Kesenian musik patrol merupakan sebuah seni yang dihasilkan dari alat musik sejenis kentongan yang dimainkan secara bersamaan dan memiliki sebuah irama yang sangat khas. Selain kentongan, biasanya musik patrol juga diiringi alat musik seruling. Patrol seringkali ditemui didaerah besuki raya lebih tepatnya di Kabupaten Jember dan Banyuwangi. Dalam perkembangannya, musik patrol dimainkan saat bulan ramadhan tepatnya saat waktu sahur. Tujuannya ialah membangunkan warga untuk melaksanakan ibadah sahur. Alat musik patrol sendiri memang berawal dari sebuah kentongan. Dahulu kentongan merupakan sarana untuk memberikan berita kepada warga contohnya adanya kematian, pencurian, hingga pertanda adanya bencana alam. Biasanya terdapat kesepakatan antar masyarakat mengenai jumlah ketukan dalam menyampaikan berita tersebut. Lalu alat musik tersebut berkembang fungsinya yaitu sebagai sarana untuk membangunkan warga di waktu sahu...
Angklung Paglak adalah sebuah alat musik asli milik Kabupaten Banyuwangi. Alat musik ini berasal dari Desa Kemiren Kecamatan Glagah dan sudah menjadi kesenian musik yang mendarah daging bagi Suku Osing yang berada di Desa Kemiren pada khususnya. Alat musik ini memiliki sejarah tersendiri yaitu kerap dimainkan ketika sedang panen di sawah. Ketika panen di sawah masyarakat Desa Kemiren memiliki budaya mememainkan alat musik ini sebagai hiburan bagi orang-orang di sawah. Alat musik ini merupakan bangunan dengan tinggi antara 7 Hingga 10 meter. Di atasnya terdapat tempat duduk dengan luas sekitar 3 meter persegi. Sementara itu untuk atapnya terbuat dari anyaman bambu yang disebut Weli. Alat musik Angklung Paglak biasanya dimainkan oleh 4 orang yang terdiri dari 2 pemain angklung dan 2 pemain gendang. Hal yang lebih unik lagi dari alat musik ini adalah dimainkan dengan paglak yang tinggi sehingga pemain angklung ini berada di posisi yang sangat tinggi tanpa rasa takut sedikitpun...
Negara Indonesia dipneuhi oleh tarian, musik, dan seni yang sangatlah unik dan menarik. Salah satu jenis tarian tradisional adalah Tari Gandrung yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kota Banyuwangi, tarian Gandrung sangatlah terkenal, merupukan salah satu icon dan kunjungan yang dicari oleh wisatawan seluruh Indonesia dan dunia. Dalam tarian Gandrung, hanya memerankan penari wanita yang mengajak para tamu pria untuk menari bersama dalam berbagai hal. Tata busana penari tersusun di bagian tubuh, kepala, dan bawah. Di bagian tubuh, dikenakan baju yang terbuat dari beludru berwarna hitam, hiasan-hiasan dan ornamen kuning emas akan juga berada di bagian tubuh. Manik-manik yang mengkilat melingkari leher hingga dada, untuk bagian pundah dan spearuh punggung dibiarkan terbuka. Pada baguan lengan, masing-masing tangan dihisa dengan stu buah kelat bahu. Untuk bagian pinggang, dihias dengan ikat pinggang. Selendang selalu dikenakan di b...
KESENIAN UJUNG Salah satu daerah di Kabupaten Mojokerto yaitu desa Salen Kecamatn Bangsal adalah tempat dikembangkannya salah satu budaya bangsa. Dusun Salen berperan dalam pelestarian kesenian Ujung. Melalui proses regenerasi sejak 1970, kesenian Ujung berusaha bersaing dengan menonjolkan ciri khasnya sendiri. Karakteristik seni Ujung antara lain adanya kemladang, penari dari laki-laki dewasa sampai remaja, dari penari yang menggunakan ilmu kanuragan sampai tidak menggunakan ilmu kanuraga, rotan alat utama, busana kemlandang memiliki atribut yang lengkap dan busana penari dari yang atribut lengkap sampai tak lengkap, iringan musik gamela, tempat pementasan dari lapangan terbuka kemudian dipentaskan di atas panggung, dan variasi gerakan dalam kesenian Ujung adalah mucuk’i, memukul dan menangkis. Kesenian Ujung berkembang menjadi kesenian rakyat sebagai perwujudan perjuangan Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majap...
Sape Sono’ Sape Sono’ adalah seni pertunjukan di Madura yang biasa dilombakan dan diadakan di lapangan. Seni pertunjukan Sape Sono’ adalah seni yang ini biasa diadakan dengan menggunakan dua sapi betina yang dijadikan berpasangan. Bedanya dengan Kerbhan Sape adalah Sape Sono’ tidak dipacu untuk dan ditunggangi oleh seseorang untuk di adu kecepatannya, kekuatannya dan ketangkasannya dalam berlari melainkan untuk diadu kecantikan dan keanggungannya dengan cara dihias dan dijalankan sendiri sepasang dengan diiringi dengan musik dan tarian – tarian saronen , musik khas madura, yang biasa digunakan untuk mengiringi seni Sape Sono’ . Bisa dikatakan Sape Sono’ adalah kontes kecantikan untuk sapi di Madura. Sape sendiri dalam bahasa madura memiliki arti sapi dan sono’ memiliki masuk. Dikatakan Sape S...
Blitar adalah salah satu daerah yang memiliki banyak seni pertunjukan yang unik dan menarik. Kalian pasti sudah sering mendengar istilah Grebeg Pancasila. Ya, Grebeg Pancasila merupakan salah satu pertunjukan tahunan di Blitar. Namun, kali ini saya tidak akan membahas tentang Grebeg Pancasila, melainkan Layang Ambiya. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk mewawancara Bapak Nasrudin Abdul Haris, seorang perangkat desa Kemloko, Blitar sekaligus pemain Layang Ambiya, dan Bapak Sutrisno, seorang pemain Layang Ambiya senior. Layang Ambiya berasal dari gabungan dua kata, Layang dan Ambiya. Layang diambil dari bahasa jawa yang berarti surat atau tulisan, sedangkan Ambiya berasal dari bahasa arab Ãâ¢Ã¢â¬Â Ãâ¢Ã...½ÃËèÃâ¢Ã...½ÃËÃÂ&...
Banyuwangi sudah dikenal sebagai penghasil beras dengan kualitas tinggi sejak jaman kerajaan. Mayoritas dari penduduk Banyuwangi berprofesi sebagai petani pada kala itu. Salah satu buktinya yaitu daerah Singojuruh, Glenmore, Kemiren dan Licin adalah daerah yang biasa disebut sebagai lumbung padinya masyarakat Banyuwangi atau yang biasa disebut dengan Suku Using. Hasil beras yang ditanam oleh Suku Using terutama yang berupa beras merah unggulan dikirim ke Kerajaan yang ada di Jawa seperti Kerajaan Majapahit, Kerajaan Singosari, dan Kerajaan Kediri. Pada abad ke 17, masyarakat Suku Using mulai memainkan alat musik Angklung Paglak disela waktu istirahat mereka menanam padi tersebut sambil diiringi alunan pukulan Gendang. Hal tersebut bertujuan untuk menghibur sekaligus merayakan masa panen. Angklung Paglak itu sendiri dibuat sederhana dari bambu yang biasa tumbuh disekitar sawah warga. Berbeda dengan Angklung yang berasal dari Jawa Barat, Angklung Paglak ini adalah alat musik yang...
. Beraneka ragam budaya yang terdiri dari berbagai elemen budaya tersebar di Indonesia. Mulai dari alat musik, tarian, pakaian, makanan, dan lain - lain. Pada artikel ini saya akan membahas makanan khas dari daerah Turen yang berada di Kabupaten Malang yang dikenal dengan nama Tape Singkong Kuning khas Turen. Makanan ini sangat populer di daerah sekitar Malang, Surabaya. Yang membuat makanan ini diminati dan beda dari Tape Singkong Kuning yang lain ialah secara alami bahan dasar singkong yang memang berwarna kuning tanpa pewarna buatan. Mari kita simak lebih detail. Membutuhkan proses kurang lebih 5 hari untuk membuat Tape Singkong Kuning ini. Yang membuat prosesnya begitu lama yaitu, pada proses fermentasi dengan memberi ragi pada singkong kuning. Para pembuat Tape Singkong Kuning, membuat dari singkong kuning yang didapatkan dari para petani di daerah tersebut. Pertama - pertama kupas singkong kuning, lalu dicuci bersih, direbus, sebelum diberi ragi, singkong didinginkan terl...
Ludruk adalah suatu kesenian yang berasal dari Surabaya. Ludruk pada umumnya ditampilkan oleh sekelompok orang, yang bermain sandiwara, menyanyi, menari dan ada yang bermain musik tradisional, gamelan Jawa. Namun ternyata terdapat jenis Ludruk baru yang bernama Ludruk Garingan. Uniknya pertunjukan ini hanya dilakukan oleh satu orang saja. Kesenian Ludruk Garingan populer pada tahun 60an. Kesenian Ludruk Garingan ini dipopulerkan oleh seorang seniman asal Surabaya yang bernama Cak Markeso. Namun Cak Markeso sendiri menyebutnya Ludruk Ontang Anting. Cak Markeso dulunya merupan seorang pemain ludruk. Lalu dia memisahkan diri, dan membuat pertunjukan sendiri. Cak Markeso merupakan orang sederhana, memiliki badan yang kurus. Cak Markeso menampilkan Ludruk Garingan ini hanya dengan mulutnya saja. Dia membawakan cerita-cerita seperti para seniman menampilkan Ludruk pada umumnya. Kemudian dia juga menyanyi dan menari. Cak Markeso membawakan Ludruk Garingan ini dengan pe...