Budaya Indonesia
11.674 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Gamelan Sekaten - Surakarta
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Pengaruh Wali Songo dalam kegiatan masyarakat di Jawa memang cukup kental. Salah satunya adalah tradisi gamelan sekaten di Surakarta. Tak hanya saat Idul Adha, gamelan sekaten juga menjadi tradisi Idul Fitri dan Maulid Nabi Muhammad saw. Khusus saat perayaan Idul Adha, tabuhan musik gamelan akan mulai setelah shalat Idul Adha selesai. Acara ini terbuka untuk umum, jadi bisa banget kamu masukkan ke daftar kegiatan saat berlibur ke Surakarta. Biasanya, warga yang menyaksikan gamelan sekaten akan mengunyah kinang. Menurut warga setempat, kegiatan mengunyah kinang bertujuan agar mereka mendapat umur panjang dan bisa menyaksikan tradisi ini di tahun-tahun berikutnya. Referensi: https://www.traveloka.com/id-id/explore/activities/pl-tradisi-idul-adha-di-indonesia-unik-dan-penuh-makna/148790

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Kaul Negeri & Abdau
Ritual Ritual
Maluku

Terakhir ada tradisi Kaul Negeri dan Abda’u dari warga Negeri Tulehu. Ini adalah acara adat warga setempat yang unik dan tidak kamu temukan di daerah lain. Prosesnya, pemuka adat dan agama di Negeri Tulehu akan menggendong 3 ekor kambing dengan kain setelah shalat Idul Adha selesai. Mereka akan berjalan mengelilingi desa dengan iringan takbir dan shalawat menuju masjid. Baru setelahnya, penyembelihan hewan kurban akan berlangsung setelah Ashar. Tujuan perayaan Idul Adha yang sudah berjalan ratusan tahun ini untuk menolak bala serta meminta perlindungan kepada Tuhan. Referensi: https://www.traveloka.com/id-id/explore/activities/pl-tradisi-idul-adha-di-indonesia-unik-dan-penuh-makna/148790

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
LOKAIS
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

lai dari sejarah dan fakta unik, barang yang perlu dipersiapkan, spot foto menarik, dan sebagainya Daftar Pustaka Asmelash, A.G., Kumar, S., 2019. jhAssessing progress of tourism sustainability: developing and validating sustainability indicators. Tourism Manag 71, 67e83. Fadli, A. 2022. Indonesia dinobatkan jadi negara terindah di dunia, kalahkan selandia baru. https://www.kompas.com/properti/read/2022/02/13/133925021/indonesiadinobatkan-jadi-negara-terindah-di-dunia-kalahkan-selandia?page=all . 13 April 2022. Hermawan, H. (2016a). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105-117. Hermawan, H. (2016b). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Sosial Budaya Masyarakat Lokal. In Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Komputer (SNIPTEK) Nusa Mandiri (pp. 426-435).Bandung Indonesia: SNIPTEK 2016. Hermawan, H., & Ghani, Y. A. (2018). Geowisata: Solusi Pemanfaatan Kekayaan Geologi yang Berwawasan Li...

avatar
Fajarsinduaji
Gambar Entri
Eksistensi Kemerdekaan Dalam Menjaga Harmonisasi Budaya Indonesia
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Eksistensi Kemerdekaan Dalam Menjaga Harmonisasi Budaya Indonesia Oleh: Adiesa Asa* Semboyan Bhineka Tunggal Ika merupakan gagasan utamanya, Garuda sebagai lambang yang menyertainya, tergaung sebagai negeri yang subur tanahnya, indah pesona alamnya, kaya budayanya ialah identitas paten negara Indonesia. Berada pada persimpangan Asia dan Australia, menciptakan kekayaan alam dan budaya yang beragam serta dinamis bagi negara Indonesia. Memiliki kekayaan serta aset yang melimpah ruah didalamnya rupanya Indonesia memiliki sejarah kelam dalam memperjuangkan kedaulatannya. Bagi Indonesia, kata kemerdekaan merujuk pada perjuangan dan pengorbanan dalam pencapaian menuju kemerdekaan dari penjajahan kolonial. 17 Agustus 1945 merupakan hari kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia di penjuru negeri yang mana telah tergaung teks proklamasi yang dibacakan oleh sang tokoh penting negara Indonesia Ir. Soekarno. Kemerdekaan Indonesia memiliki makna yang mendalam selain sebagai kemenangan dalam perju...

avatar
Adiesa
Gambar Entri
Transplanter (Mesin Tanam) Padi sebagai Upaya dalam Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Usaha Tani Masyarakat Indonesia demi Mewujudkan SDGs
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Selatan

SDGs (Sustainable Development Goals) merupakan agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan manusia secara global. Salah satu tujuan SDGs adalah tanpa kelaparan. Tujuan SDGs nomor dua bertujuan untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi, dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan. Namun faktanya, masih terdapat ancaman kelaparan terhadap masyarakat. Menurut laporan The State of Food Security and Nutrition in the World 2022, pada tahun 2021 angka kelaparan penduduk dunia mencapai 828 juta. Bahkan, telah diprediksi pada tahun 2030 akan terdapat lebih dari 670 juta orang yang akan menderita kelaparan (Febriani et al., 2022). Produktivitas padi tidak meningkat dapat disebabkan karena tidak tersedianya tenaga kerja muda dalam sektor pertanian tersebut (Sahara et al.,2013). Sehingga diperlukan suatu upaya solutif untuk menangani masalah tersebut. Transplanter merupakan solusi yang solutif dalam membantu mewujudkan tujuan SDGs no...

avatar
Pariyanti
Gambar Entri
Historikal Candi Sumberawan, Pandangan dan Pemikiran
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Malang - Candi Sumberawan dulunya bernama Kasurangganan sebuah nama yang terkenal dalam Kakawin Negarakretagama, dan ditemukan pada tahun 1845 oleh arkeolog Hindia Belanda, dan merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur. Candi Sumberawan terukur panjang 6,25 meter, lebar 6,25 meter, dan tinggi 5,23 meter. Candi Sumberawan yang terletak di Desa Toyomarto, Singosari, Malang, menjadi salah satu ikon budaya di Bumi Ken Arok. Bangunan berlatarbelakang Budhisme, memiliki ciri khas tersendiri, yaitu wujud stupa tunggal, tanpa tangga menuju bangunan atas. Garis-garis cahaya matahari pagi, mampu menembus celah-celah dedaunan pohon yang tumbuh begitu rapatnya di lereng Gunung Arjuno. Cahaya-cahaya putih itu, menyatu dengan lembut kabut tipis yang turun menyapa setumpuk batu andesit hitam tersusun dalam bentuk stupa. Kawasan ini disucikan, karena memiliki sumber air suci, sehingga candinya difungsikan untuk pemujaan. Pensucian, dan pensakralan kawasan sumber air, oleh masyar...

avatar
Dodik0707
Gambar Entri
Masyarakat adat Negeri Ullath
Ritual Ritual
Maluku

Ullath, kadang dieja sebagai Oelat,[5] Ulat, atau Ulath,[6] adalah salah satu dari 10 negeri yang termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Saparua Timur, Maluku Tengah, Maluku, Indonesia.[7] Sebelumnya, negeri ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Saparua, hingga pada tahun 2015 Saparua Timur dimekarkan menjadi kecamatan sendiri berdasarkan Perda Maluku Tengah Nomor 11 Tahun 2015.[8] Berdasarkan data BPS, Ullath merupakan negeri pesisir dan secara pembangunan tergolong sebagai negeri swakarya.[9] Sebagai sebuah negeri, Ullath dipimpin oleh seorang raja yang menempati kedudukan bukan hanya sebagai kepala pemerintahan, melainkan pula sebagai kepala adat. Jabatan raja di Ullath dipangku oleh fam atau matarumah Nikijuluw selaku matarumah parentah.[10][11] Raja Ullath saat ini adalah Abraham William Nikijuluw. Etimologi Nama negeri yang sekarang mulai dipakai tatkala penduduk memilih turun gunung. Gubernur Arnold de Vlamingh van Oudshoorn yang menjabat selama periode 1650-1660 memerintahka...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Filosofi Rumah Joglo: Keindahan yang Mendalam dalam Sejarah dan Kualitas Bangunan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Dalam dunia arsitektur, setiap bangunan memiliki cerita dan filosofi unik di balik desainnya. Salah satu contoh menarik adalah rumah joglo, sebuah bentuk rumah adat Jawa yang kaya akan sejarah dan makna. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang filosofi rumah joglo, menggali dari sejarah hingga karakteristik yang menggambarkan keunikan dari rumah tradisional yang indah ini. Sejarah dan Asal Usul Rumah Joglo Rumah joglo memiliki akar yang dalam dalam budaya Jawa, khususnya pada masa Kesultanan Mataram. Asal usulnya terkait erat dengan peninggalan arsitektur Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-17. Bangunan ini awalnya digunakan sebagai tempat tinggal para bangsawan, raja, dan keluarga kerajaan. Namun, seiring berjalannya waktu, rumah joglo mulai digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Rumah joglo memiliki ciri khas atap tinggi yang melengkung dengan hiasan ukiran yang indah. Atap ini tidak hanya menjadi pelindung dari hujan dan panas, tetapi juga memiliki m...

avatar
Cholid Kholidin
Gambar Entri
Belan/Kora-Kora/Letai
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Maluku

Kabupaten Kepulauan Aru merupakan salah satu kabupaten terluar yang terdapat di provinsi Maluku. Kabupaten Kepulauan Aru memiliki banyak kekayaan budaya yang sangat terjaga keasliannya sampai sekarang. Budaya masyarakat Kepulauan Aru sangat identik dengan laut, dikarenakan laut menyediakan sumber daya alam yang sangat besar, dan laut merupakan penghubung antar satu desa dengan desa yang lain dan dengan Kabupaten. Transportasi laut sangatlah penting bagi masyarakat Kepulauan Aru pada umumnya. Salah satu transportasi yang dipakai adalah BELAN/KORA-KORA/LETAI. Belan/kora-kora/letai merupakan salah satu transportasi Adat yang dipergunakan oleh masyarakat Kepulauan Aru dari jaman leluhur sampai sekarang. Selain itu juga Belan/Kora-kora/Letai merupakan keterwakilan dari struktur adat Masyarakat Kepulauan Aru, dikarenakan belan merupakan keterwakilan setiap mata rumah/fam/marga yang ada di Kepulauan Aru. Satu mata Belan/Marga Besar biasanya ada beberapa mata Belan/marga-marga kecil dida...

avatar
Beni Meturan