Bahan: 750 gram ikan air tawar, bisa 1 ekor ikan besar atau 2-4 ekor ikan kecil, dibersihkan 1/2 sdt garam Lada putih secukupnya 2 tangkai serai, ditumbuk 2 sdm air asam jawa Bumbu yang dihaluskan: 8 bawang merah, dikupas dan dipotong 3 siung bawang putih, dikupas dan dipotong ½ sdt garam 6 buah kemiri 1 jahe, dikupas dan dipotong 1 kunyit segar, dikupas dan diiris atau 1 sdt bubuk kunyit 1 laos, dikupas dan diiris 15 buah cabai merah, dibuang bijinya dan diiris Hiasan: 3 daun bawang, dipotong-potong ½ buah nanas kecil, dikupas dan dipotong-potong 2 lemon segar, potong iris Cara membuat: Bumbui bagian dalam dan luar ikan dengan garam dan lada. Persiapkan bumbu dengan cara dihaluskan atau digilng Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan dan bahan lainnya ke dalam panci yang berisi air, kecu...
Saksang adalah makanan khas dari Sumatera Utara. Saksang adalah masakan khas Batak yang terbuat dari daging babi, anjing atau kerbau yang dicincang dan dibumbui dengan rempah-rempah dan santan, serta dimasak baik dengan menggunakan darah hasil sembelihan hewan tersebut ( margota ) ataupun olahan rempah biasa tanpa darah ( na so margota ). Rempah yang termasuk dalam bumbu saksang antara lain; jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman. Meskipun hidangan saksang dikenal secara meluas oleh berbagai puak atau sub-suku Batak, saksang sering dikaitkan secara spesifik sebagai hidangan tradisional Batak Toba. Saksang merupakan hidangan penting yang wajib dihidangkan dalam upacara adat Batak, terutama dalam pesta pernikahan adat. Saksang, bersama dengan panggang, arsik, dan daun ubi tumbuk, adalah hidangan yang populer da...
Bahan A Bolu Gulung Meranti Khas Medan : Kuning telur 6 butir Telur antero 5 butir Gula pasir 125 gram Emulsifier 10 gram Susu bubuk 20 gram Tepung terigu 100 gram Baking powder 1 gram Air 1 sendok makan Bahan B Bolu Gulung Meranti Khas Medan ( Cairkan ) : Butter 100 gram Maragrine 25 gram Extrak vanila 1 sendok makan Bahan Isi Bolu Gulung Meranti Khas Medan : Selai strawberry ( untuk bolu gulung isi straeberry ) Buttercream dan Keju cheddar parut ( Untuk bolu gulung isi Keju ) Cara Membuat Bolu Gulung Meranti Khas Medan : Langkah awal, panaskan oven 180 derajat celcius, kemudian olesi loyang ukuran 30 x 30 centi meter dengan sedikit margarin hingga rata, lalu alasi dasarnya dengan kertas roti, sisihkan. ( kami menggunakan loyang dengan ukuran 22 x 22 centi meter, jadi bisa dibuat untuk dua loyang ) Selanjutnya kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental be...
Kopi durian adalah kopi kitam dicampur buah duria. Kopi unik ini hanya ada di Indonesia. Ada beberapa daerah yang menyediakan aneka minuman kopi buah yang terbuat dari kopi yang dicampur dengan buah-buahan terutama buah durian ini Kopi Durian dibuat dari biji kopi pilihan yang dipetik dari perkebunan kopi terbaik dilampung (Liwa Lampung barat) Perpaduan kopi asli dan ekstrak durian asli buka perisa durian buatan. Para pecinta kopi (Coffee Lover) wajib mencoba. Di Medan juga tersedia kopi durian ini tetapi menggunakan durian nelayan, di kalimantan dan aceh juga ada. Berikut resep lengkap untuk bikin kopi durian sendiri di rumah. RESEP KOPI BUAH DURIAN BAHAN : 5 sdm Kopi tubruk 500 ml Air Gula pasir secukupnya 5 butir Durian matang CARA MEMBUAT KOPI BUAH DURIAN : Didihkan air lalu masukan kopi tubruk sampai mendidih dan aduk rata. Masukkan durian matang dan gula secukup...
Tasak Telu adalah masakan khas Suku Karo dari Sumatera Utara dengan bahan dasar daging ayam kampong yang dicampur dengan darah ayam. Kadang-kadang darah ayam juga dapat digantikan dengan menggunakan hati ayam dan rempela. Masakan ini biasanya dinikmati pada saat acara-acara tertentu, khususnya pada pelaksanaan pesta adat Karo. Meski demikian saat ini terdapat beberapa rumah makan khas Karo yang terdapat di Kabanjahe, Berastagi, dan juga Medan. Tasak Telu juga sering disebut sebagai masakan khas Karo yang berarti "masak tiga" atau "tiga masakan", yaitu masakan yang terdiri dari masakan ayam rebus yang dicampur dengan darah ayam, daun singkong, dan kelapa parut. Sementara air rebusan daging ayam biasa juga disajikan sebagai kuah atau sup. Dalam bahasa setempat, darah disebut dengan istilah “getah” Bagian tulang-tulangnya dimasak lagi dengan sebagian kuah dan dicampur dengan cipera. Dengan tambahan bumbu-bumbu...
Tipatipa adalah makanan ringan khas masyarakat Suku Batak yang berasal dari Porsea, Toba Samosir, Sumatera Utara. Bentuknya agak keras dan berasal dari beras super yang dipilih khusus untuk membuat tipa-tipa ini. Beras yang telah di seleksi ini selanjutnya di sangrai lalu ditumbuk hingga berbentuk pipih mirip emping. Tipa tipa memiliki bau harum khas yang berasal dari beras. Penganan ini juga memiliki cita rasa gurih dan cukup mengenyangkan, sehingga sangat cocok untuk jadi camilan diwaktu santai atau sembari menonton televisi. Penambahan gula halus atau serutan kelapa membuat penikmat camilan ini tidak akan berhenti mengunyahnya Tipa tipa biasanya dibuat pada saat menjelang musim panen padi, karena pada musim tersebut masyarakat Porsea di Tapanuli berbondong-bondong untuk memanen padi yang mana menghasilkan beras dengan kualitas super yang menjadi bahan baku pembuatan penganan khas yang satu ini. Sumber: http://oslinerblog.blogspot.co.id .
Saksang adalah salah satu masakan khas masyarakat Suku Batak di Sumatera Utara. Masakan ini terbuat dari olahan daging babi, daging anjing, atau kerbau yang dicincang dan dibumbui dengan rempah-rempah dan santan, serta dimasak baik dengan menggunakan darah hasil sembelihan hewan tersebut ( margota ) ataupun olahan rempah biasa tanpa darah ( na so margota ). Rempah yang termasuk dalam bumbu saksang antara lain; jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica , serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman. Meskipun hidangan saksang dikenal secara meluas oleh berbagai puak atau sub-suku Batak di luar Sumatera Utara, saksang sering dikaitkan secara spesifik sebagai hidangan tradisional Batak Toba . Masakan ini juga merupakan hidangan penting yang wajib dihidangkan dalam upacara adat Suku Batak, terutama dalam pesta pernikahan adat. Saksang, bersama dengan panggang , arsik dan daun singkong tumbuk, adalah hidangan yang populer dalam khazanah masakan...
Tarian Fataele (Tarian Perang Nias) Kesenian atau tradisi Pulau Nias yang mungkin sudah menjadi identitas langsung Suku Nias adalah tradisi Hombo Batu atau yang lebih dikenal dengan Lompat Batu Nias. Identitas ini kemudian menjadi barang dagangan utama pariwisata Pulau Nias karena selain menawarkan keunikan dan ketangkasan, tradisi ini juga sudah berusia tua sehingga patut untuk dilestarikan. Di Nias Selatan tradisi Lompat Batu Nias selalu dipertunjukan bersamaan dengan Tari Fataele. Tari Fataele merupakan seni tari khas Nias Selatan. Tari Fataele tidak bisa dipisahkan dengan tradisi Lompat Batu Nias, karena lahirnya berbarengan dengan tradisi Homo Batu. Dahulu kala Suku Nias sering berperang antarkampung. Biasanya pemicu perang adalah perebutan lahan atau bahkan merebut kampung orang lain. Seperti halnya sistem kepemimpinan kampung yang dipimpin seorang kepala desa atau kepala suku, dahulu setiap kampung di Nias juga dipimpin oleh seorang ke...
Tari Piso Surit - Sumatera Utara Tari Piso Surit adalah salah satu tarian tradisional masyarakat suku Batak Karo di Sumatera Utara . Tarian ini termasuk tarian selamat datang yang biasanya ditampilkan secara berkelompok oleh para penari pria dan wanita. Tari Piso Surit ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Sumatera Utara, terutama di daerah Karo sebagai daerah asalnya. Tarian ini sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu agung, acara adat, dan acara budaya. Asal Usul Tari Piso Surit Tidak banyak sumber yang menjelaskan tentang asal mula dan sejarah Tari Piso Surit ini, sehingga masih belum bisa diketahui secara pasti. Namun dari beberapa sumber yang ada, Tari Piso Surit ini merupakan tarian yang tumbuh dan berkembang di masyarakat suku Batak Karo di Sumatera Utara. Nama tarian ini diambil dari kata “ peso surit ” yang dalam masyarakat Batak Karo merupakan sejenis...