Loveaceh.com – Kuah Sie Kameng (kuah daging kambing) atau di Nusantara lebih terkenal dengan sebutan kari kambing atau gulai kambing adalah makanan khas Aceh yang berasa sedap dan kental karinya. Dagingnya yang empuk dan di pandu dengan bumbu rempah yang begitu kaya dan kuat menjadikan Kuah Sie Kameng ini begitu digemari. Bila Anda berkunjung ke Serambi Mekkah, jangan lupa bertandang ke rumah makan yang ada di Aceh. Sebagian besar menawarkan menu Bu Sie Kameng yang enak di santap dengan nasi putih hangat. Tidak sulit menemukan rumah makan di Aceh yang menyediakan Bu Sie Kameng ini. Anda bisa melihat kuali besar yang ada di depan warung makan, dan sudah di pastikan disitu menyajikan Sie Kameng. Bila Anda dekati kuali besar tadi, aneka bumbu seperti serai, bungong lawang keling, daun pandan, daun salam, bawang putih keprek, bawang merah iris, dan daun temurui (bay leaf) akan membuat hidung Anda tak sabar ingin mencicipinya. Setiap tetes kuahnya...
Loveaceh.com – Bulan Ramadhan adalah bulan ke sembilan dalam sistem penanggalan agama Islam atau Hijriah. Di bulan yang suci dan penuh berkah ini, para umat Muslim seluruh dunia melakukan serangkaian aktivitas agama di dalamnya, seperti berpuasa, sholat tarawih, dan lainnya. Selain aktivitas keagamaan, di bulan Ramadhan sangat identik dengan kuliner dan sajian khas. Ya, bulan Ramadhan akan sangat identik dengan pengalaman kuliner, pengalaman yang sangat membekas karena memberikan dampak yang sangat personal. Semua orang akan mempunyai pengalaman tersendiri dalam menyantap kuliner khas Ramadhan. Makanan yang sederhana akan tampak istimewa di bulan Ramadhan, karena ada nuansa berbeda yang menyertainya. Makanan khas di bulan Ramadhan sebenarnya sangat beragam, tapi ada satu kuliner yang sangat disukai semua orang, khususnya warga Aceh Besar, yaitu Ruti Seuoep. Ruti Seuoep adalah kue khas Aceh Besar yang bisa di jumpai di rumah-rumah warga di bula...
Loveaceh.com – Aceh, provinsi yang berada paling barat Pulau Sumatra ini selalu dikenal dengan makanannya yang khas, dan berbeda dengan daerah lain, salah satunya adalah kuah beulangong . “Beulangong” artinya kuali besar atau belanga yang digunakan untuk memasak. Ukurannya dipilih yang besar, berdiameter sekitar satu meter. Kuah beulangong adalah makanan khas Aceh yang bahan utamanya bisa: daging sapi, daging kambing, atau daging kerbau yang dicampur dengan buah nangka, atau pisang kapok. Berbeda dengan sie reuboh , yang bahan dan bumbunya sangat sedikit. Memasak kuah beulangong membutuhkan bumbu yang cukup banyak, dan hampir sama dengan bahan dan bumbu untuk memasak kuah sie kameng , seperti kelapa gongseng, kelapa giling, cabai merah, cabai kering, cabe rawit, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar gongseng,...
BAHAN Udang kecil-kecil, 1/4 kilo. Bersihkan dan dimasak dalam wajan dengan air sedikit dan garam (Mohon diingat, airnya sedikiiiit saja, karena udang itu juga akan mengeluarkan air sendiri). Angkat bila sudah berwarna merah matang. Cabai rawit hijau dan merah 10 biji (tergantung selera) Bawang merah 6 siung Belimbing besi 7 buah, yang besar dan setengah masak –buang bijinya karena bisa pahit, banyaknya belimbing ini sesuai selera. Tergantung banyaknya udang Daun jeruk, iris tipis-tipis Serai, bagian putihnya diiris tipis-tipis Air perasan jeruk nipis satu sendok Garam, gula, mecin (kalau suka) CARA MENGEKSEKUSI (MEMBUAT) Siapkan cobek. Haluskan bawang merah, cabai, udang, belimbing hingga halus dan tercampur. Tambahkan gula (sedikit), Garam (secukupnya) mecin (kalau suka) Tambahkan irisan serai dan daun jeruk. aduk lagi. Tambahkan perasan air jeruk nipis Alamat dan Kontak Penjual:...
Kue adee lebih dikenal dengan nama kue bingkang, kue ini tepatnya berasal dari kabupaten pidie, kecamatan meureudu. Bahan-bahan : 5 butir telur bebek 250 gram gula pasir 500 ml santan kental 3 sendok makan margarin ( cairkan ) 1/2 sendok teh vanili 1/2 sendok teh garam Cara Membuat : Telur bebek dan gula pasir dikocok menggunakan mixer sampai mengembang sempurna. Tuangkan santan kental sembari diaduk-aduk terus tanpa menggunakan mixer. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan-lahan, kemdian tambahkan margarin yang sudah dicairkan, aduk-aduk lagi hingga rata. Siapkan loyang yang sudah diolesi margarin,lalu tuangkan adonan kedalam loyang Masukkan ke dalam oven , panggang adonan...
Belimbing wuluh, buah-buahan kecil belimbing asam, tumbuh berlimpah di kebun dapur atau rumah di seluruh Indonesia, begitu juga di beberapa daerah di Asia Tenggara. Mereka menambahkan aroma sedap pada salad Sumatera Utara ini, walaupun jeruk bali asam atau jeruk asam bisa digunakan sebagai bahan pengganti. Bahan: 1 kg udang besar (dengan kulitnya) 6 buah bawang merah, dikupas, dan dicincang kasar 3 cabe merah, buang bijinya, dan diiris 4 buah belimbing wuluh asam, dipotong atau 1 buah jeruk bali, dikupas dan dipotong Cara memasak : Masukkan udang besar ke dalam panci yang telah diisi dengan 8 gelas atau 2 liter air, untuk direbus atau dididihkan. Rebus atau didihkan selama 4 menit, lalu tiriskan dan masukkan udang ke dalam air dingin selama 30 menit. Lalu ditiriskan lagi, dan kupas kulit udangnya. Giling atau aduk rata bawang merah, cabe, belimbing wuluh asam, atau asam jus untuk rasa yang lebih baik. Tambahkan sedikit...
Sate Matang adalah salah satu makanan tradisional jenis sate yang berasal dari daerah Aceh . Sate satu ini memang sekilas hampir mirip dengan sate di Indonesia pada umumnya, namun dalam segi penyajian dan rasanya sangat berbeda dan sangat khas. Sate Matang ini merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di Aceh. Selain menjadi makanan favorit warga sekitar, makanan ini juga sering menjadi menu yang banyak dicari oleh para wisatawan yang datang ke sana. Asal Usul Sate Matang Bagi orang yang belum tahu Sate Matang ini, pasti dikaitkan dengan kata “ matang ” yang berarti “ sudah masak ”. Namun sebenarnya nama Sate Matang ini diambil dari nama suatu tempat di Aceh, yaitu Kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen . Konon di tempat inilah Sate Matang pertama kali diperkenalkan oleh penjualnya. Sate Matang kemudian mulai populer dan dikenal oleh masyarakat luas sejak tahun 90an. Hingga kini Sate Matang mulai men...
Sate Matang adalah tusukan daging berupa sate yang ada di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sate ini dinamakan dengan sate matang karena awal mulanya sate ini diperkenalkan oleh penjualnya di kota Matang Geuleumpang Dua sebuah kota kecamatan di kabupaten Bireuen. Pada tahun 90 an sate ini populer dibeberapa kota besar di Aceh, kini banyak sekali bertebaran penjual sate di Aceh dan kota Medan Sumetera Utara yang menjajakan sate dengan label "sate matang". Bahan dan Bumbu • 250 gram daging kambing, bersihkan, potong sesuai ukuran sate • 1 siung bawang merah • 1 batang serai, memarkan • 1 siung bawang putih, 1 sdt ketumbar • 1 sdt ketumbar • 2 butir kemiri • 1 ruas jahe • 1 ruas kunyit • 1 ruas lengkuas • gula secukupnya • garam secukupnya Bumbu Sambel Kacang • 2 lembar daun salam • 2 onc kacang tanah, goreng, haluskan • 1 siung bawang putih • 1 lembar daun jer...
Ayam tangkap adalah masakan khas Aceh yang terbuat dari ayam yang digoreng dengan bumbu dan rempah-rempah khas. Makanan ini sebenarnya adalah bukanlah masakan tradisional dengan resep leluhur. Tapi, masakan ini adalh merupakan sebuah kreasi baru yang kemudian menjadi sangat populer dan ikonik. Hampir semua rumah makan menyajikan masakan aceh ini dan memasukkan makanan ini dalam nemu makanan mereka. Pengolahan ayam ini tidaklah sulit yaitu hanya dengan menggoreng setelah sebelumnya sudah terlebih dahulu diberi bumbu agar gurih saat disantap. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam , dan jahe. Setelah dibumbui, ayam lalu digoreng sekitar 5–10 menit. Pada saat yang bersamaan, dimasukkan pula beberapa genggam daun yang akan disajikan bersama ayam sehingga rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam. Daun yang digunakan, di antaranya daun kari , potongan daun pandan, dan salam koja. Dedaunan itu pula yang kemudian menutupi sajian ayam tangka...