jawa tengah
2.310 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Jember - Jember - Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dahulu kala, di pesisir pantai selatan Jawa Timur terdapat sebuah kampung yang damai dan tenteram. Kampung itu terkenal dengan nama Kampung Nelayan karena hampir seluruh penduduknya bekerja sebagai nelayan. Kampung Nelayan dipimpin seorang yang adil dan bijaksana. Semua yang dia lakukan untuk kesejahteraan penduduknya. Kesejahteraan dan kemakmuran Kampung Nelayan mengundang decak kagum dari kampung di sekitarnya. Tetapi juga menjadi incaran orang-orang jahat yang iri dan serakah. Suatu hari kampung tersebut diserang oleh kawanan perompak. “Jangan biarkan perompak menghancurkan kampung ini. Kita harus berjuang demi Kampung Nelayan! Majuuu!” dengan gagah berani, Kepala Kampung memimpin melawan perompak. Dalam perlawanan itu, Kepala Kampung terbunuh. Begitu juga sebagian besar para lelakinya. Beberapa lelaki yang tersisa, membawa putri Kepala Kampung yang bernama Dewi Jembarsari dan para wanita meningggalkan Kampung Nelayan....

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Mula Tradisi Tiban - Jawa Timur - Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Tidak ada yang lebih ditakuti rakyat Kadiri selain sang raja. Meski hidup makmur, dengan hasil panen melimpah dan ternak yang beranak-pinak, mereka tidak bahagia. Raja mereka adalah pemimpin sombong yang kejam. Begitu sombongnya, dia bahkan memerintahkan rakyat untuk menyembahnya sebagai dewa. “Akulah yang paling pantas untuk disembah. Akulah dewa kalian!” serunya lantang. Dan seperti biasa, seiring dengan diterapkannya suatu aturan, raja juga menetapkan hukuman yang berat bagi siapa saja yang melanggar. Rakyat Kadiri yang malang. Mereka terpaksa menaati perintah itu meskipun dalam hati menentangnya. Sejak saat itu, segala macam persembahan hanya ditujukan bagi raja. Rakyat tak lagi berdoa, mengadakan upacara, ataupun memasang sesaji untuk para dewa. Arca-arca dewa di kuil maupun candi diruntuhkan. Sebagai gantinya, patung-patung sang raja dibangun dengan megah. Para dewa akhirnya murka. “Mengapa manusia di Kadiri t...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Coban Rondo - Jawa Timur - Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dewi Anjarwati berdiri di depan cermin. Ia mengenakan kerudung putih berenda pemberian suaminya. Rambut yang biasanya panjang tergerai, kini tertutup kerudung. Hanya beberapa helai rambut di atas dahi yang terlihat bergoyang diterpa angin. “Tidak bisakah kamu tunda keinginanmu, Nak?” tanya ibu Dewi Anjarwati sambil memasukkan nasi ke dalam rantang. Kepulan nasi dikibas-kibaskannya dengan caping agar uapnya hilang. Dewi Anjarwati menoleh, lalu berjalan mendekati ibunya. Kedua tangannya meraih tangan ibunya. “Maafkan saya, Ibu. Kali ini saya dan Kang Mas Baron harus berangkat. Mumpung belum masuk musim penghujan. Kata Kang Mas, jalan menuju Gunung Anjasmoro agak terjal.” Ibu Dewi Anjarwati menghela napas. Berat baginya melepas kepergian anak semata wayangnya. Meski ia tahu bahwa kepergian anaknya ditemani suaminya, Raden Baron Kusumo, orang  sakti dari Gunung Anjasmoro. Namun, ia khawatir hal buruk akan menimpa anaknya. Mengingat...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal-Mula Gunung Arjuna - Jawa Timur - Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

K ayangan geger. Sesuatu telah menyebabkan guncangan. Seperti gempa. Petir menyambar, halilintar menggelegar. Saling bergantian. Bila dilihat dari kayangan, ada benda besar dari bumi yang terus naik ke atas. Puncaknya nyaris menyentuh batas kerajaan kayangan. “Astaga, apa gerangan yang terjadi?” Bidadari Biru bertanya-tanya sendiri sambil berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya. “Bidadari Biru, lekaslah. Batara Guru memanggil kita!” seru Bidadari Kuning memanggilnya. Bidadari Biru buru-buru menuju aula kerajaan kayangan. Di sana berkumpul para dewa. Batara Guru, sang pimpinan dewa, tampak berpikir keras. Bidadari Biru bergabung bersama enam bidadari lainnya. “Telah terjadi kekacauan di kayangan karena ulah Pangeran Arjuna,” jelas Batara Guru. Rupanya Pangeran Arjuna sedang bertapa di lereng sebuah gunung, untuk menambah kesaktian. Kekhusyukannya dalam bersemadi, menyebabkan munculnya sinar menyilau...

avatar
Oase
Gambar Entri
Reog Rampak Galuh Jati Probolinggo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Reog menjadi salah satu kesenian khas Probolinggo Jawa Timur yang sudah terkenal di kalangan wisatawan asing. Kesenian yang biasanya diarak di jalanan ini selalu menjadi daya tarik bagi siapa saja yang menyaksikannya. Salah satu jenis kesenian reog yaitu Reog Rampak Galuh Jati. Dalam pertunjukannya, reog ini memainkan lakon yang mengisahkan prajurit Panji Asmara Bangun berangkat menuju hutan untuk melaksanakan bedhag pikat. Namun di tengah perjalanan para prajurit ini dihadang oleh Wadya Gandharwa yang ingin memakan para prajurit ini. Setelah itu, terjadilah peperangan antara Wadya Gandharwa dengan prajurit. Peperangan sengit ini pun pada akhirnya dimenangkan para prajurit Asmara Bangun Menang. Kesenian Rampak Galuh Jati ini biasanya dipentaskan pada acara-acara kirab budaya yang diselenggarakan Pemerintah Daerah. Seperti ada kirab budaya yang diselenggarakan Anjungan Yogyakarta di Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu. Source: https://www.indonesiakaya.com/jelaja...

avatar
Rachma Fitriani
Gambar Entri
Batik Bondowoso
Motif Kain Motif Kain
Jawa Timur

Berevolusi lewat adukan budaya Jawa, dan Madura, Batik Bondowoso didorong untuk mencerminkan karakter dinamis, egaliter, semi pragmatis, sekaligus ungkapan keinginan untuk eksis dan tampil berkarakter mengeksplorasi bentang alamnya yang indah. Motif tersebut biasanya dibuat atas dasar bentuk-bentuk alam seperti tumbuhan, manusia, hewan, benda mati (misalnya, tumbuhan, pegunungan, panorama alam, dan bangunan) dan sebagainya. Selain itu, para desainer dan calon desainer peserta pelatihan mendesain motif diajari bisa menjelaskan atau mengungkapkan pengalamannya atau pengalaman estetik desainer dan calon desainer. Eksplorasi motif dapat diambil dari berbagai sumber referensial, yaitu: Tanaman, hewan, manusia, gunung, air, awan, matahari, bulan, bintang, dan sebagainya; Kesukaan warna menjadi refleksi dari unsur budaya lokal Bondowoso yang sangat menjunjung tinggi harga diri, dan memunculkan ketegasan watak, dijadian ancangan dalam pengembangan desain. Tegas diartikan men...

avatar
Aulahanim
Gambar Entri
Tari Muang Sangkal
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Muang Sangkal adalah tarian tradisional yang berasal dari Madura. Tarian ini dilakukan untuk ritual tolak bala atau menjauhkan dari mara bahaya oleh masyarakat Madura. Tarian ini sering ditampilkan diberbagai acara seperti penyambutan tamu besar dan pada acara adat lainnya. Tari Muang Sangkal ini merupakan salah satu tarian tradisional yang sangat terkenal dan menjadi salah satu ikon seni tradisional dari Madura, Provinsi Jawa Timur. Sejarah Tari Muang Sangkal Tari Muang Sangkal diciptakan oleh seorang seniman yang berasal dari Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur yang bernama taufikurrachman. Tarian ini diciptakan sebagai bentuk rasa kepedulian para seniman kepada kekayaan yang dimiliki oleh Madura yang sarat akan karya dan juga keunikan didalamnya. Selain itu juga mengangkat kembali sejarah dari kehidupan Keraton Sumenep pada zaman dahulu. Nama Tari Muang Sangkal ini sendiri diambil dari kata Muang dan Sangkal. Kata Muang sendiri artinya membuang, sedangkan k...

avatar
Aulahanim
Gambar Entri
Layah - Jawa Timur - Jawa Timur - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

Dalam beberapa daerah di Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, Cobek juga sering disebut dengan sebutan Layah. Walaupun secara umum mereka lebih mengenal dengan sebuat Cowek. Beberapa daerah semisal Kebumen atau Cilacap sering menyebutnya dengan Leyeh.   Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Lemper - Jawa Timur - Jawa Timur - Peralatan Masak
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

Lemper merupakan penyebutan Cobek di kalangan masyarakat Jawa Timur khususnya Nganjuk, Kediri, Tulungagung dan sekitarnya. Sedang untuk pasangan dari Lemper, masyarakat Jatim lebih sering menyebutnya dengan Ulek-ulek / Uleg-uleg atau ulegan.   Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/

avatar
hallowulandari