Kemerdekaan Indonesia
211 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Persembahan Melayu Riau
Tarian Tarian
Riau

Tari Persembahan merupakan tari daerah yang berasal dari daerah Riau dan salah satu ikon seni masyarakat Riau. Sesuai namanya, tari persembahan adalah tarian yang wajib dipersembahkan kepada tamu agung yang memasuki daerah Riau sebagai tanda penghormatan dari masyarakat Riau dan ucapan terima kasih karena telah bersilaturahmmi di daerah melayu. Tari ini juga merupakan lambang keterbukaan masyarakat melayu kepada orang asing dari luar daerahnya. Ada satu hal unik masyarakat Riau yang masih dipertahankan di tari persembahan yakni suguhan daun sirih kepada tamu agung. Mau tidak mau, tamu agung harus memakan daun sirih yang disuguhkan oleh para penari. Karena ciri khas dari tari persembahan ini adalah daun sirih yang disuguhkan kepada tamu agung. Pada zaman dahulu, tari persembahan hanya dilakukan saat ada tamu agung yang memasuki daerah Riau. Namun di zaman sekarang, tari persembahan bukan hanya sebagai simbol penghormatan kepada tamu agung, tapi juga merupakan tarian wajib dalam m...

avatar
OSKM18_16618010_Adli Luthfi
Gambar Entri
Perang Air (Cian Cui)
Ritual Ritual
Riau

Perayaan Imlek merupakan salah satu dari banyak budaya Tionghoa yang dirayakan oleh banyak orang Tionghoa di Indonesia setiap tahunnya.  Namun, perayaan Imlek di Selatpanjang, ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Indonesia, memiliki tradisi unik yang tidak dimiliki dan tidak pernah dilakukan di daerah-daerah lain di Indonesia. Perayaan imlek di Selatpanjang dimeriahkan dengan perang air atau Cian cui (dalam bahasa Hokkian). Tradisi ini selalu dilakukan setiap tahunnya saat memperingati hari raya Imlek yang diperingati selama 7 hari berturut-turut. Kebiasaan ini dilaksanakan di sepanjang jalanan di Selatpanjang. Dengan menggunakan selang, Bentor (Becak Motor), orang banyak berkumpul dan saling menyiram satu sama lain dengan penuh antusias dan tawa. Tradisi ini juga tidak hanya dilakukan oleh orang-orang beretnis Tionghoa melainkan warga-warga dari etnis lain pun juga ikut meramaikan kebiasaan ini. Setiap tahunnya, semakin banyak&...

avatar
OSKM18_16118101_Eugene Sebastian
Gambar Entri
Ritual Bakar Tongkang
Ritual Ritual
Riau

Ritual ini dikenal juga sebagai Upacara Bakar Tongkang. Dalam Bahasa Hokkien dikenal dengan nama Go Guek Cap Lak atau yang berarti tanggal 16 bulan 5 dalam kalendar Lunar. Ritual Bakar Tongkang adalah sebuah ritual tahunan masyarakat di Bagan Siapi-api yang telah terkenal di mancanegara dan masuk ke dalam kalender Visit Indonesia. Sejarah Ritual Bakar Tongkang berawal dari 18 orang yang bermarga Ang yang sedang merantau dan berdoa kepada Dewa Kie Ong Ya untuk menuntun mereka ke daratan yang makmur. Mereka pun melihat adanya cahaya semar-semar dari kejauhan. Dengan berpikiran di mana ada api ada daratan mereka pun sampai di daratan Selat Malaka. Ritual ini dipercaya dilakukan untuk menghormati dan mengenang para Leluhur dalam menemukan Bagan Siapi-api dan sebagai wujud syukur terhadap Dewa Kie Ong Ya dan dilakukan setiap tahunnya. Pada masa orde baru perayaan Ritual Bakar Tongkang sempat vakum puluhan tahun. Hingga tahun 2000, perayaan ini kembali digelar. Sekarang Pemerintah Kabupat...

avatar
OSKM18_16618395_Irvan
Gambar Entri
Mi Sagu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Riau

Mie sagu juga merupakan makanan khas masyarakat Melayu Riau khususnya di daerah Selat Panjang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau. Tekstur mie sagu berbeda dengan mie kebanyakan. Mie sagu memiliki tekstur yang kenyal dan biasanya dioleh dengan tambahan teri, daun kuncai dan juga tauge. Bumbu-bumbu yang digunakan juga cukup sederhana namun nikmatnya sangat menggoda. Mie sagu ini sangat baik disantap setiap hari khususnya bagi mereka yang mau diet atau sedang menderita diabetes sebab mis sagu ini memiliki kandungan karbohidrat yang sangat rendah dan terbukti mampu menurunkan gula darah.  Mie sagu terbuat dari sari pati sagu murni.  Di Indonesia pohon sagu terdapat di daerah Maluku, Papua, dan Riau. Namun, daerah yang benar-benar menjadikan sagu ini sebagai mie hanya ada di provinsi Riau.  #OSKMITB18

avatar
OSKM18_16918130_Gessica Gessica Aurel Khoman
Gambar Entri
Rendang Bakar Bambu, Senjata Rahasia Riau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Riau

Memiliki lebih dari 17.000 pulau, Indonesia merupakan salah satu, atau mungkin negara dengan diversitas budaya dan etnis paling beragam. Tiap daerah, dari Sabang hingga Merauke, seperti memiliki keunikan dan kearifan masing-masing. Mulai dari elemen seni, bahasa, folklore,  dan juga kuliner.  Membahas tentang kuliner Indonesia seperti tidak ada habisnya. Indonesia memiliki keberagaman kuliner yang mencerminkan warna kehidupan di daerahnya masing-masing, yang tentu saja menjadikannya suatu daya tarik tersendiri. Berbicara tentang makanan Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa makanan 'Rendang' pasti selalu muncul sebagai topik perbincangan. Siapa yang tidak tahu rendang? Makanan olahan daging khas Sumatra Barat ini telah terkenal hingga mancanegara. Rendang pun pernah dinobatkan oleh media luar CNN  sebagai World's Number 1 Best Food .  Tapi tahukah kamu, bahwa ada beberapa versi Rendang dari daerah lain yang tak kalah ciamik  nam...

avatar
OSKM18_16618303_Faras Abyan Al Hasani
Gambar Entri
Candi Muara Takus
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Riau

Candi Muara Takus merupakan salah satu candi peninggalan dari salah satu Kerajaan Buddha terbesar yang ada di Indonesia yaitu Kerajaan Sriwijaya. Candi Muara Takus terletak di Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. 

avatar
OSKM_16918143_Wahyu Syafri Ramadhan
Gambar Entri
Sedapnya Gulai Siput
Makanan Minuman Makanan Minuman
Riau

Tanjung Pinang dulunya merupakan ibu kota provinsi Riau. Namun, dengan seiring berjalannya waktu, ibu kota Riau diganti menjadi pekanbaru. Sekarang, Tanjung Pinang merupakan pusat pengolahan atau sumber bahan baku. Buktinya, Pada tahun 2001, sektor perdagangan, hotel, dan restoran memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam membangun perekonomian Kota Tanjungpinang yaitu sebesar 35,54% kemudian diikuti oleh sektor industri pengolahan 15,37%, sektor bangunan 13,29%, sektor jasa-jasa 12,51%, dan sektor pengangkutan dan komunikasi 10,82%. Sedangkan sektor lainnya meliputi sektor listrik, gas, dan air bersih, keuangan, pertanian, dan sektor pertambangan dan penggalian sebesar 12,47%.  Tanjung Pinang terkenal dengan berbagai macam makanan yang menggunakan bahan-bahan yang tidak biasanya digunakan dalam masakan sehari-hari. Contohnya seperti; bambu (muda) dan siput. Siput seringkali diolah menjadi makanan gulai, yang dikenal dengan gulai siput. Meskipun banyak orang yang t...

avatar
OSKM18_19718169_Syifa
Gambar Entri
Cien Cui (Perang Air)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Cien Cui diambil dari kamus mandarin yang artinya perang air. Mungkin saja sudah ada yang tertarik ketika mendengar istilah perang air. Memang tidak jauh dari apa yang saudara/i pikirkan dimana Cien Cui merupakan kegiatan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menyambut kegembiraan pada perayaan Imlek dengan cara bersiram siram air satu sama lainya di sepanjang Jl.Kartini Kota Selat Panjang Kabupaten Meranti dengan makna mensucikan diri dan memberi berkat kepada orang lain sehingga kedepannya hidup mereka dilindungi oleh dewa mereka dan diberi kelancaraan selama menjalani hidup. Dalam acara perayaan Cien Cui ini lah masyarakat bisa bertemu sanak keluarga mereka dikarenakan banyak masyarakat asli Selatpanjang yang sudah tidak menetap di Meranti lagi tetapi sudah menjadi warga asing, dimana mereka kembali ke kampung untuk merayakaan imlek dan mengikuti Festival Cian Cui tersebut dengan penuh kegembiraan dengan cara seperti ini mereka bisa mempertahankan budaya mereka khususn...

avatar
OSKM18_16618181_Jevis Xandra
Gambar Entri
Perang Air "Cian Cui" di Selatpanjang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Festival Perang Air ( Cian Cui ), merupakan tradisi yang sangat unik dalam rangka memeriahkan Imlek di kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Perang Air ( Cian Cui ) dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut. Masyarakat berkumpul dipinggiran jalan dan sebagian mengelilingi kota Selatpanjang dengan menggunakan becak untuk saling menyiram air dengan menggunakan pistol air atau melempar kantong plastik atau balon yang berisi air. Awalnya tradisi ini dikenal dengan Perang Air, tetapi mulai tahun 2016 lalu dilakukanlah pergantian nama menjadi Cian Cui . Kabupaten Kepulauan Meranti memang sudah dikenal sebagai pemilik tradisi perang air. Helat tahunan ini dipandang unik dan di dunia hanya dilaksanakan di dua negara, yakni di Thailand dengan sebutan Songkran , dan di Indonesia persisnya di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang belakangan perang air. Mereka yang terlibat Perang Air di Selatpanjang tak mengenal usia, dan tidak mengenal etnis, hanya saj...

avatar
OSKM18_16018258_Ravina Laurence