Tak berbeda dengan daerah lain, tradisi leluhur juga dimiliki oleh warga Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Merlawu, nama tradisi yang diikuti oleh ratusan warga pada Jum’at (16/12/2016) kemarin itu. Seperti apakah tradisi Merlawu di Ciamis itu? Tradisi ini merupakan sebuah penghargaan terhadap Syeh Padamatang, sosk yang mendirikan Desa Wanasigra sekaligus utusan Sunan Gunung Djati. Meski digelar secara sederhana, ada makna yang tersirat dari tradisi ini. Ada pula larangan yang harus diindahkan ketika memasuki Situs Gandoang, lokasi di mana tradisi ini berlangsung. Misalnya tak boleh mengenakan alas kaki, meludah dan berbicara sembarangan. Dikatakan sesepuh Wanasigra, Suparman, situs Gandoang merupakan tempat disemayamkannya Syeh Padamantang, tokoh pendiri Wanasigra. Bukan hanya sebagai ulama, Syeh Padamantang juga ahli di bidang pertanian dengan mencetak areal pesawahan lengkap dengan irigasinya. “Tradisi Merlawu yang dilaksanakan pad...
Kita dapat menemui beberapa seni tari di Jawa Barat yang unik dan memiliki ciri khas setiap daerahnya. Pada kesempatan yang lalu kita sudah mengenal tari ronggeng gunung . Kali ini kita akan mengenal tarian dari Indramayu, Jawa Barat. Tarian tersebut dikenal dengan nama Tari Ronggeng Buyung. Indramayu sendiri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang wilayahnya dilalui oleh Jalur Pantura. Walaupun Indramayu berada di Jawa Barat yang notabene adalah tanah Pasundan yang berbudaya dan berbahasa Sunda, namun sebagian besar penduduk Indramayu mempergunakan Bahasa Jawa Cirebon dialek Indramayu, masyarakat setempat menyebutnya dengan Basa Dermayon, yakni dialek Bahasa Jawa Cirebon yang hampir serupa dengan Bahasa Jawa Cirebon yang dipergunakan di wilayah pusat Keraton Cirebon di Kota Cirebon, dalam Bahasa Jawa Cirebon dialek Indramayu tata bahasanya terbagi menjadi dua yakni Basa Besiken (dipergunakan untuk berbicara dalam tatanan resmi dan menghormati lawan bi...
Sumber :Dok.Museum Museum Palagan Perjuangan 1945 Bojong Kokosan Selintas Museum Site Museum Palagan Bojongkokosan merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sukabumi, sebagai tanda peringatan dan rasa hormat pada para pahlawan yang gugur pada “Peristiwa Bojongkokosan”. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 9 Desember 1045 adalah pertempuran antara para pejuang Sukabumi dengan Sekutu Inggris serta NICA (Belanda) yang ingin mengembalikan penjajahannya di Indonesia. Bojongkokosan sendiri terletak di daerah Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, kira-kira 2 km arah utara dan sejauh 4 km ke selatan Cicurug. Peristiwa Bojongkokosan merupakan awal dari serangan – serangan yang disusun oleh TKR pimpinan Letnan Kolonel Eddie Sukardi. Peristiwa ini kemudian menjadi pemicu awal dalam peristiwa yang kita kenal dengan perang konvoi dan merupakan perang konvoi pertama (The Firs Convoy Battle) yang berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 12 Desember 194...
Monumen dan Museum PETA Bogor menurut saya adalah salah satu museum terbaik yang ada di kota hujan ini. Museum ini menempati dua buah ruangan di sebuah gedung dan halaman di dalam Kompleks Pusdikzi TNI Angkatan Darat, berjarak sekitar 500 m arah dari Istana Bogor . Museum terbaik lainnya adalah Museum Zoologi yang masih berada di dalam kawasan Kebun Raya Bogor. Lokasi Monumen dan Museum PETA Bogor berada di Jl Jenderal Sudirman, dengan patung Jenderal Sudirman dan Sudancho Supriadi diletakkan di halam depan museum pada sisi yang berbeda. Pembela Tanah Air (Kyodo Bo-ei Giyugun), adalah tentara pribumi yang dibentuk tentara pendudukan Jepang pada 3 Oktober 1943 berdasarkan maklumat Osamu Seirei No 44. Maklumat itu diumumkan Panglima Tentara Keenambelas, Letnan Jendral Kumakichi Harada, sebagai Tentara Sukarela. Pelatihan pasukan dipusatkan di kompleks militer Bogor bernama Jawa Bo-ei Giyûgun Kanbu Resentai, yang kini ditempati Monumen dan Museum PETA Bogor. Setelah...
Sumber : Foto Galery Museum Linggarjati Bermula dari sebuah gubuk yang dibangun tahun 1918 oleh seorang ibu bernama Jasitem dan menjadi tempat tinggalnya, bangunan ini kemudian menjadi salah satu saksi sejarah sebuah perundingan yang menentukan nasib bangsa Indonesia. Inilah Museum Linggarjati yang dahulu dijadikan tempat perundingan wakil Indonesia dan Belanda. Letak gedung ini berada di bagian timur Kota Kuningan. Gedung tua bergaya kolonial Belanda ini sebelum difungsikan sebagai museum sempat mengalami beberapa pergantian fungsi dan kepemilikan. Pada masa kolonial, gedung tua ini sempat menjadi markas tentara. Kemudian diubah fungsi lagi menjadi Sekolah Dasar dan pernah juga menjadi hotel. Pasca kemerdekaan Republik Indonesia, gedung yang berlokasi di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, ini digunakan sebagai tempat diadakannya Perundingan Linggarjati di tahun 1946. Mengingat peranannya yang penting dalam usaha menciptakan kemerdekaan Indonesia yang sepenuhnya...
Sebuah daerah di pesisir jawa bagian utara yang memiliki segudang seni dan kebudayaan. Daerah yang memiliki dua pusat pemerintahan Kota dan Kabupaten ini sekarang memiliki museum khusus untuk menata benda-benda bersejarah sekaligus memiliki nilai budaya. Museum itu bernama Museum Pangeran Cakra Buana. Terletak di kawasan pemerintahan Sumber Kabupaten Cirebon, Museum yang baru di resmikan pada tanggal 2 April lalu ini berada disamping Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Cirebon. di museum ini kita akan melihat sejumlah benda-benda bersejarah juga benda-benda kebudayaan yang tertata rapih.Ada banyak sekali benda yang terdapat disini seperti Keris, Fosil, Batik hingga Wayang yang pernah di pakai oleh Sunan Kalikaha ketika mendakwahkan islam di Cirebon. Menurut Djoko petugas museum tersebut, benda-benda yang berada di museum Pangeran Cakrabuwana ini berasal dari kolektor dan koleksi pemerintah. Museum yang memiliki dua lantai ini dibangun memang...
Pendahuluan Tujuan dibangunnya Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat adalah sebagai Museum Sejarah Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dikenal oleh masyarakat dengan istilah “Monju” (Monumen Perjuangan). Monju memiliki koleksi yang peristiwa-peristiwa kesejarahan di wilayah Jawa Barat yang ditata di ruangan pameran tetap. Koleksi berupa diorama-diorama dan relief-relief kesejarahan Jawa Barat. Akan tetapi koleksi tersebut sangat kurang memadai dan hingga sekarang koleksinya belum bertambah.. Monju belum mengelola koleksi, merawat, dan memublikasikan koleksi secara optimal. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1995 menyatakan museum mempunyai tugas pokok menyimpan, merawat, dan memanfaatkan benda-benda bukti hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. ICOM (International Council of Museums) telah merumuskan definisi museum yaitu lembag...
Di sana Sukarno-Hatta yang kemudian menjadi proklamator kemerdekaan Indonesia, singgah di sebuah rumah milik Djiauw Kie Siong, salah seorang dari pasukan Pembela Tanah Air (Peta). BBC Indonesia mengunjungi rumah yang menjadi saksi sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Di rumah Djiauw Kie Siong yang semula berada di pinggiran Sungai Citarum dipindahkan di lokasi yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat asli di Kampung Bojong, Rengasdengklok, pada 1957. Menurut cucu Kie Siong, Djiauw Kim Moy, bangunan rumah dan bagian ruang tamu masih asli termasuk juga lantai ubin berwarna terakota yang biasa digunakan untuk rumah keturunan Tionghoa. Dua kamar yang sempat digunakan Sukarno dan Hatta juga masih dipertahankan bentuk aslinya. Bahkan ranjang tua dari kayu jati pun masih ada di kamar yang sempat digunakan Bung Hatta untuk beristirahat. "Ini ranjang masih asli, tetapi di kamar Bung Karno bukan, karena yang asli telah dibawa ke museum di Bandung," jelas Kim M...
sumber : Foto siloka.com Gedung ini merupakan saksi sejarah dimana sebuah proses pembentukan bangsa dimulai. Soekarno yang diadili di gedung ini membacakan sebuah Pledoi yang berjudul Indonesia Menggugat (Indonesie Klaagt Aan). Saking panjangnya Pledoi yang disampaikan oleh Soekarno, membutuhkan 2 hari untuk membacakannya yaitu pada 1 dan 2 Desember 1930. Akhirnya pada 22 Desember 1930 Soekarno dan tiga kawannya dijatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan di Penjara Sukamiskin.ejak saat itu, Soekarno terus melancarkan gugatannya, baik ke pihak Belanda maupun kepada bangsanya sendiri meski harus diasingkan ke tempat-tempat yang jauh. Pada 17 Februari 1934 sebelum diasingkan ke Flores , Soekarno menggugat bangsanya sendiri. “Aku menggugat yang tua-tua untuk mengingat kembali akan penderitaan-penderitaannya dan melenyapkan penderitaan itu. Aku menggugat para pemuda untuk memikirikan nasib mereka sendiri, dan bekerja keras u...