Batra merupakan ulat sagu yang hidupnya dalam batang sagu yang sudah membusuk. Ciri khas batra ini adalah warnanya yang putih sedikit krem pada bagian tubuhnya dan hitam pada bagian kepalanya. Masyarakat sengaja menebang pohon sagu dan membiarkannya membusuk agar bisa mendapatkan batra sebagai makanan favorit mereka. Bagi masyarakat Mentawai, batra adalah makanan yang sangat lezat. Padahal jika dilihat dari bentuknya, seseorang yang belum pernah memakannya akan merasa sangat jijik. Para masyarakat akan mengumpulkan batra sebanyak mungkin kemudian dibawa pulang untuk diolah. Resep masakan yang digunakan masyarakat Mentawai untuk mengolah Batra tentu sangat khas. Mereka akan mencuci batra hingga bersih lalu dimasak sesuai selera. Ada yang hanya membakarnya menggunakan kecap dan garam saja, ada juga yang mengolahnya menjadi tumisan menggunakan bumbu lengkap seperti bawang merah, bawang putih, cabe, merica, garam dan kecap. Jika ingin membuatnya menjadi sayur m...
Kopi talua merupakan salah satu jenis racikan kopi nusantara, dimana kopi talua berbalur buih yang lembut dengan paduan citarasa manis-gurih yang khas. Perpaduan kopi dan telur ini menjadi suguhan menggoda sebagai teman bersantai menikmati waktu senggang maupun dapat dinikmati saat berbincang-bincang bersama rekan maupun keluarga. Seperti juga teh talua, jenis minuman khas lainnya dari Sumatera Barat, sajian ini menggunakan kuning telur sebagai komponen utama racikannya. Meskipun sama-sama menggunakan kuning telur, ada beberapa hal berbeda dalam teknik peracikan kopi talua jika dibandingkan dengan teh talua. Perbedaan tersebut diantaranya ada pada tahap pengocokan telur. Pada kopi talua, kuning telur yang telah terpisah dari putihnya dimasukkan dalam gelas berisi susu kental manis dan ditambahkan satu sendok teh bubuk kayu manis. Campuran ini kemudian dikocok hingga merata, lalu ditambahkan air panas sebagai seduhan kopi. Air seduhan kopi berfungsi untuk mematangkan telur sa...
Selamat Siang Kaula Muda, Saatnya kita minum.... Kali ini kita akan mencoba minuman khas dari Padang. Teh TaLua telah sejak lama ada di daerah sumatera barat sebagai minuman dipagi hari bagi orang minang bahkan mereka sarapan terkadang hanya dengan secangkir teh talua, karena memiliki berbagai khasiat dan manfaat yang ada didalam minuman khas padang yang satu ini. Teh Talua atau teh telur adalah minuman khas Sumatera Barat yang merupakan menu wajib di warung tradisional maupun restoran Padang. Minuman ini terdiri dari campuran teh, gula dan telur dan sedikit perasan jeruk nipis. Telur yang digunakan biasanya adalah telur ayam kampung. Teh talua biasanya diminum oleh para petani yang hendak meladang, sebagai penambah stamina kerja. Jika didiamkan sejenak setelah diseduh dengan air teh yang panas, teh talua akan menampilkan lapisan-lapisan yang unik jika dilihat dari gelas yang bening. Mirip minuman-minuman mahal di cafe-cafe...
Kue lompong sagu merupakan kue khas Minang yang sudah jarang ditemukan keberadaannya. Kue yang terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama pisang kepok, santen, kelapa, dan gula aren ini memiliki citarasa yang manis. Kue ini dibuat dengan cara dipanggang diatas bara hingga memiliki aroma khas sisa pemanggangan. Dalam keadaan hangat, kue ini terbungkus dalam daun pisang dan siap untuk dinikmati. Kue berwarna kecoklatan ini sekilas mirip kue khas betawi ketimus, namun aroma kue ini terasa lebih menggoda ketika baru saja melalui proses pemanggangan. Paduan rasa manis dan sedikit gurih dengan tekstur yang kenyal menjadikan kue ini terasa begitu nikmat saat lidah kita merasakannya. Melihat bungkusnya, Anda mungkin mengira penganan ini adalah otak-otak. Padahal ini penganan khas Sumatra yang populer di Minang dan Aceh. Kue lompong sagu menjadi salah satu kue khas tradisional yang menjadi kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia. Keberadaannya yang sudah mulai sulit ditem...
Teh telor, atau masyarakat minang asli menyebutknya teh talua. Talua dalam bahasa minang adalah telor. Minuman ini sangat enak rasanya dan menurut orang-orang tua dulu, minuman ini juga bisa membangkitkan stamina, apalagi jika ditambah dengan madu dan telor yang digunakan telor ayam kampong. Minuman ini merupakan minuman yang sangat melegendaris di masyarakat minang kabau. Tidak hanya menjadi minuman masyarakat setempat, tapi teh talua juga banyak dijadikan minuman penghangat badan masyarakat di luar provinsi Sumatera Barat, terutama penikmatnya adalah para perantau dari minang. Jika selama ini Anda hanya meminum teh dicampur dengan gula saja, dan jadilah secangkir teh manis, jangan kaget jika teh dari ranah minang ini memiliki beberapa campuran lain untuk dinikmati. Teh talua adalah minuman yang dibuat dari campuran air teh dengan kuning telur ayam kampung. Menikmati teh talua biasanya dilakukan masyarakat di desa-desa pada pagi hari menjelang matahari terbit sebagai...
Es tebak merupakan minuman khas dari Sumatera Barat. Minuman yang segar dan dingin ini adalah sangat mudah di temui di tempatnya, dan jika Anda para perantau di Jakarta, Anda juga bisa menemukan es tebak di beberapa tempat di Ibukota. Es tebak sendiri pada dasarnya merupakan minuman es campur. Seperti halnya es campur biasa, es tebak berisi campuran-campuran dari beberapa jenis panganan seperti, potongan nangka, kolang kaling, cincau, daging kelapa muda, alpukat, tape atau tapai dan tentu saja tebak itu sendiri. Yap, tebak merupakan sejenis makanan di Sumatera Barat. Tebak ini dibuat dari tepung beras yang dibentuk seperti mie setelah dimasak menyerupai cendol. Tebak dimasak dan dicetak dalam sebuah cetakan cendol sehingga bentuknya agak mirip dengan cendol. Namun, perbedaannya adalah jika cendol yang umumnya kita kenal berwarna hijau karena ada campuran pandan, nah tebak ini berwarna putih dengan tekstur yang sedikit lebih keras. Tebak ini juga mirip dengan serutan kelapa m...
Tradisi pembakaran mayat atau kremasi jenazah telah dikenal oleh masyarakat suku Karo yang dikenal dengan adat Sirang-sirang. Tradisi ini dilaksanakan oleh suku Karo marga Sembiring. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh Hindu dalam budaya suku Karo terutama marga Sembiring yang menurut beberapa ahli sejarah berasal dari India. Menurut Brahma Putro, menyebutkan kedatangan orang Hindu ini ke pegunungan ( Tanah Karo ) di sekitar tahun l33l-l365 Masehi. Mereka sampai di Karo disebabkan mengungsi karena kerajaan Haru Wampu tempat mereka berdiam selama ini diserang oleh Laskar Madjapahit. Akan tetapi ada pula yang memberikan hipotesa, penyebaran orang-orang Tamil ini disebabkan oleh kedatangan pedagang-pedagang Arab (Islam) yang masuk dari Barus. Upacara sirang-sirang hampir mirip dengan acara kematian layaknya yang berlaku pada masyarkat suku Karo, hanya saja prosesi akhir mayat tidak dikuburkan tetapi dibakar yang dipimpin oleh seorang dukun atau guru dibantu oleh 4 orang pe...
Pada suku Batak Toba perkawinan adalah merupakan suatu peristiwa besar, mengundang hulahula, boru, dongan tubu serta dongan sahuta sebagai saksi pelaksanan adat yang berlaku. Dalam adat Batak Toba perkawinan haruslah diresmikan secara adat berdasarkan adat dalihan na tolu , yakni Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Perkawinan pada masyarakat Batak Toba sangat kuat sehingga tidak mudah untuk bercerai karena dalam perkawinan tersebut banyak orang-orang yang terlibat dan bertanggung jawab di dalamnya. Adapun tata cara perkawinan secara normal berdasarkan ketentuan adat terdahulu ialah perkawinan yang mengikuti 9 tahap, tahap keempat adalah Martumpol . Martumpol bagi orang Batak Toba dapat disebut juga sebagai acara pertunangan namun secara harafiah martupol adalah acara kedua pengantin di hadapan pengurus jemaat gereja diikat dalam janji untuk melangsunkan perkawinan. Martupol ini diha...
Pada suku Batak Toba perkawinan adalah merupakan suatu peristiwa besar, mengundang hulahula, boru, dongan tubu serta dongan sahuta sebagai saksi pelaksanan adat yang berlaku. Dalam adat Batak Toba perkawinan haruslah diresmikan secara adat berdasarkan adat dalihan na tolu , yakni Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Perkawinan pada masyarakat Batak Toba sangat kuat sehingga tidak mudah untuk bercerai karena dalam perkawinan tersebut banyak orang-orang yang terlibat dan bertanggung jawab di dalamnya. Adapun tata cara perkawinan secara normal berdasarkan ketentuan adat terdahulu ialah perkawinan yang mengikuti 9 tahap, tahap ketujuh adalah Marunjuk . Marujuk adalah saat berlangsungnya upacara perkawinan, upacara perkawinan pada masyarakat Batak Toba ada dua macam yaitu alap dan taruhon jual. alap jual adalah suatu upacara adat perkawinan Batak Toba yang tempat upcara perk...