Utri adalah makanan yang terbuat dari singkong. Bentuk utri sekilas mirip dengan lontong, utri dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Makanan ini memiliki tekstur kenyal dan empuk. Utri memiliki rasa manis karena di dalamnya terdapat gula merah. Berikut adalah cara membuat utri Bahan bahan: 1. 4 singkong ukuran sedang 2. Daun pisang secukupnya untuk membungkus 3. 3 buah gula merah 4. 6 sdm gula pasir 5. 1 sdm garam 6. Lidi secukupnya 7. Air secukupnya 8. ý kelapa parut utuh yang masih agak muda Langkah langkah: 1. Parut singkong yang telah dicuci dan dikupas. 2. Campurkan parutan singkong, gula pasir, kelapa parut, dan garam. 3. Siapkan kukusan. 4. Tempatkan adonan di daun pisang. 5. Masukkan gula merah ke tengan adonan. 6. Agar daun tidak terbuka gunakan lidi untuk menguncinya di ujung ujung . 7. Masukkan ke kukusan. 8. Tunggu hingga matang (30 - 45 menit). sumber : https://cookpad.com/id/resep/5454110-utri-lemet-ketimus-singkon...
Soto Daging ini berisi daging sapi, nasi, tauge, seledri, bawang daun dicampur dengan kuah yang gurih dan sedikit manis Kuah yang disajikan adalah kuah bening Tanpa tambahan saus apapun rasa kuah sudah nikmat di lidah Sangat nikmat disantap ketika masih panas Porsi tersedia dalam mangkuk besar dan kecil Soto ini cocok disantap dengan berbagai macam tambahan seperti; kerupuk, tempe, tahu, dan berbagai macam sate. Soto Daging ala Soto Sedaap Boyolali Hj. Widodo ini dapat ditemui di jalan Buah Batu no. 149, Kota Bandung atau kunjungi website http://sotosedaapboyolali.com Untuk info lebih lanjut.
Sate Otak Sapi ini sedikit berbeda, karena sate Otak Sapi ini dibalut dengan telur. Sehingga Otak Sapi ini digulung dengar telur yang sudah digoreng. Rasanya enak. Gurih, bila digigit langsung hancur di mulut. Teksturnya lembut dan mudah ditelan. Rasanya menurut saya seperti rasa ikan. Tentunya dengan ada campuran rasa telur goreng. Cocok dimakan sebagai lauk pauk bersama nasi, soto, makanan lain yang berkuah, dengan sambal, ataupun dimakan langsung. Sate Otak Sapi dibalut telur ini bisa ditemukan di Soto Sedaap Boyolali di jalan Buah Batu no. 149, di Kota Bandung. Atau bisa mencari informasi lebih lanjut di website http://sotosedaapboyolali.com
Manfaat terhadap lingkungan : Cabe Jawa dapat tumbuh subur sepanjang tahun, baik psds musim kering maupun penghujan. Dan juga dapat tumbuh di lahan kering atau gersang. Jadi bisa bisa digunakan untuk penghijauan dan juga memliki hasil yang memadai. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai tanaman hias yang di tanam pada pot. Sehingga kelihatan alami. Selain itu Cabe Jawa juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Biasanya dimanfaatkan oleh para penjual jamu tradisional. Dengan mencampurkan Cabe Jawa dengan tumbuhan lainnya. Misalnya : a) Bisa memulihkan badan yang lemah dan menambah nafsu makan. Bahan : Cabe Jawa 6 buah, Rimpang alang-alang 3 buah, Rimpang Lempuyang ¾ jari, daun sambiloto ¾ genggam, dan Gula Enau 3 jari. Cara membuat : Semua bahan dicuci kecuali Gula Enau. Bahan-bahan tersebut kemudian dipotong seperlunya lalu direbus dalam 4 gelas air Hingga tersisa 2 gelas ¼ . Setelah dingin air rebusannya di saring lalu diminum. Cara m...
Situs arca Arca Gupolo ini Terletak di Dusun Sambirejo, Kec.Prambanan, Kab.Sleman, Yogyakarta Lokasi arca ini berada di tengah hutan dan ada pada di ketinggian 195 m di atas permukaan air laut. Peninggalan situs Gupolo pada tanggal 1 September 1981. Menurut laporan dari SPSP di seputar situs Gupolo juga terdapat peninggalan-peninggalan lain yang letaknya demikian terserak. Peninggalan-peninggalan lain itu di antaranya ialah Arca Ganesya yang sudah hilang bagian kepalanya. Arca Ganesya ini terletak di sebelah barat daya dari lokasi situs Gupolo. Tinggi Arca Ganesya adalah 605 sentimeter, lebar 400 sentimeter, tebal 125 sentimeter. Konon nama Gupolo merupakan nama yang diberikan oleh penduduk setempat. Bagi penduduk setempat Gupolo dipersamakan artinya dengan arca yang berpostur tinggi besar dan cenderung gemuk seperti arca-arca yang menghiasi gerbang-gerbang rumah mewah/istana, yakni sepasang raksasa yang bernama Cingkara Bala dan Bala Upata yang dalam dunia percandian terken...
Dalam artikel lain kita sudah membahas PENYANG – Azimat Dayak Ngaju , kali ini kita akan membahas GIMAT & SEREMPELIT yaitu penyang yang dikenal oleh sub suku Dayak Benuaq – Tunjung. Sebenarnya antara penyang dengan gimat ini adalah hal yang sama, cuma ada beberapa perbedaan konsep. Jika didalam budaya Dayak Ngaju ada penyang atau azimat yang digantung di Mandau maka orang Dayak Benuaq – Tunjung tidak mengenal azimat yang digantung pada mandau. Azimat ini biasanya berupa kalung, gelang lengan atau juga yang diikatkan pada pinggang. GIMAT GIMAT GIMAT atau JIMAT dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu; gimat yang dipakai saat peperangan dan juga gimat yang dipakai untuk menangkal kekuatan magis berupa santet atau guna-guna. Kedua gimat ini dibuat dalam bentuk yang hampir sama sesuai keinginan pemiliknya. Gimat rata-rata dibuat dari kain hitam. Gimat yang dipakai dalam peperangan harus dijahit oleh seorang janda menggunak...
PRASASTI LUITAN (823 saka atau 901 M). Bahan : Tembaga Periodisasi : 901 Masehi Asal : Cilacap. Prasasti Luitan berangka tahun 823 saka atau 901 M. Prasasti yang diketemukan pada tahun 1976 di Cilacap ini memuat suatu masalah sosial dari satu kelompok masyarakat, yaitu proses pengenaan pajak atas tanah yang tidak benar. Jaman dulu, masalah yang sering dijumpai adalah manipulasi pengukuran oleh petugas pajak. Seorang petani, protes kepada petugas pajak terhadap perhitungan luas tanah yang dimilikinya. Menurut si pejabat pajak, luas tanahnya adalah 40 Ãâý tampah (ukuran tanah pada masa itu). Karena setiap tampah dikenakan pajak 6 dharana, si petani harus membayar 40 Ãâý tampah x 6 dharana = 243 dharana. Namun setelah diukur ulang oleh pejabat pajak yang lain, luas tanah si petani hanya 27 tampah. Rupanya tampah yang digunakan petugas pajak pertama berukuran lebih ke...
Di Desa Leran, Bumiayu terdapat sekumpulan artefak Batu peninggalan agama Hindhu yakni antara lain Arca Nandi kondisi kepala patah dan hilang, Batu Yoni, Batu balok Persegi panjang, beserta 4 buah umpak batu serta 2 buah memuncak bangunan candi yang berada di suatu Batur berlantai batu bata merah ukuran besar.
Adep-adep ini merupakan makanan yang biasa ada pada saat pernikahan. Nasinya menggunakan nasi kuning, lauknya sama seperti nasi kuning, yang membedakan hanya pada tempat penyajiannya saja, jika nasi kuning disajikan pada mika plastik, namun adep-adep di sajikan pada daun pisang. Nasi adep-adep juga bisa dijumpai di daerah Brebes dan Bumiayu dan menjadi hidangan khas saat upacara pernikahan. RESEP NASI ADEP ADEP Bahan : 5 porsi nasi putih Bahan Urap : 100 gr selada air, direbus dan diperas 100 gr kol, dibuang tulangnya, potong-potong dan rebus 100 gr kecipir, bersihkan, rebus dan potong-potong 100 gr tauge, buang akarnya lalu diseduh 100 gr terong hijau mentah, potong-potong 5 buah jengkol mentah, iris-iris 1 papan petai merah, belah 2 bagian Bumbu Urap : 8 buah cabe merah keriting 5 cm kencur 4 siung bawang putih 3 lembar daun jeruk, buang tulang...