheran – heran. Warga tersebut menjawab, “ Puteri sekarang berada di Kedemangan Klindungan.” “ Maaf, kalau boleh saya tahu, siapa orang yang dituakan dan dihormati di daerah ini...
Bayao Ni Balu merupakan salah satu kue khas dari Sulawesi Selatan khusus nya di kota Makassar. Dalam bahasa Bugis, Bayao artinya "telur" dan Ni'balu artinya "dibalut". Jadi kue Bayao Ni'balu artinya adalah dibalut telur. Apa yang dibalut telur? jawabannya adalah "durian". Makanan khas Bugis ini biasanya ditemui saat upacara pernikahan adat. Ada bagian dalam ritual di malam sblm pernikahan yg bernama Appakanre Bunting. Dalam ritual ini, orangtua mempelai wanita menyuapi anak mereka dengan beberapa kue tradisional yg sarat dengan simbol dan pemaknaan, salah satunya adalah kue Bayao Ni'balu. Telur merupakan simbol dari keturunan dan rasa manis durian melambangkan kesejahteraan/kebahagiaan. Diharapkan dari pernikahan yang terjadi akan menghasilkan keturunan dan kesejahteraan bagi pasangan pernikahan tersebut. Balutan telur dari kue ini sangat lembut teksturnya, isi duriannya asli dari buah durian matan. Ukuran kueny...
Terlupakan dan tidak terlintas dalam pemikiran kita bahwa ada suatu budaya kultur nasional yang sangat penting yaitu kebaya encim. Batik, kain songket, dan kebaya encim dan sarung nyonya adalah hasil budaya akulturasi budaya Jawa, Sumatra, Belanda dan Tionghoa. Terlintas bahwa mengapa batik itu dapat ditemui di negeri Tiongkok, Malaysia, Singapura dan sebagainya. Dikarenakan bahwa sebenarnya asal mula motif mendasar pakaian batik berasal dari negeri Tiongkok. Pada awalnya sejarah batik adalah Dari kain motif bunga berwarna pada pakaian wanita di negeri Tiongkok. Kemudian dibawa ke tanah jawa oleh saudagar negeri Tiongkok, pada awalnya kain ini dipersembahkan kepada penguasa kerajaan Majapahit. Kemudian melihat corak pakaiannya begitu indah, maka diperkenalkan kepada masyrakat Majapahit untuk mulai membuat garis motif dari simbol- simbol tanah Jawa sehingga munculah kain bernama batik. Batik dan kebaya encim dan sarung nyonya ada perbandingan dasar dari cara pemakai dan jenis kelaminny...