Dali Ni Horbo Makanan tradisional Sumatera Utara dengan nama dali no horbo merupakan olahan dari susu kerbau yang dimasak sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk susu yang menggumpal seperti keju. Jika keju dibuat dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu, dali justru dibuat dengan cara tradisonal tanpa bantuan bahan kimia apapun. Selain disebut dengan dali, keju batak tersebut kerap disebut dengan bagot ni horbo karena bagot berarti susu sesuai bahan utamanya. Penggunaan susu kerbaunya juga tidak asal-asalan, karena yang akan diambil hanya dari induk kerbau yang baru melahirkan anak dengan umur 1 bulan. Begitu pula dengan proses memerahnya yang hanya dilakukan saat pagi hari saja dan setelah 5 bulan diperah, bulan selanjutnya tidak lagi diperah. Umumnya, untuk membuat makanan asal Sumatera Utara ini hanya memerlukan susu kerbau bersama dengan air nenas dan air hasil perasan daun pepaya. Susu kerbau nantinya akan direbus sampai benar-benar mendidih, saat itu biasanya p...
Cimpa adalah makanan khas suku Karo. Cimpa menjadi makanan penting dalam acara-acara adat Karo. Cimpa adalah makanan yang dibua dari beras ketan merah atau putih. Di dalam beras ketan merah dimasukkan gula merah atau gula aren yang telah dicampur dengan kelapa parut. Cimpa biasanya dibungkus dengan daun pisang. Cimpa biasanya dimasak dengan dikukus. Cimpa adalah salah satu makanan yang sangat penting bagi orang Karo. Cimpa harus ada di setiap pelaksanaan acara-acara adat suku Karo. Cimpa harus dihadirkan saat berlangsungnya acara pesta adat pernikahan, kerja tahun atau merdang merdem, dan kematian. Jika dalam salah satu acara adat tersebut tidak dihadirkan cimpa, maka acara tersebut dianggap kurang dan tidak sempurna. Pada awalnya, cimpa dihadirkan hanya pada saat acara kerja tahun atau merdang merdem suatu desa saja. Pembuatan cimpa tersebut dilakukan pada hari ke enam, pada saat kerja tahun atau merdang merdem. Cimpa disediakan di setiap rumah, di suatu kampung yang se...
Pagit-pagit adalah makanan khas Suku Karo di Sumatera Utara , Indonesia . Bahan utama makanan ini adalah isi perut (rumput yang separuh dicerna) rusa , kambing , sapi , atau kerbau sebelum mengalami proses pemamahbiakan selanjutnya. Bahan tersebut kemudian dimasak bersama rempah-rempah, santan, takokak , dan daun tapioka atau daging sebagai kuahnya. Salah satunya adalah kuliner khas Karo, Sumatera Utara ini. Adalah pagit-pagit atau trites, makanan khas Tanah Karo yang terbuat dari lambung dan usus besar lembu atau kerbau yang masih memiliki sisa makanan dalam perutnya. Sebagian orang menganggapnya sebagai makanan yang menjijikkan, tetapi jika pandai mengolahnya, tentu kuliner ini menjadi sajian lezat. Jadi ketika sapi atau kerbau dipotong, bahan dari dalam usus tersebut dipisahkan di dalam wadah lain. Masyarakat menganggap isi lambung yang terdapat rerumputan itu adalah kot...
Gule Kuta Kuta dalam bahasa Indonesia berarti Gulai Ayam Kampung. Masakan ini salah satu makanan khas Suku Karo di Sumatera Utara. Yang membuat masakan ini khas adalah menggunakan ayam kampong muda yang baru dipotong dan menggunakan bumbu asam cikala atau patikala atau biasa disebut buah kecombrang. Buah kecombrang ini memiliki bentuk yang sangat kecil, memiliki wangi yang khas, dan rasanya asam. Bahan: 1½ l air 1 ekor (900 g) ayam kampung, potong 8 500 g kentang, potong potong 3x3 cm 1½ l santan kental, dari 2 butir kelapa parut 1 sdt garam Bumbu 1, haluskan: 15 buah cabai rawit merah 10 buah cabai merah 8 butir bawang merah 8 siung bawang putih 2 cm kunyit Bumbu 2: 5 buah asam cikala1, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 3 batang serai, memarkan 2 buah bunga kecombrang, iris halus 2 batang bawang daun Cara Membuat: Rebus air dan bumbu 1 h...
Ikan mas yang dimasak dengan bumbu arsik merupakan makanan yang khas dari Sumatra Utara. banyak diantara anda yang mungkin belum pernah mencicipi makanan yang satu ini atau bahkan baru mendengar namanya. Makanan ini memiliki ciri khas rasa asam manis pedas gurih yang sangat cocok disajikan sebagai menu makanan sehari-hari. Selain itu, ikan bumbu arsik ini juga dapat anda hidangkan ketika anda mempunyai acara yang meriah sehingga anda dapat menyenangkan bagi para tamu yang datang. Yang menjadi ciri khas lain dalam maskan ikan bumbu arsik ini adalah sisik ikan yang masih menembpel utuh pada tubuh ikan yang akan dibuat menjadi ikan arsik. Memang sangat unik, tetapi anda juga tidak perlu khawatir akan kualitas rasa yang dimilikinya. Selain rasanya yang enak dan nikmat, proses membuatnya pun sangat mudah dilakukan oleh siapapun hanya dengan cara yang sederhana. Ikan yang dimasak dengan bumbu arsik ini biasanya menggunakan ikan mas, akan tetapi anda juga bisa menggantinya dengan ikan lain...
Roti Ketawa, Bagi masyarakat Sumatera Utara, Roti ini sudah tidak asing lagi. Bentuk nya yang bulat dan ada belahan di permukaan nya sehingga terlihat seperti sebuah senyuman/ketawa. Mungkin hal ini yang menjadi asal mula roti ini disebut dengan nama ROTI Ketawa. Roti ketawa di beberapa daerah disebut juga dengan Onde onde ketawa. Roti ini memiliki tekstur yang sedikit keras , dan juga rapuh jika baru saja di produksi/dimasak. Roti Ketawa, Bagi masyarakat Sumatera Utara, Roti ini sudah tidak asing lagi. Bentuk nya yang bulat dan ada belahan di permukaan nya sehingga terlihat seperti sebuah senyuman/ketawa. Mungkin hal ini yang menjadi asal mula roti ini disebut dengan nama ROTI Ketawa. Roti ketawa di beberapa daerah disebut juga dengan Onde onde ketawa. Roti ini memiliki tekstur yang sedikit keras , dan juga rapuh jika baru saja di produksi/dimasak.
PISAU GAJA DOMBAK Piso gaja dompak merupakan salah satu senjata tradisional masyarakat Sumatera Utara yang berjenis pisau, senjata tradisional ini berfungsi untuk menikam, menusuk dan memotong. Senjata khas Sumatera Utara ini dinamakan piso gaja dompak sebab pada gagang pegangannya terdapat ukiran yang membentuk gajah. Piso gaja dompak juga dipercaya sebagai senjata pusaka kerajaan Batak pada masa kerajaan Sisingamangaraja 1. Senjata tradisional ini tidaklah diperuntukkan untuk membunuh. Namun diyakini memiliki kekuatan supranatural yang bisa memberikan kekuatan bagi sang pemilik. Dalam catatan lain piso gaja dompak mulai dikenal pada tahun 1900an dan merupakan senjata andalan dari para perampok. Ada juga yang menyebutkan bahwa pada tahun 1980an, piso gajah dompak juga sempat digunakan dalam pertarungan antar geng atau kelompok tertentu. Demikianlah mengenai beberapa senjata tradisional Indonesia yang merupakan warisan budaya dari para leluhur. Marilah kita merawa...
Tano Ponggol tentu tidak asing lagi bagi kita, khususnya masyarakat yang berasal dari Kabupaten Samosir. Tano Ponggol dalam bahasa asli lokal disebut Tano Magotap, yang memisahkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera yang terletak sebelah Barat Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Sebutan Tano Ponggol / Tano Magotap dilatarbelakangi sejarahnya. Konon sebelum masa penjajahan Hindia Belanda Pulau Samosir menyatu dengan Sumatera dan pada masanya belum ada kata pulau tetapi hanya Samosir. Sekitar Tahun 1900-an, waktu itu Indonesia masih dijajah Belanda termasuk Samosir, dan pada saat itu yang berkuasa di Pemerintahan Hindia Belanda adalah Ratu Willhelmina (pengakuan orang tua dulu yang ikut kerja paksa menggali Tano Ponggol). Sekitar 1905 Pemerintah Hindia Belanda memerintahkan kepada Tentara Belanda yang ada di Sumatera Utara, untuk melakukan kerja paksa menggali tanah sepanjang 1,5 km dari ujung lokasi Tajur sampai dengan Sitanggang Bau. Kerja...
Gong Panganak Kayu, kuningan Pada masa lalu gong ini dibunyikan untuk mengumumkan perintah raja kepada rakyatnya, dan perangkat alat musik ini juga digunakan pada upacara adat kematian, perkawinan, memasuki kediaman baru, serta dewasa ini alat musik tersebut dimainkan pada saat upacara gereja, hari besar nasional dan menyambut tamu.