mengenai resep minuman yang akan kita coba berasal dari daerah Sumatera khususnya daerah Aceh. Ya, minuman yang juga dikenal di negara Malaysia ini memang menjadi salag satu minuman legendaris. Bagaimana tidak, cara pembuatannya yang unik dan dibutuhkan skill yang mumpuni membuat minuman ini menjadi sangat legendaris. Lantas, apakah resep minuman segar dingin yang dimaksud? Ya inilah nama minuman yang telah menjadi legendaris yaitu teh tarik. Minuman yang khas dari daerah Aceh dan juga negara melayu seperti Malaysia ini memang telah menjadi salah satu minuman yang sangat terkenal. Bagaimana tidak setiap harinya dalam kedai minuman yang ada di Aceh, teh tarik masih menjadi banyak primadona bagi para penikmat teh. Hal yang membuatnya menarik adalah bukan hanya rasanya yang nikmat saja. Akan tetapi cara penyajian teh yang unik pun menjadi hal lain yang bisa membuat makin banyak orang tertarik untuk melihat bagaimana lihainya atraksi para peracik teh tarik ini. Ba...
Berwisata kuliner di Aceh, ada banyak pilihan untuk dicoba. Salah satunya Lincah Busu, kuliner rujak enak yang khas dari Aceh. Rujak Aceh rasanya emang enak. Berbagai cincangan buah buahan segar diaduk rata dengan ditambah beberapa bumbu khas, sehingga membuat ketagihan jika merasakannya. Periuk atau coberk yang besar membuat keunikan tersendiri bagi kita yang jarang melihatnya. Lokasi rujak Aceh ini di jumpai di Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Kawasan Bambi, Kabupaten Pidie, Aceh. Rujak Busu namanya. Rujak cabang Busu (Nama Salah Satu Desa Di Pidie) memang dicari oleh para pecinta kuliner rujak di Kabupaten Pidie dan sekitarnya. Banyak pengunjung yang singgah, bahkan membungkusnya untuk dibawa pulang dan dimakan bersama keluarga. Rasanya tentu saja enak! Harganya yang relatif murah menjadikan rujak ini salah satu destinasi kuliner untuk dicoba di Pidie, Aceh. Mau coba? Sumber : https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-3413793/lincah-busu-ku...
Jika Mesir dikenal sebagai negeri seribu masjid, maka Provinsi Aceh dikenal dengan nama negeri seribu warung kopi. Sebutan ini tak lain karena kegemaran warga setempat meminum kopi. Bahkan di daerah Gayo, dataran tinggi di Aceh yang menjadi penghasil kopi terbaik, aktivitas pagi hari ‘wajib’ diawali dengan menenggak segelas kopi. Selain kebiasaan rutin, minum kopi bagi warga Aceh ternyata juga dianggap sebagai penambah stamina 'pria' alias obat kuat. Kopi yang dianggap bisa menambah stamina pria ini punya nama khusus, yakni 'poding'. Poding sejatinya adalah kopi campur telur. Kopi telur kocok ini mudah didapati di kedai-kedai kopi yang tersebar di Aceh. Namun, di Kabupaten Pidie, ada kedai kopi yang biasa dikunjungi para penikmat kopi telur kocok. Kedai tersebut dikenal dengan nama Warung Kopi Boh Manok Lameue. Lokasinya berada di Desa Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie. Kedai ini sangat ramai dikunjungi para pria yang ingin menambah staminany...
Nahhh...!! Untuk kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang mie Aceh dengan citarasa yang berbeda, yaitu "Mie Eungkot Suree" atau yang lebih dikenal dengan "mie ikan tongkol", ada juga yang menyebutnya "Mie Tongkol" saja. Mie Aceh yang satu ini punya cita rasa yang berbeda dengan yang lain karena ditambahkan ikan Tongkol untuk menambah aroma dan rasa nikmatnya, sehingga mempunyai perbedaan daya tarik tersendiri dari kenikmatan dan rasanya tersebut. Bila ingin merasakan mie Eungkot Suree ini, anda bisa lansung datang dan mengunjungi tempatnya di daerah Laweung, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. selain terkenal dengan destinasi wisata Guha Tujoh, daerahLaweung juga terkenal dengan kuliner mie ikan tongkol ini. Letaknya pun tidak terlalu jauh, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Banda Aceh. Bagi anda yang berminat untuk merasakan aroma dan nikmatnya mie ikan tongkol yang menggugah selera ini, silahkan berkunjung langsung ke "Warmindo Ungkot Suree" Laweung, tepatnya di jalan p...
Ie Bu Peudah (baca: i-bu-pedah), makanan takjil Ramadhan jenis bubur rempah nasi pedas dari beras khas Aceh yang dimasak dalam sebuah kuali besar yang dibuat permanen di atas tungku yang dicor semen. Usai mencuci beras dan mencampurinya dengan bumbu, lalu dituangkan dalam kuali. Lalu mengaduknya terus-menerus, sambil menjaga nyala api. Menu yang hanya di masak di bulan Ramadhan itu unik, karena diolah dari 44 macam jenis tanaman dan dedaunan hutan. Misalnya, lada,kunyit, lengkuas, bawang putih, kelapa parut, daun cengkeh dan biji cengkeh, daun sitahe, daun seumalu bate, daun sukun, daun pandan dan aneka lainnya. Tongkat pengaduknya adalah batang rebung kala,yang punya dapat meninggalkan aroma tersendiri di dalam makanan. Penggunaan aneka rempah membuat rasa takjil itu pedas, oleh karenanya disebut Ie Buu Peudah. Rasa dan tradisi itu diyakini masyarakat Daerah Istimewa Aceh dapat membuat badan segar sepanjang hari di bulan suci Ramadhan. Selain itu, Ie Bu Peudah juga dinilai baik unt...
Untuk melengkapi menu istimewa ini, rebus pucuk labu siam secukupnya. Kemudian siapkan sambal dari terong belanda ditambah dua buah cabe rawit. Giling sambal ini sampai halus. Sambal terong belanda itu rasanya asam-asam pedas (nano-nano) yang nantinya dicolek dengan sayur pucuk labu siam rebus. Inilah menu kuliner khas masyarakat Gayo yang bergizi, praktis, cepat, sederhana, dan murah meriah. Hal yang paling istimewa, menu kuliner ini tidak menggunakan minyak goreng dan santan sehingga dapat diyakini cukup sehat dan bebas kolesterol. Jangan terkejut, kalau kompasianer dijamu makan di Tanoh Gayo Aceh Tengah, biasanya menu yang disajikan adalah mujahir masam jing yang enak. Menu kuliner mujahir masam jing ini sangat cocok untuk mereka yang sibuk, terutama para eksekutif muda yang baru berumah tangga. http://dayat0406.blogspot.co.id/
"Besok pagi kita akan minum kopi di Meulaboh atau aku akan mati syahid." Itulah kalimat yang diucapkan oleh Teuku Umar, pahlawan nasional asli Aceh sebelum memimpin penyerangan terhadap Belanda. Sayang, sebelum sempat menyerang, suami Cut Nyak Dien ini sudah lebih dahulu dibunuh Belanda. Kata-kata Teuku Umar ini menjadi bukti bahwa masyarakat Aceh sudah sejak lama mengenal kopi. Selain karena kualitas kopinya yang sudah mendunia, Aceh juga memiliki Kupi Khop, suatu cara minum kopi yang unik. Lazimnya, minum kopi dilakukan dengan menyeruput dari bibir cangkir atau gelas. Namun di Aceh Barat, tepatnya di Meulaboh kopi disajikan dengan gelas terbalik di atas sebuah piring kecil. Asal-usul Kupi Khop Cara penyajian kopi semacam ini dikenal dengan sebutan Kupi Khop alias Kopi Tertelungkup. Konon, gelas kopi yang dibalik terinspirasi dari topi Teuku Umar. Kupi Khop banyak dijumpai di pesisir Aceh Barat, identik sebagai minuman di kalangan pelaut. Kopi sengaja disajikan terbal...
Pangkat disini bukan berarti penyebutan tingkat/jabatan seseorang dalam suatu kedudukan di masyarakat. Melainkan makanan tradisional khas Kota Subulussalam sejak dahulu hingga kini, bahkan menjadi menu favort berbuka puasa setiap Ramadhan. Masyarakat Subulussalam menyebut pucuk atau umbut batang rotan adalah pangkat, yang bisa diolah menjadi makanan. Pucuk rotan yang masih lembut dan segar ini selanjutnya dimasak. Untuk mendapatkan rasa yang lebih enak, bisa dicampur dengan lele asap atau ikan asin, lalu disantap. Rasanya sangat nikmat menggugah selera. Gulai pangkat tidak hanya disukai para orang tua saja, namun semua kalangan termasuk anak-anak sudah terbiasa dengan menu makanan yang satu ini. Apalagi saat bulan Ramadan, masakan ini sering menghiasi hidangan berbuka puasa. Masyarakat mungkin terasa jenuh jika selama bulan puasa terus-terusan memasak ikan basah atau ikan laut, yang mengakibatkan hilangnya selera makan. Sementara tubuh manusia membutuhkan banyak asupan gizi, p...
Tumeh engkot seumilang atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Tumis Ikan Sembilang. Menurut salah satu warga asli kota Langsa, masakan ini sudah eksis sejak berpuluh tahun yang lalu dan menjadikannya salah satu tujuan utama bagi para wisatawan yang mengunjungi kota Langsa. Tak lengkap rasanya mengunjungi Kota Langsa tanpa mencicipi Tumis Ikan Sembilang ini. Bumbu-bumbu yang digunakan pada masakan ini antara lain: cabe, jintan manis, kemiri, ketumbar, jahe, kunyit, bawang putih, bawang merah, kelapa ginseng, santan, daun jeruk purut dan bumbu pelengkap lainnya. Cara pembuatannya, pertama-tama semua bumbu digiling, kemudian serai, cengkeh, daun kari dan kapulaga di tumis. Lalu campurkan bumbu yang sudah digiling tadi dan masak hingga matang, setelah itu baru dimasukkan ikan sembilang yang sudah dipotong-potong sesuai selera. Selanjutnay dimasak hingga ikan menjadi matang dan siap untuk dihidangkan. http://helloacehku.com/gurihnya-sembilang-dari-aceh-timur/