Ikan nila adalah salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia, oleh karena itu selain rasa dari ikan nila yang leyat dan empuk ini, tentunya bahan masakan yang satu ini mudah didapatkan dan tentunya juga ekonomis. Bahan-bahan: 1/2 kg ikan nila, kemudian bersihkan 250 gr kacang panjang, potong-potong 500 ml santan 1 lbr besar daun kunyit, simpulkn 1 buah serai besar, geprek 2 ibu jari lengkuas, geprek 5 buah asam kandis secukupnya garam Bumbu Halus: 50 gr cabe rawit (sesuai selera level pedasnya) 5 buah cabe merah keriting 6 siung bawang merah 3 siung bawang putih 2 ruas jari kunyit 1 ruas jari jahe Cara Membuat: Masukkan santan dan bumbu halus dalam wajan, masukkan serai, daun kunyit, lengkuas, asam kandis dan garam, nyalakan kompor, aduk terus agar santan tidak pecah Setelah santan panas, masukkan kacang panjang, aduk te...
Bahan-bahan: 250 gram ikan asin (sesuai selera) 5 potong tahu goreng 2 papan petai 8 buah cabe merah keriting 8 buah bawang merah 5 buah bawang putih Secukupnya garam, gula, merica dan minyak untuk menumis Cara Membuat: Goreng ikan asin hingga matang. Angkat dan tiriskan. Haluskan bumbu. Lalu tumis hingga harum. Lalu masukkan petai. Masak hingga matang Masukkan tahu goreng dan ikan asin.bumbui dan tes rasa. Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Reference: Saribundo (https://www.saribundo.biz/cara-membuat-balado-ikan-asin-tahu-pete.html)
Kue Paria (Sumatera Barat) Bahan Resep Kue Paria (Sumatera Barat): 125 cc air daun pandan dan suji (dari 5 lembar daun pandan dan 10 lembar daun suji, tumbuk. dan beri sedikit air, peras. Campur dengan air secukupnya, saring) 125 cc santan kental 100 gr gula pasir 2 sdm air kapur sirih 250 gr tepung ketan ½ sdt garam 2 sdm minyak goreng Bahan untuk isi Resep Kue Paria (Sumatera Barat): 125 gr Kacang hijau, cuci bersih, rendam selama 2 jam, tiriskan 200 gr gula merah, iris halus Garam secukupnya Cara membuat Resep Kue Paria (Sumatera Barat): Campur air daun suji dan pandan dengan santan, gula pasir, air kapur sirih, dan garam. Campur dengan tepung ketan, uleni hingga kalis Membuat isi: Rebus kacang hijau hingga empuk, haluskan. Campur dengan gula merah dan garam. Masak hingga kering dan dapat dibentuk Isikan adonan isi ke adonan ketan, bentuk seperti buah pare, kukus hingga matang, angkat...
Bahan-bahan: kaki sapi/kerbau 1 bh. kelapa 1 btr. rebung 1 bh. Bumbu-bumbu: bawang merah 10 bh. bawang putih 5 siung lombok merah giling 1/2 gls. kemiri 5 bj. jae 2 rj. asam kandis 2 bj. kunyit 2 rj. laos 1 iris daun kunyit 1 hl. daun jeruk purut 2 hl. sereh 2 btg. garam 3 sdm. Cara membuatnya: Kaki sapi/kerbau dibersihkan, dipotong-potong dan direbus. Rebung dibersihkan, dipotong-potong dan direbus. Bumbu-bumbu digiling halus keculai daun kunyit, daun jeruk purut dan sereh. Kelapa diparut dan dikeluarkan santan kental sebanyak 4 gelas. Tulang dari kaki dikeluarkan, kikil dipotong-potong, dicampur dengan rebung dan bumbu; kemudian dimasukkan santan kental dan dimasak hingga empuk. Keterangan: Cara membersihkan kaki sapi: kaki dibakar rata, dikikis dan dicuci. Kemudian dimasukkan sebentar ke dalam air...
Sajian kuliner terong lado hijau biasanya disajikan bersama dengan ikan asin jambal roti dan petai. Terong yang dipakai dalam masakan ini adalah terong hijau. Berikut ini cara pembuatannya: Bahan : 3 buah terong hijau, potong kecil 100 gr ikan asin jambal roti, goreng kering 3 butir asam kandis/asam jawa 1 papan petai, kupas Garam secukupnya Bumbu dihaluskan: 250 gr cabai hijau besar 8 buah bawang merah 6 siung bawang putih (bahan bumbu ditumis dulu sebelum dihaluskan). Cara membuat: • Terong, petai, dan ikan jambal digoreng. • Bumbu yang sudah dihaluskan ditumis dengan ditambahkan asam kandis, dan garam, tumis hingga wangi. • Masukkan terong, petai, dan ikan asin, aduk rata. Angkat. Sumber : https://lifestyle.okezone.com/read/2010/04/26/307/326519/terong-lado-hijau
Dalam pesta pernikahan adat Minangkabau , ada beberapa benda yang menjadi ciri khas. Mulai dari baju kurung, hingga suntiang yang merupakan hiasan cantik di atas kepala Anak Daro (pengantin perempuan). Makna Suntiang Suntiang dalam adat Minang sekaligus menjadi lambang beratnya tanggung jawab yang akan diemban seorang perempuan setelah menikah. Suntiang berasal dari daerah Padang dan Pariaman. Hiasan yang diletakkan di atas kepala pengantin perempuan ini memiliki tingkatan lebih dari satu dan jumlahnya harus ganjil. Rata-rata masyarakat Minangkabau menggunakan suntiang tujuh tingkat untuk hiasan kepala pengantin perempuan, tapi ada pula yang lebih. Sedangkan tingkatan yang lebih sedikit digunakan untuk hiasan kepala pasumandan atau pendamping pengantin perempuan, disebut juga sebagai suntiang ketek. Berbeda di Tiap Daerah Semua masyarakat Minang memang menggunakan suntiang untuk upacara pernikahan adat m...
Rumah Gadang adalah rumah adat suku Minangkabau.Karakteristik bangunan berarsitektur khas Minangkabau memang mudah dikenali. Hal ini membuatnya menjadi identitas masyarakat Sumatera Barat, bahkan mereka yang berada di perantauan sekalipun. Karena itulah, jika di suatu tempat ditemukan atap bangunan yang terlihat mengadaptasi bentuk tanduk kerbau, hampir bisa dipastikan ada 'urang awak' di daerah tersebut. Di luar Sumatera Barat, jenis rumah adat khas Minangkabau populer dengan sebutan rumah gadang. Di kampung halamannya sendiri, rumah tradisional ini lebih dikenal dengan sebutan 'rumah bagonjong'. Menurut sejarah aslinya, tidak semua wilayah di Sumatera Barat dapat dibangun rumah adat seperti ini. Rumah bagonjong hanya didirikan di kawasan tertentu yang berstatus nagari. Karena itulah, eksistensi rumah bagonjong atau rumah gadang di luar Minangkabau terjadi karena aturan adat yang melemah seiring perkembangan zaman. Rumah bagonjong menurut aturan aslinya...
Kue Singgang khas Sumatera Barat merupakan suata cemilan yang biasa dijumpai di wilayah Padang Pariaman, namun kebanyakan masyarakat lebih menganalnya dengan kue bika bakar. Jika mendengar kata kue bika pasti yang terlintas di pikiran kita adalah kue bika ambon yang terkenal berasal dari Medan, Sumatera Utara. Kue bika ambon yang sering kita lihat tersebut sangatlah berbeda dengan kue bika bakar khas sumatera barat ini. Jika dilihat sekilas pun kedua kue bika ini dapat memperlihatkan perbedaannya, serta rasanya pun sangatlah jauh berbeda. Dilihat dari bentuk dan struktur masing-masing, bika ambon berwarna kuning dengan tekstur berlubang-lubang seperti sarang tawon. Sedangkan bika bakar memiliki warna putih, dengan tekstur dan bentuk layaknya apem. Pengolahannya pun juga berbeda. Bika ambon diolah dengan cara dikukus, sedangkan bika bakar diolah dengan cara dibakar atau dipanggang, maka dari itu dinamakan bika bakar. Untuk...
Lamang Tapi Asal Tanah Datar, Minangkabau Indonesia terbentang sangat luas dari Sabang hingga Marauke, dari Miangas hingga Pulau Rote. Indonesia merupakan negeri yang kaya baik itu sumber daya alam, sumber daya manusia, budaya dan bahasa. Indonesia merupakan negeri yang heterogen terdapat ribuan hingga ratus ribu mungkin jutaan budaya yang ada di negeri ini. Dengan penduduk 250.000.000. orang dan wilayah kepulauan yang beragam, menjadikan munculnya banyak kebudayaan di Indonesia. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi dari ke 33 provinsi di Indonesia. Provinsi ini terletak di Barat Indonesia. Suku Minangkabau merupakan suku yang berasal dari Sumetera Barat. Tentu saja setiap daerah memiliki berbagai macam keanekaragaman khas yang berbeda tiap-tiap daerahnya. Saya akan menceritakan tentang Lamang Tapai, makanan khas Sumatera Barat. Bagi kalian yang belum mengetahui Lamang Tapai. Lamang Tapai walaupun merupakan makanan khas Minangkabau, tapi terdapat juga di...