Adat Nusantara
171 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Bulan Haji
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Kalimantan Timur

Bulan tarang bapagar bintang Langit menguning kaya di siang hari Nyaman baduduk nyaman baduaan Kada tarasa malam pang larut Bulan haji datanglah sudah Urang tatuha sudah baniatan Handak mangawinakan nang batunangan Si Aminah awan Si Adul Datanglah sudah datanglah jua Hari Ahad nang di tunggu Baharum harum kambang melati Kambang goyang diujung galung Pangantinya sudah basanding Duduk di palaminan adat banjar Adat urang tatuha bahari Kada tatinggal saumur hidup Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/04/lirik-lagu-daerah-kalimantan-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pakaian Adat Kalimantan Timur
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Timur

Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu negara bagian Sabah dan Serawak. Selain dikenal dengan keindahan alam, kebudayaan serta adat istiadatnya, wilayah yang mayoritas dihuni oleh suku Dayak dan Kutai sebagai penduduk asli Kalimantan Timur juga memiliki kekayaan lain berupa pakaian adat tradisional. Bergantung fungsi dan penggunaannya masyarakat Kalimantan Timur biasa mengenakan pakaian khas daerah mereka untuk keperluan tertentu seperti saat upacara perkawinan, pertunjukan tarian, dan untuk acara lainnya. Barangkali sebagian dari kita sudah sering melihat pakaian adat suku Dayak yang dikenal identik dengan hiasan berupa susunan manik-manik beraneka warna sebagai penghias kain hitam yang digunakan sebagai bahan dasar pakaian adat Dayak. Pakaian adat yang dikenakan oleh wanita dikenal dengan nama Ta a dan sementara pakaian adat yang dikenakan oleh pria disebut dengan sapei sapaq. Dilihat dari cara berb...

avatar
Oase
Gambar Entri
Gemer
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Timur

Gemer adalah alat musik tradisional Kalimantan Timur  yang digunakan dengan cara dipukul. Layaknya gendang lainnya, Gemer dibuat dari batang kayu yang pada bagian sisinya dilubangi dan kemudian ditutupi dengan kulit binatang untuk dijadikan tempat pukulannya. Meskipun orang Indonesia kebanyakan memandang semua alat musik pukul merupakan gendang, Gemer mempunyai 4 jenis yang bisa dibedakan berdasarkan bentu ukurannya yaitu: Prahi Gimar Tuuking tuat Pampong Gemer digunakan dengan cara dipukul menggunakan tangan dengan teknik tertentu agar dapat mengeluarkan pola irama tertentu.  Alat musik tradisional  Gemer biasa digunakan sebagai alat musik pengiring upacara adat atau tarian lokal.       Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-kalimantan-timur/

avatar
Oase
Gambar Entri
ADAT MENGAYAU GUNUNG TABUR
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Di Berau terdapat Kesultanan Gunung Tabur, sebelum menjadi kesultanan masyrakat asli disana adalah Suku Dayak dengan mengamalkan budaya Dayak seperti mengayau. Kesultanan Gunun Tabur baru berdiri sekitar tahun 1800an setelah banyak masyarakatnya memeluk Islam. Kali ini folks kita akan membahas budaya mengayau dan ERAU CANCUT HITAM bagi laki-laki Dayak di daerah Gunung Tabur ini. Masyrakat Dayak yang ada di Berau adalah Suku Dayak Bulungan, Duku Dayak Kelay, Suku Dayak Sambaliung, Suku Dayak Gunung Tabur dan lain sebagainya. Hampir semua sub Suku Dayak pada masa lalu melakukan budaya pengayauan atau head hunting , dan setiap sub suku memiliki alasan-alasan tersendiri kenapa mereka perlu mendapatkan kepala manusia. Masyarakat Dayak di Gunung Tabur pada masa lalu menganggap seorang laki-laki telah dewasa jika ia berhasil membawa kepala atau setidaknya ikut dalam ekspedisi perburuan kepala manusia. Jika sang laki-laki tidak pernah sama sekali ikut didalam ekspedisi perburuan kepa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Khasiat Minyak Bintang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Timur

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang minyak bintang.Minyak bintang ini adalah minyak khusus yang dipakai oleh orang dayak untuk menyembuhkan luka dan keperluan lainya.Menurut sumber yang saya terima di daerah saya,minyak bintang ini memiliki 3 khasiat utama yaitu: *Menyembuhkan luka apa saja *Untuk menambah kesaktian *Menghidupkan orang mati Untuk menggunakan minyak bintang ini,orang yang menggunakan nya cukup mengambil lidi dan mencelupkan lidi tersebut ke dalam minyak bintang.Oleskan lidi tersebut ke bagian yang terluka.Untuk menambah kesaktian atau menghidupkan orang mati,minyak ini cukup diminum dan dibacakan ritual adat ke orang yang meminum minyak bintang tersebut.Konon katanya orang yang meminum minyak bintang ini akan kebal terhadap segala apapun. Dampak negatifnya adalah orang yang meminum minyak bintang ini akan susah mati,dan akan lama merasakan penderitaan hidup.Orang yang mau menghilangkan efek minyak bintang ini katanya harus memakan...

avatar
OSKM18_16918093_Kevin Matthew Manurung
Gambar Entri
Pesta Laut Bontang Kuala
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Pesta Laut Bontang Kuala adalah acara adat yang terjadi karena perwujudan nelayan bontang kuala kepada Tuhan atas hasil laut yang sangat berlimpah serta doa kepada Tuhan untuk perlindungan dan hasil laut yang berlimpah. Pesta laut digelar tiap tahunnya sejak dulu, biasanya di akhir tahun berlangsung paling lama seminggu. Yang isinya terdapat ritual adat, tarian, dan perlombaan. Upacara adat terbagi-bagi lagi. Yang pertama, namanya menjammu kampung. Tokoh masyarakat membakar kelapa kering diatas kapal dan menuju ke tempat yang sudah diberi tanda dengan darah ayam untuk meletakkan sesaji. Kedua ada Bebalai, dalam upacara ini tamu utama duduk diatas balai. Setelah itu balai digunakan untuk pengobatan selama 3 hari dan setelah itu balai akan dilabuh ke laut. Ketiga pagar mayang, merupakan pengobatan untuk orang yang hilang ingatan atau gila. Terakhir ada belian samper,digunakan untuk pengobatan. OSKMITB2018

avatar
Haniftrim
Gambar Entri
Aji Pao dan Asal Muasal Kota Bontang.
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Mohon bantuannya agar dapat menyempurnakan artikel ini. ---------- Menurut cerita yang diturunkan dari mulut ke mulut, terdapat seorang kerabat Sultan Kutai yang bernama Aji Pao. Salah satu versi cerita adalah sebagai berikut: Aji Pao dengan semangat dan tekad bersama orang-orang kepercayaannya berkelana mencari tempat baru untuk bermukim, berburu, dan bertani. Sampailah Aji Pao daerah sungai yang konon dijaga oleh 3 makhluk yang bergelar 'Sang". Salah satu anak sungai Api-api dijaga oleh Sang Attak, dimana daerah tersebut sekarang disebut Sangatta. Satu anak sungai yang lain dijaga oleh Sang Kima sehingga daerah tersebut sekarang disebut Sangkimah. Yang ketiga adalah Sang Antan yang juga menjaga salah satu anak sungai, sehingga daerah tersebut sekarang disebut Santan. Aji Pao meminta kepada ketiga Sang daerah untuk bermukim, bertani, berburu, dan mengolah hasil hutan. Permintaan ini dikabulkan. Bahkan oleh ketiga Sang, Aji Pao beserta orang-orangnya dijanjikan k...

avatar
Oskm18_16318273_hartono
Gambar Entri
BANGKIT & BANGSI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Ternyata zombie tidak hanya monopli Amerika lewat film-film zombienya seperti “The Walking Dead”, sebelum mengenal film zombie ternyat suku Dayak sudah lebih dahulu mengenal hantu sejenis zombie ini. Kalau orang Dayak Ngaju menyebutnya BANGKIT atau  mayat yang tiba-tiba bisa bangkit dan bisa menyerang orang yang ada dirumah. Salah satu cerita nenek saya yang masih saya ingat ialah dahulu dikampungnya ketika ada yang meninggal pada malam sebelum mayat ini dimakamkan, salah seorang anggota keluarganya mendengar suara orang yang sedang memasak didapur, saat itu dia pergi kebelakang dia tidak melihat siapapun namun dari atas ada helaian-helaian rambut yang berjatuhan dan ketika dia meliahat keatas terkejutnya ia melihat anggota keluarga nya sudah meninggal tadi ada diatas rumah, kemudian ia memanggil mayat tersebut dan memintanya kembali ketempatnya. Cerita ini pada zaman dahulu di kalimantan cukup lazim didengar dan “terjadi” walau saya sendiri belum pe...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Upacara Adat Naik Ayunan
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Upacara adat naik ayunan merupakan peninggalan kenang-kenangan dari Imam Mempawa (Sayyid Ahmad Khairuddin), yang merupakan seorang ulama penyiar Islam di Kerajaan Sadurengas/Kesulthanan Paser. Upacara ini dilakukan sebagai permulaan seorang bayi naik buaian atau ayunan. Dalam upacara tersebut dinyanyikan "Nyanyian Fatimah", yang syairnya sebagai berikut: Bismillahi Rahmanir Rahim Huu Allah, Allah wal awwal, Allahu huu wal akhir Allah huu, Allah Allahu wal bathin, Allahu wadh-dhahir Allah huu, Allah maidamdam ilham Allah huu, Allahu, air zamzam karamdllaut bahaarullah Upacara adat naik ayunan dilakukan dengan cara sebagai berikut: Ayunan atau buaian khas dari batang kayu nibung dihiasi anyaman daun lontar dan janur kuning (tergantung dengan ikatan pada kedua ujungnya). Pada tengah-tengah kayu ayunan, digantung sepotong kayu yang telah dipotong dengan bentuk tertentu (kurang lebih 40 cm) dengan ikatan pada kedua ujungnya. Pada sepotong kayu tersebut...

avatar
OSKM18_16718423_Heian Vania