Kabupaten Kampar kaya akan kuliner khas daerah, salah satunya “ Dadio ”. Dadio adalah sebutan untuk susu kerbau liar yang sudah difermentasi. Minuman ini biasanya dibuat oleh para peternak kerbau atau yang biasa disebut gubalo. Minuman susu kenyal ini dibuat secara turun temurun oleh peladang masyarakat Kampar. Cara pembuatan Dadio ini unik dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Susu kerbau segar dimasukkan kedalam tabung bambu yang dipotong sejengkal, lalu ditutup dengan daun pisang kering. Dadio biasanya baru bisa dikonsumsi setelah dilakukan pembasian selama satu bulan. Perpaduan bambu dan daun pisang kering, menimbulkan aroma khas dan menambah kelezatan minuman ini. Semakin lama waktu permentasi semakin menambah mutu dan kelezatannya. Bahan : Dadio susu kerbau Pati santan air masak 1 ½ gelas Gula enau 2 sdt Gula putih 2 sdm Garam secukupnya bambu Cara membuat : Dadio dikeluarka...
Udang Pukul atau yang sering dikenal dengan Ebi merupakan salah satu bentuk awetan udang yang diolah dengan cara perembesan dan penjemuran. Ebi digunakan untuk penyedap rasa dalam masakan sayuran, misalnya sambel goreng, asinan, dan sebagainya, serta dapat disimpan sampai berbulan-bulan. Oleh masyarakat Rokan Hilir, olahan ini terkenal dengan sebutan udang pukul. Pada umumnya, udang pukul masih diproduksi secara sederhana dengan skala industri kecil atau biasa disebut bangliau. Pada umumnya, udang pukul digunakan masyarakat Rokan Hilir sebagai bahan tambahan pada makanan. Bahan utama udang pukul adalah udang segar. Udang ini dikupas lalu dijemur untuk menghasilkan udang pukul yang berkualitas. Di pasaran, udang pukul ini ditemukan dalam bentuk kemasan yang masih sederhana dengan berbagai ukuran berat. Sumber: http://www.produkunggulanrohil.com/2013/06/udang-pukul-rohil.html
Apa yang dimaksud dengan Siacuong adalah Siacuong itu sama dengan pantun yaitu kata yang mengandun g arti. Diselengarakan pada saat pesta, dll dimana kala saat pesta resepsi penikahan itu berlangsung para suku saling berpantun. Contohnya: Assalamualaikum bokek datuok Sampai ditegok ujong jo pangke ala condo upo nan tampak bunyi nan bakadongauan, apo upo nan tanpak pinggan nan ala ba-ecek, gole nan ala ba-otok, mangkuok nan basuo nan talotak hidangan kami ala tasodio, makosuik kami nan saimpun pokok, mintak jawek ayu sarato rasoki ba’ang ado sipat to ado da’I ujuong sampai ka pangke,kato abi bilangan sampai,sadetu ado sadetu disompai bokek datok Jawab datuok: Abi du limbago? Pulang bokek ambo indak kan bajawab panjang adat imbau dasawiti, adat kato biaso di jawab, dijawab juo tio kato limbago sapata duo kato, sabagai ma-ulang kato limbago tadi pingan nan ala ba-ecek gole nan ala ba-otok, mangk...
Hari masih pagi benar, matahari belum terbit. Dari tengah laut, tampak sebuah perahu berlayar menepi. Baitusen melompat ke luar dari perahu. Mai Lamah, istrinya yang tengah hamil, menyambut kepulangan suaminya. “Banyak tangkapan Abang hari ini?” sapa Mai Lamah dengan ceria. Dia berjalan perlahan menghampiri suaminya. “Lumayan, Dik,” Baitusen tersenyum gembira. Mereka berdua menurunkan berkarung-karung siput lolak 1), kelekuk-kulai 2), dan beragam jenis kerang-lokan dari perahu. Mai Lamah membantu suaminya mengangkut hasil tangkapan itu. “Selamat pagi Baitusen, Mai Lamah,” sapa Mak Semah, bidan kampung yang baik hati. “Selamat pagi, Mak Semah.” “Wah, kandunganmu sudah besar, Mai Lamah. Kalau nanti tiba waktunya melahirkan, jangan sungkan untuk memanggilku, ya. Tengah malam pun tidak apa-apa, aku pasti akan membantumu.” Begitulah kehidupan Baitusen dan Mai Lamah. Merek...
Siput dalam bahasa bengkalis berarti sanggul, Siput ekor kera arinya ekor kera, dipakai untuk upacara adat harian. Perbedaan pemakaian ornamen sanggul Antara gadis yang keturunan raja (Bangsawan) dengan rakyat biasa dapat dibedakan pada ornamen dan busananya. Para bangasawan biasanya memakai ornamen yang berwarna emas dan untuk rakyat biasa memakai warna perak atau bunga melur (Melati). Busana untuk bangsawan warnanya kuning emas senada, semua busana terbuat dari songket Siak, kebanyakan memakai PEAAK (geer) panjang kebaya 10 cm dari atas lutut. Terdapat 15 macam sanggul siput ekor kera Golongan: Remaja (anak dara) Pengantin Dewasa Sanggul untuk remaja, 6 jenis: Siput joget (dari Siak Indrapura, Kab. Bengkalis) Siput Bulat (Kab. Bengkalis) Siput Bingkar (Kab. Bengkalis) Siput Limau Manis (Kab. Bengkalis) Siput Tanduk (Kab. Riau) Siput Ekor Kera (Kab. Beng...
Siput dalam bahasa bengkalis berarti sanggul, Siput ekor kera arinya ekor kera, dipakai untuk upacara adat harian. Perbedaan pemakaian ornamen sanggul Antara gadis yang keturunan raja (Bangsawan) dengan rakyat biasa dapat dibedakan pada ornamen dan busananya. Para bangasawan biasanya memakai ornamen yang berwarna emas dan untuk rakyat biasa memakai warna perak atau bunga melur (Melati). Busana untuk bangsawan warnanya kuning emas senada, semua busana terbuat dari songket Siak, kebanyakan memakai PEAAK (geer) panjang kebaya 10 cm dari atas lutut. Sumber: http://alifesoflat.blogspot.co.id/2016/10/macam-macam-sanggul-daerah.html Traditional Hair Bun http://slideplayer.info/slide/12490647/
Siput dalam bahasa bengkalis berarti sanggul, Siput ekor kera arinya ekor kera, dipakai untuk upacara adat harian. Perbedaan pemakaian ornamen sanggul Antara gadis yang keturunan raja (Bangsawan) dengan rakyat biasa dapat dibedakan pada ornamen dan busananya. Para bangasawan biasanya memakai ornamen yang berwarna emas dan untuk rakyat biasa memakai warna perak atau bunga melur (Melati). Busana untuk bangsawan warnanya kuning emas senada, semua busana terbuat dari songket Siak, kebanyakan memakai PEAAK (geer) panjang kebaya 10 cm dari atas lutut. Sumber: http://alifesoflat.blogspot.co.id/2016/10/macam-macam-sanggul-daerah.html Traditional Hair Bun http://slideplayer.info/slide/12490647/
Siput dalam bahasa bengkalis berarti sanggul, Siput ekor kera arinya ekor kera, dipakai untuk upacara adat harian. Perbedaan pemakaian ornamen sanggul Antara gadis yang keturunan raja (Bangsawan) dengan rakyat biasa dapat dibedakan pada ornamen dan busananya. Para bangasawan biasanya memakai ornamen yang berwarna emas dan untuk rakyat biasa memakai warna perak atau bunga melur (Melati). Busana untuk bangsawan warnanya kuning emas senada, semua busana terbuat dari songket Siak, kebanyakan memakai PEAAK (geer) panjang kebaya 10 cm dari atas lutut. Sumber: http://alifesoflat.blogspot.co.id/2016/10/macam-macam-sanggul-daerah.html Traditional Hair Bun http://slideplayer.info/slide/12490647/
Siput dalam bahasa bengkalis berarti sanggul, Siput ekor kera arinya ekor kera, dipakai untuk upacara adat harian. Perbedaan pemakaian ornamen sanggul Antara gadis yang keturunan raja (Bangsawan) dengan rakyat biasa dapat dibedakan pada ornamen dan busananya. Para bangasawan biasanya memakai ornamen yang berwarna emas dan untuk rakyat biasa memakai warna perak atau bunga melur (Melati). Busana untuk bangsawan warnanya kuning emas senada, semua busana terbuat dari songket Siak, kebanyakan memakai PEAAK (geer) panjang kebaya 10 cm dari atas lutut. Sumber: http://alifesoflat.blogspot.co.id/2016/10/macam-macam-sanggul-daerah.html Traditional Hair Bun http://slideplayer.info/slide/12490647/