Nasi goreng merupakan makanan yang sangat mudah untuk dibuat di rumah, selain bahan-bahan yang terjangkau/ tersedia. Membuat nasi goreng hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit. Bahkan bagi anda pemula dalam mencoba resep resep masakan, resep nasi goreng yang mudah dan pas untuk di coba. Umumnya, nasi goreng gila dibuat dengan bumbu yang sama seperti nasi goreng biasa, hanya isiannya saja yang membedakan. Disebut nasi goreng gila karena memang variasi nasi goreng yang satu ini punya isian campur-campur yang bisa membuat ‘gila’. Kalau biasanya makan nasi goreng hanya dengan satu pilihan isian seperti nasi goreng ayam atau nasi goreng bakso atau nasi goreng sosis, nasi goreng yang satu ini mencampurkan seluruh isiannya menjadi satu hidangan. Bahan bahan 800 gram nasi putih 2 siung bawang putih, cincang kasar 2 butir telur 1/2 sendok garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1 sendok makan minyak, untuk menumis...
Bahan: 300 gram daging giling 1/4 sendok teh garam 2 lembar daun salam 2 cm lengkuas, dimemarkan 2 buah cabai merah besar, dibuang bijinya, diiris-iris 1 sendok teh garam 1 1/2 sendok teh gula merah sisir 250 ml santan dari 1/2 butir kelapa 2 sendok makan minyak untuk menumis Bumbu halus: 2 buah cabai merah besar 3 buah cabai merah keriting 6 butir bawang merah 4 slung bawang putih 1 sendok teh terasi bakar 4 butir kemiri, disangrai 1 buah tomat, dipotong-potong Cara membuat: Aduk rata daging giling dan garam. Bentuk bola-bola kecil. Sisihkan. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan cabai merah besar sampai harum. Tambahkan bola daging. Aduk sampai berubah warna. Masukkan santan, garam, dan gula merah. Masak sampai meresap. sumber: https://www.erese...
Dalam khazanah cerita rakyat Betawi terdapat sebuah cerita yang terkenal yaitu “Nyai Dasima”. Ketenaran cerita ini dapat dibuktikan dengan kemunculan dalam berbagai bentuk : prosa (novel, bacaan anak – anak), puisi (syair, pantun), drama (Komedie Stamboel, Miss Riboet), film dan sinetron. Cerita ini semakin bertambah popular karena adanya lintas budaya. Cerita ini tidak saja terdapat dalam budaya Betawi dengan ditampilkan dalam pertunjukan lenong, misalnya, tetapi juga dalam budaya Sunda (Gending Karasmen), dan budaya Jawa (Rombongan Sandiwara Lokaria). Pada tahun 1896 G. Francis menerbitkan novel yang diberi judul Tjerita Njai Dasima . Henry Chambert – Loir dalam “Malay Literature in the 19th Century” menyebutkan bahwa di Leningraad terdapat cerita “Nyai Dasima” dalam koleksi Akhmad Beramka tentang syair nomor 68. Tidak disebutkan tahun penciptaan manuskrip ini, namun Akhmad Beramka aktif menulis antara tahun 1906 sampa...
Si Pitung adalah salah satu pendekar Betawi berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Selain itu Si Pitung menggambarkan sosok pendekar yang suka membela kebenaran dalam menghadapi ketidakadilan yang ditimbulkan oleh penguasa Hindia Belanda pada masa itu. Kisah pendekar Si Pitung ini diyakini nyata keberadaannya oleh para tokoh masyarakat Betawi terutama di daerah Kampung Marunda di mana terdapat Rumah dan Masjid lama yang dibangun oleh si Pitung, di Jakarta Utara. Si Pitung lahir di daerah Pengumben, di sebuah kampung di Rawabelong yang pada saat ini berada di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Palmerah. Ayahnya bernama Bang Piung dan ibunya bernama Mpok Pinah. Pitung menerima pendidikan di pesantren yang dipimpin oleh Haji Naipin, seorang pedagang kambing. Si Pitung merupakan nama panggilan asal kata dari bahasa Sunda pitulung (minta tolong atau penolong). Kemudian, nama panggilan ini menjadi Pitung. Nama asli si Pitung sendiri adalah Salihun (Salih...
Kue Akar Kelapa ini merupakan salah satu makanan tradisional khas Betawi;kue ini merupakan salah satu makanan yang wajib disajikan saat hari raya lebaran tiba oleh masyarakat Betawi,kerenyahan dan kegurihan yang diciptakan saat menggigit kue ini membuat kita terus terbayang-terbayang akan kenikmatan kue yang satu ini.Saya sendiri masih teringat akan rasa dari kue ini ketika saya diberikan oleh tetangga saya yang merupakan orang asli Betawi ketika hari lebaran,Menurut tetangga saya kue ini juga sering disebut dengan nama kue procot karena karena saat digoreng adonannya diprocotkan atau dikeluarkan secara perlahan menggunakan tabung yang sudah dilubangi bagian ujungnya.
Bacang adalah makanan khas dari kebudayaan Tionghoa. Kata 'Bacang" berasal dari kata dalam bahasa Hokkien, yakni bah ch ang. 'Bah' memiliki arti daging dan 'Chang' meiliki arti terbungkus dalam daun. Jadi, bacang adalah nasi berisi daging yang dibungkus dengan daun. Daun yang biasa dipakai adalah daun bambu. Isi bacang di Indonesia umumnya berupa daging ayam yang sebelumnya dibumbui dengan kecap, garam, gula, dan lada dan ditumis dengan bawang merah, lalu diisi kedalam nasi yang telah dibumbui dan diaron. Bacang di Indonesia berbentuk limas segitiga yang merupakan bentuk umum di daerah selatan Tiongkok, namun beberapa daerah di Tiongkok memilliki bentuk berbeda. Bacang dapat ditemui di berbagai daerah pecinan di Indonesia. Bacang juga merupakan makanan yang lekat dengan tradisi Tionghoa, yakni Festival Peh Cun atau Festival Perahu Naga yang diperingati setiap tang...
Bila kita yang ke Jakarta dan menemukan banyak kehidupan modern yang sudah dipenuhi kesibukan dan kemacetan, kita jadi sering kurang menyadari banyaknya variasi makanan di Jakarta. Padahal, banyak yang dapat kita coba daripada hanya pergi makan di restoran yang belum tentu bersih. Banyak makanan khas Jakarta yang dapat kita nikmati, salah satunya adalah rujak pengantin. Mungkin kita bertanya-tanya apa sih yang membedakan antara gado-gado dengan rujak pengantin, bukankah rasanya sama saja ? Memang benar, rujak pengantin dengan gado-gado sama-sama memakai bumbu kacang yang rasanya sedikit pedas. Namun memiliki perbedaan dalam hal bahan, rasa, dan tampilan. Rujak pengantin disajikan oleh orang Betawi yang bertempat di DKI Jakarta, di saat-saat syukuran, hajatan besar, dan terutama di pernikahan. Itulah mengapa namanya dapat disebut rujak pengantin. Sekilas, mungkin tidak membedakannya dari gado-gado yang sering kita jumpai. Di awal tadi sudah disampaikan bahwa hanya berbeda dalam b...
Sajian teh ala Betawi ini dilakukan di pagi maupun sore hari. Biasanya cenderung ringan alias tidak seberapa kental dengan citarasa yang mengarah ke tawar. Konon kata "Nyahi" sendiri berasal dari budaya Arab, dari kata "Syahi" yang artinya teh. Ada pula yang mengatakan budaya ini diadaptasi dari budaya minum teh di Tiongkok. Kegiatan Nyahi biasanya dilakukan bersama keluarga atau teman pada sore hari beberapa jam usai waktu makan siang. Yang diminum adalah teh tubruk, yakni minuman dari daun teh kering yang langsung diseduh tanpa disaring, ditaruh dalam teko kaleng blibrik atau teko berbahan kuningan. Tradisi minum teh gaya Betawi biasanya dinikmati dengan gula kelapa. Pemanis tersebut akan digigit terlebih dahulu, dilanjutkan dengan menyeruput teh hangat. Nyahi yang sesungguhnya di sebuah keluarga Betawi, bukan menggunakan perlengkapan teh porselen atau keramik. Melainkan memakai gelas bermotif bunga warna "ngejreng" (gelas kampung), atau gelas b...
Biasanya ang pao , jeruk, dan baju Imlek adalah hal yang identik ada dalam perayaan Tahun Baru Imlek bagi sebagian besar keluarga Indonesia yang merupakan keturunan Cina. Akan tetapi, sebenarnya Imlek bukan tentang itu saja, makanan juga menjadi sesuatu yang bermakna dalam memeriahkan perayaan ini. Walaupun ada berbagai makanan yang penting maknanya dalam perayaan ini, ada satu jenis makanan yang cukup penting signifikansinya dalam memulai tradisi tahun baru ini, yaitu Yee Sang. Yee Sang menjadi suatu makanan yang penting perannya dalam tradisi ini karena artinya yang merupakan simbol dari kemakmuran. Tahun Baru Imlek sendiri adalah tentang harapan untuk menjadi lebih bahagia, kaya, makmur, dan sehat. Oleh karena itu menu makanan seperti Yee Sang di atas meja makan sebuah keluarga adalah suatu makanan yang secara simbolik menjadi harapan dan doa keluarga itu untuk lebih baik, tetap bersatu, berkat tetap mengalir ke anak cucu tanpa suatu halangan apapun. Harapan untuk menjad...