kasih sayang
281 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Telur Gulung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Siapa sih disini yang tidak kenala dengan telur gulung? Ya, makanan ini sering kita jumpai di sekolah - sekolah SD. Walau terkadang kalau kita beli suka dimarahin orang tua hihihi... Tapi rasanya yang gurih dan pedas jika ditambah sedikit sambal membuat makanan ini semakin membuat nagih Sekarang jajanan ini mulai jarang kita temui. Beruntung ada beberapa pemuda yang masih peduli dengan ini dan mulai membuka peluang bisnis dan bisa melestarikan makanan yang satu kni. Sayang kan kalau anak cucu kita tidak bisa mencoba makanan ini. Jika ingin memakan telur gulung caranya pun cukup mudah 1. Siapkan telur, garam, lada, penyedap rasa 2. Kocok telur dan tambahkan bumbunya, kocok sampai agak berbusa 3. Tuangkan telur dalam botol plastik yang tutupnya sudah dilubangi atau plastik yang ujungnya dipotong (ini agar telur bisa menggulung pada tusuk sate, dan agar telur tidak mengumpal) 4. Panaskan minyak 5. Tuangkan adonan telur secukupnya dan gulung menggunakan tusuk sate 6. Telur gu...

avatar
Oskm18_16018159_kaschia
Gambar Entri
Tang Cie
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tang Cie adalah suatu tradisi Tionghoa Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember, kecuali pada tahun kabisat pada tanggal 21 Desember. Perayaan Tang Ce ini bertepatan dengan Hari Ibu di Indonesia. Biasanya, hari raya Tionghoa seperti Peh Cun, Cap Go Meh, dan Imlek dirayakan menurut kalender Imlek.Namun keunikan dari Tang Cie dirayakan mengikuti penanggalan Masehi, bukan penanggalan Imlek (berdasarkan revolusi bulan). Dalam budaya Tionghoa, Tang Cie dirayakan untuk mengenang pengorbanan dan kasih sayang ibu kepada anaknya. Pada saat Tang Cie, ada tradisi membuat sendiri onde di rumah masing-masing dari tepung ketan dan pewarna. Pertama-tama dibuat adonan tepung ketan dengan dialasi daun pisang, lalu adonan diwarnai. Onde yang dibuat harus terdiri dari beberapa warna. Kemudian adonan diambil dan dibentuk menjadi bola-bola onde berukuran kecil (diameter sekitar 1 cm) , sedang, dan besar (diameter sekitar 3-4 cm). Ada onde yang diisi dengan kacang tanah, ada pula onde yang...

avatar
OKSM18 16618241 Billy Tanadi
Gambar Entri
Tauco Cianjur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Awal makanan tauco di Cianjur diperkirakan pada tahun 1880. Waktu itu, Tan Ken Yan untuk pertama kalinya mencetuskan ide pendirian industri tauco. Ide ini didasarkan pada tingginya minat masyarakat terhadap makanan tauco dan tauco sering digunakan masyarakat sebagai penyedap dalam masakan daging, ikan, sayuran, serta sambal . Industri tauco pertama di Cianjur adalah Industri Tauco Cap Meong yang didirikan oleh Tan Ken Yan tahun 1880. Pendirian industri ini didasarkan pada tingginya minat pasar terhadap makanan tauco serta menjaga warisan leluhur. Selama berdirinya, tauco Cap Meong terkenal akan kelezatan dan kualitasnya. Agar tauco ini tidak punah, Tan Ken Yan mewariskan tata cara pembuatan tauco kepada putrinya Tasma dan suaminya Babah Tasma. Penamaan meong sendiri mulai digunakan tahun 1935. Istilah meong sendiri berasal dari ditemukannya tapak kaki meong yang diyakini sebagai peliharaan Eyang Suryakencana seorang leluhur Cianjur. Tauco adalah bumbu makanan yang terbuat dari b...

avatar
Alaik Alfain
Gambar Entri
Mundinglaya Dikusumah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pangeran Mundinglaya Dikusuma adalah putra Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran. Ibunya bernama Padmawati. Ketika masih dalam kandungan, Ibu Padmawati mengidam buah Honje yang terkenal sangat masam. Maka raja mengutus Ki Lengser untuk memetik buah Honje. Sayangnya di seluruh negeri tak satu pun pohon Honje sedang berbuah. Ki Lengser sangat kebingungan. Lalu ia pergi ke hutan. Di sana ia menemukan pohon Honje yang berbuah sebanyak 8. Tetapi seluruh buah itu sudah dipetik oleh utusan raja dari Kerajaan Muara Beres. Sebab di negeri itu pun permaisurinya yang bernama Gambir Wangi tengah mengandung dan menginginkan buah Honje. Karena diminta tak boleh, terjadilah perebutan buah Honje. Sampai mejelang malam, tak ada yang kalah ataupun menang. Lalu kedua utusan raja ini bersepakat meminta petunuk dari Kahyangan. Maka turunlah Sunan Ambu yang meminta agar mereka berhenti berkelahi dan mulai berbagi, 4 buah untuk Ki Lengser dari Pajajaran. Dan 4 buah lainnya untuk Ki Lengser dari Muara B...

avatar
OSKM18_16718344_Fathoni
Gambar Entri
Si Kabayan Ngala Tutut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Si Kabayan Ngala Tutut Cerita rakyat adalah cerita yang berkembang dalam masyarakat suatu daerah, yang pada umumnya disebarkan oleh masyarakat daerah itu dari mulut ke mulut atau secara lisan. Salah satu cerita rakyat terkenal di Jawa Barat adalah cerita tentang si Kabayan. Kabayan merupakan tokoh imajinatif yang berasal dari Jawa Barat, di mana ia terkenal akan wataknya yang lucu dan suka melakukan hal tak terduga. Si Kabayan mempunyai seorang wanita pujaan hatinya yang bernama Nyi Iteung. Nyi Iteung menyukai Kabayan karena watak Kabayan yang lucu dan menghibur. Dalam kebanyakan cerita rakyat ini, tokoh yang sering muncul antara lain si Kabayan, Nyi Iteung, dan mertua perempuan Kabayan. Sifat dan watak Kabayan yang lucu tersebutlah yang membuat cerita rakyat khas Jawa Barat ini menjadi salah satu cerita rakyat yang disukai oleh masyarakat Sunda. Secara keseluruhan, cerita rakyat ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari si Kabayan yang disertai dengan berbagai tingka...

avatar
OSKM_16118092_Bella Valeria
Gambar Entri
Upacara Cukuran/Marhaban suku Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Upacara Cukuran / Marhaban suku Sunda   Dalam budaya Sunda, terdapat banyak sekali upacara-upacara yang dilaksanakan untuk memperingati setiap kejadian penting di hidup ini, salah satunya adalah ketika seorang bayi sudah dilahirkan. Untuk kali ini, artikel akan membahas upacara Cukuran, sebuah tradisi turun-temurun yang dapat ditemukan mengakar dalam kebudayaan Sunda sejak zaman dahulu kala.   Asal Muasal tradisi ini berawal dari perdagangan bangsa Arab dengan masyarakat Aceh. Perdagangan ini pun tidak hanya menimbulkan pertukaran barang dagang dan jasa, namun juga tradisi, agama, dan kebudayaan. Kemudian, tradisi ini dibawa oleh para ahli agama hingga ke Bogor dan sekitarnya untuk dipraktekkan hingga hari ini.   Upacara Cukuran, atau yang bisa juga disebut dengan upacara Marhabaan, adalah sebuah tradisi yang dilakukan ketika bayi sudah berumur 40 hari dan dirayakan dengan tamu undangan berupa sanak keluarga, tetangga, serta ahli agama...

avatar
OSKM18_16518262_Akbar Rizki Maulana
Gambar Entri
Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Wajah Baru Harta Karun Pusaka Cirebon Benda-benda pusaka peninggalan kerajaan di Jawa Barat dan Cirebon kini sudah tersimpan di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon. Museum ini diresmikan pada tanggal 10 Juni 2017 oleh Presiden Joko Widodo dan Sultan Arief Natadiningrat, S.E. Pemilihan tempat museum ini didasarkan karena Cirebon merupakan pusat peradaban kerajaan tertua. Maka dari itu, museum ini didirikan di Cirebon. Museum ini didirikan dengan maksud untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan budaya yang dimiliki khususnya Cirebon. "Museum ini didirikan untuk menjaga dan melestarikan benda-benda peninggalan pusaka" ujar Abdi Dalem Keraton. Museum pusaka tersebut merupakan museum keraton pertama yang bernuansa modern di Indonesia. Tampak dari luar, bangunan ini berdiri kokoh diselimuti oleh cat putih. Sedangkan di bagian dalamnya, museum dilengkapi fasilitas modern seperti pendingin ruangan, audio visual, ruang kafetaria, dan ruang cindera mata. Te...

avatar
OSKM18_16718042_Kintan Rachmi Satyodriyani
Gambar Entri
Kirab Panganten
Ritual Ritual
Jawa Barat

Prosesi penyambutan pengantin Tradisional Nusanatara baik Jawa (Solo/Jogja), Sunda, dan daerah lain biasa disebut dengan “Kirab Pengantin”. Kesenian ini awalnya berasal dari kebudayaan dan tata cara keraton dan biasa dilakukan pada upacara-upacara besar seperti : Jumenengan, Penyambutan Tamu Agung, dan Arak-arakan Pernikahan Putri Raja. Pada Kirab Pengantin Tradisional Jawa yang lengkap biasanya Komposisi tariannya dipimpin oleh seorang penari pria yang biasa disebut “Cucuk Lampah” yang diikuti oleh sepasang gadis remaja yang membawa (Kembar Mayang) dan diiringi oleh para penari Badaya yang berjalan pelan dan teratur, dewasa ini pada sebuah perhelatan perkawinan yang menggunakan adat Jawa, setelah proses kirab selesai selanjutnya digelar sebuah tarian persembahan seperti misalnya, Srikandi & Arjuna, Badaya, atau Gambyong. Yang diiringi langsung oleh musik karawitan Jawa, sehingga keseluruhan kirab ini akan menghadirkan nuansa yang sakral dan agung....

avatar
OSKM_1661836_Nudy
Gambar Entri
Peuyeum
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Bandung. Bukan saja terkenal dengan sebutan Paris Van Java, namun kota ini juga menyimpan begitu banyak ragam kuliner yang sayang jika dilewatkan. Salah satu makanan khas Bandung yang juga mudah ditemui di sepanjang jalan kota kembang ini adalah Peuyeum. Makanan yang satu ini tergolong unik, terbuat dari singkong. Rasanya lezat dan harganya sangat terjangkau.   Peuyeum yang dijajakan di sepanjang jalan Bandung - Jakarta ini rata-rata berupa singkong utuh serupa tape, hanya saja ia disajikan tidak dipotong potong seperti tape kebanyakan. Makanan khas ini sendiri awalnya banyak dihasilkan dari daerah Cipeyeum, konon karena banyak dihasilkan dari daerah tersebut, maka tape singkong ini kemudian disingkat dengan sebutan Peuyeum.   Namun sayang, saat ini kehadiran Peuyeum perlahan mulai tenggelam dan tergeser dengan kuliner kuliner Bandung yang tumbuh dan berkembang dengan banyak kreasi dan varian. Meski demikian, Peuyeum tetap menjadi primadona terutama ba...

avatar
OSKM18_16518321_Christopher William