Hari Pahlawan
199 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kisah Hidup Kopong dan Barek
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Pada zaman dahulu kala, hiduplah sebuah keluarga kecil, yang terdiri dari pasangan suami istri dan dikaruniai dua orang anak. Karunia anak pertama di beri nama Kopong,dan yang bungsu diberi nama Barek. Kehidupan dari keluarga ini sangatlah berkekurangan. Ayah dari Kopong dan Barek bernama Demon yang bekerja sebagai pemungut kayu bakar dan hasil pungutan dijual untuk menghasilkan uang,sedangkan ibu mereka bernama Benga, yang bekerja sebagai pengurus rumah tangga. Disuatu ketika tepatnya malam hari,duduklah suami istri beserta dua orang anaknya untuk makan malam bersama. Disela makan malam,terlintas dipikiran Demo yang ingin mengatakan sesuatu kepada sang istri. Dan seusai makan malam, Demon memerintah Kopong dan Barek untuk segera tidur, karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan kepada sang istri, yang mana tidak boleh diketahui oleh Kopong dan Barek. Sesuai perintah, akhirnya keduanya pun beranjak bangun dari tempat duduk dan tidur. Disela perbincangan sang suami dan istrinya, s...

avatar
OSKM18_16018080_ANASTASIA ANGELINA
Gambar Entri
Ritual Bersih Desa
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Salah satu budaya yang tidak diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia mengenai budaya di propinsi NTT adalah ritual bersih desa khususnya yang dilakukan di desa Biau kabupaten Malaka. Ritual bersih desa bukanlah sebuah kegiatan gotong royong membersihkan desa seperti pada umumnya. Ritual ini merupakan salah satu ritual untuk menolak dan mengobati masyarakat desa yang terkena wabah penyakit seperti kolera. Ritual ini diadakan oleh seluruh masyarakat desa di salah satu rumah adat yang dibangun khusus sebagai pusat dari suku-suku yang ada dalam desa. Rumah adat ini disebut "Uim Naneof" yang artinya rumah tempat berteduh suku-suku yang ada. Seluruh masyarakat akan berkumpul untuk melakukan ritual ini pada hari yang telah ditetapkan oleh tetua adat dengan membawa serta seluruh barang-barang bekas dalam rumah yang tidak digunakan. Ritual dimulai ketika tetua adat mengucapkan beberapa kalimat menggunakan bahasa adat sebagai bentuk doa mohon kesembuhan bagi penderita wabah dan pen...

avatar
OSKM_19818064_Ansy Nana
Gambar Entri
Sepak Bola Api
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Sepak Bola Api atau Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia. Permainan ini berasal dari daerah Sumba Barat NTT tetapi sudah menyebar juga ke Pulau Jawa. Laliang hanyalah permainan sepak bola biasa yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari lima orang. Bedanya seperti namanya, bola yang dimainkan adalah bola api yang terbuat dari batok kelapa yang sudah kering, lalu direndam minyak tanah selama beberapa hari, kemudian dibakar. Biasanya Laliang dimainkan pada malam hari oleh santri-santri di pesantren pada Bulan Ramadhan. Sebelum bermain, biasanya santri-santri melakukan syarat khusus (ritual), setiap daerah mempunyai ritualnya masing-masing. Tentu permainan ini hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa, bahaya jika yang memainkan bola api adalah anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa. Selain itu, permainan ini juga membutuhkan keberanian dan kekuatan karena resiko cederanya cukup besar. Bagaimana tidak? kulit orang yang memainkan sangat mungkin m...

avatar
Mfikrial
Gambar Entri
Sepak Bola Api
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Sepak Bola Api atau Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia. Permainan ini berasal dari daerah Sumba Barat NTT tetapi sudah menyebar juga ke Pulau Jawa. Laliang hanyalah permainan sepak bola biasa yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari lima orang. Bedanya seperti namanya, bola yang dimainkan adalah bola api yang terbuat dari batok kelapa yang sudah kering, lalu direndam minyak tanah selama beberapa hari, kemudian dibakar. Biasanya Laliang dimainkan pada malam hari oleh santri-santri di pesantren pada Bulan Ramadhan. Sebelum bermain, biasanya santri-santri melakukan syarat khusus (ritual), setiap daerah mempunyai ritualnya masing-masing. Tentu permainan ini hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa, bahaya jika yang memainkan bola api adalah anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa. Selain itu, permainan ini juga membutuhkan keberanian dan kekuatan karena resiko cederanya cukup besar. Bagaimana tidak? kulit orang yang memainkan sangat mungkin m...

avatar
Oskm18_18318254_fikri
Gambar Entri
Legenda Sasando
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Sasando berasal dari kata sari (petik) dan sando (bergetar). Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang laki - laki bernama Sanggu Ana di Pulau Dana bersama anaknya yaitu Nale Sanggu. Pulau kecil dekat pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Waktu itu pulau tersebut masauk ke dalam daerah kekeasaan Raja Taka La'a. Sanggu adalah warga Nusa Ti'i di Pulau Rote Barat Daya. Di tempat tinggalnya Sanggu di kenal sebagai nelayan yang ulung dan seorang pemusik yang hebat. Pada suatu hari ia dan teman - temannya pergi menangkap ikan di laut. Di tengah laut mereka di hadang oleh ombak besar yang menghantam perahu mereka sehingga pecah berkeping - keping. Akhirnya ia dan teman - teman terdampar di sebuah pulau yaitu pulau Dana. Seorang Raja yang berkuasa di sana menahan Sanggu dan kawan - kawannya. Raja Dana memiliki seorang Putri yang sangat cantik. Setelah beberapa lama Sanggu dan kawan - kawannya di tahan, sang Putri Raja mengetahui jika Sanggu seorang pemusik yang hebat. Dan meminta di buatkan al...

avatar
Oskm18_16318025_arie
Gambar Entri
Kain Tenun dari Suku Boti NTT
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Boti merupakan sebuah kawasan terpelosok di Pulau Timor yang menyimpan banyak keunikan. Wilayah ini terletak sekitar 40 km dari kota kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Letaknya yang berada di pegunungan membuat desa ini sulit dicapai sehingga tertutup dari peradaban modern dan perkembangan zaman. Salah satu keunikan Suku Boti yang akan Saya bahas pada artikel ini adalah kain tenunnya. Kain ini dibuat oleh perempuan Boti Dalam. Disebut Boti Dalam karena suku ini memang eksklusif memegang tata cara kehidupannya sendiri.    Membuat tenunan dari kapas alam adalah pekerjaan perempuan Boti Dalam sehari-hari. Peralatan yang mereka miliki cukup lengkap jika dibandingkan dengan pemintal kapas di wilayah Timor yang lain. Di desa ini, menenun merupakan sebuah syarat bagi para wanita untuk membentuk keluarga. Sebelum menikah, seorang wanita harus membuat dua buah selimut dan sebuah kain untuk diberikan kepada keluarga laki-laki. Kain inipun bukan hanya sekedar kain, tetapi...

avatar
OSKM18_16018300_Nadya Nurzuhra
Gambar Entri
adat tu'u
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Setiap daerah memiliki tradisi budaya yang beraneka ragam. Salah satunya yang kali ini saya bahas adalah adat dari Kabupaten Rote Ndao yaitu  Tu'u. Selama beratus tahun, di Pulau Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur prosesi kematian dan pernikahan dilakukan dengan tu’u belis atau sumbangan bersyarat, yakni memberikan uang sejumlah 20 juta rupiah atau bahkan ratusan juta sebagai biaya kawin. Tentu saja hal ini adalah pesta pora dan bukan pesta biasa. Dalam ritual ini masyarakat minum dan makan daging selama berhari-hari. Puluhan hingga ratusan domba, babi, sapi, atau kuda juga disumbangkan untuk dikorbankan. Kemeriahan pesta adalah mutlak, tak peduli si kaya atau miskin karena kemeriahan tak mengenal status ekonomi bagi masyarakat Rote. Masalahnya adalah sumbangan bersyarat tersebut dicatat sebagai hutang. Nama penyumbang dan sumbangan disimpan rapi untuk pengembalian. Biasanya dicatat di buku oleh sang empunya hajatan dan juga dicatat masing-masing oleh set...

avatar
Oskm18_16718138_alifia
Gambar Entri
Tarian Lego-Lego dari Pulau Alor-Pantar, NTT
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

         Di tengah masyarakat Alor-Pantar, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang multi etnik, multi suku, klan, bahasa, dan agama, terdapat satu pertunjukan dalam tradisi lisan mereka yang disebut dengan Lego - Lego . Pertunjukan Lego - Lego merupakan sebuah tarian melingkar yang dimainkan oleh laki-laki dan perempuan. Pemain umumnya berjumlah puluhan hingga hingga ratusan orang. Pertunjukan ini dipandu oleh satu atau dua orang juru pukong ‘juru pantun’ biasanya laki-laki yang dituakan dan dianggap paling banyak menguasai lagu-lagu dalam pertunjukan Lego - Lego . Pertunjukan Lego - Lego di wilayah masyarakat pesisir Alor ( Nuh Atinang ) biasanya diringi dengan alat musik seperti gong dan gendang. Sebaliknya pertunjukan Lego - Lego dari masyarakat pegunungan ( Nuh Mate ) hanya menggunakan musik dari hentakan kaki dari penari laki-laki dan  gelang kaki yang dipakai oleh penari perempuan.           ...

avatar
OSKM18_16718333_Syam Mega Putri
Gambar Entri
Kena Kita
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Kena Kita adalah kuliner NTT yang berasal dari Pulau Palue, Kabupaten Sikka, yang sering dihidangkan sebagai pengganti nasi. Kuliner ini sejenis bubur yang isinya adalah ubi-ubian dan kacang. Biasanya disajikan dengan kelapa parut di atasnya supaya terasa lebih gurih. Selain itu, karena masyarakat Flores suka makanan pedas, Kena Kita ini juga sering disajikan dengan tambahan cabe rawit. Karena Kena Kita adalah pengganti nasi, makanan ini biasa dinikmati sepanjang hari. Tapi, untuk Anda yang terbiasa makan bubur sebagai menu sarapan, Kena Kita ini juga cocok untuk mengisi perut saat masih pagi. Teksturnya makanan ini lembut layaknya bubur-bubur kebanyakan. Makanan ini dibuat dengan jagung yang dilunakkan kemudian diayak untuk mengeluarkan sisa kulit jagung yang terkelupas. Setelah bersih, jagung dimasak dengan kacang merah agar tambah nikmat. Proses memasaknya membutuhkan waktu cukup lama. Namun, lebih lezat jika jagung dimasak dengan menggunakan kayu bakar. Terakhir, tambahkan s...

avatar
OSKM18_16918079_Aulia