Kentau adalah jenis kidung Kenyah yang dibawakan untuk menghibur hati. Kentau dapat diuraikan melalui dua aspek. Pertama, dilihat dari situasi pada saat kentau dibawakan; dan, kedua, dari cara melantunkan sebuah kentau. Situasi Saat Kentau Dilantunkan Kentau dapat dikelompokkan berdasarkan situasi pada saat kentau dilantunkan. Istilah yang digunakan untuk subklasifikasi kentau adalah dayung 'lagu”. Jenis dayung yang ditemui pada saat penelitian ini adalah : Dayung Arui, yaitu dayung yang dilantunkan pada saat memanggil orang agar keluar dari amin mereka dan berkumpul di usei, beranda”, untuk menyambut tamu atau untuk bersantai. Dayung Badetiang, yaitu dayung yang dilantunkan untuk menghibur hati dan biasanya dapat pula digunakan untuk mengiringi tarian. Dayung Ajau, yaitu dayung yang dilantunkan pada saat ada kegiatan di ladang, misalnya pada saat uyen umaq 'membuka ladang', menugal menanam', maupun pada saat padei muding ...
Tidau adalah kidung yang meratapi kematian seseorang. Oleh sebab itu, tidau atau menidau tidak pernah didahului oleh kata kentau maupun dayung, misalnya dayung menidau. Menidau ini biasanya dilakukan oleh kerabat terdekat almarhum. Akan tetapi, kini tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menidau sehingga sekarang menidau tidak selalu dilakukan oleh kerabat terdekat almarhum, melainkan oleh seseorang yang memiliki ke mampuan menidau. Amai Petangkit adalah orang yang memiliki keahlian menidau ini. Isi mipet dalam tidau adalah mengenang kembali amal dan ibadah yang telah dilakukan almarhum selama hidupnya. Selain itu, tidau berisi pula tuntutan bagi roh almarhum agar tidak tersesat di alam baka dalam perjalanannya menuju Alau Malau atau uraq arau surga. Sekali lagi terlihat, keunikan kidung suku bangsa Kenyah ini, mipet bergantung pada amal ibadah yang dilakukan almarhum semasa hidupnya. Dengan sendirinya, tidak ada mipet yang sama bagi menidau ini. Tidau penuh dengan u...
Batik Sendang Duwur memiliki karakteristik khas dari jenis batik manapun. Salah satu yang menjadi ciri khas Batik Sendang Duwur adalah warna, meliputi warna dasar putih, merah, dan hitam. Penentuan warna dan maksud dari warna motif Batik Sendang Duwur merupakan ajaran yang disampaikan oleh Raden Noer Rohmad (Sunan Sendang). Salah satu motif batik Sendang Duwur adalah Motif Byur. Motif Byur memiliki lambang tentang kehidupan dalam berumah tangga yang selalu menjumpai hal – hal yang tidak pernah dibayangkan terlebih dulu. Yaitu hal yang membuat berantakan rumah tangga. Dan apabila semuanya terjadi harus dikembalikan pada awal menjalani kehidupan berumah tangga, yaitu duduk di atas pelaminan dengan sumpah dan janjinya. Adapun makna isen – isen yang terdapat pada motif Byur yaitu : Daun kluwih. Dalam adat jawa apabila melaksanakan sukuran selalu memakai sayur kluwih. Hal ini dimaksudkan supaya rejeki selalu berlebihan. Buah cerme. Dimaksudkan bahwa da...
Lepet ketan biasanya ditemukan di berbagai kota di Pulau Jawa. Lepet ketan juga menjadi sajian wajib di acara selamatan. Makanan ini disuguhkan ketika acara tujuh bulanan wanita yang tengah hamil di Cilacap. Terdapat mitos yang tersebar di sana yakni jika lepet yang dihidangkan rasanya asin maka bayi yang dikandung laki-laki kalau lepet tidak berasa asin maka bayinya perempuan. Jajan pasar bernama lepet ketan ini dulu banyak dijual oleh penjaja kue tradisional keliling atau di pasar tradisional. Ciri khas jajanan ini adalah bungkusnya yang melilit rapi dari daun kelapa muda alias janur, rasanya yang gurih legit dan aromanya yang wangi. B ahan yang digunakan untuk membuat lepet ketan adalah 200 gram beras ketan putih, rendam dalam air selama 1 jam, tiriskan , 200 ml santan kelapa (bisa dari ¼ butir buah kelapa), ½ sdm garam, 100 gram kelapa parut tanpa mesin, 25 gram kacang tolo, rendam 2 jam, tiriskan, rebus (bisa diganti dengan kacang tanah), 1 lemb...
Dahulu kala, di pesisir pantai selatan Jawa Timur terdapat sebuah kampung yang damai dan tenteram. Kampung itu terkenal dengan nama Kampung Nelayan karena hampir seluruh penduduknya bekerja sebagai nelayan. Kampung Nelayan dipimpin seorang yang adil dan bijaksana. Semua yang dia lakukan untuk kesejahteraan penduduknya. Kesejahteraan dan kemakmuran Kampung Nelayan mengundang decak kagum dari kampung di sekitarnya. Tetapi juga menjadi incaran orang-orang jahat yang iri dan serakah. Suatu hari kampung tersebut diserang oleh kawanan perompak. “Jangan biarkan perompak menghancurkan kampung ini. Kita harus berjuang demi Kampung Nelayan! Majuuu!” dengan gagah berani, Kepala Kampung memimpin melawan perompak. Dalam perlawanan itu, Kepala Kampung terbunuh. Begitu juga sebagian besar para lelakinya. Beberapa lelaki yang tersisa, membawa putri Kepala Kampung yang bernama Dewi Jembarsari dan para wanita meningggalkan Kampung Nelayan....
Cerita sejarah tentang Kerajaan Nusatembini mengambil setting di wilayah sekitar Pulau Nusakambangan. Nusatembini diceritakan sebagai sebuah Kerajaan Siluman yang cukup besar. Kerajaan ini memiliki wilayah di sekitar pantai Cilacap hingga pulau Nusakambangan. Keraaan ini memiliki benteng alamiah berupa tanamana bambu hingga tujuh lapis (Baluwarti pring ori pitung sap). Penggambaran benteng alamiah dari pagar bambu lapis tujuh itu dapat ditafsirkan bahwa si pembuat cerita hendak mengatakan bahwa pertahanan kerajaan Nusatembini terebut cukup kuat. Selain itu juga menunjukkan bahwa tanaman Bambu Ori merupakan tanaman yang biasa digunakan sebagai pagar atau pengamanan bagi masyarakat Cilacap terhadap gangguan keamanan. Kerajaan Nusatembini dipimpin oleh seorang penguasa wanita (raja putri) berparas cantik bernama Brantarara. Kecantikan sang putri menarik perhatian para peng...
Tari Hegong adalah tarian tradisional dari Maumere, Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini biasanya dimainkan secara berkelompok oleh para penari pria dan wanita dengan berpakaian adat dan diiringi oleh musik Gong Waning. Tari Hegong merupakan tarian tradisional yang cukup terkenal dan sering ditampilkan diberbagai acara seperti acara adat, penyambutan tamu penting, kesenian daerah dan diberbagai acara lainnya. Asal Mula Tari Hegong Tari Hegong ini merupakan tarian kebesaran masyarakat Maumere di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejarah tentang Tari Hegong ini masih belum dapat diketahui secara pasti, namun menurut beberapa sumber mengatakan bahwa tarian ini pada awalnya merupakan tarian adat dan sering ditampilkan diupacara-upacara adat masyarakat Maumere. Selain itu juga tarian ini digunakan sebagai tarian penyambutan para tamu penting yang sedang datang kesana. Pertunjukan Tari Hegong Tari Hegong ini umumnya...
Tari Ja’i adalah tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Ngada di Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini merupakan tarian tradisional yang dilakukan secara masal yang oleh masyarakat di sana sebagai ungkapan rasa syukur dan juga kegembiraan. Tari Ja’i ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Flores, khususnya dimasyarakat Ngada, dan sering ditampilkan diberbagai acara seperti perayaan, upacara adat dan juga menyambut tamu kehormatan. Asal Mula Tari Ja’i Tari Ja’i ini merupakan tarian tradisional masyarakat suku Ngada yang sering ditampilkan didalam ritus Sa'o Ngaza. Tarian ini dilakukan sebagai ungkapan dari rasa syukur dan kegembiraan dari masyarakat. Tari Ja’i ini biasanya akan dilakukan secara masal oleh masyarakat suku Ngada, semakin banyak peserta yang mengikuti tarian tersebut maka akan semakin hikmat. Bagi masyarakat Ngada, selain digunakan sebagai ungkapan rasa syukur, Ta...
Tari Ma'Badong adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian ini pada umumnya diadakan diupacara kematian (Rambu Solo) yang dilakukan secara berkelompok, dimana para peserta (pa'badong) akan membentuk sebuah lingkaran dan kemudian saling berpegangan dengan cara mengaitkan jari kelingking. Para pa'badong biasanya terdiri dari beberapa para pria dan wanita setengah baya ataupun para orang tua dengan pemimpin badong yang biasa disebut dengan Indo Badong (wanita) atau Ambe Badong (pria). Pemimpin badong lalu melantunkan syair (Kadong Badong) atau seperti riwayat hidup dari orang yang telah meninggal dimulai dari lahir hingga meninggal dengan memberikan sebuah kalimat-kalimat syair serta modus nada untuk dinyanyikan oleh semua kelompok para penari sambil berbalas-balasan. Untuk gerakannya pun mempunyai ritmenya tersendiri dalam mengikuti syair dari badong yang dilantunkan. Pada tarian badong ada...