Klenteng Hok Lay Kiong adalah klenteng tertua di Bekasi yang terletak di Jl. Kenari, Margahayu. Tidak ada yang tahu kapan pastinya klenteng ini dibangun, namun diperkirakan klenteng ini sudah ada sejak 300-400 tahun yang lalu. Tidak berbeda dengan klenteng yang lainnya, warna merah masih menjadi warna dominan dibangunan dan ornamen klenteng ini. Meskipun klenteng ini telah beberapa kali di renovasi, ornamen klenteng seperti pintu, patung dewa, altar dan tiang penyanggahnya masih asli. Klenteng Hok Lay Kiong memiliki luas 650 meter persegi, selain sebagai tampat sembahyang umat Kong Hu Cu, Budha dan Taoisme, klenteng ini juga menjadi salah satu tempat wisata favorit di Bekasi. Jika ingin menikmati suasana yang berbeda, cobalah datang di saat perayaan imlek. Saat imlek anda bisa melihat prosesi penyucian patung dewa dan karnaval barongsai, ada juga ritual tabur sial dengan melakukan pelarungan kertas berisi harapan ke sungai Bekasi dan pelepasan kura-kura. Tujuan dari pada berbenah d...
Benjang merupakan seni tradisi yang berasal dari Tatar Sunda, yang terdiri dari Benjang Helaran, Benjang Topeng, dan Benjang Gulat. Pada awalnya seni Benjang dimulai dari Benjang Gulat. Benjang Helaran kemudian digelar untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa akan dilaksanakan Benjang Gulat. Namun, karena terdapat kekosongan waktu antara Benjang Helaran dengan Benjang Gulat, digelarlah Topeng Benjang. Topeng Benjang terdiri dari 4 karakter, yaitu Putri, Emban (menyon), Satria, dan Rahwana. Karakter pada topeng ini mewakili setiap sifat dari manusia, seperti Putri yang memiliki sifat baik hati, Emban yang memiliki karakter lucu dan dapat menghibur, Satria yang memiliki karakter gagah berani, dan Rahwana yang memiliki sifat antagonis. Pada awalnya Topeng Benjang dimainkan oleh satu orang laki-laki yang memainkan semua karakter. Seiring berjalannya waktu, Topeng Benjang dapat dibawakan oleh perempuan, dan keempat karakter Topeng Benjang pun dapat dibawakan oleh orang yang be...
SUARA JABAR SATU.COM |Gedung Sate adalah bangunan publik di Bandung , Jawa Barat , Indonesia . Ini dirancang sesuai dengan neoklasik desain menggabungkan asli unsur Indonesia oleh Belanda arsitek J. Gerber menjadi kursi dari Hindia Belanda departemen Transportasi, Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Air; bangunan selesai pada tahun 1920. Hari ini, bangunan berfungsi sebagai kursi dari gubernur provinsi Jawa Barat. Nama umum nya, Gedung sate , adalah julukan yang menerjemahkan secara harfiah dari Indonesia ke ‘gedung sate’, yang merupakan referensi dengan bentuk puncak pusat bangunan – yang menyerupai bentuk salah satu hidangan tradisional Indonesia disebut sate . Pada tahun 1916, hasil penelitian seorang inspektur kesehatan di Semarang, H.F. Tillema, menyebutkan bahwa letak ibu kota Hindia Belanda seharusnya di daerah pegunungan. Maka...
Oom Swastiastu Namo Buddhaya Hai Warga Negara Indonesia, pecinta budaya. Kembali lagi bersama saya Erica yang akan menyalurkan ilmu kepada kawan semua nih, dan yang pastinya jangan cepat bosan yah. Oke langsung saja, kawan-kawan pernah main ke wilayah Jawa Barat atau memang tempat tinggalnya di Jawa Barat? kalo memang tinggal dan pernah main, kalian udah pernah lihat belum upacara yang dilakukan masyarakat setempat. Upacara tidak hanya di sekolah saja ya, hari senin disuruh berdiri kalau terlambat tidak boleh masuk. Ya, itu aku pernah mengalaminya kawan, jangan ditiru ya. Upacara yang dilakukan masyarakat setempat biasanya disebut dengan ritual yang dipimpin oleh kepala suku. Upacara Adat istiadat muncul dan tumbuh yang asalnya diwariskan leluhurnya (nenek moyang) pada masyarakat Sunda yang masih dilestarikan dan menjadi pedoman bagi kehidupan sosial masyarakatnya. Dalam adat istiadat Sunda, berbagai macam upacara adat yang bersifat ritual dan spiritual dan men...
Prasasti Huludayeuh Secara administrasi Situs Huludayeuh berada di Kampung Huludayeuh, Desa Bobos, Kecamatan Sumber, dengan ketinggian ± 73 m dari permuakaan air laut. Sungai yang mengalir di daerah ini adalah Sungai Cimanggung.Wilayah ini merupakan daerah pegunungan, sedang sekitar prasasti berupa pesawahan rakyat yang subur dan produktif, dengan menggunakan sistem sengked (bertingkat). Situs Huludayeuh berada ± 15 km sebelah baratdaya dari Kota Cirebon atau ± 7 km sebelah utara dari Situs Kawali, Kabupaten Ciamis. Untuk mencapai lokasi situs dari kedua daerah tersebut (Cirebon dan Kawali) dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat hingga Desa Bobos. Selanjutnya menelusuri jalan setapak berupa pematang sawah sejauh ± 150 meter. Kemunculan situs ini berawal laporan Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cirebon yang tertuang dalam Surat Nomor 1516/...
Ritual langka menyelamatkan bumi akan digelar di Lembang Sebuah ritual langka akan digelar di Desa Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Ritual tersebut adalah Hajat Buruan. Ritual Hajat Buruan merupakan serangkaian acara yang penuh simbol kearifan lokal, mulai dari ruwatan bumi yang diwarnai acara tumbal, hingga pertunjukkan kesenian tradisional. Hajat Buruan akan digelar di Lapangan Sepak Bola Sinapeul, Jalan Peneropongan Bintang, Kabupaten Bandung Barat. Acara ini didukung Kepala Desa Gudangkahuripan yang bekerja sama dengan sebuah paguyuban budaya Sunda, Yayasan Kamandaka. Kesenian yang akan ditampilkan diantaranya seni buhun tarawangsa dan seni calung (musik bambu). Ngaruwat akan menjadi pembuka Hajat Buruan. Tujuannya, kata dia, selain untuk mengembangkan tradisi juga sebagai simbol dari usaha menyelamatkan bumi (kampung). Di samping itu, Hajat Buruan diharapkan makin mengukuhkan Lembang sebagai destinasi wisata andalan Jawa Barat....
Dalam hajat laut biasanya para nelayan suka membuang kepala sapi, konon membuang kepala sapi bisa menyirnakan paceklik.Perahu nelayan yang mengangkut kepala sapi di dalam jampana suka melaju kelaut lepas,seskali perahu ini dihantam ombak laut Cilauteureun,Pameungpeuk Garut Selatan.Makin jauh dari pantai,ombak lautan terasa semakin kuat maka perahu pun berguncang-guncang.Tapi semua masyarakat yg ada di dalam perahu tidak cemas dan tidak panik karena sudah terbiasa. Hajat laut biasanya suka dihadiri oleh Bupati Garut.Pembuangan kepala sapi ini berjarak 6 km dari Dermaga Cilauteureun dan diikuti oleh belasan perahu,ketika sudah sampai di tujuan semua perahu dihimbau untuk membuat posisi melingkar dengan perahu yang membawa kepala sapi di tengah.Dan saat itulah kepala sapi akan di buang. Saat itu para penumpang perahu bersorak-sorak begitu pun para nelayan saling sembor dengan air laut.Bebrapa nelayan bahkan ada yang sengaja menceburkan diri ke laut untuk mendekatai jampana.Para nelayan...
Masyarakat Sunda memiliki banyak kebudayaan mendunia, namun ada filosofi hidup sebagai kearifan dari nilai lokal yang penting namun kurang dikenal oleh masyarakat selain sunda. Ada beberapa etos atau watak dalam budaya Sunda tentang satu jalan menuju keutamaan hidup. Selain itu, etos dan watak Sunda juga dapat menjadi bekal keselamatan dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Etos dan watak Sunda itu ada lima, yakni cageur, bageur, bener, singer, dan pinter yang sudah lahir sekitar jaman Salakanagara dan Tarumanagara. Ada bentuk lain ucapan sesepuh Sunda yang lahir pada abad tersebut. Lima kata itu diyakini mampu menghadapi keterpurukan akibat penjajahan pada zaman itu. Coba kita resapi pelita kehidupan lewat lima kata itu. Semua ini sebagai dasar utama urang Sunda yang hidupnya harus ‘nyunda’, termasuk para pemimpin bangsa. Cara meresapinya dengan memahami artinya. Cageur, yakni harus sehat jasmani dan rohani, sehat berpikir, sehat berpendapat, sehat lahir dan batin, se...
Siapa yang tidak tahu masjid kubah mas Depok. Masjid yang didirikan oleh orang asli Banten ini memiliki nama Masjid Dian Al Mahri. Hal yang tersembunyi pertama yaitu memiliki 1 kubah utama 4 kubah pendamping yang terbuat dari emas. Bisa dibayangkan, bagaimana jika anda melihat sebuah emas berukuran besar yang megah terpampang di atas masjid. Hal ke-dua yaitu memiliki kesamaan pada arsitektur bangunan Taj Mahal. Dan yang terakhir yaitu memiliki ukuran diameter kubah yang sangat besar. Sumber : https://kubahmasjid-indonesia.com/keunikan-arsitektur-masjid-kubah-emas-dian-al-mahri/