tahun baru
9.911 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nirartha Prakreta
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Nakah ini merupakan koleksi dari Museum Provinsi Jawa Timur, Mpu Tantular Naskah ini berupa tembang dan berisi pelajaran-pelajaran Ilmu Tua atau biasa disebut Ilmu Kasampurnaan (Ilmu Kesempurnaan). Di buat di sebuah Perdikan yang bernama Kencana di daerah Surabaya sebelah selatan pada tahun 1459. Kitab ini telah diteliti oleh Prof, Dr. Purbatjaraka dan diantaranya memuat pelajaran-pelajaran tentang: Seseorang cenderung mengutamakan orang lain yang disukainya, seseorang cenderung membenci kepandaian orang lain dan menganggap kepandaian sendirilah yang paling tinggi. Ditulis oleh / Ditedunkan: I Nyoman Usana, Nusa Naskah ini dipamerkan pada acara Pameran Gelar Museum Nusantara 2014 "Sabuk Peradaban Nusantara Jejak 1,5 juta tahun" yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.   Pameran diselenggaran pada tanggal 22-24 November 2014 di Jakarta Convention Center. 

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Aksara Jawa Kuna
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Aksara Jawa Kuno berasal dari  Aksara Pallawa  yang mengalami penyederhanaan bentuk huruf pada sekira abad VIII. Aksara Pallawa itu sendiri merupakan turunan  Aksara Brahmi  dan berasal dari daerah India bagian selatan. Aksara Pallawa menjadi induk semua aksara daerah di Asia Tenggara (e.g. Aksara Thai, Aksara Batak, Aksara Burma).   Secara lengkap aksara jawa bisa dilafalkan menjadi sebuah kalimat “Hanacaraka, data-sawala, pada jayanya, magha-batanga” . Secara terpisah aksara tadi bisa dijelaskan mulai dari  “Ha-Na-Ca-Ra-Ka”  yang mengisahkan tentang dua orang sakti,  “Da-Ta-Sa-Wa-La”  menceritakan kalau keduanya terlibat perselisihan hingga mereka berkelahi.  “Pa-Da-Ja-Ya-Nya” menyebutkan kalau keduanya sama – sama sakti, pada kumpulan aksara yang tersisa  “Ma-Ga-Ba-Tha-Nga”  menceritakan kalau akhirnya dua orang sakti tadi tewas be...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
UPACARA NYOBENG
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Nyobeng merupakan acara memandikan atau membersihkan tengkoran manusia hasil ngayau. Upacara Nyobeng ini dilaksanakan setiap tanggal 15 Juni, yakni setelah musim panen padi dan untuk menghadapi musim pemggarapan ladang berikutnya. Puncak ritual ini dilaksanakan di Rumah Balug (Rumah Adat) yang berada di tengah kampung, di rumah inilah tersimpan benda pusakan seperti gong, simlog atau sibakng (menyerupai bedug), tengkorak hasil ngayau para leluhur, kalung dari taring babi dan sebagainya. Sebelum acara dimulai, di batas kampung diadakan upacara "Naburi" (Upacara "Pepasan"), yakni para tamu dipercikkan air menggunakan daun anjuang yang telah diberi mantera sebagai penolak bala, kemudian tamu menginjak buah kundur yang diletakkan dalam suatu wadah. Menjelang acara ritual, setiap rumah membuat sesajen dan dioleskan darah sayap ayam, darah sayap ayam ini sebagian dipercikkan ke berbagai tempat yang dianggap sakral, sekitar rumah adat dan perkampungan. Menjelang sore hari ketua adat me...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tujuh Anak Lelaki
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Tujuh Anak Lelaki Ditulis pada   31 Maret 2010   oleh   Agus Anshori Cerita Rakyat dari : Aceh Alkisah, di sebuah kampung di daerah Nanggroe Aceh Darussalam, ada sepasang suami-istri yang mempunyai tujuh orang anak laki-laki yang masih kecil. Anak yang paling tua berumur sepuluh tahun, sedangkan yang paling bungsu berumur dua tahun. Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, sepasang suami-istri itu menanam sayur-sayuran untuk dimakan sehari-hari dan sisanya dijual ke pasar. Meskipun serba pas-pasan, kehidupan mereka senantiasa rukun, damai, dan tenteram. Pada suatu waktu, kampung mereka dilanda musim kemarau yang berkepanjangan. Semua tumbuhan mati karena kekeringan. Penduduk kampung pun mulai kekurangan makanan. Persediaan makanan mereka semakin hari semakin menipis, sementara musim kemarau tak kunjung usai. Akhirnya, seluruh penduduk kampung menderita kelaparan, termasuk keluarga sepasang suami-is...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Legenda Batu Keramat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Terdapat sebuah batu keramat di Gunung Kamboi Rama, Kepulauan Yapen Propinsi Papua. Di atas Gunung Kamboi Rama tersebut terdapat dua buah desa kecil bernama Desa Kamboi Rama dan Desa Aroempi. Desa Kamboi Rama dihuni oleh manusia sementara Desa Aroempi dipenuhi tanaman sagu milik tuan tanah bergelar Iriwonawani. Dari desa inilah asal mula legenda batu keramat. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kaum laki-laki Desa Kamboi Rama berburu binatang sementara kaum wanitanya mencari sagu di Desa Aroempi. Sebelum mencari sagu di Desa Aroempi, penduduk desa biasa melakukan pemujaan kepada Dewa Iriwonawani. Dewa Iriwonawani Marah Seiring waktu, sagu di Desa Aroempi menjadi berkurang karena terus menerus diambil oleh penduduk Desa Kamboi Rama. Dewa Iriwonawani menjadi marah, kemudian memindahkan tananam sagunya ke daerah lain. Masyarakat Desa Kamboi Rama menjadi ketakutan. Atas perintah kepala suku, mereka segera pindah ke daerah pantai. Mereka mendirikan desa baru d...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Beru Ginting Sopo Mbelin
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Untuk memperbaiki kehidupan keluarga maka Ginting Mergana mendirikan perjudian yaitu “judi rampah” dan dia mengutip cukai dari para penjudi untuk mendapatkan uang. Lama kelamaan upayanya ini memang berhasil. Keberhasilan Ginting Mergana ini menimbulkan cemburu adik kandungnya sendiri. Adik kandungnya ini justru meracuni Ginting Mergana sehingga sakit keras. Akhirnya meninggal dunia. Melaratlah hidup Beru Ginting Sope Mbelin bersama Beru Sembiring. Empat hari setelah kematian Ginting Mergana, menyusul pula beru Sembiring meninggal. Maka jadilah Beru Ginting sope Mbelin benar-benar anak yatim piatu, tiada berayah tiada beribu. Beru Ginting Sope Mbelin pun tinggal dan hidup bersama pakcik dan makciknya. Anak ini diperlakukan dengan sangat kejam, selalu dicaci-maki walaupun sebenarnya pekerjaannya semua beres. Pakciknya berupaya memperoleh semua harta pusaka ayah Beru Ginting Sope Mbelin, tetapi ternyata tidak berhasil. Segala siasat dan tipu muslihat pakciknya b...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Bunga Kemuning
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Riau

Pada suatu masa, hiduplah sepuluh orang putri raja yang sangat cantik-cantik. Ibu mereka sudah lama meninggal dan ayah mereka, sang raja, begitu sibuk dengan urusan kerajaannya sehingga mereka hampir tidak punya waktu untuk berkumpul bersama. Akibatnya putri-putri ini menjadi nakal dan manja, kecuali sang putri bungsu, putri Kuning. Ya, mereka memang diberi nama dengan nama warna. Ada putri Jambon, putri Hijau, putri merah merona, putri nila dan lain-lain. Barangkali dulu sang ibu berharap anak-anaknya akan memberi banyak warna di kehidupan ini. Sayang, sang ibu keburu meninggal sehingga tidak sempat mendidik mereka sengan baik. Kesepuluh putri ini selalu memakai pakaian dan perhiasan yang sewarna dengan nama mereka. Putri Merah selalu memakai warna merah, demikian juga putri-putri lainnya. Sementara kakak-kakaknyabermalas-malasan dan membuat keonaran, putri Kuning menghabiskan waktu dengan membantu inang-inangnya, atau membaca buku, dan atua merawat kebun bunga kesayanganny...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Mas Merah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada tahun 1890 seorang pria bernama Salam tinggal di Serawak Malaysia dan mempunyai abang bernama Amran. Salam telah menjalin hubungan secara diam-diam dengan gadis bernama Rukiah. Hubungan ini tidak diketahui oleh orangtua Salam. Rukiah adalah seorang gadis baik dan berparas cantik. Ayah Salam ingin menikahkan Amran dengan seorang gadis. Pada suatu hari ia bertanya pada Amran apakah dia ingin menikah. Karena dilihatnya Amran sudah “berumur”. Amran menjawab, “Kalau Ayah hendak menikahkan aku, terserah pada Ayah saja,”. Konon pada jaman dahulu, pasangan hidup diatur oleh orangtua. Ayahnya kembali bertanya pada Amran, “Siapa yang kau suka untuk menjadi istrimu?”. “Terserah siapa yang Ayah suka untuk menjadi istriku, aku ikut saja,”. Pilihan satu-satunya gadis yang baik dan cantik di daerah Serawak ialah Rukiah. Singkat cerita, dinikahkanlah Amran dengan Rukiah. Saat pernikahan mereka, Salam menjadi putus asa. Beberapa waktu kemu...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Putri Runduk
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada sekitar abad ke-7 Kerajaan Barus Raya memerintahlah seorang raja yang cukup ternama, Raja Jayadana. Kerajaan yang dibawahinya memasuki era Islam berpusat di Kota Guguk dan Kota Beriang dekat Kadai Gadang sekarang. Pada saat itu ada tiga kota besar di sana termasuk kota. Kerajaan Barus tengah berada di puncak kejayaannya., berkat hasil bumi yang melimpah ruahd an penghasil komoditi langka yang sangat dibutuhkan pada zamannya. Sebutlah itu kapur Barus Raya terdapat pelabuhan tertua di dunia yang menjadi salah satu pusat niaga internasional. Terpenting dari segala kelebihan”ter” itu, raja Jayadana memiliki seorang permaisuri (Ratu) Puteri Runduk yang cantik jelita. Bersamaan dengan datangnya para saudagar dan pemerintahan negeri asing ke Barus semakin santerlah berita mengenai kecantikan sang Permaisuri. Beberapa raja yang terkesima mendengar beritanya kemudian hari berspekulasihendakmerebut Putei Runduk. Dan sudah tentu, untuk dapat memilikinya bukanlah hal mudah....

avatar
Siti Badriah Gofur