dongeng cerita rakyat
194 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Meletusnya Gunung Tambora
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Meletusnya Gunung Tambora 200 tahun yang lalu ternyata menyimpan berjuta cerita. Salah satu cerita yang beredar di masyarakat adalah legenda mengenai Raja di Tambora yang berbuat jahat kepada seorang ulama hingga menyebabkan gunung setinggi 4.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu meletus. Putri keturunan terakhir Sultan Bima, Siti Maryam Salahuddin atau yang biasa disapa Ina Kau Mary (Ibu Besar Maryam) menceritakan kisah itu saat detikcom dan Tim Ekspedisi NKRI 2015 berkunjung ke kediamannya di Kota Bima. Konon lebih dari 2 abad yang lalu, ada seorang ulama yang membawa ajaran Islam ke daerah Tambora. Ia selalu melarang warga setempat makan daging babi dan anjing karena diharamkan dalam ajaran Islam. Raja Tambora kala itu tak tahan dengan larangan tersebut. Ia kemudian 'mengerjai' sang ulama dengan mengundang makan daging anjing. Namun sang Raja menipu ulama dengan memberitahukan bahwa daging jamuannya adalah daging kambing.     "Ra...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Asal Nama Teluk Saleh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Dulu, Kerajaan Pekat dan Tambora makmur. Raja dan rakyat di kerajaan tersebut masih percaya pada roh-roh halus. Kerajaan Dompu, Bima dan Sanggar sudah Islam. Seorang da’i kelana asal Bagdad datang ke Kerajaan Pekat dan Tambora. Namanya Syekh Saleh Al-Bagdadi. Dia bermaksud mengislamkan masyarakat setempat. Caranya sangat santun. Ajaran agama disampaikan dengan lemah lembut. Syekh mengajarkan Sahadat dan Sholat. Juga memberi tahu soal perbuatan halal dan haram. Antara lain yang tergolong haram adalah memakan bangkai, anjing dan babi. Mulanya Syekh diterima baik. Tapi ternyata itu hanya sikap berpura-pura. Sebagian mereka tidak ingin Syekh mengubah kepercayaan mereka. Sekali waktu masyarakat Tambora menjamu Syekh. Aneka makanan lezat seperti gulai dihidangkan. Syekh menikmati makan tersebut. Usai makan, masyarakat bertanya, “Bagaimana Syekh, apakah masakan kami enak?”. Syekh menjawab, “Alhamdulillah, sangat enak”. “Gulai yang enak tadi adala...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Bima
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Setiap daerah pasti memiliki asal usul yang menggambarkan perjalanan kisah suatu daerah, kali ini saya akan coba memaparkan sejarah daerah bima. Bima pada jaman dahulu berada diwilayah kekuasaan kesultanan bima yang berkuasa sekitar lima atau enam abad,sebelum merdeka ataupun berdirinya republik Indonesia.sejarah kerajaan bima yang masih dangkal, dikarnakan belanda yang tidak terlalu minat terhadap daerah bima sehingga dijadikan sebuah jalan untuk menuju wilayah timur seperti maluku dan papua pada saat itu, asalkan keamanan dan ktertiban tidak terganggu. Ada juga dari sumber lain yang menjelaskan perkembangan sejarah bima. Yang pertama adalah ilmu arkeologi hanya mengungkap segelintir peninggal yang tidak utuh. Namun kita pun tidak bisa memungkiri bahwasanya arkeologi itulah yang memberikan sedikit kisah tentang peradaban dan masuknya islam diwilaya bima pada saat itu. Kedua adalah adalah sejarah dokumen dalam Bahasa melayu yang ditulis diantara abad ke 17 sampai dengan abad...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tabe Bangkolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Cerita Folklore ini berasal dari sebuah kecamatan dikabupaten Bima yaitu kecamatan Sape. Dimana cerita ini konon katanya berasal dari mitos warga setempat, yang mempercayai bahwa apa bila memakan ikan Bangkolo  (bahasa Bima) tersebut, masyarakat setempat akan mengalami gatal-gatal dan bencana alam terjadi. Mitos ini berasal dari cerita, dimana pada zaman dahulu kala, pimpinan tertinggi di zaman kerajaan Bima di sebut “ Ncuhi ”, Tiap-tiap  Ncuhi  ini menduduki daerah kekuasaan masing-masing. Seperti  Ncuhi Tabe Bangkolo , Ncuhi Monta ,  Ncuhi Kabuju ,  Ncuhi Lambu ,  Ncuhi Dara , dan lain-lain.   Konon katanya, dalam Adat dan tradisi  Ncuhi , mereka berhura-hura ingin bertamasya ke  Ncuhi Lambu untuk mengadakan acara makan-makan dan berpesta pora dengan menggunakan perahu layar, menuju daerah kekuasaan ncuhi lambu melewati transportasi laut .  Setelah acara makan-makan dan pesta pora semua  Ncuh...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Datu Langko
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Alkisah, pada zaman dahulu kala di daerah Langko (sekarang termasuk dalam Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah) terdapat sebuah kerajaan. Orang yang mendirikannya adalah Raden/Pangeran Mas Panji Tilar Negara yang berasal dari Kerajaan Selaparang di Lombok Timur. Kisahnya berawal ketika Raden Mas Panji Tilar Negara diperintahkan oleh Raja Selaparang (ayahandanya) untuk berdiam di Pulau Sumbawa. Mungkin karena kesal dia tidak pernah pulang lagi ke Selaparang. Oleh karena itu, Raja Selaparang kemudian menitah Patih Wirabakti bersama pengawalnya untuk menjemputnya.   Ketika telah berada di daerah Labuhan Haji, mereka disambut oleh Patih Singarepa dan Mas Pekan, adik Mas Panji. Waktu itu Mas Panji langsung berkata pada Sang adik, "Aku tidak akan kembali ke Selaparang karena ayahanda sudah tidak senang lagi padaku. Lebih baik aku menetap di Perwa saja."   Setelah berkata demikian, Mas Panji memerintahkan Patih Wirabakti dan Singarepa bersama dengan para pe...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Raga Dundang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Tersebutlah sebuah cerita tentang seorang pemuda bernama Raga Dundang yang mempunyai kerbau sebanyak seratus tiga puluh ekor. Kerbau yang terbesar bernama si Pendok dan yang paling kecil diberi nama si Pendek Gendang. Kerbau-kerbau itu sering digembalakan oleh Raga Dundang di sebuah gunung yang terkenal dengan nama Gunung Tela. Akibat dari seringnya kerbau-kerbau itu mendatangi Gunung Tela, maka di salah satu bagian lereng gunung itu terbentuk sebuah alur yang dari kejauhan tampak bagaikan sebuah sungai yang membelah gunung. Sedangkan apabila kerbau-kerbaunya ingin berkubang, maka Raga Dundang akan membawa mereka ke sebuah muara sungai yang berada di pantai yang bernama Selong. Di sanalah kerbau-kerbau itu minum dan berkubang sepuas-puasnya. Setelah puas berkubang, Raga Dundang kemudian akan menggembalakan mereka ke sebuah padang rumput yang bernama Panoq. Padang rumput yang berada di Desa Rembitan ini dipilih karena letaknya yang relatif dekat dengan muara jika dibandingkan...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Rare Sigar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Tersebutlah sebuah ceritera tentang seorang anak yang bernama Rare Sigar. Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga sebagai anak tunggal. Pada suatu hari ibu dan ayahnya mandi bersama-sama di suatu tempat. Masing-masing telanjang bulat. Tiba-tiba seorang tua muncul di hadapan mereka dan bertanya: “Rupanya istrimu sedang mengidam, mengapa kalian mandi bersama?” “Lho, dengan siapa aku harus mandi?” “Dengan siapakah kau membuat anakmu itu? “Tentu saja sendiri. Bila ada orang lain turut serta, tentu saja kubunuh.” “Benarkah itu?” “Ya, benar!” Dengan demikian pergilah orang tua itu. Setelah tiba waktu­nya lahirlah bayi yang dikandung itu. Tetapi ia lahir dalam keada­an berbadan sebelah! Setelah anak itu bisa berjalan, anak itu bermain-rnain mencari teman. Setelah didatangi, anak-anak yang lain pada berlari. Derni­kianlah setiap anak yang dikunjungi lari ketakutan. Akhirnya a...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Riwayat Datu Pejanggiq
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Tersebutlah seorang raja yang bernama Datu Pejanggiq. Ia ter­kenaI sangat berani, bertampang gagah dan juga amat sakti. Ia berkulit putih kuning, terkenal adil dan bijaksana. Ia juga sangat terkenal dengan kesak­tiannya karena memiliki suatu benda keramat yang bernama Gu­mala Hikmat. Di samping itu Datu pejanggiq amat gemar me­mikat kerata, yaitu sejenis ayarn hutan yang mempunyai suara yang amat nyaring   Datu Pejanggiq, mempunyai seorang permaisuri, yang bernama Puteri Mas Dewi Kencana. Puteri itu adalah seorang puteri jelita dari Raja Kentawang. Dari permaisuri itu ia memperoleh seorang putra. Sifat dan perilaku dan tampaknya sarna dengan’- Datu Pejanggiq, sehingga dia pun sangat dikasihioleh masyarakat, di sarnping oleh ayahanda dan ibunya sendiri. Pada suatu ketika Datu Pejanggiq berangkat ke hutan Lengku­kun ‘untuk “menangkap burung kerata. Ia diiring oleh patih Batu Bangka. Tiba-tiba hujan pun turun dengan lebatnyadi...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tempiq-Empiq
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada zaman dahulu pada sebuah dusun di Kecamatan Pujut, tinggal sepasang suami-isteri dengan dua orang anak. Anak yang terbesar, seorang perempuan bernama Tempiq-Empiq, sedang adiknya masih kecil. Mata pencaharian keluarga ini hanya mencari kayu bakar di hutan yang letaknya tidak jauh dari pondok mereka. Setiap hari Amaq (ayah) Tempiq-Empiq pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar, dan setelah kembali lalu menukarnya dengan kebutuhan pokok lainnya.   Setiap hari ketika Amaq Tempiq-Empiq akan pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar, ia berpesan pada isterinya, “Inaq (ibu) Tempiq-Empiq, kalau nasi sudah masak, tinggalkan aku keraknya. Akan kumakan setelah kembali dari hutan.”   Inaq Tempiq-Empiq pernah memberitahu suaminya bahwa anak-anak mereka, terutama si Tempiq-Empiq, juga senang sekali memakan kerak. Karena itu ia menyarankan agar kerak nasi itu sebaiknya diberikan kepada anak-anak. Namun saran itu tak pernah diperhatikan oleh suaminya. Ia tet...

avatar
Arum Tunjung