Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Sumatera Utara Sumatera Utara
7_ Kelalawar dan Seekor Kucing
- 20 Mei 2018

Suatu malam seekor kelalawar terbang mencari buah-buahan untuk dia makan, kelalawar pergi ke sebuah hutan yang sangat lebat dan dia menemukan sebuah pohon mangga yang sangat besar dan buahnya sangat lebat dan alangkah senangnya kelalawar itu karena buah-buah mangga telah matang, sang kelalawar sangat lapar dia makan dengan santainya menikmati manisnya buah mangga sampai pertunya kenyang.

Setelah perutnya kenyang sang kelalawar meninggalkan pohon mangga itu menuju sarangnya yang terletak di sebuah gua, saat dia terbang tiba-tiba angin datang dengan sangat kencang hingga sang kelalawar terlempar sangat jauh lalu jatuh. Sang kelalawar mencoba bangun dari tempatnya jatuh namun badannya terasa sangat sakit hingga sang kelalawar tak mampu menggerakan sayap-sayapnya, sang kelalawar beristirahat sejenak untuk memulihkan badannya yang masih terasa sakit.

Ketika dia beristirahat tiba-tiba terdengar suara kucing mendekat sang kelalawar mencoba untuk terbang namun dia kalah cepat dengan sang kucing sang kucing menangkap sang kelalawar, sang kucing yang menangkap sang kelalawar itu ternyata sedang mengulum seekor tikus dan dia heran melihat binatang yang dia tangkap lalu berkata “kau ini mahkluk apa, rupamu seperti seekor tikus aku sangat membenci tikus kalu begitu biar ku makan kau.” lalu sang kelalawar menjawab “aku bukan seekor tikus coba kau tengok aku ini seekor kelalawar.” sang tikus bingung lalu berkata lagi “apa itu kelalawar apa sejenis burung tapi rupamu mirip sekali dengan tikus, aku sedang tidak mau memakan para burung bulunya sering membuat hidungku bersin.” sang kelalawar merentangkan sayapnya dan menjawab “ya aku sejenis burung coba tengoklah sayapku dan aku bisa terbang.” mendengar penjelasan dari sang kelalawar sang kucing melepaskannya dan sang kelalawarpun kini kembali kesarangnya.

Keesokan harinya sang kelalawar kembali ke hutan tersebut untuk memakan buah mangga yang letak pohonnya masih dia ingat, sang kelalawar terbang dengan eloknya dan tenang namun tiba-tiba seekor burung hantu menabraknya hingga jatuh ke tanah, dan sialnya seekor kucing mendekatinya dan itu adalah kucing yang menangkapnya ketika malam hari kemarin saat sang kelalawar jatuh dikarenakan angin yang berhembus kencang.

Sang kucing mendekati sang kelalawar kini bukan seekor tikus yang berada di mulut sang kucing tetapi seekor burung dengan bulu-bulunya yang keluar, melihat hal itu sang kelalawar sangat takut, sang kucing berkata kepada sang kelalawar “kau ini binatang apa tubuhmu seperti seekor burung kau memiliki sayap, hari ini aku ingin sekali memakan banyak burung karena aku sudah bosan memakan tikus tubuh mereka bau sehingga membuatku menjadi mual.” sang kelalawar langsung merapatkan kedua sayapnya dan berjalan seolah-olah seekor tikus “aku ini seekor tikus kau tidak lihat bentuk tubuhku, dan aku bukan seekor burung.” mendengar sang kelalawar menjelaskan siapa dirinya sang kucing meninggalkannya tanpa berkata apa-apa lagi dan sang kelalawar lolos kembali dari bahaya yang mengancam nyawanya.

Pesan moral: pandai-pandailah dalam melihat situasi. Semakin kita dapat mengenali situasi maka akan semakin mudah kita mendapat keuntungan dari situasi tersebut.

 

 

Referensi:

  1. Dongeng Cerita Rakyat (http://dongengceritarakyat.com/cerita-rakyat-sumatera-utara-terpopuler/)

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker