Gandrang Bulo Tari Gandrang Bulo merupakan tarian dari Sulawesi Selatan yang merupakan salah satu simbol bagi masyarakat Makassar. Tari ini biasanya dilaksanakan ketika ada pesta rakyat. Dalam melakukan tarian para penari diharuskan terlihat bahagia menarikannya. Gandrang bulo berasal dari dua kata, yaitu “gandrang” yang berarti tabuhan atau pukulan dan “bulo” yang berarti bambu. Tarian ini merupakan simbol keceriaan lantaran didalamnya diselipkan berbagai humor yang membuat para penontonnya tertawa. Pada awalnya Ganrang Bulo sebenarnya sekadar tarian yang diiringi oleh gendang. Seiring waktu tarian ini diiringi pula lagu-lagu jenaka, dialog-dialog humor namun sarat kritik dan ditambah gerak tubuh yang mengundang tawa. Kadangpula diselipkan Tari Se’ru atau Tari Pepe pepeka ri makka ya...
Burasa Burasa’ merupakan makanan tradisional masyarakat bugis yang sangat popular terutama pada hari perayaan, misalnya hari raya aidil fitri dan hari raya aidil adhah. Cara pembuatan: â--ÂÂBahan-bahan 1. 1 kg beras wangi. (Masak seperti nasi lemak kosong, dengan santan, beri sedikit garam, dan air. 2. Daun pisang muda potong sebesar A4 beberapa keping untuk bungkus nasi. 3. Daun pisang tua panjang lebih kurang 3 jengkal. 4. Tali rafiah dan gunting. â--ÂÂCara pembuatan 1. Setelah nasi dingin, ambil sesendok beras lalu masukkan ke dalam daun pisang muda. 2. Lipatlah daun pisang hingga sesuai bentuk (Kurang lebih berbentuk persegi panjang). 3. Ambil 5-6 biji burasak, bungkus dengan daun pisang tua lalu ikat dengan tali rafia. 4. Rebus 3-4 jam. Setelah itu angkat burasak lalu alangkah baiknya disiram dengan air dingin sehingga burasak tidak cepat basi, kemud...
MENYELISIK PENAMAAN KECAMATAN DI KABUPATEN BULUKUMBA (BAGIAN PERTAMA) Berbicara tentang wilayah Administratif kabupaten Bulukumba seperti saat ini maka kita perlu merunut masa. mulai dari tahun 1511 saat Malaka jatuh di tangan bangsa Portugis. Kedatangan bangsa-bangsa barat ke nusantara pada abad ke-16 mula-mula karena ketertarikan mereka akan rempah-rempah yang berasal dari kepulauan maluku. Hal senada juga di ungkapkan salah satu makalah tentang awal mula penamaan Bulukumba dalam naskah lontara Jayalangkara, dalam naskah lontara tersebut dengan jelas telah tertulis kata Bulukumba. Lontara Jayalangkara atau dapat juga disebut makassarsche Chrestomathik adalah sejarah Gowa Tallo. kata Bulukumba tersendiri dalam Lontara Jayalangkara Lengkapnya tertulis "... iaminne Karaeng Tumapa’risi Kallonna ambet...
Tana Toraja (Sulawesi Selatan) memiliki tradisi yang unik dalam menarik wisatawan, yaitu tradisi adu tedong (julukan kerbau oleh masyarakat Toraja) sebagai pengorbanan dalam memperingati ritual Rambu Solo. Rambu Solo yaitu upritual penghormatan terakhir untuk orang terkasih yang telah lama meninggal. Upritual ini biasanya diadakan pada pertengahan tahun, yaitu antara bulan Juni hingga Juli (Candra, 2015). Bagi masyarakat Tana Toraja, orang yang telah meninggal akan menjadi bombo (arwah gentayangan) , to-membali puang (arwah yang mencapai tingkat dewa) , atau deata (arwah yang menjadi dewa pelindung) . Oleh karena itu, Rambu Solo sangat penting peranannya yang dapat menentukan posisi arwah. Rambu Solo harus dilaksanakan secara sempurna (Prodjo, 2016). Tedong bagi masyarakat Tana Toraja memiliki 2 fungsi , yaitu untuk mengantar arwah menuju puya (akhirat) dan sebagai simbol strata sosial . Semakin banyak dan semakin langka tedong yang disembelih akan...
Makassar yang merupakan salah satu kota di Sulawesi Selatan menyimpan kenikmatan kuliner yang unik. Jajanan khas ini sangat menarik untuk dinikmati bagi siapapun. Rasanya tak lengkap jika datang ke kota Makassar tidak menikmati Pisang Epe atau pisang press. Dimana pisang epe memiliki ciri khas diolah dengan dipress terlebih dahulu sebelum disajikan. Tentu bagi orang Makassar tidaklah aneh menikmati cemilan dengan nama Pisang Epe ini. Dalam pengolahannya pisang epe yang sudah dibakar dan pres ini, disuguhkan dengan taburan kelapa dan disiram kinca gula merah dan duren. Hmmm... rasanya dijamin akan membuat lidah anda bergoyang karena nikmatnya. Lezatnya pisang epe sudah terkenal ke berbagai pelosok tanah air. Bahkan orang dari luar daerah Makassar juga menyukai panganan ini . Apalagi bila dinikmati pada malam hari. Jadi bagi Anda yang suka camilan, tidak ada salahnya menc...
Mie Titi merupakan salah satu masakan khas daerah Makasar, yang dimana masakan ini biasanya disajikan pada malam hari. Selain rasanya yang enak dan gurih, resep mie titi ini juga sangat mudah dibuatnya, hanya saja bahan-bahan yang diperlukan cukup banyak. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat mie titi khas makasar : 400 gram Mie Telur, ukuran kecil seperti lidi Minyak Goreng secukupnya untuk menggoreng dan menumis 200 gram Fillet Dada Ayam, kemudian anda potong dadu 1 cm 2 liter Air 1 buah Bawang Bombay, kemudian anda kupas dan belah menjadi 8 bagian 150 gram Udang ukuran sedang, kemudian anda kupas 100 gram Hati Sapi, kemudian anda rebus dan potong dadu 1 cm 6 buah Bakso Sapi, kemudian anda iris tipis 50 gram Kol, kemudian anda potong-potong 100 gram Sawi Hijau, kemudian anda potong-potong 2 batang Wortel, kemudian anda iris tipis 2 sendok makan Tepung Maizena, kemudian anda lar...
"NASU PALEKKO" Nasu Palekko merupakan salah satu kuliner khas sulawesi selatan kategori "masakan berat" khususnya di Kab. Pinrang sebagai daerah asal dari kuliner ini. Kuliner ini pada umumnya di sediakan dalam berbagai kondisi, baik ketika dalam acara adat maupun sebagai masakan untuk di santap sehari-hari. Adapun bahan dasar panganan ini adalah itik/bebek. itik tersebut kemudian di bakar untuk menghilangkan bulu-bulu halus sekaligus memberikan aroma khas pada itik. setelah itu itik kemudian di cincang/ di potong kecil-kecil. kemudian di masak dengan campuran berbai rempah-rempah seperti bawang, kunyit, daun salam, merica, cabe rawit, dll. hingga air dari masakan tersebut hampir habis Yang menjadi ciri khas utama dari kuliner ini selain rasanya yang tentunya enak, ciri khas lainnya itu ialah rasanya yang sangat pedas karena menggunakan cabe rawit yang cukup banyak. Rasa pedas inilah yang menjadi ciri utama dari kuliner ini selain rasa itik sebagai bahan utama....
Minas adalah minuman khas dari Sinjai, Sulawesi Selatan. Minuman ini dibuat karena di kabupaten Sinjai yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, peredaran minuman kerasnya dilarang oleh peraturan perda setempat. Sedangkan para nelayan di kabupaten Sinjai membutuhkan minuman penghangat dan penambah tenaga yang biasanya didapatkan dari minuman mengandung alkohol. Sebagai gantinya maka dibuatlah Minas yang berbahan dasar dari tape singkong. Pembuatan minuman minas ini tidak sulit. Selain bahan dasar sekitar 15 kilogram tape singkong untuk membuat 10 Minas, dibutuhkan juga susu, telor, air kelapa, madu, sedikit tuak, buah durian atau buah-buahan lainnya, mengikuti musim buah yang ada untuk mendapatkan aroma yang khas. Setelah semua bahan didapat, kemudian dicampur dan dihancurkan dengan blender lalu dinginkan di dalam freezer kulkas. Minuman Minas pun siap dikonsumsi. Agar dapat dibawa kemana-mana, minuman khas Sinjai ini dikemas ke dalam botol plastik. Sayangnya, Minas tidak bertahan l...
Minas adalah minuman khas dari Sinjai, Sulawesi Selatan. Minuman ini dibuat karena di kabupaten Sinjai yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, peredaran minuman kerasnya dilarang oleh peraturan perda setempat. Sedangkan para nelayan di kabupaten Sinjai membutuhkan minuman penghangat dan penambah tenaga yang biasanya didapatkan dari minuman mengandung alkohol. Sebagai gantinya maka dibuatlah Minas yang berbahan dasar dari tape singkong. Pembuatan minuman minas ini tidak sulit. Selain bahan dasar sekitar 15 kilogram tape singkong untuk membuat 10 Minas, dibutuhkan juga susu, telor, air kelapa, madu, sedikit tuak, buah durian atau buah-buahan lainnya, mengikuti musim buah yang ada untuk mendapatkan aroma yang khas. Setelah semua bahan didapat, kemudian dicampur dan dihancurkan dengan blender lalu dinginkan di dalam freezer kulkas. Minuman Minas pun siap dikonsumsi. Agar dapat dibawa kemana-mana, minuman khas Sinjai ini dikemas ke dalam botol plastik. Sayangnya, Minas tidak bertahan lam...