Sambal andaliman adalah salah satu sambal pedas yang sering disajikan sebagai pendamping masakan Batak. Andaliman sendiri adalah nama bumbu masakan yang berasal dari kulit luar buah jeruk-jerukan. Kita bisa menemui andaliman dalam keadaan utuh berwarna hijau atau coklat kehitaman (sudah dikeringkan) namun ada pula yang berbentuk bubuk halus siap olah. Bumbu andaliman sering digunakan oleh orang Batak, Toba dan Medan dan umumnya masyarakat Indonesia menyebutnya sebagai "merica batak". Merica batak ini sebenarnya tidak pedas, tidak sepedas merica ataupun cabe. Untuk membuat sambal andaliman yang mantap kita harus memadukannya dengan cabe rawit untuk rasa pedas, perasan jeruk nipis untuk asam segar dan berbagai rempah lainnya. Bahan-bahan: 25 gram cabai rawit hijau 4 butir bawang merah, diiris 2 siung bawang putih 5 butir kemiri, disangrai 2 batang serai, diambil bagian putihnya, diiris halus 1/4 sendok teh air jeruk nipis 1/2 sendo...
Ikan sale adalah bahasa daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang artinya ikan yang dikeringkan menggunakan asap. Seperti yang ada di warung nasi milik Sobar Mardia, tepatnya di Simpang 4 Jalan Mesjid Taqwa, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Madina, Sumut. Ikan sale atau ikan asap adalah salah satu teknik mengolah ikan agar lebih awet, namun membuat rasa ikan tambah nikmat. Pada awalnya ikan sale dibuat para penangkap ikan di Sungai Batang Gadis, karena takut ikannya membusuk ditemukanlah cara pengasapan itu. Ikan sale jika digulai sangat mudah terasa pedasnya meski ukuran cabainya dengan gulai lainnya sama, tapi pedasnya lebih dari gulai lainnya. Ikan yang bisa dibuat sale adalah ikan sale jenis limbat atau lele. Namun ikan mas pun sering dijadikan para pengelola ikan menjadi ikan sale. Resep: Bahan Ikan sale secukupnya, rendam dalam air panas selama 5 menit, angkat lalu tiriskan. Lembaran daun jeruk purut....
Babi Panggang Karo atau yang lebih populer dikenal dengan istilah BPK adalah makanan yang terbuat dari daging babi yang dipanggang atau dibakar. Makanan ini adalah masakan khas suku Karo, sehingga banyak ditemukan diberbagai kota yang banyak ditinggali oleh orang Karo, seperti di Berastagi, Kabanjahe, Medan, dan bahkan di Pekanbaru, Jakarta, dan Bandung. Perbedaan antara Babi Panggang Karo dengan babi panggang lainnya adalah terdapat pada cara pemangangan yang dilakukan lebih unik dengan irisan lebih halus serta pemilihan bagian daging yang tepat. Saat dihidangkan Babi Panggang Karo juga akan ditambahkan dengan sajian daun singkong dan kincong yang telah dihaluskan dan dimasak secara khas. Selain itu disajikan pula saus yang terbuat dari darah babi, di mana keberadaan saus darah terlebih dahulu telah dimasak di atas bara api dengan ditambahkan sedikit air dan dibumbui dengan ramuan seperti asam dan la...
Ikan tombur berupa ikan yang yang dibakar atau digoreng dan di siram dengan sambal tombur. Sambal tombur terbuat dari andaliman, cabe rawit, kacang dan rias (biasa disebut kecombrang atau kincung), sambal ini rasanya sangat pedas. Makanan ini menjadi andalan Rumah Makan Sopo Mardai yang terletak di Jalan Sei Batanghari Nomor 58 Medan. Bahan dan cara membuat ikan tombur: 400 gram ikan lele sedang (3 ekor) dicuci bersih – lele bisa diganti dengan ikan mas, mujair bisa juga dengan ayam bakar/goreng. sesuai selera Anda. 1 sendok teh air jeruk nipis 1/2 sendok teh garam Sambal: 1 sendok makan air jeruk nipis Bumbu Halus: 8 buah cabai merah 1/4 sendok teh andaliman 75 gram bunga kecombrang, diiris kasar, rebus sebentar 1/2 sendok teh garam 6 butir bawang merah, dibakar 2 butir kemiri, dibakar 1/4 sendok teh gula pasir Cara Pengolahan : 1. Potong – potong lele. Rendam dalam air jeruk...
Bahan: 750 gram ikan air tawar, bisa 1 ekor ikan besar atau 2-4 ekor ikan kecil, dibersihkan 1/2 sdt garam Lada putih secukupnya 2 tangkai serai, ditumbuk 2 sdm air asam jawa Bumbu yang dihaluskan: 8 bawang merah, dikupas dan dipotong 3 siung bawang putih, dikupas dan dipotong ½ sdt garam 6 buah kemiri 1 jahe, dikupas dan dipotong 1 kunyit segar, dikupas dan diiris atau 1 sdt bubuk kunyit 1 laos, dikupas dan diiris 15 buah cabai merah, dibuang bijinya dan diiris Hiasan: 3 daun bawang, dipotong-potong ½ buah nanas kecil, dikupas dan dipotong-potong 2 lemon segar, potong iris Cara membuat: Bumbui bagian dalam dan luar ikan dengan garam dan lada. Persiapkan bumbu dengan cara dihaluskan atau digilng Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan dan bahan lainnya ke dalam panci yang berisi air, kecu...
Saksang adalah makanan khas dari Sumatera Utara. Saksang adalah masakan khas Batak yang terbuat dari daging babi, anjing atau kerbau yang dicincang dan dibumbui dengan rempah-rempah dan santan, serta dimasak baik dengan menggunakan darah hasil sembelihan hewan tersebut ( margota ) ataupun olahan rempah biasa tanpa darah ( na so margota ). Rempah yang termasuk dalam bumbu saksang antara lain; jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman. Meskipun hidangan saksang dikenal secara meluas oleh berbagai puak atau sub-suku Batak, saksang sering dikaitkan secara spesifik sebagai hidangan tradisional Batak Toba. Saksang merupakan hidangan penting yang wajib dihidangkan dalam upacara adat Batak, terutama dalam pesta pernikahan adat. Saksang, bersama dengan panggang, arsik, dan daun ubi tumbuk, adalah hidangan yang populer da...
Itak Poul-poul merupakan penganan khas dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itak Poul-poul memiliki arti sebuah Tepung yang di Kepal-Kepal, Itak artinya Tepung dan Poul-Poul artinya Kepal-Kepal. Jadi Itak Poul-Poul adalah Makanan yang terbuat dari tepung beras dan campuran lainnya yang kemudian cara pembuatannya di poul-poul (kepal-kepal) sehingga menimbulkan bekas jari tangan di kue tersebut. Cara mengepalkan campuran adonan tepungnya sama halnya ketika memeras parutan kelapa menggunakan tangan.Penganan Itak poul-poul ini termasuk penganan sejenis kue yang terdiri dari campuran tepung beras, Kelapa Parut, Gula Merah, dan Garam. Adapun cara pembuatannya adalah sebagai berikut : Bahan-Bahan : 1. 100 gram tepung beras 2. 200 gram tepung parut 3. 100 gram gula merah 4. Garam secukupnya Langkah Pembuatannya : 1. Siapkan dan Campurkan bahan-bahan diatas dalam...
Tasak Telu adalah masakan khas Suku Karo dari Sumatera Utara dengan bahan dasar daging ayam kampong yang dicampur dengan darah ayam. Kadang-kadang darah ayam juga dapat digantikan dengan menggunakan hati ayam dan rempela. Masakan ini biasanya dinikmati pada saat acara-acara tertentu, khususnya pada pelaksanaan pesta adat Karo. Meski demikian saat ini terdapat beberapa rumah makan khas Karo yang terdapat di Kabanjahe, Berastagi, dan juga Medan. Tasak Telu juga sering disebut sebagai masakan khas Karo yang berarti "masak tiga" atau "tiga masakan", yaitu masakan yang terdiri dari masakan ayam rebus yang dicampur dengan darah ayam, daun singkong, dan kelapa parut. Sementara air rebusan daging ayam biasa juga disajikan sebagai kuah atau sup. Dalam bahasa setempat, darah disebut dengan istilah “getah” Bagian tulang-tulangnya dimasak lagi dengan sebagian kuah dan dicampur dengan cipera. Dengan tambahan bumbu-bumbu...
Tarian Fataele (Tarian Perang Nias) Kesenian atau tradisi Pulau Nias yang mungkin sudah menjadi identitas langsung Suku Nias adalah tradisi Hombo Batu atau yang lebih dikenal dengan Lompat Batu Nias. Identitas ini kemudian menjadi barang dagangan utama pariwisata Pulau Nias karena selain menawarkan keunikan dan ketangkasan, tradisi ini juga sudah berusia tua sehingga patut untuk dilestarikan. Di Nias Selatan tradisi Lompat Batu Nias selalu dipertunjukan bersamaan dengan Tari Fataele. Tari Fataele merupakan seni tari khas Nias Selatan. Tari Fataele tidak bisa dipisahkan dengan tradisi Lompat Batu Nias, karena lahirnya berbarengan dengan tradisi Homo Batu. Dahulu kala Suku Nias sering berperang antarkampung. Biasanya pemicu perang adalah perebutan lahan atau bahkan merebut kampung orang lain. Seperti halnya sistem kepemimpinan kampung yang dipimpin seorang kepala desa atau kepala suku, dahulu setiap kampung di Nias juga dipimpin oleh seorang ke...