Makanan Minuman
Makanan Minuman
kue manis Sumatera Utara Medan
BOLU MERANTI khas Medan
- 8 September 2017

Bahan A Bolu Gulung Meranti Khas Medan :

  • Kuning telur 6 butir
  • Telur antero 5 butir
  • Gula pasir 125 gram
  • Emulsifier 10 gram
  • Susu bubuk 20 gram
  • Tepung terigu 100 gram
  • Baking powder 1 gram
  • Air 1 sendok makan

Bahan B Bolu Gulung Meranti Khas Medan ( Cairkan ) :

  • Butter 100 gram
  • Maragrine 25 gram
  • Extrak vanila 1 sendok makan

Bahan Isi Bolu Gulung Meranti Khas Medan :

  • Selai strawberry ( untuk bolu gulung isi straeberry )
  • Buttercream dan Keju cheddar parut ( Untuk bolu gulung isi Keju )

Cara Membuat Bolu Gulung Meranti Khas Medan :

  1. Langkah awal, panaskan oven 180 derajat celcius, kemudian olesi loyang ukuran 30 x 30 centi meter dengan sedikit margarin hingga rata, lalu alasi dasarnya dengan kertas roti, sisihkan. ( kami menggunakan loyang dengan ukuran 22 x 22 centi meter, jadi bisa dibuat untuk dua loyang )
  2. Selanjutnya kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental berjejak. masukkan air, lalu kocok kembali.
  3. Setelah itu masukkan campuran tepung terigu, susu bubuk dan baking powder sambil diayak, aduk hingga rata. kemudian masukkan Bahan B, aduk balik hingga rata dan homogen. ( cara mudahnya, masukkan semua bahan A kedalam baskom, kocok dengan kecepatan tinggi kurang lebih selama 15 menit sampai kental berjejak. kemudian masukkan Bahan B, aduk rata dengan metode kaup balik)
  4. Tuang adonan kedalam loyang, angkat loyang sedikit dari permukaan meja, lalu jatuhkan. bertujuan agar mengeluarkan gelembung udara yang ada dalam adonan. panggang selama 20 hingga 30 menit atau tergantung kondisi oven masing-masing.
  5. Jika sudah matang, angkat dan keluarkan dari dalam loyang agar bolu tidak turun. dinginkan, bolu pun siap diberi isi dengan isian yang sudah disiapkan tadi, yaitu selai strawbery dan keju, olesi rapih lalu digulung.
  6. Setelah diberi isian dan digulung rapih dengan menggunakan kertas roti, jangan lupa masukkan sebentar bolu gulung ke dalam kulkas agar bolu lebih padat dan tidak terbuka gulungannya. proses ini hanya memerlukan waktu 10 menit saja.
  7. Resep Bolu Gulung Meranti Khas Medan pun siap dipotong-potong dan disajikan.

 

Alamat & Kontak Penjual:

Bolu Meranti

Jl. Kruing no. 2K, Medan 20211

061 4538217

 

sumber : http://resephariini.com/resep-bolu-gulung-meranti-khas-medan/

http://susiemoelyati.blogspot.com/2015/12/resep-bolu-gulung-meranti-khas-medan.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker
Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu