monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
184 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Mula Sungai Ogan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Disaat aku kecil sering sekali aku mendengarkan cerita tentang asal mula kota baturaja dari orang tua , Bahkan aku pernah mendengar cerita tentang asal mula sungai ogan .. dulu di zaman dimana manusia belum ada yang menetap di baturaja ada raja naga emas yang sering datang ke bukit pelawi tepatnya di desa pusar untuk bertapa, raja naga emas melalui jalur yang sama pulang pergi dari palembang ke baturaja sehingga selesai pertapaannya jalur yang dilalui menjadi sungai dan pada zaman dulu sungai itu dikenal dengan nama  Sungai Nago , setelah disekitar sungai nago dihuni orang, banyak orang yang merasa takut tentang sungai nago, akhirnya ada seseorang yang menyarankan agar masyarakat sungai nago yang ditakuti ini supaya dibalik saja namanya dari  Nago  menjadi  Ogan,  supaya tidak menakutkan lagi dan sampai saat ini sungai nago berubah nama menjadi  Sungai Ogan . untuk membuktikan kebenaran cerita orang tua ini, aku mencari kebenaranny...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Pernikahan Palembang
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Hampir semua prosesi pernikahan tradisional di nusantara selalu menarik untuk disaksikan, bukan hanya karena prosesi pernikahan ini melewati begitu banyak tahap sebelum akhirnya sang pengantin resmi jadi sepasang suami istri, tapi juga mengikuti tahap-tahap yang begitu kaya akan filosofis kehidupan sendiri itulah yang menarik. Tak terkecuali di Palembang tempat di mana pada masa lalu Kerajaan besar bernama Sriwijaya pernah berdiri ini memiliki tradisi adat pernikahan yang hingga kini masih digunakan oleh hampir seluruh warganya dengan merujuk pada keagungan serta kejayaan kerajaan besar tersebut. Dan seperti halnya pernikahan raja-raja pada umumnya, adat pernikahan di Palembang yang merujuk pada kerajaan Sriwijaya ini pun tak kalah megahnya. Kilau kemegahan itu dapat dilihat dari hampir semua ornament dalam pernikahan itu yang berwarna kuning dan merah keemasan, mulai dari busana mempelai yang dikenakan pada saat prosesi lamaran, seserahan dan pernikahan, maupun pada kursi pela...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
KISAH RAJA EMPEDU
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Raja Empedu  adalah seorang raja muda yang memerintah di Negeri Hulu Sungai Nusa, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Suatu ketika, Raja Empedu membantu Raja Pangeran Mas dari Kerajaan Lesung Batu untuk membinasakan Raja Kubang yang terkenal sakti mandraguna. Pada zaman dahulu kala, Kecamatan Rawas Ulu yang merupakan wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, terbagi ke dalam tiga wilayah pemerintahan yaitu Hulu Sungai Nusa, Lesung Batu, dan Kampung Suku Kubu. Ketiga wilayah tersebut masing-masing diperintah oleh seorang raja.    • Negeri Hulu Sungai diperintah oleh Raja Empedu  yang masih muda dan terkenal dengan keberanian dan kesaktiannya. Rakyatnya hidup aman dan makmur karena pertanian di daerah itu maju dengan pesat. • Sementara itu,  Negeri Lesung Batu diperintah oleh Raja Pangeran Mas  yang terkenal kaya raya dan mempunyai banyak ternak kerbau.  • Adapun  Negeri Kampung Suku Kubu...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH PUTERI LUBUK GONG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

    Beginde Lubuk Gong adalah seorang Kepala Desa di daerah Sumatra Selatan, Indonesia. Beginde dalam bahasa setempat berarti kepala desa. Beginde Lubuk Gong mempunyai seorang puteri yang cantik jelita bernama Puteri Lubuk Gong. Suatu ketika, puterinya dibunuh oleh seorang putra Beginde dari desa lain. Inilah kisah Puteri Lubuk Gong * * *   Alkisah, pada zaman dahulu kala, di daerah Sumatra Utara, ada seorang beginde (kepala desa) yang kaya raya bernama Beginde Lubuk Gong. Ia sangat ketat menjalankan adat dan tidak segan-segan memberi hukuman kepada warganya yang melanggar adat tersebut.  Meski demikian, rakyatnya merasa tidak terbebani dengan hal itu. Justru dengan aturan adat itu, rakyatnya dapat hidup aman dan makmur. Beginde Lubuk Gong mempunyai anak gadis yang cantik dan cerdas bernama Puteri Lubuk Gong.   Kecantikan dan keelokan perangainya senantiasa mengundang decak kagum setiap pemuda yang melihatn...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Angkaleong
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Perubahan zaman membuat budaya dan hal hal tradisional dilupakan oleh bangsa indonesia, yg sebenarnya banyak sekali Budayanya. salah satunya yaitu permainan tradisional Angkaleong, yg pernah dimainkan oleh ana-anak tahun 90an. mungkin masih terdengar asing  oleh sebagian orang, tapi akan saya jelaskan disini. kalaupun salah mungkin bisa dibenarkan kembali. Angkaleong adalah permainan sandal yg disusun. cara bermain : misalkan ada 5 orang yg bermain, sendal dari setiap otang disusun seperti gambar diatas, berdiri namun saling terkait agar tidak ambruk dan jatuh. mereka bergiliran untuk melempar sendal dengan sendalnya masing masing, jika pemain 1 belum berhasil melempar sandal maka pemain 2 selanjutnya.. jika sudah ada pemain yg bisa mengenai sandal dan menjatuhkannya, maka pemain sebelumnya yg jaga angkaleong. pemain yg lain, bersembunyi dengan membawa sendal lemparan mereka tadi, dan waktu ditentukan dengan lamanya si penjaga angkaleong tadi. tugas si penjaga a...

avatar
Amalina_stei_sebi
Gambar Entri
Masjid Cheng Hoo Palembang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Palembang merupakan ibukota dari Sumatera Selatan yang tentunya memiliki bekas jejak persinggahan Tionghoa. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam peninggalan yang tidak lepas dari campur tangan peradaban Tionghoa. Salah satunya adalah keberadaan Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang yang biasanya hanya disebut sebagai Masjid Cheng Hoo. Munculnya Masjid Cheng Hoo ini tak dapat dipisahkan dari kebadaan Laksamana Cheng Ho, seorang laksamana Tiongkok. Nama aslinya adalah Ma He, juga dikenal dengan sebutan Ma Sanbao, berasal dari Provinsi Yunnan. Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang merupakan kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok, Dinasti Ming. Selama melakukan pelayaran, Cheng Ho sempat tiga kali datang ke Palembang. Menurut masyarakat sekitar, pembangunan Masjid Cheng Hoo yang merupakan perpaduan unsur Cina, Melayu, Nusantara dan Arab menelan biaya hingga 4 miliar rupiah. Disini terdapat tempat pendidikan Al-Quran untuk anak-anak secar...

avatar
OSKM18_16618017_ELSA APRIYANI
Gambar Entri
Ratu Bagus Kuning dan Siluman Kera
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Indonesia adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang memiliki beragam kebudayaan yang indah dan menarik. Setiap daerah di Indonesia mempunyai kebudayaannya sendiri yang khas dan berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Tari Kecak dari Bali, rendang dari Sumatera Barat, dan lagu Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan merupakan beberapa contoh dari kebudayaan Indonesia. Selain lagu Gending Sriwijaya, Sumatera Selatan juga memiliki kebudayaan-kebudayaan lain yang menarik. Salah satunya adalah cerita rakyat Ratu Bagus Kuning dan Siluman Kera dari Palembang.             Cerita ini berlatar pada masa Kesultanan Palembang, sekitar abad ke-16, di wilayah Batanghari Sembilan mulai masuk penyebar agama Islam. Salah satu di antaranya adalah seorang perempuan yang dianggap suci bernama Bagus Kuning. Konon, ia adalah salah satu murid dari Wali Songo dan memiliki keahlian bertarung. Kehadirannya di Palembang adalah untuk menyeba...

avatar
OSKM18_16518029_Florencia Wijaya
Gambar Entri
Puyang Depati Sekayu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Puyang Depati adalah Seorang penguasa (Kadipaten) pada waku itu tepatnya di kota Sakayu. Sakayu adalah sebuah kecamatan yang menjadi ibukota Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Indonesia. Beliau adalah orang pertama yang di angkat oleh Sultan Palembang untuk menjadi penguasa di wilayah Musi Ilir tepatnya.  Di kota sekayu pada tahun 1733 yang dibantu oleh Rio Kaos seorang juru tulis serta bersama dengan Tahaji bin Sajidin atau yang dikenal dengan nama Puyang Kilat Kemarau. Semasa hidupnya, Puyang Sahmad bin Sahaji dikenal oleh rakyatnya dengan banyak julukan yaitu: Al kaidah artinya orang yang memangku hukum, Al kholil yang artinya orang yang patuh, Syah Aji yang artinya orang yng dibenarkan ajarannya, abdul munir yang artinya orang yang membawa penerangan, dan masih banyak lagi julukan-julukannya yang saya sendiri belum tahu juga. Puyang Depati lahir pada tahun 1683 dan wafat pada tahun1776. Nama asli puyang Depati adalah  Sahmad bin Sahaji bin Aji G...

avatar
Oskm18_16518355_muhamad zhafran
Gambar Entri
Autentiknya Kue Maksuba Khas Palembang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Kue Maksuba Jika kita menelusuri kuliner kota Palembang, jelas yang terlintas di otak kita pertama kali adalah "pempek". Namun, Palembang mempunyai jutaan kuliner di dalamnya, diantaranya adalah kue maksuba. Kue maksuba ini merupakan adaptasi dari kue bingka pontianak namun mirip dengan kue 8 jam khas Palembang juga. Kue maksuba di Palembang termasuk makanan yang sangat autentik, sehingga banyak para leluhur memahami cara membuat kue ini namun hampir punah saat ini. Karena, kue maksuba ini hanya akan dihidangkan di hari hari besar saja, seperti idul fitri dan idul adha. Kue maksuba memang tidak dihidangkan di sembarang waktu. Dalam tradisi Palembang kue ini dihidangkan pada acara besar saja seperti idul fitri atau pesta perkawinan yang tidak menghidangkan nasi. Menyajikan hal yang istimewa memang disengaja untuk menghormati para tamu dan kerabat.  Akan tetapi pada kenyataannya, kue maksuba tidak terbuat dari tepung. Menu resep tradisional tidak memerlukan bany...

avatar
OSKM18_19718205_AISYAH Aisyah Moulyni