Kode-Kode Nusantara
142 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tugu lilin
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Bagi masyarakat Solo dan sekitarnya, nama Tugu Lilin tentu tidak asing lagi. Tugu tersebut terletak di Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan. Persisnya berada di pertigaan Pajang pertemuan Jl. Joko Tingkir, Jl. Dr Radjiman dan Jl. Slamet Riyadi Makamhaji, perbatasan Solo dan Kartasura. Rumah, pertokoan, perkantoran dan warung di sekitar Tugu Lilin menjadikan nama atau menambahkan nama itu sebagai alamat. Misalnya, Apotek Tugu Lilin, Mie Ayam Tugu Lilin atau Toko Besi Tugu Lilin. Namun, Tugu Lilin Pajang itu tidak punya nilai historis. Tugu Lilin di Solo yang memiliki nilai sejarah, meskipun tidak terlalu populer adalah Tugu Lilin yang terletak di Kelurahan Penumping Kecamatan Laweyan. Tugu itu dibangun pada tahun 1933 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei sejak berdirinya Boedi Oetomo. Sebagaimana tertulis di prasasti Tugu Lilin Penumping, pembangunan tugu tersebut untuk Peringatan Pergerakan Kebangsaan Indonesia. Menurut cerita dari mul...

avatar
Cahyobimom
Gambar Entri
Kisah Cinta Legendaris Putri Dyah Kasmala dan Resi Ajar Windusana dari Kerajaan Majapahit
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Kisah percintaan para keluarga Kerajaan Majapahit selalu menarik untuk disimak. Dalam kisah Babad Tanah Jawa disebutkan bahwa Prabu Brawijaya adalah Raja Majapahit yang terakhir memerintah salah satu kerajaan besar di Nusantara ini. Sang Prabu berwajah tampan sebagai Hyang Asmara turun ke Bumi, adil dalam memerintah negara serta termasyhur sebagai raja yang senantiasa jaya dalam perang, hingga namanya terkenal di seluruh jagat. Ia mempunyai seorang putri yang sangat elok parasnya, cahayanya mengalahkan segala keindahan, namanya Putri Dyah Kasmala.  Sang putri telah dinikahkan tujuh kali, tetapi karena ia menderita sakit berbisa, suaminya semua meninggal. Kebahagiaan sang putri hanya berlangsung singkat karena setiap kali menikah dengan pria, maka pria tersebut meninggal dunia tak lama setelah melangsungkan malam pertama. Sang Maharaja sangat prihatin, bahkan agak merasa malu, hingga ia hampir tak pernah keluar dari keraton. Ia senantiasa ada di dalam sebuah gedung di taman...

avatar
Aze
Gambar Entri
Sayembara Ki Ageng Rajekwesi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Dahulu di Jawa Tengah tepatnya di daerah Kudus, banyak tokoh-tokoh besar yang sakti mandraguna. Di antaranya tentulah Sunan Kudus, seorang wali besar yang menjadi salah seorang anggota Dewan Dakwa Walisongo. Di samping itu ada juga orang sakti lainnya, yaitu Ki Ageng Kedungsari dia adalah warga terpandang di daerah Gebong yang sekarang berada di wilayah Kabupaten Kudus. Ia pun berbahagia dengan seorang anak lelaki yang tampan. Setelah menyaksikan anaknya itu dewasa, berniatlah Ki Ageng untuk menikahkannya. Akan tetapi, anaknya sendiri mengakui belum memiliki pilihan hati. Oleh karena itu, Ki Ageng Kedungsari meminta bantuan sanak kerabatnya untuk mencari seorang gadis yang kelak pantas mendampingi anaknya. Beberapa waktu kemudian, Ki Ageng mendapat kabar bahwa Ki Ageng Rajekwesi di daerah Jepara memiliki seorang gadis yang cantik jelita. Rencana berkunjung dan melamar ke Jepara segera dipersiapkan bersama seluruh kerabat yang semuanya adalah orang-orang terpandang. Dalam lubuk h...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Nyai Andan Sari dan Kyai Guru Soka
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Di daerah Gunung Kidul, tepatnya di wilayah Dawung, terdapat dua buah sendang yang cukup terkenal yaitu Sendang Beji dan Sendang Mole. Sampai sekarang penduduk di sana sekali dalam setahun, bertepatan dengan hari Jumat Legi bulan Suro tidak pernah absen menyelenggarakan selamatan nyadran di kedua tempat tersebut. Adapun asal mulanya selamatan nyadren di kedua sendang itu, konon ceritanya adalah sebagai berikut. Pada zaman dahulu kala di Desa Jepitu daerah Tepus, Gunung Kidul tinggallah sebuah keluarga yang sangat miskin. Keluarga ini terdiri dari suami, isteri, dan dua orang anaknya (seorang laki-laki dan yang seorang lagi perempuan). Suami-isteri itu bernama Kyai dan Nyai Goa Soka, sedang anaknya yang laki-laki bernama Guru soka dan yang perempuan bernama Andan Sari. Kemiskinan yang dialami oleh keluarga Kyai/Nyai Goa Soka ini, terjadi setelah keduanya menikah. Apalagi setelah kedua anaknya lahir, kehidupan mereka semakin susah. Lama-kelamaan, karena sudah tidak tahan mende...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sri Tanjung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Sri Tanjung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas     Jump to navigation Jump to search Ini adalah artikel tentang cerita rakyat dari  Kabupaten Banyuwangi . Untuk kereta api milik  PT Kereta Api Indonesia , lihat  kereta api Sri Tanjung . Ini adalah artikel tentang taman yang terkenal. Untuk taman kota milik  Kabupaten Banyuwangi , lihat  Taman Sritanjung . Sri Tanjung  atau juga dikenal dengan kisah  Banyuwangi  ( Bahasa Jawa  untuk "air yang harum") adalah sebuah kisah  dongeng  dalam khazanah kebudayaan  Jawa  mengenai kesetiaan seorang istri kepada suaminya. Kisah ini populer sejak zaman  Majapahit . Kisah ini dikenal dalam karya sastra berbahasa Jawa Pertengahan dalam bentuk  kidung  yaitu tembang yang dinyanyikan. Selain itu cerita ini juga terkenal karena biasa dibawakan dalam up...

avatar
azizman
Gambar Entri
Ujungan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Masyarakat Kademangan, Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menggelar tradisi Ujungan. Kegiatan ini merupakan tradisi turun temurun saat puncak musim kamarau. Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Susukan Yusmanto menjelaskan, tradisi yang lantas disebut sebagai festival ini adalah rangkaian ritual yang dimulai sejak Rabu (26/9/2018) kemarin. Ritual dimulai dengan pengambilan air barokah di sumber pemandian air panas Pingit Gumelem Wetan oleh bedhogol atau sesepuh desa. "Acaranya sebenarnya sampai besok. Puncaknya besok, Ujungan, besok hari Jumat. Tanggal 26 sampai 28 September rangkaian kegiatan acara Festival Ujungan itu sejak kemarin," kata Yusmanto, Kamis (27/9/2018). "Pengambilan air dari Banyu anget, itu sebuah ritual tradisional. Merti bumi, merti banyu. Jadi ini, sebuah penghormatan, penghargaan, terhadap bumi yang telah mengeluarkan air. Dan air sendiri adalah sumber kehidupan," tambahnya. Sementara hari ini warga Desa Kemranggon melaksanakan tradisi Takiran se...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Pustaka Kathosana Rajya Rajya
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara , adalah sebuah karya sastra dalam  bahasa Jawa Kuno  yang berasal dari  Cirebon . Konon karya sastra ini merupakan bagian dari  Naskah Wangsakerta  yang diprakarsai oleh Panitia Pangeran  Wangsakerta .   Isi buku ini terutama mengenai sejarah, dan terutama sejarah kerajaan-kerajaan di bumi Nusantara, seperti disebut dalam judulnya.   Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara dibagi ke dalam lima "parwa" (bab), yang masing-masing berjudul tersendiri:   Pustaka Kathosana Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Rajyawarnana Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Kertajaya Rajyarajya i Bhumi NUsantara Pustaka Rajakawasa Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Nanaprakara Rajyarajya i Bhumi Nusantara   Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pustaka_Rajya_Rajya_i_Bhumi_Nusantara

avatar
Roro
Gambar Entri
Musik Tradisional Cengklunga
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Musik cengklungan merupakan musik tradisional yang berasal dari Temanggung, tepatnya berada di Desa Geblog, kurang lebih berjarak 15 Km dari kota Temanggung. Musik cengklungan masih aktif di paguyuban Podho Rukun, yang diketuai oleh Bapak Dalmin yang berperan juga sebagai pemain wiraswara. Meskipun musik cengklungan telah lama ada, namun paguyuban Podho Rukun baru terbentuk pada tanggal 1 Februari 2007 atas prakarsa dari Bapak Dalmin. Musik cengklungan merupakan musik tradisi nusantara yang mempunyai fungsi diantaranya (1) ritual, (2) norma sosial, (3) pengiring tari, (4) pengungkapan emosional, (5) hiburan, (6) komunikasi, (7) konstribusi integrasi sosial, dan (8) pendidikan. penyajian musik cengklungan terdiri dari tiga sinden, tiga wiraswaraa, empat pemain niyaga atau instrumen cengklungn, satu pemain seruling, dan ditambah penari yang terdiri dari satu penari putera, dan dua penari puteri. Sumber : https://notbalok.wordpress.com/2014/03/12/kesenian-musik-cengklungan/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Neg. Prop. Jawa Tengah "Ronggowarsito"
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Luas Museum Ranggawarsito mencapai 8.438 meter persegi, terdiri dari pendapa, gedung pertemuan, gedung pameran tetap, perpustakaan, laboratorium, perkantoran, gedung deposit koleksi, dan berdiri di atas lahan seluas dua hektar lebih. Sebagai museum provinsi terbesar dengan didukung kekayaan lebih dari 50.000 koleksi, Museum Jawa Tengah Ronggowarsito dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang sehingga dapat dinikmati oleh pengunjung. Fasilitas tersebut antara lain 4 gedung pameran tetap, masing-masing terdiri dari 2 lantai; dan satu ruang koleksi emas. Sembilan ruang pameran/galeri Museum Jawa Tengah Ronggowarsito sebagai berikut: 1. Gedung A: Galeri Geologi (Lantai I) Gunungan Blumbangan: tradisi Gunung Blumbangan dirancang oleh Raden Patah pada abad ke-15. Gunungan menggambarkan alam semesta, manusia, dan lingkungannya. Lukisan Alam Semesta Koleksi Kosmologika: berupa lukisan-lukisan galaksi, proses terbentuknya planet, atmosfer Bumi; se...

avatar
Roro