Nyawer mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang Sunda atau Jawa Barat. Nyawer atau Saweran sering meramaikan acara ngayun atau 40 harian bayi yang baru lahir di tanah Sunda. Tak hanya itu, nyawer juga merupakan salah satu ritual yang selalu hadir dalam acara pernikahan adat Sunda. Nyawer dilakukan setelah akad nikah selesai dilaksanakan. Nyawer merupakan budaya menaburkan beras serta benda-benda kecil lainnya kepada kedua mempelai.
Nyawer dilakukan oleh salah satu tetua adat atau orang yang ahli dibidangnya. Kedua mempelai duduk berdampingan, kemudian dipayungi dengan payung adat yang memiliki gagang yang panjang atau terkadang payung yang biasa sering digunakan. Kemudian tetua adat melantunkan kidung sembari melemparkan beras dan benda-benda yang ada didalamnya. Biasanya berisi beras, koneng atau kunyit, permen serta uang logam.
Benda-benda tersebut memiliki makna yang tersirat. Beras menyimbolkan kesejahteraan dalam rumah tangga, karena beras merupakan makanan pokok orang Sunda. Uang logam diharapkan menjadi simbol rezeki bagi kedua mempelai dengan harapan dimudahkan rezekinya didalam rumah tangga keduanya. Nyawer merupakan salah satu ritual yang ditunggu-tunggu oleh para hadirin, biasanya para tamu undangan meramaikan dengan saling berebut uang logam serta permen yang dilemparkan. #OSKMITB2018
___
Sumber foto: https://www.instagram.com/p/BUHMttZFHEE/ Instagram: @amelia_pcs
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.