Pecak Belut adalah salah satu kuliner khas kota Pemalang yang digemari banyak masyarakat. Terbuat dari bahan dasar belut yang disajikan diatas cobek dan dilapisi daun pisang. Meskipun bentuknya yang seperti ular, belut ini banyak yang menyukai dan yang paling penting halal. Bahan : belut segar ukuran sedang 1/2 kg minyak goreng secukupnya jahe 3 cm dimemarkan lengkuas 3 cm dimemarkan 1 batang serai dimemarkan daun salam 2 lembar air bersih secukupnya garam 1 sendok makan kunyit 2 cm ( memarkan ) Bumbu halus ( sambal ) : cabe merah besar 2 buah cabe rawit hijau 20 buah bawang merah bakar 4 butir bawang putih 3 siung dibakar kencur 2 cm jahe 2 cm tomat merah 2 buah gula pasir 1/2 sendok makan garam secukupnya penyedap rasa 1/2 sendok teh Cara Membuat : Bersihkan belut dengan air kemudian rebus dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, j...
Kerupuk Usek adalah makanan khas Pekalongan yang mungkin sudah sering kalian temukan di berbagai kota. Maka, tidak ada salahnya jika sedang berkunjung ke Pekalongan, kamu mencoba mencicipi kerupuk ini. Selain dijadikan teman lauk untuk berbagai makanan, kerupuk ini juga bisa dijadikan cemilan. Sebenarnya kerupuk usek tidak jauh berbeda dengan kerupuk lainnya hanya yang membedakan bentuk dan rasanya saja. Kerupuk ini berbentuk bulat dan memiliki rasa yang gurih dan renyah. Cara menggoreng kerupuk ini cukup unik yaitu menggunakan pasir gunung atau kali. Pasir yang digunakan juga harus yang halus sehingga ketika dipakai untuk menggoreng tidak menempel di kerupuk. Karena jika menempel rasa nya pun akan berbeda. Kerupuk ini sehat karena tidak digoreng dengan minyak, melainkan dengan pasir. Ada yang menggoreng menggunakan wajan yang besar ada juga yang menggunakan alat molen yang berukuran kecil. Cocok sekali dijadikan camilan atau sebagai lauk teman kalian makan. Bahan-Bahan: &n...
Unjungan adalah acara ritual tradsional untuk meminta hujan. Acara ritual tradisional untuk meminta hujan ini dilakukan dengan cara adu pukul pada bagian kaki yang dilakukan oleh sepasang laki-laki dewasa dengan menggunakan peralatan berupa sebilah rotan sebagai untuk memukul. Seiring dengan berjalannya waktu, tradisi Ujungan kini hanya berkembang sebagai seni pertunjukan hiburan biasa. Walaupun demikian, ketentuan-ketentuan peraturan permainan Ujungan masih tetap mengacu pada Ujungan zaman awal munculnya tradisi ini, baik rotan yang dipakai sebagai alat pukul maupun Wlandang pertunjukan. Rotan yang dipakai harus memiliki tingkat kelenturan yang cukup baik, dengan panjang sekitar 40.125 cm dan diameter sekitar 1,5 cm. Ketentuan rotan yang dipersyaratkan seperti ini bertujuan untuk mengurangi rasa pedih bila disabetkan ke tubuh. Sedangkan seorang Wlandang harus memiliki keterampilan ilmu beladiri yang tinggi. Hal ini dimaksudkan agar apabila suatu saat salah satu p...
Sate Winong ini adalah makanan khas dari Desa Winong, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Dilihat dari bentuknya sate ini tidak memiliki perbedaan yang mencolok dari sate-sate lainnya, namun memiliki rasa dan kelezatan beda dari yan lainnya. Bedanya terletak pada kecap yang digunakan, sate menggunakan kecap asli buatan sendiri. Kecap tersebut terbuat dari gula kelapa dan campuran bumbu. Setiap warung yang menjual sate ini memiliki racikan kecap nya tersendiri. Daging yang digunakan menjadi sate adalah daging kambing muda. Umur kambing yang digunakan berkisar 6 bulan sehingga dagingnya empuk. Saat dihidangkan pun memiliki ciri khas sendiri yaitu menambahkan irisan tipis-tipis daun jeruk sehingga menyerupai helaian rambut. Selain itu juga ada irisan bawang merah. Bahan-bahan : 400 gram daging kambing muda, dipotong kotak 2x2x1 cm 150 gram gula merah sisir 200 ml air 5 buah cabai rawit merah, diiris 1 sendok teh air jeruk nipis...
Makanan ini dinamakan demikian karena warung yang menjual sate ini berada di jalan hayam wuruk. Makanan khas Pekalongan memiliki siklus penjualan sate yang berbeda, penjualnya sejak pagi sudah mulai berjualan sate. Dan penjualnya bukan hanya satu atau dua yang ada di jalan Hayam Wuruk Pekalongan, tapi sangat banyak. Oleh karena itu, makanan khas Pekalongan ini harus kamu coba jika kamu sedang berkunjung ke daerah Pekalongan. Bahan-Bahan: ½ ekor ayam (buang kulit dan tulangnya lalu potong dadu) 5 sendok makan kecap manis (olesan) 2 sendok makan margarine (lelehkan, untuk olesan) 2 buah jeruk limau (jika suka) Tusukan sate secukupnya Bahan untuk membuat bumbu: 350 ml air 150 gram kacang tanah goreng (haluskan (bisda dengan blender (lebih halus) atau diulek sendiri tapi agak kasar 5 sendok makan kecap manis Garam secukupnya Merica bubuk secukupnya...
Jaka Umbaran lahir tanpa ditunggui seorang ayah. Semakin besar, Jaka Umbaran semakin ingin tau sosok ayah. Kakeknya, Ki Ageng Giring tidak mau member tau, begitu pula ibundanya. Suatu kali, Jaka Umbaran kembali bertanya untuk kesekian kalinya. “Ibunda, seperti apakah ramanda ku ? “ Ibunda Jaka Umbaran, Dewi Nawangsasi memandang anaknya yang sedih. Dia sadar tidak mungkin lagi menghindari pertanyaan Jaka yang terus- menerus belakangan ini. “ beliau lelaki yang gagah dan tampan seperti kamu, nak. Beliau juga berbudi luhur dan baik“ Dewi Nawangsasi berbinar masih menyimpan kekaguman. “ kalau ramanda orang baik pasti dia bersama kita. Paling tidak dia menengok kita satu purnama sekali. “ sergah Jaka Umbaran. Selalu berakhir seperti itu. Jaka Umbaran menyemaikan bibit kebencian kepada orang tua sendiri. Dewi Nawangsasi berpikir tidak baik apabila hal ini dibiarkan terus. Tetapi, dia memang berjanji kepada suaminya untuk ti...
Kota Banjarnegara terletak di antara Kota Wonosobo di sebelah timur dan Kota Purbalingga di sebelah barat. Sebelah selatan berbatasan dengan Kota Kebumen dan di sebelah utara berbatasan dengan Kota Batang dan Pekalongan. Adalah Kyai Maliu, seorang tokoh agama kharismatik yang sangat dihormati. Sudah berhari-hari Kyai Maliu menyusuri hutan, gunung, dan lembah. Namun, tempat yang dicari belum ditemui. Rasa lelah dan haus tidak dihiraukan. Hanya satu yang dicari, yaitu suatu tempat yang cocok untuk mendirikan sebuah pondok. Sampailah Kyai Maliu di suatu tempat yang menarik hatinya. “Keindahan alam sekitar kali Merawu ini sangat mengesankan. Apa ini tempat yang saya cari selama ini?” demikian hatinya bertanya. Tanah di sekitar Kali Merawu berundak dan berbanjar sepanjang aliran sungai. Di sekitarnya berdiri pegunungan Kendeng yang indah dan berhawa sejuk. Maka, segerta dibangunnya pondok yang indah menghadap Kali Merawu. Tempat itu sekarang berada di sekitar jembatan Clangap. Kyai Maliu...
Botok mercon, mendengar namanya saya sudah bisa menebak bahwa botok ini memiliki rasa pedas yang meledak-ledak dimulut. Untuk membuat botok mercon ini sebenarnya sederhana saja dan bahan-nya mudah di dapat. Bahan yang paling utama untuk membuat botok ini yang pasti adalah cabai dan tidak lupa ikan patin. Bahan-bahan : 2 ekot ikan patin, potong menjadi 4 bagian 1 sdt air asam jawa 2 cm lengkuas, memarkan 8 buah cabai rawit ½ sdt garam Daun pisang secukupnya Bumbu halus : · 2 butir kemiri, sangrai · 5 siung bawang putih · 8 siung bawang merah · 2 buah tomat · 5 buah cabai merah keriting · &...
Tersebutlah kisah yang beredar di desa Medayu, Banjarnegara, tentang seorang puteri cantik yang diasingkan dari keraton, karena hidupnya selalu dikejar kejar raksasa yang ingin mangganggunya. Ya, dialah puteri kencana Ayu, bangsawan yang cantik dan berhati mulia. Suatu hari, ia dibawa ke hutan yang jauh dari desa, karena gangguan si raksasa jahat yang sudah tahu. Semilir angin terasa sejuk menerpa raga. Rerimbunan pepohonan rindang seakan menjadi payung yang meneduhkan, namun tidak bagi sang puteri. Di tengah gelap dan dinginnya malam, prajurit keraton dan warga desa terpaksa meninggalkan Puteri Kencana Ayu seorang diri ditengah hutan. Rasa takut mulai menyelimuti hati sang Putri di hutan yang masih perawan itu. Namun apadaya, toh hal ini dilakukan untuk menyelamatkannya juga. Malam semakin larut, sang putri mulai merasa lelah, akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat di bawah sebuah pohon besar. ia duduk di atas tumpukan kay...