Wayang Suluh adalah wayang yang terbuat dari kulit dan berbentuk manusia biasa, dengan tokoh wayang keseharian, misalnya P Lurah, P Haji, Ibu Guru, Bapak Guru, petani, saudagar, anak sekolah, mahasiswa dan lainya. Ceritanya pun tentang permasalahan sehari-hari dalam keluarga, masyarakat,dan kehidupan masyarakat pedesaan, sangat sederhana sesuai dengan keadaan masyarakat waktu itu. Suluh berarti "secercah sinar" terang. Wayang Suluh pada zaman setelah kemerdekaan digunakan untuk kepentingan Departemen Penerangan dalam melakukan penuluhan pembangunan kepada masyarakat. Menteri Penerangan Ali Murtopo, Boediharjo dan Harmoko maberarti sih sempat wayang suluh dijadikan media penerangan yang handal. Bahkan Dalang wayang Kulit waktu itu dalam adegan Intermeso Limbukan, diselingi dengan memainkan wayang Suluh. Mbah Cermo dari Pacitan adalah Dalang wayang suluh ternama di daerah Pacitan tsekitar Tahun 70an. "Sesuluh" berarti memberikan penjelasan atau membuat hati yang gelap menjadi...
Wayang merupakan kesenian tradisional asli milik Indonesia yang berkembang di masyarakat pulau Jawa dan Bali, serta sebagian wilayah pulau Sumatera dan Melayu yang terpengaruh dari budaya Jawa. Tidak ada informasi yang menjelaskan kapan pastinya kesenian wayang ini mulai ada di Indonesia, namun sebuah prasasti bernama Prasasti Balitung yang terletak di Magelang Utara, yaitu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno berangka tahun 907 Masehi yang menggambarkan adanya kesenian wayang di masyarakat Jawa. Wayang dahulu dipakai sebagai media dalam menyebarkan agama, baik itu agama Hindu-Buddha, Islam, maupun Kristen, dan dimainkan dengan berlatar belakang budaya yang berbeda-beda. Tingginya dari nilai estetika yang dimiliki oleh masyarakat nusantara menjadikan kesenian satu ini sebuah kesenian yang berbeda dengan kesenian boneka yang terdapat di negara lain. Perbedaan ini terletak pada gaya tutur dan juga pertunjukan wayang yang menarik. Perbedaaan latar budaya tersebutlah yang menjadika...
Candi Panataran merupakan salah satu kompleks candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terdapat di Jawa Timur. Kompleks Candi Panataran terletak di lereng barat daya Gunung Kelud pada ketinggian 450 meter di atas permukaan air laut, tepatnya di Desa Panataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Lokasi ini mudah untuk diakses karena terletak di dekat jalan menuju Makam Proklamator Republik Indonesia, Bung Karno. Candi Panataran pertama kali ditemukan pada tahun 1815 oleh Sir Thomas Stamfort Raffles (1781 – 1826), ketika sedang mengadakan kunjungan ke Candi Panataran bersama dengan Dr. Horsfield, seorang ahli Ilmu Alam. Hasil kunjungan tersebut dicatat dalam bukunya, ”History of Java” yang terbit dalam dua jilid. Selanjutnya penelitian terhadap candi ini juga dilakukan para peneliti, seperti J. Crawford, seorang asisten residen di Yogyakarta; van Meeteren Brouwer (1828); Junghun (1844); Van Heekeren (1848); Jonathan Rigg (1848); dan N.W. Hoepermans...
Dongeng Si Kancil merupakan cerita rakyat Indonesia yang sangat terkenal. Berikut ini akan diceritakan dongeng si kancil menipu buaya yang merupakan lanjutan dari cerita si kancil mencuri timun. Setelah berhasil kancil mencuri timun kemudian lolos dari kurungan Pak Tani dengan cara menipu anjing, Si Kancil berlari ke hutan sampai akhirnya ia tiba ke sebuah sungai dalam. Kancil berpikir keras bagaimana caranya agar ia bisa menyeberangi sungai tersebut. "Sungai ini sepertinya sangat dalam. Bagaimana aku bisa menyeberanginya sedangkan aku tidak bisa berenang?" Si Kancil berpikir keras. Si Kancil melihat sekelompok pohon pisang tumbuh di dekat sungai. Dia kemudian berusaha merobohkan beberapa pohon pisang . Ia mendorong pohon pisang tersebut satu persatu hingga roboh. Rencanaya, Si Kancil hendak menggunakan batang-batang pohon pisang untuk menyeberangi sungai. "Aduh berat sekali pohon-pohon pisang ini." Si Kancil mengeluh. Saat...
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok , namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu , seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi , Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Cina , selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirika...
Keong Emas adalah sebuah dongeng yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur, Indonesia. Kata keong berasal dari bahasa Jawa yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia, berarti siput besar. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Keong Emas adalah penjelmaan putri Raja Kertamarta yang bernama Candra Kirana, karena terkena sihir seorang nenek yang bernama Mbok Mian.
Pecel khas Blitar adalah salah satu pecel paling enak di Indonesia. Hal ini karena kuatnya rasa dan racikan tradiosional masyarakat khas Jawa di Blitar.
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok [1], namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Cina, selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berak...
Sumur Sri Tanjung adalah salah satu situs yang ada di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Sumur ini terletak di jalan Sidopekso 10, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi Kota. Sumur Sri Tanjung ini berdekatan dengan masjid agung, makam Bupati, dan taman Sri Tanjung, tepatnya di gang sebelah timur pendopo yakni di dalam rumah warga. Sumur Sri Tanjung ini ditemukan pada masa Raden Tumenggung Notodiningrat (1912-1920). Sumur ini awalnya hanya semata-mata percobaan warga untuk membuat sumur di rumahnya. Tiba-tiba saat menggali sumur di belakang rumah Bapak Darusman, bau wangi (harum) keluar dari dalam sumur itu. Dan dipercaya bau wangi itu adalah bau Sri Tanjung yang ditenggelamkan oleh Sidopekso ke sungai yang terletak di bawah rumah Bapak Darusman. Sri tanjung dan Sidopekso merupakan legenda turun-temurun yang merupakan kisah asmara dan kesetiaan yang merupakan cikal bakal Banyuwangi. Konon menurut warga setempat, air sumur kadang bisa berubah warna dan aromanya....