HARI PAHLAWAN
138 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ngolotkeun
Ritual Ritual
Banten

Ngolotkeun adalah prosesi dimana pihak keluarga pengantin laki – laki mengirimkan utusan untuk melakukan observasi dan pengamatan kepada calon pihak pengantin perempuan tentang status apakah calon pengantin perempuan masih berstatus single atau tidak. Tradisi Ngolotkeun ini hingga kini masih ada meski kehidupan modern sudah menghinggapi kehidupan sehari – hari masyarakat Kota Tangerang. Ngolotkeun ini dilakukan untuk memastikan status pihak pengantin perempuan sehingga prosesi berikutnya bisa dilakukan dengan lancar.

avatar
OSKM18_16418291_[Jonathan] Benediktus
Gambar Entri
Asal Usul Kaki Merpati Berwarna Merah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Asal Usul Merpati Kakinya Merah   Pada zaman dahulu, hewan yang paling hebat itu adalah ayam. Ayam memiliki banyak kelebihan diantaranya memiliki suara yang bagus dan juga dapat terbang. Ya, benar. Waktu itu ayam masih bisa terbang. Bahkan ia memiliki perhiasan yang menawan di lehernya dan senjata yang tajam di kakinya. Oleh karena hal tersebut ayam menjabat sebagai kepala setempat.   Namun sayang, sifat ayam sangat sombong. Ia berpikir semua hewan lain memiliki derajat lebih rendah daripadanya. Suatu hari, seekor merpati terbang dengan cepat melintasi si ayam. Si ayam kaget dan geram, maka dengan cepat ia langsung menyusul si merpati. Tanpa berbasa basi, ia serang si merpati dan lukalah kaki si merpati. Padahal si merpati terbang melintasi si ayam karena buru buru ingin kembali ke sarangnya. Ia sedang membawa makanan untuk anak anaknya. Sangat sedih hati si merpati dan rintihannya terdengar ke kahyangan.   Mendengar rintihan merpati, Sunan Amb...

avatar
OSKM18_16918203_Andrava
Gambar Entri
Katingtung/Kendang Pencak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Banten

Patingtung termasuk jenis kesenian tradisional yang paling banyak digemari oleh masyarakat tua ataupun muda. Hampir di tiap kelurahan se-kota Cilegon, kesenian ini tumbuh dan berkembang mencari identitasnya masing-masing. Pada saat ini yang masih aktif tercatat 34 komunitas patingtung se-kota Cilegon yang tergabung dalam Persatuan Pendekar Persilatan & Seni Budaya Banten Indonesia "PPPSBBI". Jumlah kesenian tiap grup ini cukup banyak, antara 20-30 orang, tukang kendang 2 orang, tukang terompet seorang, tukang goong 3 orang, tukang ketug seorang, tukang kecrek seorang pemain patingtung rata-rata mengasai silat beladiri.Busana yang dipakai pemain pada umumnya berwarna hitam atau gelap. Yaitu baju kampret celana pangsi dan ikat kepala. Jenis kesenian ini biasa dipentaskan siang atau pada malam hari dan juga bisa dipentaskan di panggung atau di tanah lapang. Biasanya setelah gembrungan atau dikenal oleh masyarakat masa kini chek sound, untuk menginstrumenkan nada serta suara yan...

avatar
Nebulanikkei
Gambar Entri
Kisah Legenda Pangeran Pande Gelang (Asal Usul Kota Pandeglang)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Di jaman jaman dulu hiduplah seseorang putri yang bernama Putri Arum. Putri Arum yaitu seseorang putri yang cantik jelita diluar itu dia juga mempunyai budi pekerti yang baik. Karna kecantikannya Banyak Pangeran yang datang untuk membuatnya Permaisuri. Dari Begitu banyak Pangeran, tersebutlah dua orang Pangeran rekan perseguruan inginkan Putri Arum sebagai istrinya. Ke-2 Pangeran itu bernama, Pangeran Sae Bagus Lana dan Pangeran Cunihin. Keduanya mempunyai kesaktian yang keduanya sama tinggi. Tetapi, karakter mereka begitu tidak sama. Pangeran Sae Bagus Lana mempunyai karakter yang begitu baik hati. Sedang Pangeran Cunihin sifatnya begitu tercela. Tahu perwatakan ke-2 Pangeran itu. Putri Arum pilih Pangeran Sae Bagus Lana. Terima fakta kalau bukanlah Dia yang di tentukan Putri Arum, Pangeran Cunihin begitu kesal. Lantaran rasa kesal dan malu, ia juga membuat gagasan untuk mengambil kesaktian Pangeran Sae Bagus Lana dan untuk merebut Putri Arum. Satu hari, ia juga sukses melakuka...

avatar
Aze
Gambar Entri
Legenda Cikaputria
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Hiduplah seorang putri raja pada zaman dahulu. Sang putri raja dikaruniai wajah yang sangat menawan. Amat jelita. Akan tetapi sifat dan perilakunya sangat buruk. Tidak terpuji. Merasa dirinya adalah putri seorang raja, Sang Putri sangat manja. Segala keinginannya harus dituruti. Jika tidak dituruti ia akan merajuk dan marah-marah. Sang Putri juga dikenal pemalas. Ia kerap menghabiskan waktunya untuk berhias untuk kemudian mengagumi kecantikannya sendiri. Satu sifat buruk pada diri Sang Putri yang lain adalah kesombongannya. Sang Putri merasa dirinya adalah perempuan yang sempurna, selain putri seorang raja, ia juga mempunyai wajah yang sangat cantik. Sang Raja pernah memberikan sebuah puri yang indah untuk putrinya itu setelah putrinya itu meminta setengah memaksa. Puri itu sangat indah, terletak di kaki gunung. Selain luas lagi megah bangunannya, puri itu juga dilengkapi dengan taman yang sangat asri. Berbagai tanaman bunga ditanam di taman indah itu. Serasa untuk melengkapi ke...

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Mula Rawa Danau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Tersebutlah seorang ulama dari Negeri Arab bernama Syekh Muhidin. Ia dikirim dari Negeri Arab ke Negeri Jawa untuk menyebarluaskan agama Islam, dengan menaiki perahu, tibalah Syekh Muhidin di Bulakan, daerah Cisalak, Pulau Jawa. Ketika ia tiba bersamaan dengan tibanya waktu Dhuhur. Syekh Muhidin lalu mengerjakan salat. Tanpa disadari Syekh Muhidin, empat puluh penduduk Bulakan memperhatikan gerak-geriknya. Sembahyang yang dilakukan Syekh Muhidin membuat mereka keheranan. Namun mereka hanya memperhatikan saja. Setelah mengerjakan salat, Syekh Muhidin lantas meninggalkan daerah itu. Tas bawaannya tertinggal. Empat puluh penduduk Bulakan lalu mendatangi tas itu. Mereka tertarik untuk mengetahui isi tas orang asing itu. Ketika mereka membukanya, mereka mendapati biji-bijian tanaman di dalamnya. Mereka lantas menyebarkan biji-bijian itu. Keajaiban pun terjadi. Seketika biji- bijian itu disebarkan di tanah, tumbuhlah pohon- pohon. Cepat sekali pohon-pohon itu tumbuh hingga dalam w...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Tari Puspo Budoyo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

TANGERANG — Tangerang Selatan memiliki sanggar kebudayaan yang patut dibanggakan keberadaannya. Rumah Budaya Puspo Budoyo berlokasi di Jalan Elang Raya No 1, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten ini didirikan sebagai wujud rasa cinta H. Luluk Sumiarso terhadap budaya lokal. Sekaligus sebagai keprihatinan terhadap pupusnya kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan tradisional di tengah derasnya pengaruh modernisasi. Bayu, pelatih alat musik tradisional. Rumah Puspo Budoyo ini didirikan pada 6 Agustus 2003.  H. Luluk Sumiarso adalah pria kelahiran Ponorogo 1951, lulusan ITB Teknik Elektro, 1975. Mantan Dirjen ESDM ini membeli tanah di Kampung Sawah, Ciputat, Banten, kemudian dijadikan tempat untuk melestarikan budaya warisan bangsa. Usahanya dalam melestarikan warisan budaya bangsa memang tidak sembarang orang bisa meniru. Kegiatan yang dilaksanakan seperti seminar kebudayaan, pelestarian seni drama pangg...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Negeri Banten
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Kamu gemar mengunjungi museum? Atau gemar mempelajari budaya daerah-darah di Indonesia? Apa kamu pernah berkunjung ke Banten? Buat kamu penggemar museum atau yang gemar belajar budaya, saat berkunjung ke Provinsi Banten jangan lupa untuk mengunjungi Museum Negeri ya.   Bangunan Museum Museum Negeri Provinsi Banten berada di Kota Serang, Banten. Kota Serang tak jauh letaknya dari Ibukota Jakarta, cukup ditempuh selama 2 hingga 3 jam saja. Jadi kalau ingin mencari tempat wisata baru, museum ini bisa dijadikan pilihan. Letak museum ini tepat di tengah kota, berdekatan dengan alun-alun Kota Serang. Bangunan yang berada di Jalan Brigjen KH Samun ini memiliki gaya arsitektur dutch colonial villa. Ketika kamu memasuki kawasan museum kamu pastinya akan merasakan suasana masa kolonial, karena bangunan ini memang peninggalan dari zaman Belanda. Pada zaman dulu bangunan ini difungsikan sebagai kantor residen Banten. Setelah Banten berubah menjadi provinsi, bangunan in...

avatar
Roro
Gambar Entri
Prasasti Kabantenan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Prasasti Kabantenan di Bekasi : Pendidikan, Kenegarawanan dan Leadership Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat. [Bung Karno dalam Penyambung Lidah Rakyat, hlm. 69] Melanjutkan tulisan ‘Gemah Ripah loh Jinawi’ : Kemakmuran Negara diukur dari jumlah penduduknya yang banyak. Merupakan tantangan berat Tata Kelola perkotaan yang harus sudah sangat mumpuni, agar kota tersebut tidak berujung menjadi Kota ‘Tryanopolis’, yaitu kota yang banyak gejolak dan serba kekurangan sandang dan pangan. Atau bahkan ‘Nekropolis’, kota yang menuju kehancuran karena terjadi peperangan. Ternyata orang-orang tua Sunda seribuan tahun silam telah mengantisipasi itu dengan mengeluarkan perundang-undangan dan hukum ketat yang mengatur manusia dengan lingkungannya. Diantaranya saja begitu ketatnya aturan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah), dengan tujuan melestarikan su...

avatar
Roro