Assalamu'alaikum, sampurasun sadayana Sebelum masuk ke topik, kalian tau gak sih apa itu 'tumpeng'? tau dong pasti kan. Iya tumpeng itu cara penyajian nasi beserta lauk pauknya dalam bentuk kerucut, nasi yang digunakan disini itu nasi kuning tapi ada beberapa yang memakai nasi putih atau nasi uduk. Nah kalau Purwakarta sendiri bagaimana? tau itu dimana? yang pasti tidak sama dengan Purwokerto loh ya, Purwakarta itu bagian dari Jawa Barat sedangkan Purwokerto itu bagian dari Jawa Tengah. Walaupun banyak orang yang suka tertukar, Purwakarta itu banyak sekali loh mengadakan acara budaya agar budaya tersebut tetap dikenal masyarakat Indonesia bahkan mendunia. Hebat ya, jadi inget-inget ya Purwakarta Kapan sih pertama kali acara tersebut diadakan?, acara tersebut pertama kali diadakan tahun 2011 sebagai peringatan HUT Purwakarta yang ke-180. Mungkin bertanya-tanya bagaimana sih pawai tumpeng itu? tumpeng ini diiring oleh pembawa sekitar 2 km mula...
Masjid merah panjunan merupakan salah satu masjid yang terletak di Panjunan, Cirebon, Jawa Barat. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Mulai dari warna susunan bata dari gapuranya, yang menjadi nama tengah dari masjid ini. Bangunan ini dibangun sekitar abad 15 oleh Pangeran Panjunan. Meskipun masjid ini dibangun oleh seseorang keturunan Arab, arsitektur bangunannya tetap memperlihatkan percampuran antar banyak budaya. Budaya itu antara lain, Cina, Hindu, dan Islam. Masjid ini dulunya hanyalah tajug atau mushola biasa. Tetapi Pangeran Panjunan membangunnya menjadi sebuah masjid, karena di daerah tersebut merupakan tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai suku bangsa. Sehingga terjadilah percampuran budaya yang membuat arsitektur bangunan masjid tersebut unik. Sampai sekarang, di masjid itu tidak terdapat mimbar. Masjid merah panjunan memang hanya digunakan untuk salat sehari-hari, bukan untuk salat jumat atau salat hari raya. Ruangan utama dan satu-satunya di masjid...
Siapa yang tidak mengenal Nasi Kuning? Nasi kuning adalah menu Nusantara yang dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, dan setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri. Orang Bandung tentu mengenal menu ini. Nasi kuning tidak hanya ditawarkan oleh tempat-tempat makan, tetapi juga oleh pedagang kaki lima, yang akrab disebut sebagai PKL. Lalu apa uniknya nasi kuning Bandung? Tentu nasinya kuning, seperti yang dapat diketahui dari namanya. Nasi kuning Bandung disantap dengan sayur waluh, bawang goreng, kacang kedelai, dan kerupuk merah. Tetapi, makanan orang Sunda tidak lengkap tanpa adanya sambal. Sambal yang menjadi bahan penting dalam nasi kuning adalah sambal oncom. Paduan dari kerupuk merah dan sambal oncom tidak dapat dikalahkan. Makanan ini dapat disantap oleh semua kalangan orang, mulai dari anak kecil sampai orang tua. Nasi kuning ini juga dapat dijadikan sebagai sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Nasi yang hangat, sambal oncom yang menggiurkan, didampingi...
Nyawer mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang Sunda atau Jawa Barat. Nyawer atau Saweran sering meramaikan acara ngayun atau 40 harian bayi yang baru lahir di tanah Sunda. Tak hanya itu, nyawer juga merupakan salah satu ritual yang selalu hadir dalam acara pernikahan adat Sunda. Nyawer dilakukan setelah akad nikah selesai dilaksanakan. Nyawer merupakan budaya menaburkan beras serta benda-benda kecil lainnya kepada kedua mempelai. Nyawer dilakukan oleh salah satu tetua adat atau orang yang ahli dibidangnya. Kedua mempelai duduk berdampingan, kemudian dipayungi dengan payung adat yang memiliki gagang yang panjang atau terkadang payung yang biasa sering digunakan. Kemudian tetua adat melantunkan kidung sembari melemparkan beras dan benda-benda yang ada didalamnya. Biasanya berisi beras, koneng atau kunyit, permen serta uang logam. Benda-benda tersebut memiliki makna yang tersirat. Beras menyimbolkan kesejahteraa...
Rumah Sakit Dustira merupakan salah satu bangunan bersejarah di kota Cimahi. Berlokasi di jalan Dustira no 1,Kota Cimahi,Jawa Barat Rumah sakit ini diresmikan pada tahun 1887 dan diberi nama "Milifaire Hospital" sesuai namanya,rumah sakit ini semula dibangun khusus untuk mengobati prajurit militer khususnya para tentara Jepang dan Belanda yang sedang bertugas di kota cimahi. Kemudian pada 1949 rumah sakit ini diberikan kepada pemerintah Republik Indonesia setelah adanya pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintahan Belanda Pada tahun 1956 rumah sakit ini berganti nama menjadi "Rumah Sakit Dustira". Nama ini diambil dari nama Mayor dr. Dustira yang merupakan seorang dokter sekaligus prajurit militer yang bekerja disana. Beliau telah banyak berjasa membantu pengobatan terhadap prajurit TNI pada masa perjuangan melawan Belanda. Namun saat ini, Rumah Sakit Dustira melayani kesehatan bagi para prajurit TNI,PNS dan masyarakat umum. Selain itu Rumah Sakit ini sering digunak...
Julukan “Buitenzorg” yang diberikan oleh Belanda untuk kota Bogor, karena zaman dahulu Bogor adalah kota yang sejuk sehingga banyak para penjajah yang menjadikan Kota Bogor sebagai kota untuk mereka berlibur dan mencari kesejukan. Bogor hingga saat ini telah berusia 534 tahun. Dalam kurun waktu dari zaman penjajahan Belanda, Kota Bogor memiliki sejarah yang cukup banyak dan keunikan tersendiri. Hal ini membuat sebagian orang betah untuk tinggal di Bogor yang masih asri dan damai. Berikut ini beberapa keunikan yang dimiliki Kota Bogor, yaitu : Hijau Karena Angkot Seperti yang diketahui bahwa Kota Bogor memiliki banyak sekali variasi angkot yang ada. Lebih lagi warna angkot-angkot tersebut bewarna hijau dan hanya dibedakan dengan angka-angka yang berbeda sesuai jurusan yang dituju oleh angkot tersebut. Walaupun jumlah pohon besar yang ada di Kota Bogor lumayan banyak, tetapi jumlah angkot yang sangat banyak dapat mengalahkan warna hijau yang ditimbulkan oleh...
Pengobatan secara medis tentu bisa dibilang sangat mahal. Langkanya sumber daya manusia dan kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan membuat akses pengobatan sangat susah untuk dijangkau oleh beberapa lapisan masyarakat. Tetapi, penyakit dan kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Kenyataan ini membuat banyak masyarakat yang dilanda musibah kecelakaan seperti patah tulang dan otot terkilir untuk mencari pengobatan alternatif untuk menyebuhkan bagian-bagian tubuh mereka yang sakit. Salah satu tempat pengobatan alternatif yang sudah legendaris di daerah Jakarta dan sekitarnya adalah pijat patah tulang Haji Naim. Walaupun Haji Naim sangat identik dengan masyarakat Jakarta dan sekitarnya, Haji Naim menguasai ilmu pijat patah tulang yang berasal dari Cimande. Terletak di Jawa Barat, Cimande sangat terkenal dengan ilmu bela diri silat dan pengobatan pijat patah tulang. Haji Naim adalah seorang ahli pijat patah tulang dari sekian banyak ahli-ahli yang bisa diju...
Pada tahun 1950an seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak. Beliau mengimplentasikan kehidupan burung Merak dalam gerakan tari tersebut. Utamanya tingkah merak jantan yang mengembangkan bulu ekornya ketika ingin memikat merak betina. Gerakan merak jantan tersebut tergambar jelas dalam Tari Merak. Seiring perkembangan jaman, Tari Merak Jawa Barat telah mengalami perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri. Yaitu oleh Dra. Irawati Durban Arjon yang menambahkan beberapa koreografi ke dalam Tari Merak versi asli. Dalam pertunjukannya, biasanya tari merak ditampilkan dengan cara berpasang-pasangan. Masing-masing berperan sebagai burung merak jantan dan burung merak betina. Dengan musik pengiring gending macan ucul, maka penari mulai menggerakan tubuhnya dengan gemulai layaknya tingkah laku burung merak. Gerakan merak yang sangat indah dan mempesona membuat suasana penuh keceriaan dan keistimewaan tersendir...
Pada era modern ini, sudah tidak jarang kita temukan adanya percampuran kebudayan akibat dari perkawinan antar dua individu yang menganut budaya yang berbeda. Sebagian besar masyarakat sudah banyak yang pikirannya terbuka untuk menerima ada nya budaya lain yang masuk dalam lingkup sosialnya. Namun tentu saja masyarakat Indonesia masih belum terlepas sepenuhnya dari pengaruh mitos dari kebudayaannya. Salah satu dari sekian mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat masing - masing budaya adalah mitos bahwa orang berdarah Sunda dilarang untuk memperistri atau menikahi orang yang berdarah Jawa. Masyarakat Sunda memiliki kepercayaan bahwa menikah dengan orang Jawa, maka pernikahannya akan bernasib tidak baik, dimana hidupnya tidak bahagia, jatuh miskin, dan tidak langgeng hingga berujung pada perceraian. Mitos ini sendiri bukanlah sebuah tradisi ataupun cerita rakyat belaka. Mitos dilarangnya orang Sunda untuk menikahi orang...