dongeng cerita rakyat
212 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Sejarah Kerajaan Nagur Pulo Pandan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Umum Setelah mempelajari dan membaca beberapa buku-buku sejarah dunia dapatlah diketahui bahwa di daerah Nusantara atau lebih dikenal orang zaman sekarang dengan sebutan Asia Tenggara, telah berdiri tiga kerajaan abad ke-5 Masehi yaitu : Kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. Kerajaan Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur. Kerajaan Nagur di Sumatera Timur. Yang akan diterangkan dalam tulisan ini ialah mengenai keberadaan satu kerajaan di pedalaman Sumatera Timur abad ke-5 Masehi yaitu Kerajaan Nagur (selanjutnya lihat peta). Memang dalam buku-buku sejarah nasional Indonesia bahwa keberadaan Kerajaan Nagur itu tidak ada tercantum, tetapi dari hasil penyelidikan para ahli-ahli sejarah di kemudian hari sepeti H. Maratua Siregar guru sejarah di  Vervolg School  di zaman Belanda di Pamatang Siantar bahwa ada satu kerajaan di pedalaman Sumatera Timur di tepi sungai Bah Bolon lebih kurang 3 kilometer dari kota Pardagangan sekara...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Gua Tempat Laowomaru
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah Rakyat ~ Gua ini terletak di Kecamatan Gunung Sitoli kira-kira 7.200 meter arah Idanogawo, terdiri dari batu-batu yang menyeramkan. Letaknya sebelah kanan arah ke bukit. Disana kita dapat lihat batu-batu itu seperti surga duniawi karena indahnya. Dari atas gua itu nampaklah lautan luas dan pulau-pulau serta beberapa semenanjung seperti: Lambaru, Sabngo dan Turemba.     Orang sering datang melihat gua ini, baik orang dalam maupun orang luar negeri. Menurut cerita orang tua-tua, kisah Gua Lawomaru ini adalah sebagai berikut :   Dahulu kala adalah seorang kuat dan kebal sejak dari kandungan ibunya, tergolong jajaran leluhur orang Nias sekarang ini yakni Sirao. Menururt cerita Sirao ini mempunyai 9 orang anak laki-laki. Salah satu di antaranya adalah ayah dari Laowomary, yang bernama Lahari. Dia ini sangat berbeda dengan saudara-saudaranya karena waktu lahir, pusatnya jadi batu. Setelah Lahari dewasa, iapun kawin dengan seorang gadi...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Lubuk Emas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Tersebutlah seorang raja yang bertakhta di daerah Teluk Dalam, raja Simangolong namanya. Sang Raja mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik wajahnya yang bernama Sri Pandan. Sri Pandan tidak hanya cantik jelita wajahnya. Namun juga terampil pula ia bekerja, ia pandai menenun, menganyam tikar dan terbiasa pula menumbuk padi. Kecantikann Sri Pandan begitu tersebar. Tidak hanya diketahui rakyat, melainkan para pemuda dari negeri lain. Raja Simangolong sangat berharap, putrinya itu akan menikah dengan pangeran dari negeri lain, dengan demikian hubungan persahabatan dengan negeri lain akan dapat terjalin dengan baik. Raja simangolong amat gembira ketika akhirnya datang lamaran dari kerajaan Aceh. Raja Aceh meminang Sri Pandan untuk dinikahkan dengan pangeran Aceh yang telah dinobatkan sebagai putra mahkota. Namun demikian raja Simangolong tidak serta merta menerima lamaran itu sebelum meminta pendapat putrinya terlebih dahulu. Oleh karena itu ia meminta waktu kepad...

avatar
Oase
Gambar Entri
Si Tanduk Panjang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Di sebuah desa hiduplah keluarga miskin yang bahagia, keluarga itu memiliki seorang anak perempuan yang cantik. Si ibu sedang mengandung anak mereka yang kedua. Sang ayah mengharapkan agar anak kedua mereka adalah anak laki-laki sehingga mereka bisa memiliki anak sepasang. Setelah sembilan bulan mengandung si ibu akhirnya melahirkan bayi kedua mereka. Malam itu mereka merasa bahagia sebab anak lelaki yang telah mereka nantikan akhirnya lahir juga. Namun alangkah terkejutnya sang ayah ketika mengetahui bahwa bayi lelaki mereka ternyata memiliki tanduk di kepala. Sang ayah kemudian memberi tahu keadaan bayi tersebut kepada si ibu. Mendengar hal ini sang ibu merasa sedih dan menangis. Mereka takut merasa malu kepada seluruh penduduk dan akhirnya memutuskan untuk menghanyutkan bayi tersebut ke sungai. Bayi laki-laki itu kemudian dimasukkan ke dalam peti dan di bekali secangkir beras dan sebutir telur. Peti itu lalu di hanyutkan ke sungai. Melihat adik laki-lakinya dihanyutkan ke sun...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Nama Simalungun
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Dahulu kala, Kerajaan Tanah Djawo yang terletak Kampung Nagur dipimpin oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. Kerajaan ini bermarga Sinaga. Kerajaan Tanah Djawo berdekatan dengan kerajaan kecil lainnya, yaitu kerajaan Raya dari marga Saragih Garingging dan Kerajaan Silou dari marga Purba Tambak. Ketiga kerajaan tersebut berhubungan baik dan rukun. Meskipun berbeda marga, mereka selalu saling membantu. Ketika Kerajaan Majapahit dari Jawa akan menyerang Kerajaan Tanah Djawo, Kerajaan Silou dan Kerajaan Raya turun tangan membantu, sehingga pasukan Kerajaan Majapahit bisa dikalahkan dan diusir dari wilayah Nagur. Suatu ketika, ketiga kerajaan tersebut diserang oleh ribuan tentara yang tidak diketahui asalnya. Meskipun sudah bersatu, mereka tidak sanggup mengimbangi kekuatan musuh. Banyak korban berjatuhan. Rakyat pergi meninggalkan daerah mereka untuk mengungsi. Selama masa pelarian, mereka dilanda kelaparan dan wabah penyakit. Sekelompok dari mereka menemukan sebuah...

avatar
Oase
Gambar Entri
Kisah Ahmad dan Ali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Syahdan pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri yang mempunyai dua orang anak. Ahmad dan Ali nama kedua anak itu. Ahmad dan Ali dikenal sebagai anak yang baik hati. Keduanya patuh pada perintah orangtuanya dan sangat rajin membantu kedua orangtua mereka. Selain itu, Ahmad dan Ali juga rajin ke surau untuk bersembahyang dan juga mengaji. Pada suatu hari Ahmad dan Ali melihat seekor burung marbuk. Burung yang sangat istimewa dalam pendangan masyarakat. Menurut cerita, barang siapa yang memakan kepala burung merbuk maka dia akan menjadi raja. Dan barangsiapa yang memakan hati burung merbuk maka dia akan menjadi seorang perdana menteri. Ahmad dan Ali lantas menangkap burung merbuk tersebut. Namun mereka tidak berniat menyembelih burung merbuk itu melainkan untuk merawat dan memeliharanya. Dalam pemeliharaan keduanya, burung merbuk itu menjadi jinak. Burung merbuk itu tidak dikandangkan. Ia bebas terbang namun terbangnya si burung merbuk tidak pernah jauh dari rumah A...

avatar
Oase
Gambar Entri
7_ Kelalawar dan Seekor Kucing
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Suatu malam seekor kelalawar terbang mencari buah-buahan untuk dia makan, kelalawar pergi ke sebuah hutan yang sangat lebat dan dia menemukan sebuah pohon mangga yang sangat besar dan buahnya sangat lebat dan alangkah senangnya kelalawar itu karena buah-buah mangga telah matang, sang kelalawar sangat lapar dia makan dengan santainya menikmati manisnya buah mangga sampai pertunya kenyang. Setelah perutnya kenyang sang kelalawar meninggalkan pohon mangga itu menuju sarangnya yang terletak di sebuah gua, saat dia terbang tiba-tiba angin datang dengan sangat kencang hingga sang kelalawar terlempar sangat jauh lalu jatuh. Sang kelalawar mencoba bangun dari tempatnya jatuh namun badannya terasa sangat sakit hingga sang kelalawar tak mampu menggerakan sayap-sayapnya, sang kelalawar beristirahat sejenak untuk memulihkan badannya yang masih terasa sakit. Ketika dia beristirahat tiba-tiba terdengar suara kucing mendekat sang kelalawar mencoba untuk terbang namun dia kalah cepat dengan...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Fanari Moyo
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Fanari Moyo adalah Tari Elang.  Tari Moyo ini biasanya ditarikan oleh para penari wanita dengan gerakan hampir mirip dengan gerakan Elang yang sedang terbang dan mengepakkan sayapnya. Tarian ini melambangkan kegigihan dan semangat burung elang dan rakyat Nias. Tari Moyo kadang-kadang ditampilkan setelah atau sebelum satu acara atau perayaan.     Sumber:  http://www.museum-nias.org/tarian-musik/

avatar
Oase
Gambar Entri
Beju Ganjang, Hantu Panjang Pencabut nyawa dari Tanah Batak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Sosok Penampakan Hantu Beju Ganjang sangat ditakuti bagi etnis suku batak toba dan suku karo, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah sekitar Tapanuli Utara. Dijuluki Beju Ganjang karena  burungnya panjang  ukuran tubuhnya yang sangat tinggi atau panjang menyerupai raksasa.    Konon makhluk mistis ini suka bersembunyi dipohon-pohon tinggi seperti kelapa. Bagi siapapun yang apes bertemu dengannya, ia akan merubah wujudnya semakin lama semakin memanjang, kemudian mencekik dan mencabut nyawa orang tersebut.     Menurut cerita masyarakat asli Batak, kehadiran Beju Ganjang memang sengaja dipelihara oleh Dukun sakti, untuk menjaga rumah dan sawahnya dari para pencuri. Entah kenapa lama kelamaan, Beju Ganjang digunakan sebagai sarana santet, untuk menghilangkan nyawa dari para pesaing dukun sakti tersebut.    Tak diketahui dengan pasti siapa pemilik/pemelihara Beju Ganjang yang disebut sebagai Sigumoang,...

avatar
Deni Andrian