Eksistensi Kemerdekaan Dalam Menjaga Harmonisasi Budaya Indonesia Oleh: Adiesa Asa*
Semboyan Bhineka Tunggal Ika merupakan gagasan utamanya, Garuda sebagai lambang yang menyertainya, tergaung sebagai negeri yang subur tanahnya, indah pesona alamnya, kaya budayanya ialah identitas paten negara Indonesia. Berada pada persimpangan Asia dan Australia, menciptakan kekayaan alam dan budaya yang beragam serta dinamis bagi negara Indonesia. Memiliki kekayaan serta aset yang melimpah ruah didalamnya rupanya Indonesia memiliki sejarah kelam dalam memperjuangkan kedaulatannya. Bagi Indonesia, kata kemerdekaan merujuk pada perjuangan dan pengorbanan dalam pencapaian menuju kemerdekaan dari penjajahan kolonial. 17 Agustus 1945 merupakan hari kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia di penjuru negeri yang mana telah tergaung teks proklamasi yang dibacakan oleh sang tokoh penting negara Indonesia Ir. Soekarno. Kemerdekaan Indonesia memiliki makna yang mendalam selain sebagai kemenangan dalam perjuangan fisik melawan penjajah, kemerdekaan juga mengandung makna politik, sosial, dan budaya yang penting. Secara politik, kemerdekaan memberikan hak kepada rakyat Indonesia untuk menentukan masa depan dan sistem pemerintahan negara. Secara sosial, kemerdekaan membawa harapan akan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat yang melibatkan persamaan hak, keadilan, dan kesempatan bagi setiap individu, tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang budaya mereka. Dengan luas dataran yang mencapai 1.922.570 kilometer persegi dan perairan 3.257.483 kilometer persegi Indonesia menyimpan keberagaman suku, budaya, etnis, agama. Keberagaman dan perbedaan di Indonesia merupakan aset dan ikon bagi identitas negeri. Kelamnya masa penjajahan, banyaknya nyawa yang hilang demi kata merdeka, perbedaan tak boleh menjadi penghalang dalam menjaga dan merajut harmonisasi budaya nusantara. Harmonisasi budaya Nusantara berarti menciptakan keselarasan dan kerukunan antara budaya-budaya yang beragam. Pentingnya harmonisasi budaya Nusantara terletak pada pengakuan dan penghormatan terhadap keberagaman serta perjuangan sang pahlawan kemerdekaan. Harmonisasi budaya Nusantara juga melibatkan pelestarian warisan budaya, seperti bahasa, tarian, musik, seni, dan tradisi lainnya, yang merupakan bagian penting dari identitas dan kekayaan Indonesia. Melalui harmonisasi budaya Nusantara, Indonesia dapat membangun masyarakat yang inklusif, menghargai perbedaan, dan mendorong kerjasama antarbudaya yang berkontribusi pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga keberlanjutan budaya Indonesia di masa depan.
DAFTAR PUSTAKA Lathifah, A. (2022, Juni Sabtu). Retrieved from https://www.kompasiana.com/alfiyyahlathifah10/62a419832098ab6120210122/harmonisasi-dalam-keberagaman-sosial-budaya Negara, Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar. "Republik Indonesia Tahun 1945." Jakarta, Indonesia: www. mpr. go. id (2001). Wahyudi, E. (2022, Oktober Kamis). Retrieved from https://www.fortuneidn.com/news/eko-wahyudi/ketahui-luas-negara-indonesia-batas-dan-letak-posisinya
Bantuan layanan pelanggan Trip.com hubungi kami live chat bantuan darurat kontak resmi: +62 818 836 245.
Layanan bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon: 08•188•36•245. Untuk Refund Dan RescheduleCs Agoda layanan bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon: 0818•836•245. Untuk Refund Dan Penjadwalan Ulang## 1. Renda Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...
Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...
Sumber daya air merupakan sebuah unsur esensial dalam mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi. Ketersediaan air dengan kualitas baik dan jumlah yang cukup menjadi faktor utama keseimbangan ekosistem serta kesejahteraan manusia. Namun, pada era modern saat ini, dunia menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan (Sari et al., 2024). Berkurangnya ketersediaan air disebabkan oleh berbagai faktor global seperti pemanasan, degradasi lingkungan, dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan air dengan memperhatikan berbagai faktor yang tidak hanya teknis, tetapi juga memperhatikan sosial dan budaya masyarakat. Salah satu langkah yang relevan adalah konservasi air berbasis kearifan lokal. Langkah strategis ini memprioritaskan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai dasar dalam menjaga sumber daya air. Salah satu wilayah yang mengimplementasikan konservasi berbasis kearifan lokal yaitu Goa Ngerong di kecamatan Rengel,...