Adat Nusantara
213 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ndambu, Pesta Panen ala Penduduk Pulau Yos Sudarso
Ritual Ritual
Papua

Beragam hasil bumi ada di sini. Dari keladi, petatas (ubi jalar), kombili (kentang hitam), pisang sampai sagu. Pesta tanaman produksi lokal ini berisi persaingan menampilkan hasil panen antar kampung maupun kelompok. Lalu, akan terlihat mana yang memiliki biji atau buah paling kecil dan terbesar. Nilai yang diambil dari ‘persaingan’ ini, kalau umbian atau hasil panen lebih kecil berarti kalah. Yang kalah harus berjanji berusaha keras agar lebih besar lagi. Pesta tahunan ini disebut dikenal dengan ndambu. Ratusan tahun lalu, ndambu diadakan guna mencairkan perselisihan, antar kampung dan marga maupun antardistrik di pulau ini ratusan tahun silam. Kata ndambu, berarti bersaing sehat. Ritual ini diadakan di pulau terapung, Kimaam, tepatnya di ujung Papua, berbatasan dengan Papua New Guinea, dan Laut Arafura. Ke Pulau Kimaam, perlu sehari semalam melalui jalur laut dari Merauke. Bisa juga jalur udara, satu-satunya pakai pesawat Susi Air. Ada empat distrik di Kimaam,...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Upacara Perkawinan Suku Moi, Papua
Ritual Ritual
Papua

Upacara adat perkawinan Suku Moi di kota sorong. Seperti kita mengetahui bersama bahwa tentunya Indonesia memiliki beragam macam budaya yang sangat menarik dan berbeda. Sudah pasti ada banyak penelitian-penelitian yang  menemukakan tentang fungsinya budaya dalam kehidupan kita.     Kegiatan tersebut di hadiri oleh seluruh keluarga besar dari kedua belah pihak , kemudian diikuti oleh sejumlah simpatisan keluarga berdekatan marga. Mereka yang aslinya suku moi dan ada simpatisan kelurga/teman dari suku yang lain. Untuk menghadiri upacara tersebut, setiap keluarga yang berdatangan dengan mengambil peralatan perkawinan Piring dan Kain Timur sebagai Alat pembayaran mas kawin. Selanjutnya dalam prosesi upacara tesebut biasanya di lalui kurang lebih 1-3 hari. Pihak laki-laki harus membayar mas kawinya ke pihak perempuan sesuai dengan permintaan, namun jika permintaan belum cukup atau belum mencapai target yang diminta maka mereka akan bertahan oleh seba...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Wamendereow, Upacara Pernikahan ala Papua
Ritual Ritual
Papua

Wamendereow, atau biasaa  sebut Parwabuk, adalah upacara adat pernikahan. Upacara ini biasanya seluruh masyarakat kampung berkumpul berkumpul dan membuka tikar di rumah pengantin pria.  

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kiuturu Nandauw
Ritual Ritual
Papua

Kiuturu Nandauw, atau biasa juga disebut Kakarukrorbun, adalah upacara adat potong rambut pertama kali pada anak berusia 5 tahun Sumber : http://www.wondamakab.go.id/?page=detail_page&id_page=9

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Ris atau Siferis
Tarian Tarian
Papua

Ris atau Sifieris berarti dansa adat. Dansa adat ini digelar sebagai bagian dari upacara adat dan dilakukan dengan iringan nyanyian disertai alat musik tifa (pondatu) dan gong (mawon). Syair nyanyian disesuaikan dengan makna upacara yang dilakukan. 

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Prosesi Pernikahan Suku Biak, Papua
Ritual Ritual
Papua

Papua merupakan daerah di ujung timur Indonesia yang memiliki beragam suku dan bahasa. Keragaman tersebut bahkan bisa terlihat di dalam satu wilayah kabupaten.  Nah,  salah satu yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah suku Biak, yang ternyata memiliki prosesi adat pernikahan yang sangat unik. Aturan adat ini berasal dari tetua adat atau leluhur yang masih dijalankan sampai saat ini. Melamar Sama seperti aturan adat di wilayah lainnya, suku Biak pun menjalankan prosesi lamaran sebelum melakukan pernikahan. Bedanya, ada dua jenis lamaran yang disebut  sanepen  dan  fakfuken . Beberapa masyarakat suku Biak gemar menjodohkan anak-anaknya ketika masih kecil. Proses pinangan yang dilakukan antar pihak orang tua ini disebut sanepen. Sedangkan  fakfuken merupakan prosesi lamaran yang ditujukan pada pihak keluarga perempuan setelah kedua calon mempelai berumur minimal 15 tahun. Saat  fakfuken , pihak laki-laki membawa tanda perkenalan...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tanaman Wati
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Papua

Nama Latin: Piper methysticum Forst. Famili : Piperaceae, Nama Lokal : Tanaman Wati. Tanaman ini dalam bahasa suku Marin “ Pa lima ”, sedangkan dalam bahasa suku kimam “ Kuraka ” Nama Lain : Kava-Kava Plant, Ava Pepper, Kao, Tonga   Deskripsi Tumbuhan ini merupakan perdu berkayu, tumbuh liar di alam, dan dapat tumbuh dengan tinggi 2-5 m dengan diameter batang antar 1-3 cm, menyukai tanah yang banyak mengandung bahan organik dengan pH 5,5-6,5, berjenis kelamin tunggal dan jarang membentuk buah. Masyarakat lokal di Kampung Wasur (Merauke) banyak menanam tanaman ini. Diperkiraan tanaman Wati ini memiliki 7 jenis yang berbeda baik pada batangnya dan ukurannya. Harga jual untuk tanaman ini cukup tinggi, dijual per rumpun (tergantung lebat atau sedikit) berkisar antara Rp. 500.000-2.000.000 Tumbuhan ini oleh beberapa masyarakat di Kampung Wasur digunakan sebagai mas kawin dalam upacara adat.  ...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
KISAH TOPENG DAN PESTA ROH
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Topeng merupakan media atau alat utama yang digunakan oleh orang-orang Suku Asmat di Papua dalam upacara yang disebut Pesta Roh atau Pesta Topeng . Dalam istilah orang Asmat, pesta ini disebut dengan mamar atau bunmar pokbui. Pesta Roh ini bertujuan untuk memperingati roh keluarga dekat yang telah meninggal dunia. Menurut cerita, upacara mamar bermula dari sebuah peristiwa yang dialami oleh seorang anak yatim piatu.   Alkisah , di sebuah kampung di hulu Sungai Sirets di pedalaman Merauke, Papua, hiduplah seorang anak yatim piatu atau yang biasa panggil Si Yatim . Anak itu menjadi sebatang kara karena dusunnya diserang oleh kampung lain sehingga menyebabkan seluruh keluarganya meninggal dunia.   Kini, si Yatim hidup sendiri di sebuah rumah yang sudah hampir roboh. Hidupnya sungguh memprihatinkan. Setiap hari ia selalu menyendiri karena tidak disenangi oleh warga tanpa alasan yang jelas. Walaupun penduduk di kampun...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
DANAU KERAMAT WALAIT
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Alkisah , di Lembah Baliem hiduplah sebuah suku yang bernama Suku Walait . Lembah Baliem yang berada di puncak Gunung Jayawijaya ini dikelilingi oleh hamparan hutan lebat. Di dalam hutan itu banyak terdapat binatang buas, terutama babi hutan. Itulah sebabnya, sebagian besar warga suku Walait bekerja sebagai pemburu babi hutan. Sebagian hasil tangkapannya dimakan untuk lauk sehari-sehari, dan sebagian yang lain untuk diternakkan.   Di antara penduduk suku Waliat ada seorang gadis bernama Jelita . Ia hanya tinggal bersama dengan ayahnya karena ibunya telah meninggal dunia. Sehari-harinya, gadis cantik itu bekerja sebagai penggembala babi, sedangkan sang Ayah pergi ke hutan untuk mencari kayu, umbi-umbian, dan hasil hutan lainnya. Sang Ayah selalu berpesan kepada Jelita agar tidak menggembalakan babi di sekitar Danau Walait yang berada tidak jauh permukiman penduduk.  “Jelita, putriku! Jangan sekali-kali kamu...

avatar
Deni Andrian