Betawi adalah sebuah suku yang berasal dari Jakarta. Sejumlah pihak berpendapat bahwa suku betawi berasal dari hasil perkawinan antara etnis dan bangsa masa lalu yang dibawa oleh belanda ke Batavia pada awal abad ke-17. Tak lengkap rasanya apabila kita membahas suku betawi tanpa membahas salah satu budayanya yang paling terkenal yaitu ondel-ondel. Menurut Wikipedia, ondel-ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat betawi yang sering di tampilkan dalam pesta-pesta rakyat. Ondel-ondel yang berupa boneka besar itu tingginya sekitar 2,5 meter dengan garis tengah sekitar 80 cm, dibuat dari anyaman bambu yang disiapkan begitu rupa sehingga mudah di pikul dari dalamnya. Bagian wajah berupa topeng atau kedok dengan rambut dikepala dibuat dari ijuk. Wajah ondel-ondel laki-laki biasanya di cat warna merah, sedangkan yang perempuan warna putih. Semula ondel-ondel berfungsi sebagai penolak bala atau gangguan roh halus yang gentayangan. Dewasa ini ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah s...
Tari Sirih Kuning merupakan pengembangan dari Tari Cokek, sebuah tarian pergaulan di Betawi sejak dulu. Biasanya Tari Sirih Kuning ditampilkan untuk mengiringi pengantin Betawi saat memasuki proses penyerahan Sirih Dare oleh mempelai laki-laki kepada pengantin perempuan. Selain itu, tarian ini juga digunakan sebagai tari penyambutan tamu maupun hiburan saat merayakan sesuatu. Biasanya, tarian ini ditampilkan oleh sekelompok wanita usia kanak-kanak hingga dewasa dan diiringi oleh musik Gambang Kromong yang terdiri dari gamelan, sukong, tehyan, dan kongahyan. Lagu Sirih Kuning tradisional Betawi pun turut mengiringi tarian ini. Kostum yang dikenakan penari umumya dominan berwarna kuning, namun terkadang ada pula umsur warna hijau dan merah, kain bermotif tanduk tradisional Betawi dan Bunga di atas kepala mereka yang melambangkan kemakmuran, kebahagiaan, dan kedewasaan. Mereka juga memakai selendang untuk mengajak penonton menari bersama. Kostum ini sangat ken...
Setu babakan adalah suatu danau buatan yang terdapat di wilayah Jakarta selatan, tepatnya di Srengseng sawah, Jagakarsa. Di sekitar danau ini dibuat suatu perkampungan khas budaya betawi untuk menjaga kelestarian budaya betawi tersebut. Danau ini juga terhubung dengan sungai ciliwung yang terbentang dari Bogor ke Jakarta. Di setu babakan, kekentalan budayanya masih terjaga dengan bangunan khas betawi, busana, makanan khasnya serta penduduk disekitarnya. Beberapa kepala penduduk yang tinggal di perkampungan tersebut masih termasuk keturunan dari suku betawi. Sebagian kecil penduduk lain yang tinggal disana juga berasal dari daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dll. Selain perkampungannya yang mempunyai keunikan sendiri, terdapat juga pemandangan danau yang di kelilingi oleh pepohonan serta rumah rumah penduduk. Aktivitas yang ada disana pun beragam, mulai dari tempat pemancingan sampai warung-warung yang menyediakan makanan khas betawi seperti kerak telor , ketoprak,...
Koin pepaya merupakan salah satu permainan tradisional yang dilombakan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 agustus. Permainan ini biasa dimainkan oleh anak anak, baik laki laki maupun perempuan. alat dan bahan yang diperlukan adalah: 1. Pepaya muda 2. Arang yang ditumbuk halus 3. Minyak makan 4. Koin Rp. 200, Rp. 500, dan Rp. 1000 sebanyak yang diinginkan 5. Tali rafia cara membuat: 1. Memasukkan koin rupiah ke dalam pepaya muda (jangan terlalu dalam dan diberi jarak antar koin) 2. Mengoleskan minyak dan arang halus pada permukaan pepaya muda 3. Mengikat pepaya pada tali rafia dan menggantungkannya pada tiang. Cara memainkan permainan tradisional ini adalah mencari 4 peserta untuk mengikuti lomba ini, dan saat waktu dimulai para peserta berlomba mengambil koin sebanyak banyaknya yang berada dalam pepaya tersebut dengan menggunakan mulut mereka (tangan diletakkan dibalakang) Untuk mengambil koin...
Tehyan merupakan alat musik gesek hasil akulturasi budaya Tiong Hoa dengan budaya Betawi. Alat musik Tehyan biasa digunakan dalam kesenian gambang kromong, lenong, dan ondel-ondel. Namun saat ini, alat musik Tehyan jarang diketahui masyarakat karena langkanya orang yang memainkan alat musik ini. Walaupun alat musik ini sudah sangat jarang kita temui, tapi di daerah Jakarta Barat masih ada beberapa orang yang memainkan alat musik ini. Kebanyakan dari mereka memainkan alat musik ini di tempat makan pinggir jalan untuk mencari nafkah. Namun tidak ada anak muda yang terlihat memainkan ini, semuanya adalah orang yang bisa dibilang sudah usia lanjut. Tangga nada pada Tehyan adalah Diatonis,yaitu tangga nada yang mempunyai dua jarak tangga Nada yaitu satu dan setengah. Alat musik tradisional Jakarta Tehyan bisa dibilang cukup sulit dan berebeda dengan instrumen musik lainnya. Tehyan dibedakan menjadi 3 jenis, perbedaannya terletak pada ukurannya .Dengan perbedaan ukuran i...
Tradisi memberikan telur merah sering muncul dalam banyak aspek kehidupan masyarakat Tionghoa. Budaya ini juga dibawa mereka yang datang ke berbagai pelosok di Indonesia. Dengan demikian, telur merah juga menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Telur merah sebenarnya merupakan telur ayam rebus yang diberi warna merah. Dahulu, sebelum pewarna makanan ditemukan, telur direbus dalam air bersama dengan angkak. Angkak merupakan beras terfermentasi yang memiliki warna merah pekat. Angkak tersebut akan menjadikan telur berwarna merah. Sekarang ini telur direbus dengan air yang diberi pewarna makanan merah dan garam. Garam tersebut bertujuan supaya telur tidak pecah. Telur merah mengandung makna penting d...
Ular naga merupakan salah satu permainan tradisional legendaris yang kerap dimainkan oleh anak- terutama di Jakarta, karena daerah asal permainan ini adalah dari provinsi tempat bernaungnya keturunan Betawi. Biasanya dimainkan di lapangan atau halaman karena aturan mainnya membutuhkan tempat yang cukup lapang. Permainan tradisional ini dilakukan secara berkelompok dengan total pemain minimal empat orang. Permainan terasa lebih seru dan menantang jika semakin banyak yang bermain. Keunikan dari permainan ini adalah penggunaan lagu yang dinyanyikan beramai-ramai dengan lirik sebagai berikut: “Ular Naga panjangnya bukan kepalang, menjalar-jalar selalu kian kemari, umpan yang lezat itulah yang dicari, ini dianya yang terbelakang. Kosong-isi-kosong-isi”. Adapun cara bermainnya adalah: Dipilih tiga orang pemain dengan tugas: dua orang menjadi gerbang dengan posisi berhadapan serta kedua tangan di atas saling menggenggam, akan terlihat seperti membentuk terowonga...
Biasanya ang pao , jeruk, dan baju Imlek adalah hal yang identik ada dalam perayaan Tahun Baru Imlek bagi sebagian besar keluarga Indonesia yang merupakan keturunan Cina. Akan tetapi, sebenarnya Imlek bukan tentang itu saja, makanan juga menjadi sesuatu yang bermakna dalam memeriahkan perayaan ini. Walaupun ada berbagai makanan yang penting maknanya dalam perayaan ini, ada satu jenis makanan yang cukup penting signifikansinya dalam memulai tradisi tahun baru ini, yaitu Yee Sang. Yee Sang menjadi suatu makanan yang penting perannya dalam tradisi ini karena artinya yang merupakan simbol dari kemakmuran. Tahun Baru Imlek sendiri adalah tentang harapan untuk menjadi lebih bahagia, kaya, makmur, dan sehat. Oleh karena itu menu makanan seperti Yee Sang di atas meja makan sebuah keluarga adalah suatu makanan yang secara simbolik menjadi harapan dan doa keluarga itu untuk lebih baik, tetap bersatu, berkat tetap mengalir ke anak cucu tanpa suatu halangan apapun. Harapan untuk menjad...
Minuman dari budaya betawi sangat beraneka ragam salah satu yang khas adalah minuman Bir Pletok. Bir Pletok adalah minuman khas dari betawi yang terbuat dari rempah-rempah seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai dan untuk menambah warna merah pada minuman tersebut menggunakan kayu secang. Bir ini tidak seperti anggapan orang dengan kata bir yang berarti minuman yang mengandung alkohol sehingga memabukkan, tetapi bir ini merupakan minuman yang sehat karena terbuat. dari rempah-rempah. Saat ini bir pletok sudah menjadi ikon budaya betawi berdasar Pergub DKI No.11 tahun 2017 tentang 8 ikon budaya betawi : ondel-ondel, Kerak Telor, Batik Betawi, Baju Sadariah, Ornamen Gigi Balang, Kembang Kelapa, Kebaya Perancang dan Bir Pletok. Sejarah munculnya minuman ini adalah pada jaman dahulu kaum bangsawan Belanda senang kumpul santai setelah pulang kerja. Di tengah ngobrol santai itu, mereka biasanya minum bir untuk melepaskan penat dan lelah. Nah, orang-orang Betawi itu nggak...