monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
374 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Dangke Keju Tradisional Sulawesi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Dangke Keju Tradisional Khas Enrekang Makassar Jenis keju hasil fermentasi susu sapi yang sudah diproduksi semenjak tahun 1900-an ini mengingatkan pada 'Keseek', keju buatan Jerman dengan tekstur seperti tahu dan berwarna putih. Digoreng atau di panggang adalah cara penyajian yang paling sering sederhana dan paling sering sering ditemui untuk mempersiapkan bongkahan-bongkahan Dangke menjadi hidangan yang siap dinikmati. Sepiring nasi hangat dan sambal terasi adalah teman yang paling pas untuk menyantap potongan-potongan keju lokal ini. Para pendatang dan warga enrekang sendiri paling gemar menikmati Dangke dengan 'pulu mandoti'. Beras yang bila ditanak aroma wanginya bisa tercium sampai di kejauhan ini adalah hasil bumi yang hanya bisa ditanam di persawahan Enrekang.   Bisa dibeli di: Khas Enrekang Jalan Racing Centre, Karampuang, Panakkukang, Karampuang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231, Indonesia 082347719098

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
"Alosi Ripolo Dua" dalam Kajian Semantik
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Selatan

Hingga saat ini, lagu bugis masih menjadi primadona masyarakat Sulawesi Selatan. Lantunan musik yang mengalun membawa penikmatnya terbawa dalam lantunan syair-syair yang terdengar. Tidak hanya ada di pesta hajatan (perkawinan), akan tetapi para pengemudi becak motor, pete-pete (angkutan umum Sulawesi Selatan), rumah-rumah makan khas daerah sudah sangat berkawan dengan musik bugis. Terkadang pula menjadi media pengantar tidur. Yusuf Alamudi, Pria yang lahir Kota kelahiran mantan Presiden BJ Habibie ini tidak asing lagi di telinga para penikmat musik bugis. Semasa hidupnya beliau aktif dalam menciptakan lagu-lagu bugis yang hingga kini masih tetap eksis di telinga para penikmatnya. Salah satunya, Alosi Ripolo Dua. Dinyanyikan oleh Dian Ekawati, lagu ini sering menjadi lagu favorit dalam perlombaan paduan suara. Lagu ini terdiri atas lima bait. Bait pertama dan kedua terdiri atas empat larik, bait ketiga dan ke empat terdiri atas tiga larik, sedangkan bait terakhir terdiri atas...

avatar
Agung RInaldy Malik
Gambar Entri
Cemme Passili, Upacara Pembersihan Diri Warga Desa Ulo
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Musim Tanam tiba petanda para petani siap untuk menggarap lahan yang dimilikinya. Tanah yang subur serta aliran air yang melimpah menjadi faktor pendukung berhasilnya panen para petani.  Doa serta upacara kebudayaan juga menjadi ciri khas sebuah daerah untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Desa Ulo, desa yang terletak di bagian utara Kabupaten Bone ini setiap tahunnya menggelar ritual agar terhindar dari bencana kekeringan. Ritual ini bernama Cemme Passili . Ditinjau dari asal kata Cemme berarti mandi dan Passili berarti membersihkan diri. Upacara ini bermula ketika Desa Ulo dilanda kekeringan yang berkepanjangan. Ladang sawah yang kering membuat hasil panen para petani gagal. Alhasil, bencana kelaparan terjadi. Masyarakat Desa Ulo pun sulit untuk mendapatkan asupan makanan yang cukup. Raja Ulo saat itu mendapatkan mimpi untuk berdoa di pinggiran sungai bersama warganya dan bermain air di dasar sungai yang hampir mulai mengering. Konon katanya, setelah kegia...

avatar
Agung RInaldy Malik
Gambar Entri
Tuak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Tuak adalah sejenis minuman tradisional beralkohol Nusantara yang merupakan hasil fermentasi dari nira, beras, atau bahan minuman/buah yang mengandung gula. Tuak adalah produk minuman yang mengandung alkohol. Bahan baku yang biasa dipakai adalah: beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti air dari pohon nira atau nipah, atau legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Kadar alkohol tuak di pasaran berbeda-beda bergantung daerah pembuatnya. Tradisi minum tuak telah dikenal masyarakat Indonesia sejak sebelum jaman penjajahan Belanda. Meminum tuak dipercaya masyarakat Indonesia memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan. Selain untuk menghangatkan badan, tuak dari pohon enau di Toraja telah di percaya dari jaman nenek moyang sebagai minuman yang wajib disajikan saat ritual-ritual adat. Sehingga setiap pelaksanaan ritual adat di Toraja sudah pasti tersedia tuak. Beberapa tempat di pulau Madura dahulu dikenal sebagai sebagai...

avatar
Andri77
Gambar Entri
Buras
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Selamat pagi, para pecinta kuliner dimanapun kalian berada. Kali ini kita akan makan lagi, kali ini kita akan makan - makan dari daerah Sulawesi Selatan. Burasa adalah salah satu panganan khas masyarakat Bugis dan makassar di Sulawesi Selatan. Panganan ini dikenal juga dengan nama lapat, lontong bersantan atau buras. Bentuknya hampir mirip dengan lontong cuma agak pipih dan dimasak dengan cara tersendiri. Burasa merupakan makanan wajib bagi masyarakat Sulawesi Selatan di hari lebaran yang bisanya tersaji bersama coto makassar ataupun opor ayam.   Panganan ini terbuat dari beras yang dimasak tertebih dahulu dengan santan yang banyak hingga menjadi nasi lembek dan selanjutnya dibungkus dengan daun pisang. Biasanya dibuat menjadi dua bagian dalam satu ikatan (menggunakan tali rapia atau daun pisang) kemudian direbus hingga matang. Panganan ini juga biasanya ditemui di luar provinsi Sulawesi Selatan seperti Gorontalo atau Kalimantan dan beberapa daerah lain di Indonesia...

avatar
Danisapitaloka
Gambar Entri
Ballo’ / Tuak / Arak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Ballo’ atau tuak (arak) merupakan minuman khas dari Sulawesi Selatan. Terdiri dari dua macam rasa: rasa pahit bercampur kecut (yang memabukkan), dan rasa manis (sebagai bahan baku gula merah). Jenisnya juga bermacam – macam, jika yang berasal dari pohon Nipa bernama Ballo’ nipa (inru), jika berasal dari beras yang diragi bernama ballo’ ase, dan jika berasal dari poho tala’ (lontas/siwalan) bernama Ballo’ tala’. Pada zaman dahulu, Ballo’ merupakan minuman pelengkap jika raja mengadakan pesta perjamuan di istananya. Begitupun ketika menghadapi perang, para prajurit kerajaan sengaja menenggak Ballo’ terlebih dahulu, agar di medan perang tidak merasa gentar dan semakin gagah berani menghadapi lawan. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, Ballo’ bukan lagi sekedar sebagai sajian eksklusif kerajaan. Namun sudah mejadi trend tersendiri di kalangan masyarakat luas, tak terkecuali di masyarakat Turatea itu sendiri. Cara...

avatar
Nurmaihc
Gambar Entri
Onde-Onde Tawaro
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Bahan-bahan: 400 ml air (direbus bersama gula merah dan daun pandan lalu saring) 200 gr Tepung Sagu Al-Furqan (campur dengan 300 ml air, saring) 2 lembar pandan 1 buah gula merah yang besar (kurang lebih 500 gr, tergantung selera) 1/2 btr kelapa setengah tua, parut memanjang kukus bersama 1/2 sdt garam Secukupnya garam Cara membuat : Campurakn sagu, air, pandan dan gula merah. Masak sambil diaduk sampai mengental dan berwarna transparan. Tunggu sampai meletup-letup. Matikan api. Dalam keadaan panas, gulingkan di atas kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam. Potong-potong kecil lalu gulingkan lagi di atas kelapa parut.     RM yang menyediakan: Bunga Pepaya Jl. RP Soeroso 16, Gondangdia-Menteng, Jakarta Pusat, Indonesia (6221) 3141616

avatar
Agungarke
Gambar Entri
Nasu Cemba
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Nasu Cemba adalah kuliner yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan. Saking terkenalnya kuliner ini menjadi buruan para wisatawan. Nasu cemba terbuat dari daging yang dimasak berkuah dengan menggunakan bahan yang khas yaitu daun cemba. Bahan: 1 Kg Daging sapi 2 Kg Tulang (biasanya yang paling bagus adalah tulang leher) Bumbu: 5 siung Bawang putih 8 butir Bawang Merah 6 buah Jahe 2 buah Kemiri ½ sendok makan Merica ½ sendok makan Kunyit 2 sendok makan Kelapa sangrai (dihaluskan sampai mengeluarkan minyak) Daun Cemba (yang masih muda) Garam Penyedap rasa Cara memasak: Cuci bersih daging sapi dan tulang kemudian dipotong-potong sesuai dengan keinginan (biasanya untuk dijual di warung daging diikat pada tulang dengan menggunakan tali rafia yang kecil). Bawang putih, bawang merah, jahe dan kemiri dihaluskan dan dicampur kemudian ditumis sampai harum. Masukkan...

avatar
Isticasugi
Gambar Entri
Pakaian Adat Suku Makassar
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Suku Makassar ini disebut dengan “Baju Bodo”. Baju bodo merupakan busana adat khas suku bugis makassar yang hanya dapat dipakai oleh kaum wanita saja. Baju bodo ini kerap dipakai pada acara adat. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman bukan hanya wanita bugis yang mengenakannya. Wanita dari daerah lain pun juga dapat mengenakan baju bodo itu. Seperti saat acara carnaval atau parade yang menggunakan pakaian adat khas indonesia. Ciri Baju Bodo ini yaitu memiliki bentuk segi empat, sisi samping pakaian atas yang dijahit, tidak berlengan, terbentuknya gelembung dibagian tubuh, tak ada sambungan jahitan dibagian bahu, terdapatnya hiasan berbentuk bulatan kepingan logam di seluruh bagian tepi, dan permukaan blus. pakaian yang tebuat dari tenunan kapas atau sutra, tenunan sederhana tanpa potongan kemudian dilipat dua, diberi lubang leher dan tangan. Pada umumnya tenunan untuk Baju Bodo ini dibuat menerawang. Baju bodo diproduksi untuk kalangan sendiri d...

avatar
Nashrullah