Motif batik Sido Luhur merupakan jenis batik keraton yang berasal dari Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Di Keraton Surakarta, biasanya motif Sido Luhur dikenakan oleh temanten putri pada malam pengantin. Batik motif Sido Luhur memiliki filosofi keluhuran. Bagi orang Jawa, hidup memang untuk mencari keluhuran materi dan non materi. Keluhuran materi artinya bisa tercukupi segala kebutuhan ragawi dengan bekerja keras sesuai dengan jabatan, pangkat, derajat, maupun profesinya. Sementara keluhuran budi , ucapan, dan tindakan adalah bentuk keluhuran non materi. Orang Jawa sangat berharap hidupnya kelak dapat mencapai hidup yang penuh dengan nilai keluhuran. Motif Sido Luhur juga bermakna harapan untuk mencapai kedudukan yang tinggi, dan dapat menjadi panutan masyarakat. Filosofi Filosofi makna di balik motif batik Sido Luhur juga berarti berhasil mengembangkan, menyempurnakan diri menjadi manusia yang berb...
Tari Nguri adalah salah satu tarian tradisional dari Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tarian ini dibawakan oleh para penari wanita secara berkelompok. Tarian ini menggambarkan keterbukaan dan keramah-tamahan dari masyarakat Sumbawa yang dicurahkan dalam bentuk gerakan tari. Tari Nguri ini berawal dari tradisi nguri yang dilakukan oleh masyarakat Sumbawa pada zaman dahulu, dimana masyarakat memberikan semangat kepada sang raja yang sedang mengalami berbagai macam masalah atau bencana yang melalui berbagai persembahan yang diberikannya. Tradisi tersebut merupakan sebuah dukungan, penghormatan dan pengabdian masyarakat terhadap raja yang memimpin dan juga menciptakan kemakmuran untuk masyarakatnya sendiri. Terinspirasi dari tradisi masyarakat tersebut, salah satu seniman yang berasal dari Sumbawa bernama H. Mahmud Dea Batekal menciptakan sebuah tarian yang bernama Tari Nguri ini. Tarian ini dikemas dengan gerakan yang penuh makna serta gaya khas dari Sumbawa. Tari Nguri...
Lagu "Anging Mammiri" tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita, berkat buku-buku kumpulan lagu daerah yang menjadi pegangan para pelajar sekolah dasar di Indonesia. Namun, tidak banyak yang tahu bahasa apa yang digunakan lagu ini. Banyak yang mengira lagu ini dalam bahasa Bugis, padahal yang benar adalah bahasa Makassar. Lho, memang apa bedanya? Meski sama-sama berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, bahasa Bugis dan bahasa Makassar adalah dua bahasa yang berbeda. Penutur kedua bahasa ini tidak bisa memahami satu sama lain, oleh karena itu komunikasi antar-suku di Sulawesi Selatan biasanya dilakukan dalam dialek Makassar. Lho, beda bahasa Makassar dan dialek Makassar apa? Bahasa Makassar adalah bahasa tersendiri yang tidak bisa dimengerti oleh penutur bahasa Indonesia/Melayu, sedangkan bahasa Indonesia (atau Melayu) dialek Makassar kurang lebih sama dengan bahasa Indonesia yang digunakan di daerah lain, tapi banyak menyerap fitur berbagai bahasa dan dialek di Sulawesi...
Selamat Malam Sobat Budaya, Buat kalian yang tinggal di daerah bukittinggi pasti tau sama hidangan ini, hidangan ini banyak dijual pada saat bulan ramadhan. Sekarang kalian juga dapat mensajikannya sendiri loh. Mari simak bahan dan cara pembuatannya. BAHAN: Buah Pepaya 1 buah Santan 1 liter Gula secukupnya Daun Pandan 3 lembar Es batu secukupnya Cara membuat: Siapkan bahan. Kupas buah pepaya dan potong-potong kecil seperti dadu Masak air santan Masukan gula pasir secukupnya Masukan 3 lembar daun pandan Aduk hingga matang Pindahkan campuran tersebut ke dalam wadah Masukan pepaya kedalam wadah capuran santan masukan es batu agar nikmat Santan buah pepaya siap disajikan...
Pallu Mara populer mengggunakan kepala ikan kakap merah ukuran besar. Kuahnya encer dan sedikit lengket karena lemak dan tulang muda dibagian kepala ikan. Kesegarannya berasal dari rasa asam dari tomat dan asam jawa. Karena tidak dimaska dengan santan, kuahnya terasa ringan, segar dan nyaman untuk mendinginkan suhu tubuh. Resep Bahan 1 kg kepala ikan kakap merah (sekitar 2-4 kepala ikan, dibelah dua) Bumbu 3 siung besar bawang merah 2 sing besar bawang putih 2 buah tomat 2 batang serai 1 kelingking kunyit 3 kemiri 30 gram asam jawa 3 batang daun bawang 1 lembar daun kunyit 5 cabai rawit garam dan gula secukupnya  Cara membuat Kunyit dihaluskan. Serai, daun bawang, dan daun kunyit dipotong-potong Semua bumbu lain dirajang dan ditumis dengan minyak atau margarin. Masukkan juga kunyit halus, serai, daun bawang dan daun kunyit Larutkan asam jawa dalam 50 ml air, campurkan ke dalam tumisan Tambah...
Tahun 2018 ini paling seger bahas jajanan kekinian yang baru trending di kalangan anak muda dan emak-emak. Kalau kalaian ke jepang pasti banyak sekali yang jual namanya mochi. Kalau kita biasa menyebutnya kue mochi, bentuknya yang bulat teksturnya yang lembut dengan berbahan dasar beras ketan ini sangat banyak sekali peminatnya. Rasanya enak banget, gurih dan masir. Perayaan tahub baru jepang mochi akan banyak sekali yang jual, mungkin karena sudah menjadi budaya mereka membuat mochi pada tahun barunya sehingga perayaan itu di sebut dengan perayaan Mochitsuki. Akan tetapi kabarnya kue mochi juga di pakai di perayaan lain di negara bunga sakura tersebut. Mochi Ice Cream Warna-Warni Empuk dan Enak Kalau di Indonesia juga banyak yang menjual kue mochi, sangat mudah untuk di beli di tempat oleh-oleh apalagi di daerah magelang, bandung, jogja dan...
Dayak Paser, Dayak Benuaq, dan Dayak Tunjung di Kalimantan Timur memegang kuat tradisi pengobatan tradisional. Ritual tersebut disebut Belian. Di setiap upacara Suku Dayak atau festival pertunjukan seni budaya, dipentaskan pula tarian belian yang bernama Tari Belian Sentiu dan Belian Bawo. Tari belian bukan hanya untuk pengobatan tapi juga penolak bala dan pemanggil makhluk halus. Orang yang ahli mengobati pasiennya disebut “Pemelian”. Bersama beberapa asistennya, ia menari memanjatkan puji-pujian sambil memainkan alat musik tradisional, berputar mengelilingi altar persembahan. Pengobatan tradisional ini merupakan metode alam bawah sadar. Pengobatan tradisional Belian didasari konsep bahwa penyakit disebabkan oleh gangguan makhluk halus, sehingga tujuan dari ritual pengobatan ini adalah untuk mengusir makhluk halus tersebut. Pengobatan ini dilakukan selama sedikitnya tiga malam berturut-turut. Bahkan bisa mencapai 40 malam, tergantung berat ringa...
Reog menjadi salah satu kesenian khas Probolinggo Jawa Timur yang sudah terkenal di kalangan wisatawan asing. Kesenian yang biasanya diarak di jalanan ini selalu menjadi daya tarik bagi siapa saja yang menyaksikannya. Salah satu jenis kesenian reog yaitu Reog Rampak Galuh Jati. Dalam pertunjukannya, reog ini memainkan lakon yang mengisahkan prajurit Panji Asmara Bangun berangkat menuju hutan untuk melaksanakan bedhag pikat. Namun di tengah perjalanan para prajurit ini dihadang oleh Wadya Gandharwa yang ingin memakan para prajurit ini. Setelah itu, terjadilah peperangan antara Wadya Gandharwa dengan prajurit. Peperangan sengit ini pun pada akhirnya dimenangkan para prajurit Asmara Bangun Menang. Kesenian Rampak Galuh Jati ini biasanya dipentaskan pada acara-acara kirab budaya yang diselenggarakan Pemerintah Daerah. Seperti ada kirab budaya yang diselenggarakan Anjungan Yogyakarta di Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu. Source: https://www.indonesiakaya.com/jelaja...
Batik Nitik , berasal dari kata “nitik” yang berarti membuat titik, berasal dari teknik membatiknya. Ornamen yang biasanya tersusun dari garis, pada batik ini dirangkai dari titik-titik. Canting yang digunakan pun khusus, mulut canting dibelah untuk mempermudah proses nitik. Secara umum motif batik nitik adalah flora dan fauna. Setelah proses pambatikan selesai, kain pun diberi warna. Pewarnaan dilakukan beberapa kali untuk menghasilkan warna yang diinginkan. Pada umumya warna yang digunakan dalam batik nitik adalah warna sogan (cokelat kehitaman) yang menjadi ciri khas batik gaya Yogyakarta. Selanjutnya adalah proses melorot dan mengerok (menghilangkan malam atau lilin pada kain). Sumber: http://wargajogja.net/seni-dan-budaya/batik-nitik-tradisi-lama-dengan-potensi-besar.html