Rebo Pungkasan adalah tradisi masyarakat desa Wonokromo yang diselenggarakan pada hari rabu terahir bulan sapar (Nama bulan kedua dalam kalender jawa) dengan simbol utama Lemper ( Makanan tradisional ) raksasa dengan panjang 2,5 meter dan diameter 90 cm yang diarak setelah pembacaan doa oleh bupati Bantul menuju Balai Desa Wonokromo yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer.Lemper raksasa tersebut diangkat oleh 4 orang menggunakan tandu dan diiringi oleh prajurit Bregade Lombok Abang ( prajurit kraton yogyakarta, namun dalam perayaan ini hanya masyarakat yang menyerupai bregade lombok abang ), kemudian dibelakangnya disusul oleh pasukan oncor ( orang yang membawa obor tradisional ), lalu dibelakangnya ada gunungan yang berisi hasil bumi masyarakat, dan paling belakang ada iring-iringan kesenian tradisional dari masyarakat seperti drum band prajurit kraton, drum band masyarakat, hadroh, dan lain-lain.Setelah Lemper Raksasa sampai di Balai Desa Wonokrom...
Taman Sari adalah salah satu bangunan bersejarah di Yogyakarta. Bangunan ini merupakan peninggalan dari Kraton Yogyakarta. Lokasinya tidak jauh dari Malioboro dan masih berada dalam kompleks Kraton Yogyakarta. Untuk menuju tempat ini, dapat dengan berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit dari Kraton Yogyakarta melalui Pasar Ngasem. Taman Sari terdiri dari bangunan dan kolam-kolam. Bagian dalam Taman Sari dikelilingi tembok menyerupai kastil. Bentuknya yang menyerupai kastil dan terdiri dari unsur-unsur perairan membuat Taman Sari dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Taman Sari Water Castle. Bagian dalam Taman Sari terdiri dari kolam-kolam yang dikelilingi bangunan. Pada bagian atas bangunan tersebut terdapat bilik yang digunakan raja zaman dahulu untuk melihat permaisurinya yang sedang mandi. Selain itu, terdapat juga bilik yang dalamnya terdapat dipan berlubang-lubang. Di bawah dipan tersebut terdapat semcam tungku yang diisi wewangian sehingga dapat mengharumkan o...
Apakah kamu tau Arca Dwarapala? Mungkin kamu tidak mengetahuinya, tetapi kamu mungkin sudah pernah melihatnya. Arca Dwarapala ini banyak terdapat pada bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Pulau Jawa dan Pulau Bali. Dan Arca Dwarapala terbesar terdapat di Candi Renggo, Singosari, Malang. Selain disitu, Arca Dwarapala juga terdapat di Candi Plaosan, Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta, dan Puri dalem Agung di Bali. Dwarapala adalah patung penjaga gerbang atau pintu dalam ajaran Siwa dan Buddha, berbentuk manusia atau raksasa yang memegang gada. Biasanya dwarapala diletakkan di luar untuk melindungi tempat suci atau tempat keramat didalamnya. Jumlah arca dwarapala dapat hanya sendirian, sepasang, atau berkelompok. Bangunan suci yang kecil biasanya memiliki hanya satu arca dwarapala. Seringkali dwarapala diletakkan berpasangan di antara gerbang masuk. beberapa situs bangunan suci yang lebih besar memiliki empat, delapan, bahkan duabelas arca dwarapala yang menjaga empat penjuru...
Ambarketawang adalah sebuah kelurahan yang terletak di kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Nama Ambarketawang memiliki arti bau harum yang memenuhi angkasa. Nama ini diambil dari nama pesanggrahan Sultan Hamengkubuwana I, yang terletak di desa ini. Menurut sejarah, akibat perjanjian Giyanti pada tahun 1755 yang memecah Kerajaan Mataram Islam menjadi Kasultanan Ngayogyakarta dan Kasunana Surakarta, dibangunlah Kraton Yogyakarta. Saat proses pembangunan kraton, untuk sementara Sultan Hamengkubuwana I dan keluarganya tinggal di sebelah barat kota Yogyakarta yang dikenal sebagai pesanggrahan Ambarketawang. Maka setelah pembangunan Kraton Ngayogyakarta selesai, Kraton Ambarketawang ditinggalkan, dan hanya dijaga oleh seorang Demang. Situs bekas Kraton itu dianggap keramat, sehingga setiap Kamis Pahing diadakan tirakatan. Pada bulan Jawa Sapar, diadakan upacara Saparan dengan acara pokok menyembelih bekakak, untuk memperingat...
"Digoreng, dina katel...lima ratusan..gurih gurih nyoii.." lirik dengan nadanya yang sudah tidak asing lagi di telinga netizen, terutama wargi bandung. Yap, Tahu Bulat ! makanan ini mendadak viral di awal tahun 2016 karena nyanyiannya yang sangat khas dan cara jualannya yang unik yaitu dengan menggunakan pick up. hampir setiap siang menjelang sore sampai malam atau pagi sekalipun pick up-pick up pengangkut tahu bulat dan pedagangnya ramai berkeliaran di daerah rumah-rumah warga. Jika sore hari, pick up ini bakalan berhenti di depan rumah warga untuk menepi karena banyaknya anak yang sedang bermain dan merasa lapar, membeli tahu bulat ini. Terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu dengan menggunakan olahan kacang kedelai sebagaimana tahu pada umumnya, tetapi kali ini tahu itu dikemas dengan cara yang berbeda yaitu dengan bentuknya yang biasanya kubus atau balok menjadi bentuk menyerupai bumi yaitu bulat. Entah kenapa jika diperhatikan lebih lanjut, isi di dalam tahu bulat in...
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu dari 34 provinsi di Indonesia, Yogyakarta menyandang status sebagai daerah istimewa berkenaan dengan sejarah berdirinya provinsi ini pada masa lampau. Menurut Babad Gianti, Yogyakarta atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa) adalah nama yang diberikan Paku Buwono II (raja Mataram tahun 1719-1727) sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati. Yogyakarta berarti Yogya yang kerta, Yogya yang makmur , sedangkan Ngayogyakarta Hadiningrat berarti Yogya yang makmur dan yang paling utama. Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kota Sanskrit Ayodhya dalam epos Ramayana. Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa). Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta sudah mempunyai tradisi pemerintahan karena Yogyakarta adalah Kasultanan, termasuk di dalamnya terdapat juga Kadipaten Pakualaman. Daerah yang memp...
Jika kalian pernah mengunjungi kota seni dan budaya, Daerah Istimewa Jogjakarta, kemungkinan besar kalian tidak akan asing lagi dengan transportasi tradisional bernama andong. Andong adalah alat transportasi beroda empat dengan dua roda belakang lebih besar dibandingkan dua roda depan. Alat tranportasi berupa kereta kuda ini tentunya memakai tenaga kuda untuk beroperasi. Andong memang dapat dijumpai di beberapa daerah lain dengan nama yang berbeda seperti dokar, bendi, delman atau sado. Namun, andong dari DI Yogyakarta ini memiliki sejarah tersendiri. Menurut asal-usul yang terdengar di antara masyarakat, andong ini dibuat dengan meniru kereta kencana. Jika kereta kencana (dalam bahasa daerah disebut kereto kencono ) dibuat hanya untuk raja-raja Mataram pada saat itu, maka andong dibuat untuk rakyat. Meskipun dibuat dengan meniru kereta kencana, andong memiliki penampilan dan bahan-bahan yang disesuaikan dengan kemampuan rakyat. Bahan utama andong ialah kayu dan besi. Dahulu, a...
Sate, kuliner khas yang menjadi salah satu makanan favorite para pecinta makanan di Nusantara ini. Berbagai macam jenis sate ada di Indonesia, salah satunya adalah sate Ambal yang berasal dari kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kebumen merupakan salah satu daerah pesisir pantai selatan yang berjarak kurang lebih 100 km dari Yogyakarta. Nama Ambal sendiri diambil dari daerah asal sate ini, yaitu di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Bila anda datang ke daerah Kebumen pasti tidak akan sulit menemukan warung makan yang menyediakan kuliner khas Ambal ini. Yang membedakan sate Ambal dengan kebanyakan sate yang lainnya adalah dari bumbunya yang tidak menggunakan kacang ataupun kecap seperti yang lainnya. Sate Ambal disajikan dengan bumbu yang terbuat dari tempe. Bumbu sate Ambal yang berwarna coklat tersebut terbuat dari tempe rebus yang ditumbuk halus dengan beragam bumbu rempah-rempah dan tambahan cabai serta bawang goreng...
MASJID SOKO TUNGGAL Masjid Soko Tunggal merupakan salah satu tempat ibadah umat Muslim yang memiliki keunikan tersendiri. Nama Soko tunggal berasal dari bahasa Jawa. Soko yang berarti penyangga dan Tunggal yang berarti satu. Jadi Masjid Soko Tunggal adalah masjid yang memiliki satu tiang penyokong di dalamnya. Masjid Soko Tunggal sendiri terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, lebih tepatnya terletak di dalam kawasan kesultanan Yogyakarta. Masjid Soko Tunggal ini berada satu kompleks dengan objek wisata TamanSari. Jadi Anda bisa ke masjid ini sekaligus juga menikmati keindahan bangunan dari kompleks wisata Tamansari Masjid Soko Tunggal pertama kali dibangun pada tahun 1967. Dan pembangunan masjid berakhir pada 1972. Bangunan ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Masjid ini dirancang oleh R.Ngabehi Mintobudoyo. Bangunan Masjid Soko Tunggal mengambil gaya arsitektur yang bernama tajug. Tajug send...